Ghost Apartement

Chapter Four

"Jung Eun Mi"

Warning : Typho(s), Pendek.

-oOo-

Kris terdiam membeku mendengar ucapan sang dokter bernama Zhang Yixing atau biasa dipanggil Lay yang berada dihadapannya tersebut. Dia tidak tahu harus bagaimana bereaksi setelah mendengar penjelasan dari Lay. Penjelasan tentang seorang yeojya di masa lalunya yang bernama Jung Eun Mi. Yeojya yang mati bunuh diri karena ditolak cintanya olehnya dan mungkin kini arwahnya mengganggu hidup kekasihnya, Zi Tao.

Kris perlahan memegang kepalanya yang berdenyut sakit entah karena apa. Apa yang Lay jelaskan benar-benar membuat kepala Kris bingung dan pusing. Kris tidak tahu harus melakukan apa setelah ini. Bahkan Kris tidak bisa sepenuhnya percaya dengan apa yang diucapkan oleh Lay. Mana mungkin arwah bisa melukai seorang manusia, itu mustahil!

Kris menarik napasnya dalam sembari berpikir. Memang benar, apa yang terjadi dengan Tao belakangan ini sangat aneh dan janggal. Apakah benar itu terjadi karena Tao diganggu oleh arwah Jung Eun Min tersebut? Atau bukan itulah penyebab yang membuat Tao seperti ini?

Kris tidak tahu kebenarannya karena Kris tidak terlalu percaya dengan hal-hal gaib tersebut.

Kris mulai menghembuskan napas frustasinya berkali-kali, membuat kelima namja yang berada dihadapannya hanya bisa terdiam menatapnya.

Kris tidak tahu siapa itu Jung Eun Mi. Karena pada dasarnya, sudah banyak yeojya yang menyatakan cintanya pada Kris saat dia dan Tao sudah menjadi sepasang kekasih. Dan tentu saja, Kris menolak pernyataan cinta mereka semua mentah-mentah saat itu juga.

Tetapi, dilihat dari kenekatan yeojya ini hingga sampai berani bunuh diri. Kris berspekulasi bahwa yeojya ini adalah seseorang yang mungkin begitu dekat dengannya. Mungkin seseorang yang menaruh harapan besar padanya, tetapi harapannya kandas oleh penolakkan dari Kris.

Kris memukul-mukul pelan dahinya, mencoba mengingat sebuah nama bernama Jung Eun Mi. Mengingat bagaimana bentuk wajahnya dan siapa dia sebenarnya.

Dan hasilnya, beberapa kali pun diingat. Kris tidak bisa mengingatnya sama sekali yeojya bernama Jung Eun Mi tersebut.

Lay menghela napasnya melihat prilaku Kris yang tengah berusaha mengingat sesuatu. "Apa kau sedang berusaha mengingat yeojya itu Kris?" tanya Lay sambil melipat tangannya didada. Kris mengalihkan pandangannya pada Lay.

"Kau tidak akan tahu siapa dia. Hanya aku yang tahu karena aku adalah teman dekatnya dahulu," Lay berjalan menuju sebuah kursi yang dekat dengan kasur Tao dan duduk disana.

"Jung Eun Min sudah lama menyukaimu, tepatnya saat kita pertama kali masuk high school," Lay mulai menceritakan tentang Eun Mi. Membuat Kris dan keempat namja lain mulai mendengarkan cerita Lay dengan seksama.

"Saat itu, dia hanya bisa melihatmu dari jauh karena kau sangat populer disekolah dan memiliki banyak penggemar. Termasuk dirinya, Jung Eun Mi yang merupakan penggemarmu juga. Dia tidak seperti penggemar lainnya yang hampir setiap hari memintamu menjadi kekasih mereka atau memberimu hadiah secara langsung,"

La menatap Kris dengan serius. "Aku pikir dia melakukannya karena dia adalah orang yang baik dan tidak seperti yeojya lainnya. Tapi ternyata dugaanku salah. Dia memang berbeda, berbeda dengan yeojya lainnya..." Lay mangambil napas panjang sebelum melanjutkan.

