title : love

warning : genderswitch, typo(s), geje, garing

bales review :

aaa : hehehe kalo itu, nanti ya pas mereka NC lagi okeh

guest : aish aish suka baek yang liar ya

devrina : iya maaf ya kalo NCnya kurang hot, aku masih pemula untuk pembuat NC, tenang aku usahain NC chap berikut-berikutnya di bikin hot

baby kim : maaf ya kalo datar, aku jadi gak punya ide gara gara ada tugas hehehehehe, iya chanyeol pindah

Rly. : iya baek itu gampang nangis chingu di sininya hehehehe, sama yeng liat yeol emang kai tapi di situ juga ada suho chingu, cuma suho gak tau kalo di situ ada kai hehehehehe

.3158 : aish chingu mereka kan masih sekolah, nanti gimana sekolahnya. iya yeol pindah, iya maaf soal penulisan nama yang gak tau kenapa ini

NopwillineKaiSoo : maaf chingu aku gak tau kalo testpack gak bisa di gunain langsung hehehehe, tapi kan baeknya lagi gak masa subur jadi gak hamil hehehehe

okeh makasih yang udah mau review, maaf kalo chap sebelumnya datar dan hambar

dan yang kali ini juga maaf kalo garing, maaf banget, aku gak punya ide,

sama mau minta ide nih, ci chap mendatang mau nyeritain soal kehidupan chanyeol yang di tempat baru apa fokus ke baekhyun aja, Minta Masukkannya YAAAAAAAAAA

okeh langsung aja

DLDR

.

.

.

.

REVIEW PLEASE, FAV, AND FOLLOW

.

.

.

.

HAPPY READING

.

.

.

.

CHAP 4

Baekhyun terbaring lemah di ranjang king size yang ada di kamarnya, setelah beristirahat di sekolah, dia di pulangkan untuk di periksa oleh dokter pribadinya karena keadaannya yang buruk

Eomma Baekhyun sangat cemas melihat putri tunggalnya tergeletak tak berdaya di ranjangnya,

dokter yang selesai memeriksa Baekhyun, dokter itu keluar dan berbicara pada eomma Baekhyun, karena appa Baekhyun sedang tak ada di Korea (biasa urusan pekerjaan)

"dok bagaimana keadaan putri saya?" tanya nyonya byun khawatir

"noona Baekhyun hanya kecapean, mungkin dia kurang istirahat, jadi biarkan dia beristirahat dulu nyonya" kata dokter tenang

"dan apa ada pantangan untuk anak saya makan dok?" tanya eomma Baekhyun lagi

"ah, saya rasa tidak, tapi saya harap dia tak terlalu kecapean, karena dia sangat lemah dan mudah sakit, saya harus segera pergi" jawab dokter itu

"ah, terimakasih dok" jawab nyona byun

"ya sama-sama nyonya" jawab dokter itu

Nyonya Byun masuk ke kamar Baekhyun, dia mengusap sayang kepala Baekhyun

"tidur yang nyenyak ya sayang~" gumam eomma Baekhyun, lalu eomma Baekhyun meninggalkan kamar Baekhyun

Saat kamar benar-benar tertutup dan terdengar langkah kaki menuruni tangga, Baekhyun bangun dari tidur pura-puranya, dia menangis sejadi-jadinya

"brengsek kau Park, kau meninggaklanku setelah menyetubuhiku? Brengsek kau, kemana sebenarnya kau Park" gumam Baekhyun di tengah-tengah tangisannya

KEESOKAN HARINYA

Baekhyun terduduk di ranjangnya, dia belum di bolehkan sekolah oleh eommanya

Aaaahhhh bosan sekali-batin Baekhyun

Di atas kasurnya sekarang ada ponselnya, lapotop, I-pad miliknya, tapi tentu saja itu tetap membosankan

Baekhyun menoleh ke arah jendela kamarnya, terlihat udara luar yang sedang cerah

Waaahhhh udaranya cerah, aku jadi ingin ke luar-batin Baekhyun

TOK TOK TOK TOK

"ya masuk" jawab baekhyun dari dalam, karena kamarnya kedap suara jadi tetap saja tak kedengaran ke luar

"HHHHAAAAAAIIIIII BAEEEEEEEKKKKKKKKKKK…." Teriakkan luhan memekakan kuping Baekhyun, sampai sampai dia menutup telinganya

"aish~ lulu, jangan teriak teriak, pendengaranku masih normal tau" jawab Baekhyun kesal sambil mempoutkan bibirnya lucu

Luhan langsung berlari ke arah Baekhyun dan diikuti 2 namja di belakangnya

"Baek kau tak apa? Apa yang sakit? Yang mana yang sakit? Apa rasanya sakit sekali? Apa perlu aku carikan dokter spesialis? Kau kapan masuk? Aku rindu" kata Luhan panjang lebar, Baekhyun yang mendengar hanya melongo

