_FROM BEHIND THE VEIL OF LIFE_
.
Author by:
Mrs. Evil aka Avery Cho
.
PG : +21
Rated : M for Hardness Scenes and Mature Content
Cast :
Cho Kyuhyun
Choi Siwon as Vampire
Shim Changmin as Werewolf
And other cast nyusul
Pair : ChangKyuWon!
Disclaimer : Semua cast disini milik Tuhan dan diri mereka sendiri. Except Kyuhyunnnie and this story is MINE!
Genre : Mistery, Fantasy, Romance, Horror(?), Thriller
Warning : Uke Kyu!/NC, Smut, Lemon, Boy x Boy/ BL (Boys Love) /Shonen Ai, gaje, HARD Languange, Threesome! dan pastinya TYPO menjadi bumbu penyedap rasa dalam ff diluar nalar ini
A/N : BOLD it's mean Flashback ok?
And then, please just call me Evil-san, Mizu-chan, or ONIK! (Soalnya kata Kkamjjongin oppa dan Hyunseung B2ST nama Onik itu unik dan terdengar lucu waktu di fansign mereka *^_^*) .
IF YOU DON'T LIKE MY PAIR JUST CLICK [X] TO CLOSE. PLEASE, DON'T BASH MY PAIR!
NO COPAS NO PLAGIAT!
NGE-FLAME SIH BOLEH BOLEH AJA ^_^
Me-review itu hak kalian masing-masing
DON'T LIKE DON'T READ
So,.
HAPPY READING *^_^*
.
.
_Haruko Mizukiyoshie Present_
.
초 지키
.
"Tentu saja kita akan sering bertemu… Sudah sampai, alamat apartemen yang kau beritahukan.."
Kyuhyun berbalik, menatap gedung pencakar langit dihadapannya. Sampai? Sejak kapan? "T-Terima kasih…" Kyuhyun bergegas keluar dari mobil berwarna silver tersebut. Berterima kasih sekali lagi sebelum memasuki gedung menjulang tersebut dengan tergesa.
'Apa maksudnya sering bertemu? Orang aneh!'
Kyuhyun merutuk dalam hati, tanpa memperhatikan.. kalau Zhoumi belum bergegas seinchipun dari tempatnya, menatap Kyuhyun dengan seringai mengerikan yang menampakkan sepasang taring mematikan.
"I got you babe…"
Desisnya pada angin hingga sebuah bisikan halus meresap ke dalam pendengaran Kyuhyun, menyampaikan friksi yang menggetarkan seluruh tubuhnya. Merinding oleh sesuatu yang tidak ada.
.
.
_FROM BEHIND THE VEIL OF LIFE_
Chapter 3
.
.
Kyuhyun bergegas menekan tombol dengan kode angka 13 saat tubuh setengah basahnya telah memasuki lift.
Tidak ada siapa-siapa disana, hanya ada dia dan bayangannya. Namun perasaannya sungguh tidak nyaman, seolah sesuatu tengah mengintainya entah darimana.
Tiba-tiba udara lembut menyapa tengkuknya. Perasaan itu semakin kuat, rasa terintimidasi oleh sebuah pengawasan yang bahkan tak Nampak olehnya.
Ting
Suara lift yang berdenting menyentakkan Kyuhyun.
Dengan tergesa langkah kakinya segera meninggalkan lift tersebut, entah kenapa suasana apartemennya terasa suram, berbeda dengan terakhir kali ia tinggalkan.
Kamar 307
Kyuhyun segera menekan beberapa tombol yang merupakan passcode untuk membuka pintu kamar apartmen mewahnya.
Klapp
"Eung?"
Kyuhyun menatap bingung ruangan bercat putih gading tersebut, perlahan langkahnya membawa sang model menuju ke kamarnya.
"Hiks…" Isakan kecil tertangkap pendengaran Kyuhyun saat jemarinya memutuskan untuk memutar kenop pintu yang berwarna mahoni.