"Diam-diam, Eun Mi selalu mencari titik kelemahanmu. Bagaimana kau memperlakukan seorang wanita dan tipe wanita apa yang sebenarnya kau inginkan. Eun Mi berusaha menjadi seorang wanita yang sesuai dengan kriteriamu, saat kau menolak beberapa yeojya di sekolah dengan mengatakan wanita ideal seperti apa yang kau mau pada mereka,"

"Dia benar-benar bernafsu untuk menjadi wanita ideal yang kau mau. Agar suatu saat kau akan menerima atau membalas cintanya," Lay kemudian menatap Tao sambil tersenyum kecil.

"Tapi siapa sangka? Kau malah jatuh cinta pada Tao, seseorang yang kau anggap sebagai pengganggumu dahulu disekolah. Eun Mi sama sekali tidak memperkirakan kau akan menyukai sesama namja terlebih dengan Tao yang merupakan orang yang tidak disukai oleh penggemarmu. Karena dahulu Tao selalu mengganggu dan menghajarmu habis-habisan saat kalian berdua bertengkar. Membuat kalian terlihat seperti anjing dan kucing disekolah,"

Kris menatap Tao dan kemudian tersenyum kecil sambil mengusap wajahnya dengan lembut. Kris juga tidak menyangka pada akhirnya mereka berdua akan menjadi seperti ini. Itu semua benar-benar tidak terpikirkan oleh mereka berdua, cinta mereka datang begitu saja dengan sendirinya.

"Saat itu Eun Mi putus asa, karena kau benar-benar serius dengan Tao. Kau dan Tao benar-benar saling mencintai dan maka dari itulah, dia memaksakan kehendak dengan mengatakan perasaannya padamu. Dia adalah orang yang menyatakan perasaan padamu dengan mengatakan kepadamu bahwa dia adalah yeojya yang pintar memasak, peduli pada orang lain dan juga sangat berbakti pada orang tuanya. Apa kau ingat?" Kris terdiam sebentar sebelum akhirnya dia menyadari siapa Jung Eun Mi itu.

"Ja-jadi dia... yang bernama Jung Eun Mi itu? Yeojya gila itu?" tanya Kris tidak percaya.

"Iya benar, dialah Jung Eun Mi. Aku tidak berpikir dia gila, dia hanya tergila-gila padamu saja Kris," jawab Lay.

Kris tidak bisa berkata apa-apa mengetahui siapa sebenarnya Jung Eun Mi. Yeojya yang dulu memaksanya untuk menjadi kekasihnya dan juga memaksa Kris untuk memutuskan hubungannya dengan Tao. Berapa kali pun Kris menolaknya, yeojya itu terus mengejarnya. Bahkan yeojya itu pernah menawarkan tubuhnya pada Kris, membuat Kris mual mengingat hal tersebut.

Pernah juga Kris hampir diperkosa olehnya saat pelulusannya dahulu karena dibius olehnya. Jika saja Tao tidak datang tepat pada saat Eun Mi menariknya menuju kelas kosong, maka mungkin masa depannya sudah hancur.

Sejak saat itu, Kris bersyukur tidak pernah bertemu dengan yeojya gila itu lagi. Tetapi tidak disangka, ternyata dia bunuh diri karenanya. Dan kini arwahnya tengah mengganggu kekasihnya sendiri.

"Apa kau tahu Kris? Eun Mi meninggalkan sebuah surat sebelum dia membunuh dirinya sendiri," Kris kembali kaget mendengar ucapan Lay. Kris menelan ludahnya takut dan sedikit penasaran dengan isi surat tersebut. Tapi Kris tahu, isi surat itu pasti bukanlah kabar baik untuknya maupun untuk Tao.