"Lu aku tinggal sehari, kau jadi seberisik ini? Hey Sehun apa yang kau masukkan pada makanan yeojachingu mu ini sehingga dia bisa sangat berisik dalam jangka 1 hari?" tanya Baekhyun bingung

Yahhh sekarang ada Sehun dan Suho yang ikut menjenguk Baekhyun, sebenernya sih di paksa Luhan

"tanyakan sendiri pada orangnya" jawab Sehun si muka datar (kadang-kadang)

"Lu kau rindu padaku, hanya aku tinggal 1 hari?" tanya Baekhyun dengan nada menggoda

"ya chagi~ bogoshipooo" jawab Luhan sambil mengerucutkan bibirnya, lalu memeluk Baekhyun

"hey berhenti melakukan itu" kata Sehun sambil memisahkan ke2 yeoja itu

Suho hanya terkikik melihat itu,

"Baek bagaimana keadaanmu?" tanya Suho memulai percakapan karena tadi sempat diam

"ahhh aku baik-baik saja" jawab Baekhyun dengan senyumannya

"mengenai Chanyeol-" kata-kata Suho terpotong oleh omongan Baekhyun

"sudahlah, aku sudah berusaha melupakannya, jangan kau sebut lagi nama namja itu" kata Baekhyun yang kini senyuman di wajahnya mulai memudar dan lebih memilih menatap kosong jendela di luar kamarnya

"tapi Baek, tolong jangan lupakan dia" mohon Sehun

"untuk apa aku mengingatnya Hun?" tanya Baekhyun sambil memicingkan matanya tak suka ke arah Sehun

"karena kalian saling mencintai, dan Chanyeol berjanji akan segera kembali" jawab Sehun mantap

"apa maksudmu?" tanya Baekhyun bingung

"jadi begini….."

#flashback

"ada apa Hun kau telepon malam-malam?" tanya Chanyeol sambil membuat the untuknya

"aku inginn bertanya soal pr Jung seongsangnim" jawab Sehun

"tumben, emang kamu gak bisa?" tanya chanyeol

"hehehehe bukan, aku lupa mencatat halamannya Yeol" jawab Sehun

"aigoo~ jadi gitu, sebentar ya" jawab Chanyeol

TING TONG TING TONG

Chanyeol membukakan pintu dan ternyata itu adalah bodyguard appanya

"ada apa ini? Kenapa kalian melakukan ini?" teriak Chanyeol karena tangannya di pegangi seperti tahanan

"maaf tuan muda, kami terpaksa melakukan ini karena tuan muda selalu bisa menghindar dari kami" jawab salah satu dari mereka

Sehun yang mendengar kegaduhan itu tentu tak berani buka suara, takut jika kedengaran ponsel Chanyeol akan di ambil

Saat Chanyeol di paksa memasuki mobil, Chanyeol berlari karena merasa mendapatkan celah untuk kabur,

Dia masih teringat jika sambungan teleponnya masih menyala

"halo Sehun kau masih di sana?" tanya Chanyeol terengah, karena sekarang dia sedang berlari karena di kejar oleh bodyguard appanya

"ne Chanyeol aku masih di sini, wae? Kenapa kau terdengar sedang berlari?" jawab Sehun khawatir (wajar sahabatnya)

"aku memang sedang berlari, Sehun aku mohon kabulkan permohonanku sekarang" kata Chanyeol masih berlari

"Yeol aku bukan ibu peri" jawab Sehun bingung

"aku tidak bercanda Hun, tolong jaga Baekhyun, katakana padanya tunggu aku, aku akan kembali bagaimanapun caranya, aku janji" suara Chanyeol terdengar menjauh, karena dia tertangkap

"KATAKAN ITU, AKU MENYAYANGINYA, MOHON TUNGGU AKUUUUU….."teriak Chanyeol dan di akhiri bunyi TUUT TUUT TUUT

Sehun mencoba menghubungi c=nomer Chanyeol lagi tapi gagal, sepertinya kartunya sudah di buang atau di patahkan

#endflashback

"jadi Baek ku mohon jangan lupakan dia, tunggu dia Baek" kata Sehun meemohon

Baekhyun menarik napas panjang sebelum berkata "apakah dia juga akan menungguku? Apakah dia akan benar-benar kembali?" tanya Baekhyun pada Sehun

"dia sudah berjanji Baek, janji adalah hutang, dan hutang harus di bayar Baek" jawab Sehun