"Kyunnie-ah… hiks… Kenapa harus seperti ini…" Punggung seorang namja yang bergetar, namja berambut almond itu terisak lirih.
"Jaejoong hyung…" Sosok namja itu berbalik, menampilkan paras cantik sang namja dengan bibir semerah cherry yang memikat.
"N-Nuguseo? Apa yang kau hiks.. lakukan di hiks.. apartemenku?" Namja itu –Jaejoong bangkit, menatap penuh curiga sang namja berambut ikal.
"Hyung tidak ingat padaku? Ini aku hyung, Kyuhyun!"
Jaejoong tersenyum sinis, mengusap kasar liquid bening yang menghiasi paras cantiknya. "Apa kau bercanda? Apa aku terlihat sebodoh itu bagimu? SELAMA HIDUPKU HANYA SATU ORANG BERNAMA KYUHYUN YANG KU KENAL, DAN DIA SEORANG YEOJA! Sekarang keluar dari apartemen ku!"
Kyuhyun menatap kalut sosok Jaejoong yang tengah murka, sudah ia tebak dari awal semuanya tidak akan semulus pemikirannya.
Terjatuh dari puncak air terjun dengan ketinggian ratusan kaki dalam sosok yeoja dan kembali sebagai namja seperti orang yang hidup kembali seolah telah mengalami reinkarnasi memang mustahil untuk dipercaya oleh akal sehat, mengingat ia kembali dalam kondisi hidup.
"H-Hyung dengarkan aku dulu-"
"Tunggu, darimana kau masuk! Apa kau membuka paksa pintu apartment ku? Dasar penjahat, kau mau merampok ya! Kau fikir dengan siapa kau berhadapan, aku pemegang sabuk hitam taekwondo asal kau tahu!"
Kyuhyun menatap ngeri gerak gerik sepupunya saat Jaejoong memasang kuda-kuda posisi siap menyerang.
"Y-YAH BOOJAEMMA HYUNG JANGAAANNN!" Tepat sebelum kaki Jaejoong melayang kearah perut Kyuhyun, ia menurunkan kakinya.
"K-Kau… Apa yang kau katakan tadi?!"
"Eoh?" Kyuhyun menatap polos wajah Jaejoong yang kebingungan.
"Tadi.. Apa yang kau katakan padaku..!"
"Jangan?"
"Bukan.. Sebelum itu, apa yang kau katakan?!"
"Hyung? Apa? Aku tidak tau!"
"YAKK! Jangan main-main denganku, kata sebelum itu!"
"M-Maksudmu BooJaemma? BooJaemma hyung?"
Jaejoong terkesiap, ia terduduk lemas di atas karpet Persia yang menghiasi ruangan bercat baby blue tersebut. Ia bahkan tidak mengelak saat Kyuhyun membawanya untuk terduduk di sofa ruang tamu bercorak leopard produksi Prancis tersebut.
Iris doe Jaejoong mengikuti gerak gerik Kyuhyun yang begitu nyaman, menuju kearah dapur, Kyuhyun seolah mengenal dengan baik apartment ini.
Tak lama kemudian sang namja berambut ikal muncul dengan sebuah nampan berisi lemon juice. Ia tersenyum sembari meletakkan gelas bening tersebut kehadapan Jaejoong.
"Apa ini.."
"Lemon juice kesukaan Jae hyung dengan madu, bukankah hyung suka meminumnya untuk menenangkan diri?" Lagi-lagi Jaejoong dibuat terkesiap oleh perilaku namja ini, ia nyaris menangis mengingat sosok namja ini mengingatkannya akan yeodongsaeng-nya.
"Hyung…"
"Eoh? Eh… Kenapa…"
"Ne?" Kyuhyun menatap bingung paras cantik Jaejoong yang menatap sendu lemon juice dihadapannya.
