Happy Reading readersnim :3)/

.

.

.

"Kau tahu kalau sunbae itu." Jeda Jimin sengaja lalu detik berikutnya Jungkook membulat matanya terkejut.

"… sunbae itu adalah kakak tiri V-Kim." Lanjut Jimin.

"Pantasan pedas. " Ujar Jungkook mengangguk angguk.

"Kau mengerti maksud dari pedas, Jeon ?" Tanya Jimin terkejut melihat ajarannya berhasil.

"Cabe 'kan Min ?" Tanya Jungkook malah bertanya balik. Tapi Jimin tersenyum sambil mengelus surai Jungkook.

"Kalau begitu. Bye~" Ujar Jimin berlari ke arah parkiran sedangkan Jungkook hanya mencibir kesal lupa membalas perlakuan Jimin saat jam istirahat pertama.

.

Jungkook tidak tinggal di rumahnya. Melainkan di sebuah apartemen di daerah district elit. Jika biasanya para Namja memiliki kamar seperti kapal pecah dan bekas perperangan berbeda dengan kamar dan apartemen Jungkook.

Kamar maupun apartemen namja bergigi kelinci itu nyaris tidak pernah seperti kapal pecah dalam sejarahnya. Jungkook hanya tinggal sendirian disana eh Jungkook melupakan peliharaannya.

"Ruu kenapa kau tidur di sini ?" Ujar Jungkook lembut mengendong anjing lucunya ke dalam dekapannya lalu membawakan anak anjing itu ke tempat khusus anjing tidur.

"Noir!" Panggil Jungkook memanggil kucing calico yang di kirim noonanya itu. Tak lama kucing itu datang dan menggesekkan badannya ke kaki Jungkook.

Triing

"Ck." Decak Jungkook.

Jungkook segera mengambil smartphonenya malas lalu membuka aplikasi Linenya.

Jimin Parkie : Oy, Donasi sekarang kook. Aku lagi kefefet.

Kemudian senyuman jahil terbit di wajah manis Jungkook. Dengan cepat ia membalas Line tersebut.

: Okok.

Setelah loading Jungkook segera menekan tombol donate dan dengan usil mengirim goblin ke dalam cc Jimin lalu keluar dari coc.

"Mamfus kau, Min. Huahahahaha." Tawa Jungkook dengan evil smirks.

Triing

Jungkook tersenyum karena telah menduga pasti Jimin protes dengan apa yang dia kirim. Ah, menyenangkan sekali sudah membalas dendam.

"Ah, waktunya membuat makan malam." Ujar Jungkook senang dengan nada sing a song.

"Makam … malam~ Makan … malam~" Nyanyi riang sambil meniris daging sapi.

Triing

Alis Jungkook langsung mengerut mendengar bunyi smartphonenya nyaring.

Tumben Jimin mengirim Line banyak ke aku? Batin Jungkook bingung.

"Ah, sudahlah. Mungkin Jimin sedang frustasi tingkat dewa hihihi~" Gumannya sambil terkikik senang.

Setelah selesai memasak makan malam, Kini Jungkook menenteng handuknya untuk mandi. Jungkook segera teringat Line Jimin lalu segera mengambil smartphonenya dan meng-chek notifikasinya.

"Jungie Hoseok."Gumannya langsung tersenyum senang lalu menambahkan Namja itu ke daftar teman linenya.

Jungie Hoseok : Hai, :D

Jungkook tersenyum melihat pesan Hoseok yang baru masuk tersebut. Dengan lincah jari Jungkook mengetik cepat balasan untuk sunbaenya itu.

: Iya, Hobie J :3)/

Jungie Hoseok : Kamu dekat ya dengan Tae Tae ?

Mendadak ingatan Jungkook kembali terputar dimana ia di tegur Taehyung untuk pertama kalinya, dua hari kemudian bertemu tak sengaja di dalam toilet, dan terakhir di kantin tadi.

J. Jungkook : Tidak kok. Kami hanya sekedar musuh. Aku mengenal saja baru tiga hari yang lalu.

Jungie Hoseok : Oh. Aku paham kok.

Jungkook pikir obrolan dirinya dengan Hoseok sunbae berhenti disitu. Jungkook meng-charge smartphonenya dan melangkahkan kakinya riang ke kamar mandi.

Malam sudah menyapa, dan makanan yang di masaknya juga sudah mulai berkurang karena di makan Jungkook rakus. Matanya menatap layar kaca televisinya yang menampilkan acara komedi.

