Akashi Seijuurou Hidup Journal
By. Tsuki no Kurobara
Sangkalan © Fujisaki Tadatoshi
Akashi Seijuurou Hidup Journal © Tsuki no Kurobara
Chara:
1. Akashi Seijuurou
2. Prof. Akashi
3. Kuroko Tetsuya
4. Satsuki
5. Kiseki no Sedai
6. beberapa karakter dari Iroko dan
Genre: keluarga, persahabatan, sakit hati / kenyamanan.
Warn : Semua characters sekolah di TEIKOU, Akashi POV. Typo masih bertebaran.
BAGIAN 4: Chuugakosei
Author POV
Akashi Seijuurou, 9 Tahun, kelas 1 SMP, mulai hari ini berstatus sebagai salah satu murid di SMP Teiko. Seragamnya-nya tampak sangat longgar di tubuh si pemuda bersurai scarlet.
"Apa tidak ada seragam yang lebih pas?" Tanya Akashi sambil menggerak-gerakkan lengan Seragamnya yang kepanjangan
"Maaf tuan muda, kami belum sempat mengecilkan Seragamnya ini." Kata Tanaka
"Ya sudahlah. Antarkan aku kesekolah sekarang. Aku masih belum hafal jalan" Kata -perintah- Akashi sambil menerima tas sekolahnya dari salah satu maid-nya.
- (O - "") -
Akashi POV
"Hey, lihat. Anak kecil kok nyasar ke SMP sih?"
"Dia kawaii banget, Seragamnyanya kebesarannn"
"Kyaaa aku mimisan"
Begitulah suara-suara dari beberapa murid di SMP Teikou ketika aku melangkahkan kaki keluar dari mobil yang mengantarku ke sekolah. Aku mengernyit kesal akibat kebisingan di sekitarku, tanpa fikir panjang aku bergegas berlari kedalam gedung sekolah untuk mencari ruang guru.
Tapi ternyata tidak mudah untuk menemukan berisi manusia-manusia paruh baya yang notabenenya adalah guru-guru di SMP Teiko. Setelah selamat dari siswa-siswa shotacon, sekarang aku harus menjadi anak hilang di sekolah yang sangat luas. Apakah aku kurang sial di awal aku masuk ke sekolah?
"hei dek, kau tersesat?" tanya suara baritone dari balik punggung Akashi
"kimi… dare? (*kamu siapa?)" tanya Akashi sambil membalikkan tubuhnya.
Dihadapan Akashi saat ini berdiri seorang laki-laki dengan mata yang ditutup sebelah oleh rambut hitamnya. Ia terlihat suram menurutku.
"aku Himuro Tatsuya, kelas 8-2. Kamu siapa?"
"Akashi Seijuurou" jawabku singkat
"lalu, Akashi-kun, kamu mau kemana? Kamu terlihat bingung"
"aku ingin mencari ruang guru" jawabku pelan
"ruang guru? Mau ku antar? Jalannya agak berkelok-kelok"
Aku mengagguk. Ternyata si suram bernama Himuro Tatsuya ini sangat baik.
"kamu kenapa ada disini?" tanyanya saat kami sudah berjalan menuju tempat tujuanku.
"aku ikut akselerasi dan berakhir disini'" jawabku
"berarti kamu sangat pintar ya?"
"lumayan"
"nah, sudah sampai" aku menengok ke atas, melihat plat bertuliskan Teacher's Room
"terima kasih atas bantuannya" ujarku sambil menunduk hormat.
Ia tersenyum lalu pergi. Aku melangkah memasuki ruangan tempat para guru bersemayam. Kata-kataku lebay? Aku memang ooc kok.
Aku mengetuk pintu ruangan itu pelan sambil sedikit mengintip sedikit ke dalam ruang guru, berharap ada orang yang akan me-notice kehadiranku.
"sumimasen" kataku sambil menengok sedikit ke dalam.
Seorang guru tersenyum padaku, ia melambaikan tangan tanda aku harus mendekat padanya. Dengan langkah ragu-ragu aku mendekat padanya. Ini pertama kali aku masuk SMP mana mungkin aku tidak tegang.
"kamu, Akashi Seijuurou yang ikut kelas akselerasi itu bukan?" Tanya guru itu ramah
Aku mengangguk
"baiklah, aku Hinami Itsuka, panggil aku Itsuka-sensei. Aku wali kelasmu di kelas 10-1" Katanya sambil tersenyum ramah. Akupun ikut tersenyum.
Inilah saat pertama aku masuk dan mengenal apa yang belum pernah diajarkan Prof. Akashi padaku. Bersamaan dengan masuknya aku ke SMP saat itu pula, kehidupanku yang baru telah dimulai.
"latihan kali ini kita kedatangan anggota baru, dia bergabung dengan kita di string 3 mulai hari ini" kata pelatih Reiji sambil menatapku.
"namaku Akashi Seijuurou, kelas 10-1. Mohon bantuannya" kataku
"Mustahil, kamu kan anak yang kemarin menantangku bermain one-on-one di lapangan?!" Pekik Daiki
"Waaa Akashicchi ternyata kamu udah SMP ssu" girang Ryouta sambil menatapku dengan bling bling imajinasi di sekitar matanya.
"Konnichiwa senpai tachi" sapaku pada mereka ramah.
"Kalian mengenal Akashi?" Tanya Reiji pada Daiki dan Ryouta.
"Tentu saja aku mengenalnya, dia yang pertama kali mengalahkanku dalam one-on-one" geram Daiki kesal.
"Aku kenal dia ssu. Dia anak manis yang berhasil membuatku takjub, Akashicchi memang sugoii" kata Ryouta dengan nada cerianya.
"Anak ini mengalahkan Aomine? Aomine Daiki si Ace String 1?!" Tanya Reiji yang tampak tidak percaya.
Daiki dan Ryouta mengangguk.
"aku mengenal mereka kok, kantoku" jawab ku santai
"lalu, Aomine-kun kalah?" tanya Kantoku lagi sambil menatap Daiki dengan tatapan tidak percaya
Kudengar Aomine berdecih pelan dan Ryouta mengangguk dengan semangat.
"Kiseko no sedai kalah? yang benar saja..." kali ini Reiji menatapku horor
"ada apa?" tanyaku -sok- polos
"Aomine-kun, Kise-kun bawa semua teman-teman kalian di string 1. kita akan adakan test kenaikan string HARI INI JUGA"
"APAAA?!" jerit si kepala navy dan blonde itu bersamaan
to be contiuned...
Review buat cerita tsuki dong ^w^
arigatou udah baca cerita abal tsukiii~
see you
Tsuki no Kurobara
