Last Chapter T_T
Guardian Heart
Naruto only milik Masashi Kishimoto-sama
But,
This fanfic is Mine ^_^
FriendShip : SAKUINO
Rated : K+
But,
Warning!
This Fanfic is many Typo, OCC, Kalimat masih berantakan, dan Kurang jelas.
Jadi, Kyou minta Bantuan Review-nya dan Pengertiannya. ^_^
Arigatou
'SWING'
Suara kepakan sayap.
" Haaaahhh…..Selesai sudah Tugasku! "
'SWING'
Suara kepakan sayap.
" Haaaahhh…..Selesai sudah Tugasku! "Ujar sosok transparan bermata onyx yang menatap kediaman Yamanaka dari atas. Sambil menarik tangannya untuk melepaskan rasa lelah, dia tersenyum tipis melihat pemandangan dibalik dinding besar disana.
"Sudah selesai,Sasuke?" Suara yang amat dikenalnya membuat bayangan tampan itu menoleh kesamping.
Dan benar saja. Disampingnya, teman-temannya yaitu…..
Bayangan pemuda bermata lavender dan berambut coklat panjang dan sepasang sayap putih yang indah.
Bayangan pemuda bertato segitiga dipipi yang memiliki satu taring digiginya serta sepasang sayap coklat elegan.
Dan bayangan pemuda berambut hitam yang berbentuk menyerupai nanas dengan mata yang mengantuk serta sepasang sayap hijau yang menawan.
"Hem. Kalian juga sudah selesai?" Tanya makhluk yang dipanggil Sasuke tadi.
"Aku! Inuzuka Kiba. Tentu saja sudah selesai membuat anjing dan kucing keluarga Chouji Neji, berhasil membuat Hinata-chan dan Naruto berbaikkan. Dan Shikamaru….
…..berhasil membuat Konohamaru tidak malas lagi." Kata makhlukyang bernama Kiba tadi.
"Hei. Shika. Kau benar berhasil membuat Konohamaru tidak malas? Bukankah kau juga pemalas…." ejek Sasuke kepada bayangan berambut nanas.
" Memang merepotkan. Tapi, akhirnya aku berhasil kan?"
" HUAAHHH….Ayolah kembali. Aku sudah mengantuk." Ujarnya dengan nada malas.
"Dasar Shika. Eh. Sasuke. Ku lihat, kau mengalami dua perubahan bentuk. Satu, menjadi Sakura Haruno dan kedua….
…..menjadi Deidara Yamanaka, apakah… misimu sesulit itu?" tanya bayangan berambut coklat.
"Emm. Tidak juga Neji. Hanya saja, aku ingin semua berjalan lancar dan cepat. Kau tau kan? Perempuan itu lebih rumit dan merepotkan." Jawabnya dengan nada datar.
"Ya. Memang benar. Tapi…. apa kau tak takut pada King ? " Balas Neji.
"Kenapa?"
" Kita dilarang menggunakan banyak perubahan bentuk, bukan?"
" Bukan banyak. Hanya dua. Nanti, akan kujelaskan pada ayah."
" Terserah kau lah."
" Ne- Sasuke, yang ku tau, kau selalu mengawasi gadis itu. Apa kau tidak takut akan jatuh hati padanya?" Pertanyaan Shika membuat Sasuke menaikan sebelah alisnya.
"Benar juga. Kau tau,kan? Kita juga dilarang untuk jatuh hati pada manusia." Neji menambahakan. Sasuke diam sejenak lalu menatap seseorang yang menjadi bahan pembicaraan mereka.
" Tidak. Aku tidak dan tidak akan jatuh hati padanya." Ujar Sasuke penuh keyakinan.
"Apakah benar begitu Sasuke?" Sasuke menoleh bingung pada Kiba.
"Sepertinya….tadi….. kau menikmati pelukan dari Sakura Haruno diatap sekolah?" goda Kiba diikuti lirikan Neji dan uapan Shikamaru.