"Apa isi surat itu? Katakan pada kami Dr. Zhang?" tanya Kai tidak sabaran yang diangguki oleh yang lainnya. Setelah mereka mendengar cerita Lay, mereka semua menjadi penasaran dengan misteri ini.

Lay terdiam sebentar. "Aku benar-benar tidak menyangka isi surat itu akan menjadi kenyataan Kris," gumam Lay.

"Isinya secara garis besar mengatakan... kau dan kekasihmu Tao suatu saat akan menempati rumahnya. Dan kekasihmu, dalam kasus ini adalah Tao. Tidak akan bisa hidup dengan tenang selama dia sudah ada disana, karena arwah Eun Mi berdiam diri disana. Selain itu, jika Tao sudah masuk kedalam rumah itu dan bertemu langsung dengan arwah Eun Mi. Maka tidak ada cara lain jika Tao ingin hidup bebas tanpa gangguannya. Kau dan Tao harus berpisah. Itulah isi dari surat yang dia tulis disana, dia menulisnya dengan darahnya sendiri," kata Lay dengan sedikit takut.

"Bahkan yang aku dengar. Sebelum kau dan Tao tinggal disana, beberapa penyewa apartemen sebelumnya selalu diganggu oleh sesuatu yang kasat mata. Walau mereka hanya sekedar ditakuti, tidak dilukai seperti yang Tao alami," lanjut Lay sembari menatap khawatir pada Tao dan Kris.

Kris dan yang lainnya pun mulai merinding takut mendengar ucapan Lay barusan. Kris mengepalkan kedua tangannya erat, tidak terima dengan isi surat tersebut. Kris tidak terima sekali jika dia harus berpisah dengan kekasih tercintanya. Tapi Kris juga sadar, jika dia tetap bersama Tao. Kekasihnya itu akan terus dihantui dan dilukai oleh arwah Jung Eun Mi.

Lay berdiri dari duduknya sebelum akhirnya menepuk pundak Kris pelan. "Aku tahu bagaimana perasaanmu sekarang Kris. Jangan khawatir, aku akan membantumu sebisaku dengan masalah ini. Aku juga tidak bisa melihat Tao dilukai oleh arwah Jung Eun Mi," Kris tersenyum mendengar ucapan Lay.

"Terima kasih Lay, kau memang sahabat baikku," balas Kris yang hanya dibalas senyum simpul oleh Lay.

"Suho pasti bahagia mempunyai kekasih sepertimu," dan sedetik kemudian Lay menjitak kepala Kris keras dengan wajah yang memerah sempurna. "Aku dan Suho masih belum jadian! Berhentilah menggodaku Kris," kata Lay yang masih belum bisa menghentikan rona merah diwajahnya. Kris dan yang lainnya hanya tertawa kecil melihat reaksi Lay.

Tanpa mereka sedari, sesosok mahluk yang berada disudut ruangan Tao menatap mereka tajam dengan pupilnya yang putih. Sosok mengerikan yang merupakan hantu dari Jung Eun Mi itu mulai menyeringai jahat.

Lay dan yang lainnya mulai merasakan tubuh mereka merinding. Lay tanpa aba-aba langsung memegang bulu kuduknya yang berdiri. Luhan yang melihat tindakan Lay terheran dengannya. "Kau kenapa Dr. Zhang?" tanya Luhan khawatir, walau dia sendiri juga merasa bulu kuduknya merinding barusan.

Lay memperhatikan sekelilingnya seolah tengah mencari-cari sesuatu. Kedua bola matanya tidak henti-hentinya melirik kekanan dan kekiri dan bahkan keatas. Tentu saja, tindakan Lay membuat semua yang ada disana semakin heran dengan Lay.

"Dia ada disini... arwah Eun Mi ada disini," bisik Lay yang bisa didengar oleh yang lainnya. Semua langsung menelan ludah takut mendengar ucapan Lay. Kris mendekatkan dirinya pada Tao, melindungi kekasihnya jika Eun Mi bermaksud melukai Tao lagi. Sehun dan Luhan saling berpelukan karena sama-sama penakut. Sedangkan Kyungsoo memeluk tangan Kai erat dan menyembunyikan wajahnya pada ceruk leher Kai.