"Kenapa kau bisa masuk ke apartmentku"
"Tentu saja karena aku tahu passcode-nya"
"Apa?" Jaejoong meletakkan tergesa gelas berisi lemon juice-nya, iris doe sang namja androgini menatap lekat paras namja disisinya.
"032606 bukan? Gabungan dari tanggal lahirku, tanggal lahir Jae op –maksudku Jae hyung, dan tanggal lahir YunYunBear hyung kan?"
"Y-YunYunBear? D-Darimana kau tahu panggilan itu?"
"Kenapa? Panggilan yang seharusnya hanya Cho Kyuhyun yang tahu? Bukankah sudah kukatakan aku ini Kyuhyun? Aissh! Kenapa sesulit ini sih!" Kyuhyun meremas rambutnya frustasi.
"Kau tahu ini terlalu mendadak bagiku, sekarang jika kau memang Kyuhyun mungkin ada penjelasan logis mengenai keadaanmu yang well.. lupakan.."
Kyuhyun ber-roleeyes kesal, perlahan namun pasti ia menceritakan seluruh hal yang dialaminya beberapa hari ini. Termasuk kejadian 'panas' malam itu yang ia sensor di beberapa bagian, ia berusaha menjelaskan segala hal secara jelas.
"It's crazy.." Dua kata yang meluncur dari bibir cherry Jaejoong setelah waktu dua jam Kyuhyun habiskan untuk menceritakan pengalamannya pada Jaejoong, mengulang beberapa bagian saat namja itu kembali bertanya.
"Yeah, for the god sake hyung, aku juga berfikir ini semua hanya mimpi.."
"Tidak, maksudku… Apa kau gila? Mana mungkin hal yang seperti itu bisa terjadi, k-kau mencoba membodohiku atau apa?!"
"MWOYA?! Jadi setelah dua jam waktu yang kuhabiskan untuk menceritakan semuanya padamu kau menganggapku mendongeng begitu?"
Jaejoong merengut.
"Tidak, kau tak mengerti posisiku! Bayangkan jika beberapa hari yang lalu kau melihat adikmu jatuh dari ketinggian ratusan kaki, lalu seorang namja datang padamu dan mengaku kalau ia adalah yeodongsaeng-mu?"
"Sigh… Kalau begitu coba tanyakan beberapa pertanyaan yang hanya bisa dijawab oleh ku, maksudku oleh Kyuhyun"
Jaejoong tampak berfikir, sebelum senyuman cerah menghiasi wajahnya. "Great idea!"
"Baiklah… aku akan mulai… Tanggal berapa aku lahir"
"26 Januari 1986"
"Bagaimana dengan Jung Yunho?"
"Kekasihmu lahir di tahun yang sama 1986 tanggal 06 Februari bukan?"
"B-Bagaimana kau bisa tahu?"
"Bukankah sudah kubilang aku adalah-"
"Oke oke.. cukup! Sekarang aku akan menanyakan hal yang benar-benar rahasia!"
Kyuhyun mencibir, kenapa rasanya ia malah kembali ke masa Kindergarten saat masih sering bermain tebak-tebakan? Ckckck…
"Kapan aku pertamakali bertemu Jung Yunho?" Ia menampilkan smirk-nya, yakin pertanyaannya kali ini tidak akan dijawab semudah tadi oleh namja yang mengaku Kyuhyun dihadapannya.
"Yakin?"
"Maksudmu?"
"Maksudku, apa kau yakin mempertanyakan hal itu?"
"Of course! Kenapa, apa kau mulai meragukan dirimu sendiri?"
"Kim Jaejoong dan Jung Yunho bertemu pertamakali saat memasuki sekolah elite Shin Ki Senior High School ketika Masa Orientasi Siswa, karena saat itu Jaejoong hyung bangun terlambat akibat tingkah bodohnya yang menantikan pertandingan club sepakbola kesayangannya hingga larut malam"
Kyuhyun meraih remote AC di laci meja nakas disampingnya, menaikkan sedikit suhu ruangan. Iris doe itu menatap lekat tingkah sang namja yang seolah menghapal seluruh letak benda-benda di apartmen ini.
