: maaf clan Hitsugaya tidak mempunyai Sharingan, tapi kalau master Genjutsu akan saya pikirkan.
Afdal: rahasia
7x: iya
Yuriko rin: nanti ada tapi masih lama
Q: kalau itu pasti
Nara naruto: thaks sudah diberi tahu.
Romi uzumaki: akan terjawab dicahper ini
Dark namikaze ryu: kalau maksud Kirito itu saya tidak akan memberi tahu, karna itu adalah salah satu rahasia besar fic ini, clan Hitsugaya tidak mempunyai sebuah Doijutsu, kalau senseinya akan terjawab dichapter ini.
Arif303y: kalau maksud Kirito saya tidak akan memberi tahu karna itu salah satu rahasia besar fic ini kalau Asuna memang bukan roh Zanpakotou.
Samsuale: Asuna bukan roh Zanpakotou
Terimakasih yang sudah review, kita langsung kecerita aja.
.
Disclamer:
Naruto Hanya Punya Masashi Kishimoto
Naruto: Naruto Hitsugaya
Raiting: M
Genere: Adventur dan Romance
Pairing: Naruto x Naruko
Warning: Gaje, abal, OC, OOC, Typo, dan lain hal sebagainya.
.
Chapter 4
.
Naruto, Naruo, Lyon dan Hinata menatap Jounin yang akan menjadi pembimbing sekaligus Sensei mereka nanti.
Sang Jounin yang menggunakan sebuah pakaian khas Jounin Konaha memakai sebuah masker dan hanya memperihat mata kanannya, sedangkan mata kirinya ditutupi oleh sebuah hittai Konoha yang dipasag miring.
Sang Jounin bermasker, yang mempunyai rambut berwarna perak segera mengalihkan pandanganya dari buku bertulisan 18+ dan menatap 4 orang yang akan menjadi calon murid bimbingannya.
"baiklah pernealkan diri kalian masing-masing" ucap sang Jounin bermasker yang memberikan perintah kepada calon murid didikannya.
"kenapa tidak kau duluan sensei" ucap Naruto dengan datar. Sang Jounin bermasker menghela nafas dan mulai berbicara.
"perkenalkan nama ku Kakashi Hatake, hal yang aku suka kalin belum cukup umur, hal yang tidak ku suka kalian tidak perlu tahu, cita-cita ku belum terfikirkan" calon-calon murid didikannya swatdrop mendengar perkaan dari Jounin bermasker bernama Kakshi.
"kita Cuma dikasih tahu namanya" batin Hinata dan Naruko.
"sekarang giliran mu nona Hyuga" ucap Kakashi yang memberi perintah kepada Hinata untuk memperkenalkan diri
"nama ku Hyuga Hinata, hal yag aku suka, bersama dengan teman-teman ku, dan bersama dengan Lyon-kun, hal yang tidak ku suka, adalah orang yang membeda-bedakan orang lain tanpa menggetahui siapa sebenarnya mereka, cita-cita ku ingin menjadi Konoichi terhebat dan menjadi ibu rumah tangga yang baik untuk Lyon-kun" ucap Hinata yang memberikan perkenalan. Dan mendapatlan sebuah senyuman manis dari sang kekasih.
"baiklah selanjutnya kau" ucap Kakashi yang menunjuk Lyon, dan memberi perintah Lyon agar memperkenalkan dirinya.
"perkenalkan nama ku Lyon Vastia, hal yang aku suka, latihan, bersama dengan teman-teman ku, dan berkencan dengan Hinata-chan, hal yang tidak aku suka pembantaian, perang, dan orang yang suka mengabaikan orang lain, cita-cita ku ingin membangun clan ku kembali" ucap Lyon yang memberi kenalan. Sedangkan Kakashi hanya menaikan alisnya saat mendengar cita-cita dari Lyon.
"satahu tidak ada clan Vastia di dunia Shinob ini" batin Kakashi.
"selanjutnya kau pirang" ucap Kakashi yang memberi perintah Naruko, untuk memperkenalkan dirinya.
"perkenalkan nama ku Naruko Uzumaki, hal yang aku suka latihan, teman-tema ku, dan bersama dengan Naruto-kun, chal yang aku tidak suka, orang yang menggagap orang lain lemah, ita-cita ku ingin menjadi sebuah Konoichi terkuat atau ibu rumah tangga yang baik untuk naruto-kun" ucap Naruko yang memberikan perkenalan dan memberikan sebuah senyuman manis kepada Naruto. Sedangkan Kakashi yang mendengar itu hanya tersenyum dibalik maskernya.
"Sensei ternyata anak mu sudah mendapat sebuah kekasih yang baik dan hebat ya" batin Kakashi.