Kris menatap Lay. "Apa yang harus kita lakukan Yixing?" tanya Kris. Lay mendekat pada Tao dan mulai memegang kening Tao dengan telapak tangannya. Lay pun mulai bergumam, mengucapkan beberapa doa yang membuat arwah Eun Mi tidak bisa mendekati atau melukai Tao.

Dahulu Yixing diajari oleh kakek dan neneknya yang merupakan seorang cenayang untuk mengusir roh-roh jahat. Walau awalnya Yixing tidak terlalu percaya, pada akhirnya Yixing mau mempelajarinya beberapa doa saja. Dan ternyata benar yang diucapkan oleh kakek dan neneknya tentang roh jahat yang bisa melukai manusia. Yixing sekarang merasa tidak menyesal pernah mempelajarinya dahulu, karena dia kini bisa melindungi sahabatnya dari roh jahat Eun Mi.

Arwah Eun Mi yang melihat hal tersebut menggeram marah, dia berusaha untuk memasuki tubuh Tao namun tidak bisa. Arwah Eun Mi pun meraung, namun sedetik kemudian melirik Kyungsoo yang tengah ketakutan. Eun Mi menyeringai sebelum akhirnya terbang dan masuk kedalam tubuh Kyungsoo.

Tubuh Kyungsoo tersentak, membuat Kai kaget dan mengalihkan pandangannya kesamping pada kekasihnya. Kai menatap Kyungsoo yang terlihat menundukkan wajahnya, membuat Kai heran.

"Ihihihi... ahihihi... hi hi hi," Kyungsoo tertawa dengan suara aneh.

"Kyungie hyung, kau kenapa?" tanya Kai sambil menarik dagu Kyungsoo untuk mengangkat wajah kekasihnya. Kai kaget seketika melihat wajah Kyungsoo yang begitu pucat dan bola matanya yang hitam mulai perlahan memutih. Bukan hanya itu Kyungsoo pun mulai menggeram tetapi nada geramannya terdengar seperti seorang wanita.

"K-Kyungie ada apa de-"

BRUAK

Kai terpental dan terjauh kelantai setelah Kyungsoo yang tengah dirasuki oleh roh Eun Mi memukulnya. Semua mata pun memandang pada Kai yang kini tengah merintih kesakitan sebelum akhirnya tidak sadarkan diri. Lalu pandanan mereka beralih pada Kyungsoo. Mereka pun terkejut melihat Kyungsoo yang terlihat aneh dan juga menakutkan kini mulai menggeram kecil.

Luhan dan Sehun langsung berlari menuju Kai yang tidak sadarkan diri dan menatap takut pada Kyungsoo.

"A-apa yang terjadi pada Kyungsoo hyung?" tanya Sehun ketakutan sambil membopong tubuh Kai dan membawanya mendekat menuju Lay.

"Tubuhnya dirasuki oleh Eun Mi," jawab Lay setengah takut setengah panik.

Kyungsoo yang tengah dirasuki oleh Eun Mi mulai menggeram kembali. Kris menelan ludahnya takut, terlebih saat Kyungsoo yang tengah dirasuki itu menatapnya. Kyungsoo terlihat menyeringai menatap Kris.

"KRIS, KAU MILIKKU! TIDAK AKAN KUBIARKAN SIAPAPUN MENDEKATIMU LAGI. BAIK NAMJA ATAUPUN YEOJYA, KAU HANYA MILIKKU. MILIK JUNG EUN MI GGGRRRRR," teriak Eun Mi/Kyungsoo dengan suara mengerikan yang terasa dingin nan menusuk kulit dan juga diselingi suara tangisan memilukan.

