Khu khu…~~

Hanya sekumpulan lamunan nista author pas nunggu jam ujian selesai, satu hari 2 pelajaran, tapi ini sehari satu pelajaran aja yaa~

INI AUTHORFIC [Rika masuk jadi OCnya]!

Kalo gasuka, GA USAH BACA. Tp, semoga pada suka ya~~ hehe ;p

Disclaimer: Kurobas punyanya Tadatoshi Fujimaki, bukan punya saya. Tapi yang lain dari anak2 kurobasnya punya Rika._.v

Warn:,Abal, capruk, absurd, rada typo, mungkin rada OOC, sedikit gak nyambung, HUMOR GAGAL._.v

.

Met baca minna~~ B)


Hari ini yang ngawasnya ada dua orang, ibu guru dua-duanya, dan dari tadi mereka kerjaanya ngobrol terus


SCHOOL EXAM?!

.

.

(4/5)

KISEKI NO SEDAI group

.

Mata Pelajaran:

TIK

Tanggal Ujian:

Kamis, 4 April 20XX

Based From:

Internet pada awalnya disebut…

A. Intranet

B. Network

C. Arphanet

D. Computer Network


.

.

.

Walaupun jam ujiannya belum habis, tapi di ruang satu sedikit ramai. Dan itu gak di tegur sama gurunya, gara-gara gurunya juga ngobrol berdua terus. Gak merhatiin siswanya. Paling juga cuman ngomong

"suaranya dikecilin" ato engga, "jangan terlalu ribut"

Enaak, gitu rasanya, ada gurunya, tapi kalo ngobrol gak di marahin, padahal lagi ujian…

Gara-gara mereka sibuk sendiri, Rika jadi ikut-ikutan sibuk sendiri.

Mungkin gara-gara ketularan sama anime sebelah(?) –Rika bongkar-bongkar tempat pensilnya, ngeluarin semua pensil, pulpen, penghapus, serutan pensil, isi pensil mekanik (dkk). Terus si pensil sama pulpennya di susun.

Rika Cuma punya pulpen tiga, harusnya ada empat, jadi Rika balik badan minjem ke meja belakang

"oi, minjem pulpen satu…"

"buat apa ai kamu…?"

Rika nunjukin hasil (setengah) kerjanya ke temennya itu

"kamu tuh napain sih, aneh…"

*tanpa di ketahui sebenernya ada pisau nancep di kokoro ini…*

Setelah 'susunan' pensil sama pulpennya jadi, Rika senyam-senyum puas sambil tepuk tangan sendiri. Ternyata, yang di sebelah kiri Rika, lagi ngeliatin Rika dengan tatapan ni-anak-kenapa-sih, dan Rika Cuma ngebales si temennya itu senyam-senyum.

Berfikir 'sayang, udah bagus-bagus di bikin mesti di ancurin sekarang', jadinya hasil karya itu di diemin aja –dan Rika mulai dengan sesuatu yang mulai jadi kebiasaanya sekarang.

'nistain anak-anak Kurobas' *ohohohohh –ketawanista*

Daan, Rika mulai menggila lagi


.

.

.

*beratus-ratus tahun yang lalu…*

'koaak… koaak…' *BGM suara burung*

Pada zaman dahulu kala…

Tinggallah sekelompok manusia purba yang hidup di sebuah gua yang gelap. Mereka sedang tidak ingin keluar dari 'rumah'nya barang satu langkahpun hari ini –dan mereka memutuskan untuk duduk membentuk sebuah lingkaran dan membicarakan temani oleh beberapa api obor yang menyala tenang.

"hei… kira-kira apa ada sesuatu yang kalian inginkan -ssu..?" tanya pemuda purba bersurai kuning

"aku ingin sesuatu yang bernama 'vanilla milkshake', walaupun aku tidak tahu apa itu" jawab pemuda purba lain bersurai biru muda

"aku ingin mencari seuatu yang bisa memprediksikan nasibku dengan akurat -nodayo" kata pemuda hijau lumut

"aku ingin membeli obat mata untuk mataku yang tiba-tiba berubah warna seperti ini" kata seseorang paling pendek (kedua) bersurai merah yang sebenarnya merupakan ketua di gua itu.

"aku ingin makanan~" jawab malas si ungu yang paling gondrong

"aku ingin melihat dada wanita…~" oke, jawab paling ngaco dari seseorang yang hampir gak keliatan –karena gua itu sudah gelap, di tambah lagi si orangnya juga gelap. Jadi gelap+gelap=makin gelap /apasih.

Mereka semua terdiam, lalu tiba-tiba semuanya bersuara serempak

"tapi males keluarrrrr! –ssu/-nodayo" walaupun kalimatnya sama,tapi mereka tetep stay cool dengan gayanya masing-masing.