"Sementara Jung Yunho, ia terlambat bangun hanya karena lupa menyetel alarm. Akhirnya mereka berdua dihukum untuk berlari keliling sekolah yang luasnya mencapai 700 hektar. Setelah itu sepulang sekolah mereka disuruh membersihkan kolam renang sekolah yang mampu menampung 500 siswa."
Menarik nafas sejenak, Kyuhyun merapihkan ujung pakaiannya yang sedikit kusut.
"Aku ingat saat itu aku mendekati Jae hyung dan berkata 'percuma saja kau menonton pertandingan Hyundai club, toh yang menang adalah Dong Bang club' hari itu tanggal 17 Juli 2001 bukan? Lalu kalian mulai berpacaran seminggu setelahnya tepat pada tanggal 25 Juli 2001"
"A-Apa…" Jaejoong melotot shock, bagaimana bisa namja asing ini menghapal seluruh kejadian itu. Bahkan hingga tanggalnya pun tak luput dari perhatiannya.
"-Lalu aku ingat kalian bercinta pertamakali pada hari pertama kita bertiga memasuki Kyunghee University, tepat pada tanggal 11 September 2005 di hotel U-Know_Hero yang terletak di daerah Gangwon bukan?"
"S-Sudah cukup! Oke, kau mulai ngelantur! T-Tapi apa ini benar-benar kau Kyuhyunnie?"
"Hyuuungg~!" Kyuhyun merengut. Ia menyibak rambut bagian depannya lalu mulai mengangkatnya, mengikatnya dengan membentuk sebuah kuncir. "Tatap mataku hyung, lihat wajahku!"
Jaejoong mendekat, menatap awas paras namja dihadapannya. Saat itulah iris caramel Kyuhyun menyadarkan Jaejoong, paras cantik seorang yeoja dengan surai madu Nampak olehnya.
Tanpa sadar liquid bening mengalir lembut dari kedua manic nya.
"K-Kyuhyunnie… Kyuhyunnie!"
Jaejoong menubruk tubuh ramping Kyuhyun, mendekapnya erat seolah takut sang dongsaeng akan terbang layaknya balon yang mengudara jika tak digenggam erat.
"Hiks.. Kyu, Kyuhyunnie… Kenapa kau baru datang padaku, kenapa kau membuatku khawatir, kenapa kau menghilang bak ditelan bumi, kenapa kau membuat semua orang berfikir kalau kau sudah tiada? Kenapa kau- hiks.."
Kyuhyun tersenyum tipis, merindukan dekapan hangat sang 'hyung' tercinta setelah kejadian berat yang menimpanya beberapa hari ini. Betapa besar kasih yang diberikan namja ini untuknya, dan Kyuhyun amat bersyukur untuk hal itu.
.
.
Awan pekat menghiasi lembayung Seoul, tak ada setitikpun bias mentari yang mampu menembus awan pekat yang menyerupai perisai tersebut.
Gedung pencakar langit yang menghiasi Seoul Nampak mencekam ditengah halilintar yang memekakkan telinga, menimbulkan kilatan cahaya yang menyilaukan mata.
Disebuah gedung pencakar langit lainnya, kabut kelabu Nampak mengitari lantai puncak bangunan yang terlihat angkuh menunjukkan eksistensinya di tengah terjangan badai hari itu.
"Kau melihatnya Kris..?"
Suara itu berbisik penuh penekanan. Jemari tirus yang sarat akan ancaman meraih segelas cairan pekat yang disuguhkan oleh sang butler berambut blonde.
Sang butler dalam kegelapan hanya menunduk patuh, ruangan yang tidak disinari cahaya sepercikpun itu Nampak suram saat aura menekan menguar di atmosfer.