" Aku bilang, aku tak akan pernah!" Setelah mengatakan itu, pemuda abstrak berambut mencuat kebelakang langsung membentangkan sayapnya yang bewarna biru gelap dan mengepakkannya dengan keras menuju langit meninggalkan ketiga temannya.
" Kau ini Kiba. Kenapa selalu menggodanya?" Ujar Neji lalu menyusul Sasuke dengan sayap putihnya.
"Haahh…..merepotkan." Kata Shikamaru yang kemudian mengepakkan sayap hijaunya dengan malas.
"Haaa? Kenapa aku ditinggal? Tunggu! Neji!...Shika! HOOOIIII! Kenapa aku yang terlihat salah? Kalian juga lihat adegan itu kan? Ada Semburat pink diwajah Sasuke kan? Sasuke suka Sakura Haruno,kan? " Teriak Kiba -yang tentu saja tak menimbulkan suara apapun disekitarnya- sambil mengejar ketiga sahabatnya dengan sayap coklatnya.
-Sementara itu...-
"Eh? Ino-chan? Kau mendengar ada yang memanggilku?" Tanya Sakura.
" Eemmm…..Tidak. Mungkin kau salah dengar, Saku-chan..." Jawab Ino.
" Emm...mungkin saja ya..." Katanya sambil mengangguk-nggaruk kepalanya pelan.
"Ayo! Saku-chan...kita habiskan makanan inii!" Ujar Ino dengan semangat yang membuat Sakura tertawa dan mengabaikan apa yang didengar tadi.
'Terima kasih! 'hati nurani' ku! Berkatmu...aku kembali dengan Ino-chan! Dan...Aku harap. Aku dapat bertemu dengan dirimu lagi….. My heart!' Batin Sakura sambil menyentuh tempat organ hatinya berada lalu melihat wajah bahagianya Ino, Sahabatnya.
_Di Langit _
" Tentu saja Sakura...Kau akan melihatku lagi..'' Bisik Sasuke yang masih terbang bersama teman-temannya sambil tersenyum kecil.
"Apa Sasuke? Kau bicara apa?" Tanya Kiba yang mendengar dengan samar.
"Apa? Memangnya aku bicara apa?" kata Sasuke tak peduli lalu mengepakkan sayapnya lebih kencang.
" DASAR BAKA! SAYAPMU MASUK KE MULUTKU TAU! KAU MAU BALAPAN DENGANKU? HAAHHH? AWAS SAJA!" Teriak Kiba lalu mengejar Sasuke yang sudah jauh diatas.
" Haahh….Semoga, Sasuke benar-benar tidak akan jatuh hati pada manusia itu." Kata Neji dengan nada khawatir, lalu mempercepat lajunya meninggalkan Shikamaru yang ...
" Haaaahhh...sungguh merepotkan..." Dengan santai menuju langit ke-tujuh.
Tempat istana…
Para…..
Guardian Heart.
Dan Akhirnya…..
Malam yang dingin itu…
Menjadi hangat.
Karena Kebersamaan Persahabatan.
Yaitu…..
Dengan Ino yang mengira Sakura memberikan kejutan untuk ulang tahunnya. Dan, Sakura yang mengira Ino benar-benar tidak mempermasalahkan sifatnya akhir-akhir ini. Dan juga! jangan lupakan Deidara yang benar-benar akan mendapat ice cream besok.
Dan Sakura tak pernah…
Bukannya tak pernah. Hanya saja…..
Belum tau jati diri dari bayangan….
Yang dipeluknya diatap sekolah.
Yang sebenarnya…
Bukan 'hati terdalamnya'.
Melainkan...
.
.
.
.
'Malaikat Hatinya'
.THE END.
Huuaaaa…Akhirnya Kyou berhasil menyelesaikan friendship ini. Gimana readers? Memang, masih jauh dari kata perfect. Tapi, Kyou akan berusaha lebih lagi! Beri Kyou Semangat ya...^^
Ada yang minta Cerita Lanjutan? *Puppy eyes no jutsu*
Anyway,
Thanks for Reading, Minna... ^_^
Hope you like it.