Eun Mi/Kyungsoo kemudian menatap Tao. "NAMJA ITU! DIA HARUS KUBERI PELAJARAN, DIA MEMBUATKU MENDERITA. DIA MEMBUATMU JAUH DARIKU DAN MENGAMBILMU DARI GENGGAMANKU KRIS!" Eun Mi/Kyungsoo kembali berteriak keras dan mulai tertawa bagai orang gila. Membuat semua yang ada disana semakin ketakutan.

Lampu ruangan kamar Tao mulai meredup detik demi detik. Membuat semua penghuni kamar itu semakin panik dan gelisah. Ruangan itu pun bergetar dengan sendirinya, membuat Sehun dan Luhan kembali berpelukan. Kris menatap emosi pada Eun Mi/Kyungsoo yang kini masih tertawa terbahak-bahak.

"HENTIKAN PERBUATANMU!" seru Kris dengan raut wajah penuh emosi. Eun Mi/Kyungsoo menghentikan tawanya lalu menatap Kris. Eun Mi/Kyungsoo memiringkan kepalanya berlebihan, membuat surasa tulang yang patah menggema didalam ruangan tersebut. Semua yang mendengar suara tersebut mulai terasa ngilu karenanya.

"Kris~~~ kau berbicara padaku~~~," tanya Eun Mi/Kyungsoo dengan nada genit yang kemudian tertawa kecil. Kris rasanya ingin muntah mendengar tawa tersebut.

"Dengarkan aku Eun Mi! Aku tidak menyukaimu dan sampai kapanpun tidak akan pernah. Aku hanya mencintai ZI Tao seorang dan selamanya akan seperti itu. Jadi kumohon... kembalilah ke alammu dengan tenang dan jangan ganggu kekasihku lagi," pinta Kris dengan sedikit ketakutan.

Eun Mi/Kyungsoo terdiam, matanya melotot pada Kris dan bibirnya mengerucut seperti tengah kesal. "Jadi kau mencintai Zi Tao itu," kata Eun Mi/Kyungsoo sambil menunjuk Tao yang masih tertidur diatas kasur.

Kris mengangguk pelan. "Begitu ya... ya sudah," Kris tersenyum mendengar ucapan Eun Mi. Akhirnya Eun Mi mau mengerti ucapannya. "Kalau begitu aku akan membunuh Zi Tao ahihihihi~~~," lanjuta Eun Mi/Kyungsoo sambil tertawa. Membuat semua yang ada disana membelakakkan kedua mata mereka, terkejut mendengar ucapannya.

"Tidak! Kau tidak boleh melakukannya Eun Mi. Aku mohon," pinta Kris lagi sambil mendekatkan dirinya pada Tao dan memeluknya. Lay masih memegangi dahi Tao dan mengucapkan doa untuknya.

Eun Mi/Kyungsoo hanya tersenyum lebar. "Aku harus cintaku Kris. Jika dia mati, kau akan merasa kehilangan dan saat itu juga kau akan menjadi milikku. Jangan khawatir... saat kau sedih kehilangan Taomu itu, aku akan disampingmu dan menemanimu selamanya pangeranku HIHIHIHI!" Eun Mi/Kyungsoo kembali tertawa keras dan tiba-tiba saja pisau bedah meluncur menuju kearahnya. Eun Mi/Kyungsoo memegang erat pisau bedah tersebut.

Kris ketakutan saat Eun Mi/Kyungsoo mulai mendekat pada mereka. Luhan dan Sehun bahkan berjongkok sambil memeluk satu sama lainnya saking takutnya.

"L-Lay lakukan sesuatu!" titah Kris saat Eun Mi/Kyungsoo semakin mendekat.

"Aku tahu! Diam sebentar Kris!" timpal Lay sambil memejamkan kedua matanya dan mulai berdoa.