"selanjutnya kau yang terakhir" ucap Kakashi yang menyuruh Naruto untuk memperkenalkan dirinya.
"nama ku Naruto, hal yang aku suka, latihan, perdamaian, bersama dengan teman-teman ku, bersama dengan keluarga baru ku, dan bersama dengan Ako-chan, hal yang tidak aku suka pemantaian penindasan, peperangan, orang yang sombong dan arrogant karna terlahir dari clan ternama, cita-cita ku ingin ingin membangun clan ku kembali bersama dengan Ako-chan, dan membunuh 4 orang yang sudah masuk target dalam blacklist ku" ucap naruto yang memperkenalkan diri, dan walaupun terkesan datar, tapi Kakashi tersenyum dibalik maskernya.
"sepertinya kau akan menarik Naruto" batin Kakashi.
"baiklah besok kalian berkumpul pagi-pagi di Training Ground 9, besok kita akan mengadakan tes, dan aku sarankan kalian jangan sarapan atau kalian akan memuntahkannya" ucap Kakashi dan langsung pergi dengan Shushin. Naruto dan yang lainnya membulatkan matanya saat mendengar ucapan Kakashi.
"APA"
.
Naruto, Naruko, Lyon, dan Hinata memasuki kedalaman sebuah hutan yang dikenal dngan nama hutan kematian. Ketika mereka ingin memasuki lebih dalam mereka dihadang oleh 3 orang Anbu Root.
"mau apa kalian?" Tanya Naruto dengan datar, dan menatap 3 orang Anbu Root didepanya dengan tatapan tajam.
"kami kesii ingin mengajak Naruko Uzumaki masuk kedalam organisasi Root, tapi sisanya harus mati disini" ucap salah satu Anbu Root.
'coba saja kalau kalian bisa" balas Naruto dengan datar. "Naruko, dan Hinata kalian lawan kiri, Lyon kau lawan yang kanan, dan aku sisanya" ucap Naruto yang memberikan perintah kepada teman-temannya, dan kekasihnya.
"baiklah kalau itu mau mu Naruto" balas Lyon, dan segera merogoh kantong ninjanya dan mengambil sebuah kunai yang dihiasi dengan kertas peledak, dan segera melempar ke 3 orang Anbu Root yang ada didepannya.
DUUAAARRR
Setelah Lyon melempar kunai yang dihiasi oleh kertas peledak 3 Anbu langsung berpencar keberbagai arah.
Kini dihadapan Naruko dan Hinata terdapat satu orang Anbu Root. Naruko dan Hinata hanya memandang datar Anbu Root yang ada didepannya.
"baiklah Naruko Uzumaki kau bisa ikut dengan kami, tanpa adaya kekerasan" ucap Anbu Root yang ada didepan mereka.
"untuk apa ikut dengan kalian, yang notabadnya adalah kumpulan orang tidak jellas" balas Naruko dengan datar.
"kalau begitu bersia-" ucapan Anbu Root itu terpotong ketika melihat Hinata sudah ada didepannya, dan mengayunkan pedang tipisnya.
TRANK!
Karna orang yang dihadapi oleh Naruko dan Hinata adalah seorang Anbu, maka serngan Hinata tadi yang bahkan kecepatannya hanya mampu dilihat oleh Sharingan mampu ditahan oleh Anbu Root tersebut menggunakan tanto yang ada dipunggungnya.
Hinata segera meloncat salto kebelakang, tapi saat Hinata baru salto kebelakang, Anbu Root itu dikejutkan oleh Naruko yang ada didepannya, dan mengayunkan pedang tipisnya.
'POFT'
Anbu Root yang berhasil ditebas oleh Naruko berubah menjadi sebatang kayu. Naruko yang melihat itu hanya mendecih tidak suka.
"cih, kawarimi" ucap Naruko dengan kesal.
"Katon: Gokakyou no Jutsu [jutsu bola api]" sebuah bola api berukuran sedang mengarah pada Hinata dan Naruko dari belakang. Mereka berdua merasakan datangnya bahaya dari belakang, segera menengok kebelakang.
BLAAARRRR
Serngan bola api berhasil dihindari oleh Naruko dan Hinata yang melompat berlawanan arah, Hinata kekiri, dan Naruko kekakanan.
Naro dan Hinata segera menatap orang yang menyemburkan bola api tadi, yang tidak lain adalah Anbu Root yang mereka hadapai.
"sial ii akan sulit" batin Anbu Root.
"sial ternyata benar rumor tentang Anbu Root" batin Naruko. Naruko dan Hinata saling menatap dan mengangguk.
Hinata dan Naruko langsung berlari kearah Anbu Root itu dengan memegang pedangnya masing-masing. Anbu Root itu segera siaga untuk menahan serngan selanjutnya. Tanpa diduga Hinata menambah kecepatan berlarinya hingga didepan Naruko, dan langsung mengayunkan pedangnya ke Anbu Root itu.