Iris semerah darah menatap pemandangan Seoul di luar jendela kamarnya. Sudut bibirnya menarik seringai yang mematikan saat kabut pekat yang ia ciptakan kian kelabu.
"Sepertinya ia belum menemukan cahayanya Kris… Lalu apa yang harus kulakukan? Haruskah aku menyalakan pemantik untuk memberinya cahaya itu..?"
Namja bertubuh menjulang melangkah pasti, gema yang tercipta dari perpaduan marmer yang beradu statis mengalun menciptakan symphony yang mengiringi langkahnhya. Ia berhenti disisi sosok angkuh yang berdiri di tengah bingkai pengawasannya.
"Bukankah aku seolah bisa melihat semuanya dari sini? Khukhukhu…" Terkekeh pelan, sebelum pergerakannya membawa sang namja untuk menyesap cairan merah pekat dalam genggamannya.
"Jika hanya dengan memberikannya pemantik ia akan mendapatkan cahayanya.." Kris menjentikkan jarinya, saat sebuah lidah api tercipta di ujung jemarinya yang terbalut sarung tangan. Api yang terus berkobar dengan warna ungu gelap yang sangat pekat, sarat akan kegelapan yang melingkupi keduanya.
"Pemantik saja tak akan cukup untuk menyalakan pelita yang telah jatuh ke dasar palung laut Yang Mulia.."
"HAHAHAHA…. Kau benar Kris.. Pemantik ini, membutuhkan penyulut api yang lebih dari cukup untuk membakar Atlanta"
Sosok berambut merah meraih sebuah benda yang tersemat di lehernya. Menggenggam erat kalung Rosario yang merupakan 'pelitanya'.
.
.
'Tolong aku…'
"A-apa.. Siapa kau..?"
'Lindungi mereka'
"Apa maksudmu! Eunghh.."
Kyuhyun meremas erat surai madunya, suara dingin seorang wanita memenuhi kepalanya. Sejak semalam suara tegas penuh tekanan itu seolah memenuhi otaknya.
Ia tak dapat memikirkan apapun, sosok lain berusaha mengambil alih tubuhnya saat ia lengah. Menyuruhnya melakukan sesuatu, menolong mereka, membuatnya tidak tau harus melakukan apapun..
Jaejoong meninggalkannya seorang diri dalam kesakitan saat menerima berita dari salah satu Rumah Sakit di Jepang bahwa Jung Yunho mengalami kecelakaan fatal yang membuatnya kritis.
"AAARGGHTT…..!"
Dua malam telah berlalu tanpa bisa Kyuhyun lalui dengan tidur di malam hari. Rasa itu telah menghilang, suara-suara aneh yang memenuhi benaknya telah melumpuhkan akal sehahtnya.
Lingkaran hitam telah menghiasi area bawah matanya.. Ia terduduk dalam kesunyian di atas bed yang tak berbentuk. Sambaran petir yang memekakkan tak ia indahkan, bahkan saat tirai jendela kamarnya tergerai menampilkan pemandangan kelam badai yang menghampiri kota Seoulpun tak mampu menarik perhatiannya.
Iris caramel Kyuhyun menatap kosong, lurus kedepan. Wajahnya pucat dengan lingkar mata panda yang menjadi bukti tak pernah sekalipun ia memejamkan matanya.
Takut
Kyuhyun sangat takut.
Ia takut saat memejamkan matanya, sosok dalam kegelapan itu akan mengambil alih tubuhnya. Ia takut terbangun dengan tubuh berlumuran darah, ia takut berubah menjadi monster.
Tes
Setetes liquid bening menyusuri wajahnya, merasakan beban berat menghujam jantungnya. Tiba-tiba iris nya melebar, mendengar langkah kaki tergesa yang mengarah padanya. Indera-nya menajam setelah suara aneh itumulai menggema –dan Kyuhyun menyadari ini adalah kemampuan sosok itu.