Jungkook sedang duduk manis di temani anjing dan kucing imutnya disela menonton tawa Jungkook terdengar karena menonton filem komedi yang di sungguhkan oleh televisinya.

Triiing

Dengan malas ia meraih smarphonenya yang tergeletak di sebelahnya.

Kim Tae : Oy, bocah.

Mata Jungkook membulat lucu lalu detik berikut kegirangan mendapat Line dari Taehyung. Jungkook tidak bisa munafik tentang rasa suka yang keduluan tumbuh dari pada rasa benci di hatinya.

Kim Tae : Kau dan Aku akan membuat sebuah tantangan.

Lalu dengan cepat dan waspada tingkat tinggi Jungkook membalas Line Taehyung.

:Sebuah tantangan ?

Tak lama menunggu balasan Line Taehyung pun datang.

Kim Tae : Iya.

Kim Tae : Aku akan bergabung di Webtoon, dan kau. Tentu saja bergabung dengan wattpad.

Deg

Mata Jungkook membola. Dengan susah payah Jungkook menelan ludah gentir.

"Bagaimana ini ?" Ujar Jungkook panik hampir meremukkan smartphone kesayangannya.

Kim Tae : Kau dan aku akan mengambil genre romantis. Atau Fluff.

Mata Jungkook terus membaca setiap kata di kirim Taehyung dengan ketakutan. Jangan lupa bibir tipisnya berkomat kamit mengutuk Taehyung dan ketampanannya.

Kim Tae : dan, tantangan tersebut mulai detik ini. Aku akan ikut webtoon challenge dan kau tentu saja mengikuti sistem rank di wattpad. Dalam 3 bulan tentu saja *Smirk*

Mata Jungkook lebih tertarik perkataan smirk dari pada kalimat yang di kirim Taehyung lainnya.

"Pasti Wakil ketua makin ganteng saat smirk, Kyaaa! Babang culik dedek Kookie,babang~" Teriak Jungkook salah fokus. Membuat anjing dan kucing imutnya hanya sweatdrop melihat tingkah laku tuan anehnya.

"Bagaimana aku meng-follow ig nya!" dan malam itu Jungkook melupakan tantangan Taehyung dan terus meng-stalker ria akun Ig Kim Taehyung. -_-

.

.

"Park Jiminie~" Teriak Jungkook pagi pagi membuka paksa pintu kelasnya lalu melesat mencari Jimin.

"Apa ?" Jawab Jimin ketus masih memandang layar smartphonenya tidak mau menatap sahabat kamfretnya.

"Kau marah ?" Tanya Jungkook polos membuat dahi Jimin berkedut. Jimin hanya diam tidak menjawab lalu melanjutkan memainkan coc-nya.

"Kau tahu ? Wakil Ketua menantang menulis di wattpad. Aku benar benar tidak bisa semalam!" Adu Jungkook sambil mengerucutkan bibirnya persis anak anak.

"Siapa ?"Tanya Jimin cuek membuat Jungkook langsung memukul kepala Jimin.

"Yak! Kenapa kau memukul kepalaku ? kau tahu banyak hal penting disini contohnya cara membuat yeoja pasrah dan bernafsu!" Gerutu Jimin langsung memegang kepalanya.

"Dasar Byuntae! Jimin Pabo! Park Kamfret Jimin!" Amuk Jungkook memukul bahu Jimin bruntal.

"Ampun Kook!" Ringis Jimin memegang bahunya yang di jadikan pelampiasan Jungkook. "Lalu, apa yang kau lakukan setelah itu ? Kau menolak 'kan ?" Tanya Jimin mengalihkan topik pembicaraan.

"Taehyung bangsat, aku tidak bisa menolak pesona-KYAA Jiminn Kamfret!" Omongan Jungkook langsung terhenti ketika tangan Jimin meremas surai hitamnya.

"Dasar bodoh!" Sungut Jimin lalu melepaskan remasannya.

"Ngomong ngomong kau homo kan Min ?" Tanya Jungkook entah dapat dari mana topik pembicaraan tersebut.

Jimin nyaris melempar smartphonenya kalau saja dia tidak cepat mengontrol dirinya.

"Ekhm, sorry my bunny. Aku tidak sama seperti kau yang menyukai pisang. Aku masih menyukai oppai atau melon atau pegunungan bukan pisang dan dataran rendah seperti kau." Tolak Jimin dengan nada angkuh membuat Jungkook ingin sekali memukul lalu melemparnya di dalam kolam hiu mertuanya.

