"Sakura..."

"Ya Sasuke-kun?"

"Kalau udah besar nanti..."

"Mm?"

"...nikahnya sama aku aja ya?"

.

.

.

Disclaimer: Masashi Kishimoto

Summary: "Sakura..."/"Ya Sasuke-kun?"/"Kalau udah besar nanti..."/"Mm?"/"...nikahnya sama aku aja ya?"

.

.

.

Egois

Suati hari di bulan Agustus. Libur musim panas telah tiba. Dan itu terdengar menyenangkan sampai-sampai kita bisa merasakan kebahagiaan dari para siswa-siswa Konohagakure yang sudah bisa membuka memo rencana liburan mereka.

Begitu pula dengan dua orang yang kini sudah bersiap-siap dengan pakaian tropis mereka. Keduanya kini sibuk di kamar Uchiha bungsu yang ternyata belum mempersiapkan apa-apa selain dirinya sendiri.

"Sasuke-kun lama!" Gerutu si gadis berambut merah jambu sambil berguling malas di atas ranjang besar pemuda berkulit putih yang sudah menemani hidupnya sejak mereka masih menyusui.

"Hn," gumam pemuda berambut antik itu dengan malas merapikan beberapa perlengkapan musim panas mereka.

Pintu kamar terbuka dengan pelan, dan disana ada seorang pria dengan tubuh tinggi, rambut dikuncir dan senyuman ramah khas miliknya, "kalian sudah siap?" Tanya Uchiha Itachi sambil memperhatikan dua remaja yang kini masih bersantai-santai di kamar.

"Sasuke-kun belum selesai, Itachi-nii." Adu sang gadis berambut merah jambu sambil bangkit dari tidurnya.

"Hn, sudah. Aku sudah selesai." Kata Sasuke sambil menghentakkan kakinya kesal ke arah Sakura karena aduan gadis itu membuat kakaknya menatap Sasuke sangsi. Sakura hanya mencibir.

Ketiganya berangkat ke sebuah pantai asri di bagian barat Konohagakure, yang sekarang juga dijadikan tempat wisata bagi para penyandang keluarga berkelas. Disana ada sebuah vila besar dengan gaya Eropa membuatnya terasa spesial.

Sasuke ditarik paksa gadis berbikini merah itu ke dalam laut, gadis itu mau berenang katanya. Sakura berjalan ke tengah pantai, dan menatap Sasuke dari jarak lima meter.

"Sasuke-kun!" Panggil Sakura sambil melambai. "Cepat-cepat!"

Sasuke tetap berdiri sambil diteriaki anak perempuan dari keluarga kaya dan melirik hanya Sakura sekilas. Dan dari tatapan Sakura, Sasuke menebak-nebak apa kiranya yang direncanakan gadis berambut pink itu.

"Sasuke-kun cepet dong! Nanti aku tenggelam!" Kata Sakura memundurkan dirinya menuju ke tempat yang lebih dalam.

"Jangan bodoh, aku tahu kau perenang terbaik di SMP Konoha." Kata Sasuke sambil menguap.

Sakura menyelupkan wajahnya dan menggerutu sehingga membuat gelembung-gelembung di permukaan air. Ia diam-diam melirik Uchiha Sasuke yang terlihat dikerubungi gadis-gadis bertubuh mulus dan berbikini. Ia hanya ingin menyelam berdua sebentar dengan Sasuke, ia ingin menjauhkan aset berharganya –Sasuke – dari tatapan gadis-gadis remaja yang bertubuh sexy itu, tapi rencananya malah gagal.

"Sasuke-kun no baka," gerutu Sakura sambil mencoba berenang lebih jauh.

Sedetik kemudian ia bertubrukan dengan laki-laki berkulit pucat yang terlihat asyik mengambang di dekatnya. Pria berambut hitam itu segera meminta maaf. Sekilas Sakura merasakan wajahnya memanas ketika berbicara lebih jauh bersama pria yang memiliki senyum menawan itu.

"Haruno Sakura-san ya?" Kata laki-laki itu setelah Sakura memperkenalkan dirinya. "Nama yang indah, Sakura-san pasti sudah punya pacar ya?" Tanyanya namun sebelum Sakura menjawab, tiba-tiba seseorang memegang lengan gadis yang hampir terbang jauh itu dan membuat Sakura kembali ke dunia nyata.

Uchiha Sasuke menarik Haruno Sakura mendekat dan memaksanya bersandar di dada bidangnya, "hn, kenapa diam disini Sakura. Kita akan main voli di sebelah sana. Aniki sudah menunggu kita berdua dari tadi." Kata Sasuke dengan suara dan tatapan tajam yang jelas-jelas menyindir pria yang masih tersenyum.

Sakura merasakan senyumnya hambar, dan ketika Sasuke mengajaknya ke tepian agar bisa bergabung bersama Itachi yang sudah menyiapkan bola. Padahal ia baru saja ingin berkenalan dengan laki-laki tampan itu! Sialan.

Sasuke melirik laki-laki yang kini masih tetap mengawasi kepergian mereka, perlahan-lahan Sasuke menurunkan tangannya dari merangkul Sakura sampai di pinggang Sakura. Sasuke menyeringai.

Mata laki-laki itu berkilat kesal, dasar laki-laki egois.

.

.

.

OWARI

.

.

.

(A/N)

Gaje nih. Hahay! Ketemu saya lagi. By to the way -?- kemarin maaf ya saya malah ga jadi update, soalnya tepar gara-gara sakit #GA-NANYA

Hehe, tapi terimakasih ya atas review dan kesediaannya untuk membaca fic saya ini. Itu aja sih. Hehe, semoga kalian suka ya.

Special thanks to:

Iralarasati, namina88, renesmee cullen, Hoshi no Nimarmine, Novi Shawol'Elf, shawol21bangs, Afisa UchirunoSS, chii no pinkycherry, mako-chan, riani, Zee Uchiharuno, Tsurugi De Lelouch.

Review Please :)