"hem… ,gimana caranya ya..?, biar bisa dapetin semua itu tanpa harus keluar..?"

.

Gara-gara biasanya gak pernah mikir sekarang jadi kebanyakan mikir,otak mereka jadi pada ngebul. Sampai Murasakibara berdiri mau pergi ke dapur cari makanan. Yang lainnya di tinggalin aja dengan masih banyak asap di atas kepala.

Beberapa lama kemudian, si ungu baru balik ke lingkaran tempat yang lainnya. Tapi dia bawa barang lain selain makanan.

"minna –chin…, aku menemukan sesuatu…"

Katanya sambil menunjukkan barang yang di temukannya –yaitu adalah sebuah tas.

Sebagai ketua di antara yang lainnya, Akashi mengambil inisiatif untuk membuka tas itu terlebih mereka semua ter tegun melihat isi tas tersebut.

"apa… itu..?" *muka yang bener-bener gak tau itu apaan*

Beberapa jam berlalu dan mereka semua masih memperhatikan benda 'itu' dengan curiga. Ingat, mereka orang purba. Aomine kesal dengan keseriusan yang ada –soalnya, di antara yang lain,Cuma dia yang gak pernah bisa seirus.

Akhirnya Aomine mengambil benda tersebut dan membukanya dengan tidak sabaran. Setengah dari bendaitu datar dan gelap. Dan setengah bagian lainnya terdapat banyak sesuatu yang seperti tombol.

Di antara banyak tombol tersebut ada satu yang beda warna. Jadi Aomine memutuskan buat mencet yang beda warna sendiri itu.

1 detik, 2 detik… *semua deg-degan*

Tiba-tiba setegah bagian dari benda itu kaget. Nyalanya terang banget. Dan mereka masih gak tau itu benda apa'an

Benda-macam-apa-ini?! –mungkin begitu arti dari air muka mereka.

Mereka diam. Memerhatikan bagian yang menyala itu. Di situ ada sesuatu yang jalan-jalan. ada berbagai warna yang muncul –dan tiba-tiba ada suaranya sedikit

'benda ini hebat…'

'benda ajaib…'

'apa barang ini jatuh dari kantong doraemon yang bolong?!'

'benda bodoh…'(?)

'benda ini harus bisa aku kuasai'

'ah, bukan makanan ya..?'

Dan yang ada di dalam layar itu tidak bergerak lagi. Isinya tidak bergerak kaget. Jangan-jangan baru sekali dipegang sama Aomine langung jadi rusak?!

Kuroko kepo, dan akhirnya dia maju dan mencoba menekan beberapa tombol yang ada di sana. Entah kenapa tiba-tiba bisa jadi ada kotak bertulisan 'search' di situ.

Kuroko mengklik kotak panjang yang ada di dekat tulisan itu dan mulai mengetik –mengeja kata vanilla milkshake' terakhir ia mengklik tulisan 'search'

Mereka memang manusia purba. Tapi mungkin otak mereka isinya ada beberapa yang enggak purba(?). mereka menunggu, dan ada yang makan, ada yang pura-pura gak merhatiin, ada yang keringat dingin.

Muncullah, sederetan tulisan.

Mereka berusaha susah payah membaca huruf-huruf tersebut. Kuroko yang paling cepat menyadari, di situ ada tulisan,

Bisa order vanilla milkshake di mana saja kami antar

Buru-buru Kuroko mengklik tulisan itu dan menunggu –dan muncul Tulsan berwarna merah

LOKASI DI LUAR JANGKAUAN

Dan Kuroko pun pundung, gara-gara di PHP'in sama benda asing.

Dan mereka masih gak tau itu benda apaan


.

.

.

Gara-gara keasyikan ngayal, sesuatu yang udah Rika susun itu kesenggol dan, jatuh dan berantakan.

'yaah…'

Temen Rika yang di sebelahnya Cuma ngetawain Rika

.

.

.

TBC or Fin..~(?)

.

.

Khu khu…~~

Ini jauh lebih garing dari yang kemarin… hueee /nangisdipojokan/ padahal udah dua terakhir, tapi fic ini jadi makin garing gara-gara Rika sudah terlalu menggila /ngomongapasihlo/

Dan tau gaak?!, tadi USnya terakhir! WAHAHAHAH! Dan besok fic ini chapter terakhir! OHOHOHOHOH! Dan, fic ini makin lama makin pendek aja deh... Dan tadi Rika lagi ngetik ini ketiduran tengah jalan… -_-

Btw, benda apakah 'itu'…? Hayoo~ pastipada gak tau /soktau

Besok yang terakhir! IPS! *semoga kagak garing deh*

.

Ini jawabannya apa minna?, gak ada cluenya~~ wakakakakk XD /just for fun!/

.

Follow? Fav? Pm? REVIEW? Di terima dengan senang hati ;)

.

.

RnR please ;)