Eun Mi/Kyungsoo terus berjalan mendekat pada mereka. Membuat suasana mencekam dan suhu ruangan menjadi sangat dingin. "Zi Tao... harus mati... Zi Tao... harus ku bunuh..." gumam Eun Mi/Kyungsoo masih terus berjalan mendekati mereka.

"LAY!" seru Kris ketakutan saat Eun Mi/Kyungsoo begitu dekat.

Lay membuka telapak tangannya dihadapan tubuh Eun Mi/Kyungsoo setelah menyelesaikan doanya. "PERGI KAU! PERGILAH ROH JAHAT!" teriak Lay.

"UUUAAGGGHHHH PAAANNASSSSS GGRRAAAAA!" Eun Mi/Kyungsoo mulai menjerit kesakitan. Eun Mi/Kyungsoo pun menatap Kris dan Lay, lalu menatap Tao.

"AKU AKAN KEMBALI DAN MEMBUNUHMU ZI TAO. KRIS HANYA MILIKKU DAN BUKAN MIL-"

BRUGH

Tubuh Kyungsoo ambruk, Eun Mi sudah keluar dari tubuhnya akibat doa mantra dari Lay. Lay bernapas dengan terengah-engah karena lelah akibat membaca mantra tersebut. Sedangkan Kris pun sama dengan Lay, napasnya terengah-engah tapi karena rasa takut.

Kai yang mulai sadar melihat tubuh Kyungsoo terbaring dilantai pun langsung berlari menuju kearahnya. Kai memeluk Kyungsoo, Kai bersyukur kekasihnya tidak terluka dan hanya pingsan saja.

"Kita harus melenyapkan roh jahat Eun Mi... bagaimanapun caranya. Sebelum dia melukai seseorang, terutama Tao. Dia pasti akan kembali lagi," gumam Lay.

TBC

Makin GaJe dan makin gak serem nih ff -_-"

Ff ini udah pasti updatenya tiap malam XD

Sip dah, kabar Luhan dan Jia itu Cuma HOAX *sujud syukur bareng Sehun*

Ta-tapi baca kabar katanya Lulu dan Kai cium pipi yeojya? Kai katanya bahkan ampe 10 kali *nangis bareng Kyungsoo*

Kai : "Yaelah cuman 10 kali doank kok *meluk Kyungsoo* aku kan tiap hari cium Kyungie hampir lima menit sekali dan itu bukan di pipi tapi di bibir loh. Habis dicium terus dilumat ampe bibir Kyungie merah dan bengkak lalu mulai *piip* dan *piip* sampe *piip* terus di *piip* lagi sampe *piip* terus menerus. Abis itu di *piip* lagi.

Kyungsoo : *blushing parah*

Author : *angkat 100 jempol(?) buat Kai* XD

Thanks buat review kalian :

Shin Min Hwa, mitatitu, Riszaaa, Jaylyn Rui, Mrs Kim siFujoshi, cassieYJS, needtexotic, KyuKi Yanagishita, putchan, BabySuLayDo, carkipul94, cho kyuminyeol, ShelaTao1D, Flame Key, kwonlee1812, Wookiecha8797, Mei, paprikapumpkin, onix hangel, ayulopetyas11, autumnpanda, Aiiu d'freaky, awlia, Xylia Park, KecoaLaut, ajib4ff, Happy Eyeliner280, 13ginger, 454, StringKyu893, Kazuma B'Tomat, christina, Deer Panda, YuniNJ, Annisa Fadilla, Couphie, Albert's Time, Time To Argha, Byun SungRa, , HunHan's Wife, Dianaanisti1, Huang Lin Mei, Asha lightyagamikun, Guest, Arista Estiningt, mi gi cassiopeia ot5, TAORIS SHIPAAH, Nurul Fajrianti, Rindaesung0910, Tania3424, Choi Min Gi, , baby kyungie.

Yang lagi nonton MUBANK. Selamat menonton

Moga kalau ada EXO konser di INA aku bisa nonton *lirik dompet* XD

Insyaallah cukup lah :D

Mind To Review?