Baekhyun kembali menarik napasnya "baiklah, tapi aku tak tau akan sampai kapan aku kuat menunggunya, kau ingat Hun setiap manusia punya batas kesabaran" jawab Baekhyun kini menatap ke 3 temannya

Baekhyun sudah menganggap 2 namja itu juga temannya

SKIIPP TIME (sorry kalau kecepetan)

"BAEKKK DI SINI…." Teriak Luhan dari dalam caffe

"hai… maaf aku terlambat" kata Baekhyun sambil duduk di sebelah Luhan

"sekarang apa alasan kau terlambat Byun?" tanya Lay kekasih Suho, yah dia juga sudah menjadi teman Baekhyun

"seperti biasa, eomma menyuruhku bertemu dengan namja anak kenalan appa" kata Baekhyun santai sambil meminum jus strawberry yang sudah di pesan teman-temannya

"dan kau?" tanya Sehun

"dan aku mengacaukannya" kata Baekhyun sambil cekikikan

"apa yang kali ini kau lakukan noona Byun? Meludah? Kentut? Muntah?" tanya Suho

"hahahahaah tidak~ itu kan sudah pernah, kali ini aku menceritakan tenang hal-hal berbau vulgar hahahahahaa~(tertawa evil)" jawab Baekhyun

"aish~ kau ini tak pernah berubah" jawab Suho

"yah begitulah, kalian tau kan aku masih menunggu si Park bodoh itu" jawab Baekhyun sambil mengalihkan pandangannya keluar caffe, karena tak ingin teman-temannya melihat mata Baekhyun yang kini mulai berkaca-kaca

"aish~ kalian tau? Setelah ujian kelulusan dan kita lulus, aku akan di kuliahkan di Eropa" kata Baekhyun terlihat lesu

"bagus dong, kemana?" tanya Luhan penuh antusias

"kata appa sih Paris" jawab Baekhyun lagi

"waaaahhh…. Aku pengen, itu kan kota Romantis" jawab Luhan girang

Baekhyun menark napas dan berkata "ya, Romantis buat pasangan seperti kalian" kini wajah Baekhyun tertunduk semakin dalam

"Ba-Baek mi-mianne, aku tak bermaksud-" kata-kata Luhan terpotong

"sudahlah Lu lupakan, kita kesinikan mau bicara soal Kegiatan Amal yang dilakukan sekolah kita, untung saja boleh campur kelas kelompoknya" jawab Baekhyun sambil menampilkan senyumannya

Dan teman-temannya tau Baekhyun tidak benar-benar tersenyum, dia menyembunyikan kesedihannya di balik senyumannya

Tapi mereka tak mau membuat Baekhyun semakin sedih, jadi mereka memutuskan untuk tidak membahas yang menyangkut soal Park Chayeol, karena namja itu memang benar-benar tak ada kabar hampir 1 tahun

"jadi apa yang akan kita buat dan sumbangkan?" tanya Lay memulai percakapan soal kegiatan mereka

Dan kini mereka sibuk membicarakan tugas mereka, oh ya sekarang sekarang mereka semua kelas 3, sebentar lagi ujian kelulusan

Baekhyun sih maunya di Korea sambil menunggu Chanyeol katanya mah, tapi appanya tetap memaksa Baekhyun untuk pindah ke Paris bersama sepupunya Kriss yang sudah menikah dan memiliki 1 anak

Selesai membahas kegiatan mereka, mereka mulai bergosip, sebenernya sih hanya ke3 yeoja itu yang bergosip Sehun & Suho hanya mendengarkan, biar gak kudet juga

SKIP TIME

Sekarang Baekhyun sudah berada di rumahnya, di antar HUNHAN, saat memasuki rumahnya Baekhyun kaget dengan suara appanya

"Byun Bakhyun bisa kita bicara sebentar" kata sang appa

Baekhyun duduk di depan sang ayah, "ne~ appa, ada apa?" tanya Baekhyun, sebenarnya Baekhyun tau kalau dia akan di marahi appanya karena merusak perjodohannya lagi

"Baek, appa ingin bertanya padamu?" kata ayah Baekhyun

"waeo appa?" tanya Baekhyun

"sini duduk sebelah appa, sudah lama appa tak memeluk putri kecil appa" kata tuan Byun menepuk sampingnya menisyaraytkan Baekhyun untuk duduk di situ

Baekhyun duduk di samping appanya lalu memeluk appanya dari samping

"ceritakan pada appa, kenapa kau selalu membuat masalah saat perjodohan?" tanya tuan Byun sambil mengusap rambut putri tunggalnya

"karena sudah ada namja yang aku cintai appa" jawab Baekhyun

"tapi kenapa appa tak pernah melihatnya?" tanya tuan Byun

"karena aku juga tak tau di mana dia sekarang appa" jawab Baekhyun bergetar, sekarang dia akan menangis

