Pagipun tiba nami terkejut melihat tubuhnya tanpa sehelai pakaian yang menempel di tubuh indahnya itu. Kemudian ia bertanya tanya apa yang semalam sudah aku lakukan ? Seingatku semalam zoro masuk kamar dalam keadaan mabuk ? Lalu ? Ah aku tidak ingat lagi. Lalu nami nemoleh ke arah tempat tidur ternyata ada sosok laki laki berambut hijau lumut tidur pulas tanpa mengenakan pakaian. Tiba tiba nami menangis dan zoro pun terbangun
"oi, ada apa ini ?"
"huuuu huuu huuuu" tangisan nami semakin keras
"aish kenapa sih kamu selalu bikin masalah nami, pagi pagi sudah menangis, kau ini benar benar sialan ya memangnya ada apa sih"
"kau ini keterlaluan ya zoro, kau malah menyalahkanku harusnya aku yang menyalahkanmu, apa yang sudah kau berbuat padaku semalam sampai sampai aku tak mengenakan pakaian seperti ini ?
"hahahha jadi itu masalahnya ? Aku rasa semalam kita telah membuat anak nami, lagipula itu hal yang wajar kan karena kau ini kan istriku, lagipula itu hakku karena aku suamimu"
"kau ini ya, kau ini benar benar keterlaluan zoro, kalau begitu aku akan pergi dari sini, aku muak dengan sikapmu, aku ini istrimu tapi aku tidak pernah kau anggap ada ! Lebih baik kita bercerai zoro" kata nami
Nami segera bergegas mengenakan pakaiannya dan beranjak meninggalkan zoro
Zoro hanya terdiam dan tak bisa berkata apa apa mendengar kata kata yang keluar dari mulut istrinya itu. Tetapi dengan sigap zoro segera mengenakan pakaiannya dan menyusul istrinya yang belum jauh dari istana.
"ah akhirnya aku menemukan wanita itu"
"kau mau kemana ? Kau itu istriku jangan bertindak bodoh" kata zoro sambil memegang tangan nami
"lepaskan aku, aku rasa aku harus pergi selain itu aku merasa kedatanganku disini tidak pernah kau inginkan"
"kau ini bicara apa, ? Kau ini istriku dan kau ini kan ini ratu di kerajaan ini ayo kembali ke istana bersamaku"
"aku tidakk maa,,"
Tiba tiba nami di gendong zoro ala bridal style.
"hei apa yang kau lakukan laki laki sialan, lepaskan aku"
"cepat lepaskan aku, turunkan ak laki laki brengsek"
"aku tak akan melepaskanmu, aku ingin kau kembali ke istina dan melakukan tugasmu sebagai ratu juga sebagai istriku"
"kau brengsek !" teriak nami
"maafkan aku nami, kalau aku memperlakukanmu ssampai seperti ini asal kau tau aku seperti ini karena aku punya alasan tersendiri"
"maksutmu ?
"aku akan menceritakannya nanti sesampainya kita di istana" kata zoro tersenyum
Sesampainya di istana nami segera menagih janji pada zoro bahwa ia akan menceritakan sesuatu padanya.
"apa yang akan kau ceritakan ? Cepat ceritakan padaku zoro"
"baikalah baik, jadi begini nami dulu aku ini adalah seorang bajak laut. Dulu aku berlayar mengarungi lautan dan aku ingun menjadi pendekar pedang terkuat di dunia. Waktu itu aku jatuh cinta pada seorang wanita. Namanya kuina. Dia itu adalah salah satu rekan bajak lautku dan dia juga ahli dalam berpedang. Waktu itu kita berpacaran hampir 2 tahun. Namun karena ayahku sakit aku terpaksa meninggalkan rekan bajak lautku termasuk kuina. Akhirnya aku kembali ke istana dan setelah 2 minggu ayahku sembuh dari sakitnya. Setelah itu aku meminta izin pada ayahku untuk kembali ke lautan namun ayahku tidak mengizinkanku untuk kembali ke lautan karena dia merasa umurnya sudah tidak lama lagi. Tak lama setelah itu ayah sakit lagi kemudian ia mendesak ku untuk segera menikah dan wanita pilihan ayah adalah kau nami . Kau adalah gadis yang dijodohkan ayah sejak dulu dan gadis itu bukan kuina. Dan asal kau tau nami semenjak aku kembali ke istana aku mencoba menghubungi kuina namun tak ada kabar darinya, dan dulu aku mendengar bahwa saat itu kuina mempunyai seorang kekasih. Asal kau tau nami saat itu hatiku benar benar hancur mengetahui ternyata kuina pacaran dengan salah satu anggota angkatan laut dan ia memilih meninggalkan rekan bajak lautnya demi laki laki itu"
"jadi, sampai saat ini aku masih takut untuk membuka hati untuk wanita lain selain kuina, mengingat sakit hati yang pernah aku terima karnanya"
"maka dari itu aku selalu acuh tak acuh pada wanita, bukan karena aku tidak doyan pada wanita tapi karena aku takut akan sakit hati untuk yang kedua kalinya, jadi maafkan aku nami karena telah memperlakukanmu sampai seperti ini tapi bukan maksutku untuk memperlakanmu sampai seperti ini aku hanya takut akan masa lalu akan terulang kembali"
"tak apa zoro kun aku bisa memahami perasaanmu, aku berjanji setelah aku memberikan keturunan untukmu aku akan pergi dari sini karena aku tau kau masih mencintai kuina" kata nami sambil tersenyum
Tiba tiba cuppp... Bibir zoro mendarat di bibir manis nami, dan zoro mencium nami dengan lembut namun nami melepaskannya
"maaf zoro kun aku tidak bisa, aku tidak bisa melakukannya pada laki laki yang hatinya sudah terisi oleh wanita lain" kata nami tersenyum
"maafkan aku nami tapi aku akan berusaha untuk mencintaimu aku berjanji, aku pasti bisa mencintaimu, ku mohon nami beri aku kesempatan"
"tidak usah zoro kun terima kasih, jangan paksakan dirimu"
"sepertinya aku lelah zoro kun aku mau tidur selamat malam zoro kun"
"nami"kata zoeo lirih
Sesampainya di tempat tidur nami menangis mengingat cerita yang zoro disampaikan tadi.
"sampai kapanpun aku tidak bisa mendapatkan hatimu zoro kun, aku tidak bisa " kata nami lirih