Brakk
Ruangan itu gelap. Tepat saat suara gebrakan pintu menyapa pendengarannya, seolah seluruh sumber cahaya dilumpuhkan begitu saja. Deru nafas yang bersahutan memenuhi ruang tanpa pelita tersebut.
Tap
Tap
Iris caramel yang memancarkan kecemasan itu bergerak gelisah, saat langkah kaki menggema hingga merasuk ke dalam otaknya ia memejamkan mata. Ketakutan itu kian menjadi saat langkah kaki yang dirasa tak hanya oleh seorang seolah memojokkannya.
Kriieeeet…
Ctarrrr
Kilatan cahaya langit yang mengandung listrik itu mengejutkan sosok ringkih yang mengurung dirinya di balik selimut tipis. Tubuhnya bergetar, mengundang rasa iba dari dua sosok yang memasuki ruangan tersebut.
"Kyu…"
Sebuah tangan menyibak selimut tipis itu perlahan, menampilkan sosok mengenaskan seorang namja yang mengatup erat telinganhya dengan kedua telapak tangannya. Giginya bergemeletuk dalam gema ketakutan, saat iris itu terbuka wajah tampan sosok yang dikenalnya membuat rasa hangat memenuhi dadanya.
"S-Siwon hyuungh…"
Dengan cepat direngkuhnya sosok tegap itu, dalam kegelapan isak tangis lirih mengalun perih memenuhi pendengaran sang vampire. Tubuh namja berambut ikal bergetar menahan rasa sakit yang dialaminya.
"Bagaimana Andrew?" Sosok namja menjulang muncul dari kegelapan, tatapan kecemasan memancar dari manic kelamnya.
Tanpa kata, hanya dari tatapan emerald Siwon Changmin menangkap jawaban sang namja. Jemari Siwon menangkup tengkuk Kyuhyun, saat sinar keunguan memancar dari sana, saat itulah sisa kesadaraan yang dimiliki Kyuhyun turut menguap, membiarkan lengan kekar Siwon merengkuh tubuhnya.
.
.
Changmin menatap Siwon dalam keheningan. Kedua namja berpostur menjulang itu hanya saling tatap. Cahaya di gedung itu telah kembali bersinar, ruangan tempat Kyuhyun terlelap pun telah kembali rapih seperti semula.
"Apa yang terjadi sebenarnya.."
Siwon menghela nafas. "Jiwa Princess mulai berontak, masa lalunya mencoba untuk bangkit dan mengambil alih tubuhnya".
"M-Mengambil alih? Apa maksudmu ia yang bereinkarnasi bermaksud mengambil tubuh Kyuhyun yang merupakan reinkarnasinya?"
Mengangguk pelan, kedua jemari tirusnya saling bertaut cemas.
"Tidak ada yang bisa mengetahui sesakit apa penderitaan yang dirasakan Kyuhyun saat ini, setidaknya kita beruntung karena Taeyeon bisa merasakan dengan cepat jika terjadi sesuatu pada Kyuhyun".
"Penderitaan? Maksudmu, apa nyawa Kyuhyun akan terancam dengan hal ini?" Sang werewolf meremas jemarinya, kecemasan itu kian memenuhi kalbunya.
"Aku tidak tahu.. Meski tidak bisa dibilang begitu juga, jika jiwa princess menguasai tubuh Kyuhyun, akan sulit membuatnya kembali. Jiwa Kyuhyun akan tetap hidup, namun akan selamanya tertidur dalam salah satu bagian kecil dalam dirinya".
"Bagaimana jika mereka menyatu"
Dua sosok namja jejadian itu menatap sumber suara. Seorang yeoja berjubah hitam tersenyum mengerikan sebelum iris ruby-nya berkilat.
"Kau sudah tiba?" Changmin bangkit hendak menghampiri sosok Taeyeon sebelum suara Siwon kembali memecah keheningan.