"Lalu dengan kakak tiri Taehyung itu apa namanya ?" Goda Jungkook membuat Jimin hanya mendengus. "Aku hanya memancingnya."

"ap-Hoy HOBAE KURANG AJAR!" Teriakkan cetar membahana membuat Jimin dan Jungkook menoleh kebelakang. Seketika suasana ruang kelas Jimin dan Jungkook menjadi mencekam.

Mamfus. Sunbae itu datang.

"Kok sunbae itu bisa nongol di sini ya ?" Ujar Jungkook polos dan watados. Wajah tanpa Dosa.

Sedangkan Jimin sudah melarikan diri entah kemana.

"Ano, sunbae. Apa kau saudara tiri v-Kim ?" tanya Jungkook mendekat diri ke arah namja pucat itu. Seketika seisi kelas langsung menatap Jungkook dan Yoongi. Sedangkan Yoongi menganga mendengar penuturan polos namja kelinci itu.

"Hehe, seperti kamu salah orang. Aku bukan saudara tiri V-Kim," Jelas Yoongi mencoba menahan raut wajah agar tetap tersenyum manis. Demi apapun, Yoongi gemas sekali dengan calon adik tiri iparnya ini.

Coba kalau Taehyung tidak tertarik dengan nih bocah, udah lama Yoongi ikat bersama teman sok tampan dan sok seksinya itu lalu Yoongi buang di dalam kolam hiu ayahnya.

"Sun-"

"Araseo, haha." Ujar Yoongi gugup sambil tertawa palsu. Tangannya langsung menutup mulut Jungkook. "Adik manis, nurut sama kakak ya ?" Bisik Yoongi menakutkan membuat Jungkook mengangguk takut.

"Bagus, bagus. Adik manis itu harus menurut seperti ini." Ujar dengan nada menakutkan sambil mengelus surai hitam Jungkook.

Sedangkan seisi kelas langsung bergidik ketakutan melihat Yoongi saat ini.

Yoongi langsung menyeret Jungkook keluar dari kelasnya menjauh dari keramaian.

Sedangkan seisi kelas langsung berdoa supaya maknae mereka tidak di mutilasi dengan sunbae galak tersebut.

Yoongi langsung melepaskan tangannya dari kerah baju Jungkook lalu menatap Jungkook dengan mendekap tangan di dadanya.

"Aku tau...kau mengetahui info itu dari Park itu kan ?" Tanya Yoongi berusaha membuat suaranya terdengar lembut agar adik kelasnya ini tidak ketakutan.

"Iya, kakak adalah siswa ketua kedisplinan dan keamanan kan ? Yang menjadi lawan Jimin dalam meng-hack informasi sekolah. Aplikasi yang sunbae pake itu hebat sekali loh~"

Sedangkan Jimin yang kebetulan bersembunyi di sana langsung menepuk jidat mendengar kepolosan Jungkook.

"Jadi dia pencuri data sekolah ya ?"Tanya Yoongi tersenyum manis sekali berbeda dengan hawa hitam di belakangnya.

'ya Lord, kok aku punya temen kayak Jungkook ya ?' batin Jimi ketakutan.

"Iya sunbae, jadi sunbae ini benarkan kakak tiri Kim Taehyung atau V-Kim ?" Tanya Jungkook membuat Yoongi menghela nafas.

"Ya, ya, aku memang kakak tiri dari Kim-Sialan-Taehyung itu." Ujar menyerah.

"Sunbae, bisa foto Taehyung nggak ?"

Pertanyaan Jungkook selanjutnya membuat Yoongi heboh.

"Kau tertarik dengan Tae tae ?"Tanya Yoongi cepat. Giliran Jungkook yang tidak bisa bicara saat ini.

.

TBC

Author note's : Ya ampun, lama kali ya Author nggak update :'v sampe ada review hatinya hampa tanpa daku :3 ? daku terhura sekali sampe meng-screenshoot tuh review *elap ingus*

tapi maaf ya, author up malah membawa chap yang memboseni :') Karena Author yang ngetik aja kerasa. Sebenarnya hari minggu kemarin author malas update ini ff sebagain besar alasannya karena webtoon 7 deadly side me update :v *Reader : Apa ?!* dan Author sakit :'3 ya apa daya~

Selamat Puasa ne~ bagi yang menjalankannya :3)/ semoga ff ini menemani saat saat puasa kalian menjelang berbuka :D dan yang Ujian juga semangat :3)/