Appanya yang menyadari itu langsung memeluk erat putrinya

"menangislah sayang, kaluarkan semua yang kau rasakan, sudah lama appa tak mendengar keluh kesahmu" kata appanya

Baekhyun benar benar menangis, dia menangis sampai dia lelah dan tertidur, nyonya Byun menghampiri mereka

"eh? Apakah dia tertidur?" tanya nyonya Byun

"ya, dia habis menangis" jawab tuan Byun

"dia menangis waeo?" tanya eomma Baekhyun khawatir

"nanti aku ceritakan" jawab appa Baekhyun sambil menggendong putrinya ke kamarnya, walaupun sudah tak lagi muda dia tetap kuat

Setelah ayah Baekhyun turun, dia menghampiri istrinya yyang sedang duduk di ruang keluarga

"yeobo, sepertinya kita harus berhenti menjodohkan Baekhyun jika dia benar-benar tak mau, setidaknya sampai dia melupakan namja yang dia cintai yang entah pergi kemana, dan kita harus secepat mungkin memindahkan dia ke Paris, untuk melanjutkan usaha butikmu dan bersekolah" kata tuan Byun

"baiklah yeobo, kalau itu yang terbaik, mau bagaimana lagi, tapi apa kau tau nama namja itu?" tanya eomma Baekhyun

"tidak, Baekhyun tak menyebutkan namanya, bahkan saat dia menangis" jawab appa Baekhyun

SKIP TIME

Kini Baekhyun dan yang lainnya sudah mengikuti ujian akhir dan mereka lulus dengan nilai yang bagus-bagus

MALAM HARI

"Baek, jadi kau akan berangkat besok?" tanya Luhan dengan wajah sedihnya (sedih beneran ya)

"iya Lu, mian, aku harap kalian semua sukses ya di sini, tapi aku juga ingin kalian ke sana sekali-kali" jawab Baekhyun

"oh ya Baek, jadi kau akan mengambil jurusan designer?" tanya Lay

"yah begitulah, dari pada aku di paksa masuk management untuk mengelola perusahaan appa" kata Baekhyun\

"lalu kalau bukan kau, yang akan meneruskan perusahan appamu siapa Baek?" tanya Suho bingung

"kata appa, appa masih kuat, nanti yang menggantikannya adalah suamiku" jawab Baekhyun sambil memakan cakenya

"waw~ semoga kau mendapatkan pria yang baik ya Baek" kata Sehun

Baekhyun hanya tersenyum miris

KE ESOKKAN HARINYA

"Baek hiks jaga dirimu hiks baik-baik ya" kata Luhan sambil memeluk Baekhyun

"ne~ Lu, sudahlah jangan menangis lagi, aku janji akan terus mengabarkanmu" jawab Baekhyun sambil melepas pelukan Luhan

"Baekkieeeeeeee janga luupakan aku ya!" kata Lay yang langsung menangis di pelukan Baekhyun

"ne~ kau juga ya" jawab Baekhyun

"hey aku mau kau jaga Luhan dengan baik ya Hun" kata Baekhyun kini memeluk Sehun

"jika tidak, akan ku jodohkan dia dengan namja tampan di sana" bisik Baekhyun

"aish~ kau ini, tenang aku akan menjaganya dengan seluruh jiwa ragaku" kata Sehun mantap

Baekhyun melepaskan pelukannya dan memeluk Suho

"kau juga harus jaga dia dengan baik ya" kata Baekhyun

"selalu" jawab Suho

"Baek pesawatmu sebentar lagi berangkat" kata appa Baekhyun menghampiri ke 5 bersahabat itu

"ne appa, nanti di sana siapa yang akan menjemputku?" tanya Baekhyun sambil memberekan pakaiannya yang sempat berantakan

"mungkin supir Lee, supirnya Kriss" jawab appa Baekhyun sambil membawakan barang anaknya

"baiklah, AKU BERANGKAT YAAAAA….." teriak Baekhyun pada teman-temannya

"HATI-HATI BAEKKKK, JAGA DIRIMUUUUUU" jawab teman-temannya

Baekhyun memasuki pesawatnya, dan duduk di dekat jendela

Saat pesawatnya berangkat Baekhyun menatap luar jendela

"selamat tinggal Seoul, aku datang Paris" gumam Baekhyun lalu tertidur

.

.

.

TBC

.

.

.

.

.

OKEH, kita akan mulai petualangan di Paris untuk Baekhyun, Chanyeol dan cast baru, oh ya minta masukkan lagi, lebih baik pertemuin mereka secepat mungkin terus kasih konflik, apa mereka punya pasangan terus ketemu, minta masukan yaaaaa...

see you next chap...

pay pay :)