myungsoo menatap jijik pria yang sedang mengobrol berdua dengan kekasihnya, siapa yang gak kesel sih liat pacar sendiri lebih milih ngobrol sama orang lain ketimbang kita . whattt ? kita ? lo aja kali gw enggak #author ditimpuk myungsoo -..-

setelah menunggu setengah abad yang mengesalkan #menurut myungsoo, akhirnya teman woohyun yang diketahui bernama sungyeol itu pamit pulang dan segera menghilang dari hadapan woohyun

myungsoo menghela nafas lega akhirnya pria tiang listrik sialan itu pulang juga -_-

woohyun menghampiri myungsoo setengah berlari, setelah sampai. lelaki manis itu mendudukan dirinya di kursi taman sebelah myungsoo

" udah puas kencan sama teman lama nya ? " tanya myungsoo separuh mengejek, membuat woohyun manyun seketika

" lo kenapa sih ? lu cemburu ama sungyeol yah ? " tanya woohyun setengah menggoda myungsoo yang mulai gelagapan

" iya kalo gw cemburu kenapa ? " akhirnya myungsoo mengaku setengah marah, sementara woohyun tertawa terbahak - bahak

" ahahaha lo lucu banget sih ," ujar woohyun dengan berderai air mata karena banyak ketawa

" wajar dong gw kan pacar lu " sungut myungsoo tak mau kalah, woohyun menatap myungsoo seraya tersenyum lembut

" kamu tau ga ? perasaan aku waktu liat kamu di gosipin sama cewek - cewek lain disekolah? waktu kamu deket sama salah satu dari mereka ? " tanya woohyun dengan wajah menunduk

" aku sedih bercampur kesel saat liat kamu di deketin gadis - gadis dan digosipin sama mereka, aku gabisa lakuin apa - apa karena aku cuman orang biasa. sedangkan kamu anak pemilik sekolah ini " ujar woohyun dengan nada bergetar, butir - butir air mata berjatuhan mengenai celana jeans birunya

myungsoo merengkuh woohyun ke dalam pelukannya

" maaf, maaf kalo aku nyakitin kamu " lirih myungsoo sembari mengusap - usap rambut woohyun lembut, myungsoo mengangguk

" jangan pernah tinggalin aku, " ucap woohyun sembari mengusap punggung myungsoo pelan, myungsoo mengangguk

" pasti.."

leave a review please :D