"Dia akan tetap hidup sebagai sosok Kyuhyun, namun segala hal yang terjadi di masa lalu akan memenuhi pikirannya. Singkatnya, ia akan mengingat setiap bagian dari hidup Princess. Dan hal itu bisa berarti dia juga akan memiliki kekuatan Princess seperti tanda-tanda yang mulai Nampak darinya, Kyuhyun telah memiliki sixth sense seperti Princcess.."
.
.
.
TBC
_FROM BEHIND THE VEIL OF LIFE_
.
.
JEONGMAL MIANHAE! Buat keterlambatan ini TT,TT WB telah membanjiri otak dan pikiran Evil ampe meluber kemana2… ini mimpi buruk, NIGHTMARE! #apadeh
Oh ya, Mianhae Mungkin setelah chapter ini Evil bakal HIATUS selama beberapa bulan sampai selesai UAS, UAN, Ujian Kompetensi, Ujian Praktek, Ujian Produktif, de-el-el #bow Soalnya hyung Evil udah ngasih 'warning' kalo nanti segala gadget dan akses buat Evil buat bisa terhubung ke SocNet bakal DISITA! OH NOO~ Musim paceklik Evil akan dimulai.. TT,TT cumin bisa mohon bantu doa ya Readersdeul…
.
Kagak usah banyak bacot dah, sekarang bales2 review aja, ini udah tengah malem loh! O.O #horror
Ermagyu : Bingung napa chingu? Ummh… Tapi WonKyu nya udah ku porsiin kan? :3
Sparkyumihenecia : Mian ya chingu? Gtapi sejujurnya Evil kurang suka sama yang namanya GS…
Hohoho… Tokohnya cumin beberapa, chap depan Evil absenin atu atu dah :D Evil cumin lagi berusaha mengembangkan tokoh karakter yang emang udah ada sebelumnya jadi udah gak ada penambahan…
Ssip… saran diterima, di chap ini bahasa dan istilah asing dibuat seminimal mungkin, bahkan hamper gak ada..
2143 : Nee… udah lanjut! #makanmenyan(?) Hohoho… Ssst… chingu pinter banget sih, jan dibocorin yee? #sodorinpermen
Yup! Gender Kyu tetep namja ^_^
FiWonKyu0201 : Hohoho… soalnya rebutan Kyunnie jelas kan? #digampar
Azura : Ne chingu… Kyu tetep namja ya? Gomawo..
Meotmeot : Shock nape chingu? #smirk
Wakakakak… Jan bayangin Kyu pake sumpelan gitu masa'? -_-
Shin min hyo : Ne, gomawo chingu…
Chonaira : gomawo ^_^
: Hohoho jeongmal gomaawoyo chinguyaa… Kamu reader baru ya? Salam kenal! #bow
Terharu.. kamu bela-belain review dari chapter atu, tapi emang chapter kemaren keknya kependekan ya?
kayaknya buat permohonan apdet asap belom bisa tuh #pundung kena WB sih Evilnya.. TT,TT
Safira99sandra : Ne ini udah lanjut, gomawo yaa..
Hyunnie19 : Gomawo ^_^ kalo masalah ampe chapter keberapa keknya belum bisa dipublikasikan deh #eelahgayalooo *ditimpuk bakiak*
Gaemgyuwulan : Ne… Evil Cho imnida, nii udah lanjut yaa gomawoo ^_~ Gapapa chingu… thax dah review…
.
Gomawo buat yang udah menyempatkan diri meluangkan waktu untuk merivew karya Evil ini, review kalian benar2 berharga buat Evil karena setidaknya Evil bisa tau bagaimana tanggapan kalian terhadap karya karya Evil…
Akhir kata..
YunJae's Aegya
'
'
Kyuhyun's wife 3
'
'
Evil aka Avery Cho
'
'
Mind to Review please?
And thanks to all of my silent reader! ^_^
Follow me ONIK_BloodDevil (jika berminat ^_^)