Anbu Root itu terkejut karna serngannya benar-benar cepat, tapi karna reflex yang bagus Anbu Root itu berhasil menahan serangan HInata.
TRANK!
Tanto Anbu Root dan pedang Hinata saling beradu satu sama lain hingga menimbulkan percikan api.
"switch" Hinata mendegar Naruko berucap 'switch' segera melompat kekiri. Sedangkan Anbu Root itu memandang heran. Tapi Anbu Root itu dikejutkan oleh Naruko yang sudah ada didepannya yang sedang mengayunkan pedang tipisnya yang ia aliri cakra.
Karna Anbu Root itu mempunyai reflex yang bagus, Anbu Root itu dapat menghindar, tapi sayang tangan kiri Anbu Root itu terkena ayunan pedang Naruko, dan mengakibatkan tangan kiri Anbu Root itu putus.
"sialan kalian" ucap Anbu Root dengan geram dan memegangi tangan kirinya yang sudah putus.
"kita akhiri saja disini" ucap naruko dengan datar. Naruko dan Hinata segera menerapkan sebuah handseal jutsu.
"Katon: Hokou no Jutsu [jutsu semburan api]"
"Futon: Kamikaze no Jutsu [jutsu tornado angin]"
Jutsu yang dikeluarkan oleh Hinata dan Naruko menjadi satu, menjadi sebuah tornado api yang sangat besar.
"good bye"
BLLAAAARRRRR
Setelah Naruko dan Hinata mengucapkan kata 'good bye' tornado api yang diciptakan oleh Naruko dan Hinata bersatu langsung menghantam tubuh Anbu Root itu hingga terbakar menjadi sebuah debu.
.
TRANK!
Pedag milik Lyon dan tanto milik Anbu Root itu saling beradu satu sama lain yang menimbulkan sebuah percikan api. Merasa seimbang mereka berdua segera mundur kebelakang, dan mendarat dengan sempurna.
"sepertinya teman mu sudah sampai neraka" ucap Lyon dengan dingin.
"sialan kau bocah" ucap Anbu Root itu dengan geram. Lalu Anbu Root itu mulai menerapkan sebuah handseal Jutsu.
"Katon: Gokakyou no Jutsu [jutsu bola api]" sebuah bola api keluar dari mulut Anbu Root itu. Bola apa yang dikeluarkan oleh Anbu Root itu mengarah ke Lyon. Lyon yang tidak mau mati konyol segera membuat sebuah jutsu dengan handseal tangan.
"Hyoton: Sankoriryu Shirudo no Jutsu [jutsu perisai 3 kepala naga es]" didepan Lyon langsung terbentuk sebuah 3 kepala naga es yang melindunginya dari bola api berukuran besar yang dikeluarkan oleh Anbu Root itu.
BLLAAAARRRR
Ledakan terjadi karna benturan dua jutsu yang berbeda elemen. Asap menggumpul menjadi satu diarena pertandingan Lyon dan salah satu Anbu Root itu. Saat asap menghilang Anbu Root itu langsung shok, karna kini tubuhnya sudah dikepung oleh 1000 pedang es yang mengelilingi tubuhnya.
"sampaikan salam ku kepada penjaga neraka" ucap Lyon dengan dingin
"Good Bye"
JLEB!JLEB!JLEB!
Setelah Lyon mengucapkan kata 'Good Bye' pedang-pedang yang mengelilingi tubuh Anbu Root itu langsung menembus tubuh Anbu Root itu.
"sunguh melelahkan menggunakan satu jutsu rank S dan A" batin Lyon.
.
"sepertinya dua teman mu sudah sampai di neraka" ucap Naruto dengan seringan menampel dibibirnya.
"dan sekarang giliran mu sampah" ucap Naruto yang langsung berlari dengan kecepatan tinggi, dengan mengayunkan pedang Elucidator ke Anbu Root yang ada didepannya.
TRANK
Anbu Root itu berhasil menahan ayunan pedang Elucidator dengan tato miliknya. Sebuah percikan api keluar saat pedang Elucidator dan tanto milik Anbu Root itu saling beradu.
CTAR.
Tanto milik Anbu Root itu terbelah menjadi dua karna tidak mampu menahan kekuatan Elucidator. Anbu Root itu segera mundur kebelakang dengan salto. Saat masih diudara Anbu Root itu menerapkan sebuah handseal jutsu.
"Katon: Garyuuka no Jutsu [jutsu naga api]" dari mulut sang Anbu Root keluar sebuah naga yang terbuat dari api mengarah ke Naruto. Naruto segera menerapkan sebuah handseal jutsu untuk menahan serngan milik Anbu Root itu.
"Hyoton: Hyouheki [perisai es]" tercipta sebuah perisai es didepan Naruto yang melindungi Naruto dari jutsu naga api yang mengarah padanya.
DUUAAAARRR
Ledakan terjadi karna benturan dua jutsu yang berbeda elemen. Asap mengumpul menjadi satu kana ledakan itu. Saat asap menghilang menampilkan sosok Anbu Root dan Naruto yang masih berdiri dengan tegap.
"baiklah akan aku selesaikan sekarang" ucap Naruto dengan datar. Lalu tangan kirinya segera mengambil pedang Dark Relpulser yang dari tadi belum digunakan olehnya.
Kedua pedang Naruto yang ada ditangan kiri dan kanannya mengeluarkan sebuah aliran listrik berwarna putih, yang diketahui Naruto mengalirkan elemen listriknya.
"Nito-ryu [aliran pedang ganda]"
WUSHH
Setelah Naruto mengucapkan nama kenjutsunya, Naruto langsung menghilang dan muncul kembali didepan sang Anbu Root. Anbu Root itu yang terkejut, tidak dapat menghindari setiap tebasan dua pedang Naruto.
CRAZ!CRAZ!CRAZ!
Tubuh Anbu Root itu kini penuh dengan luka parah akibat tebasan dua pedang Naruto. Tapi serngan Naruto belum selesai. Naruto menghilang lagi dan muncul didepan Anbu Root itu lagi.
"akan aku akhiri sekarang" guman Naruto
"Starbust Stream" setelah mengucapkan kata itu kecepatan Naruto langsung meningkat 10x lipat dari yang tadi. Naruto terus menebaskan kedua pedangnya dengan kecepatan penuh, bahkan Sharingan sendiri tidak akan mampu melihat gerakan Naruto yang bisa menandingi Yondai Hokage.
"Good Bye"
CRAZ
Kepala sang Anbu Root lepas dari lehernya karna tebasan terakhir Naruto, yang mengarahkan pedang Elucidatornya keleher Anbu Root itu.
"hah…hah….sepertinya…hah….hah….aku mesti…..hah….hah….harus…belajar…..mengunakan…..Kenjutsu…hah….hah… itu…lagi….hah….hah…." ucap Naruto dengan mengatur nafasnya. Naruto segera menaruh kedua pedangnya kembali disarung pedangnya.
Perlahan-lahan pandangan Naruto beribah menjadi gelap, dan kesadarannya mulai menghilang dari tubuhnya.
BUAKGH
Tubuh Naruto jatuh ketanah, dan akhirnya pingsan.
.
"to-kun, Naruto-kun"
Suara panggilan dari seorang perempuan terus terdengar ditelinga Naruto. Perlahan-lahan Naruto mulai membuka matanya, dan pertama yang dilihat Naruto adalah wajah kawatir dari Naruko.
Naruto segera bangun dari acara tidurannya, dan mengambil posisi duduk bersila.
GREB
Naruko memeluk Naruto dengan sangat erat, karna Naruko tidak mau diinggalkan oleh Naruto.
"baka-baka-baka, kenapa kau menggunakan jutsu itu, baka" omel Naruko yang masih terus memeluk tubuh Naruto yang baru sadar. Naruto tersenyum tipis saat Naruko menghawatirkannya. Tangan Naruto bergerak dan mengelus-elus kepala Naruko.
"gomen Ako-chan" ucap Naruto yang masih terus mengelus-elus kepala Naruko, dengan kasih saying.
"jadi tadi kau menggunakan teknik Kenjutsu itu?" Tanya Lyon dengan tenang dan melipat kedua tangannya didadanya.
"ya begitulah" jawab Naruto dengan tenang.
"baiklah kalau begitu, kami pergi dulu, Naruto-kun, Ako-chan, Jaa" ucap Hinata, lalu Hinata dan Lyon pergi dengan sushin masing-masing.
"Ako-chan" panggil Naruto. Naruko yang merasa dipanggil segera mendokakan kepalanya keatas.
CUP
Sebuah ciuman mendarat dibibir Naruko dari Naruto, dengan latar belakang langit sore yang begitu indah.
Naruto segera melepaskan ciumannya dibibir Naruko.
"kita pulang Naruko, ini sudah saore" ucap Naruto, dan dijawab anggukan oleh Naruko, dan mereka segera pergi dengan Sushin masing-masing.
.
Naruto tiba disebuah apartemen tapi bukan apartemen miliknya melaikan apartemen milik Naruko.
Naruko yang juga baru sampai dikejutkan dengan Naruto yang ada disampingnya.
"kena-" ucapan Naruko terpotong karna bibir Naruko langsung terkunci oleh bibir Naruto. Sebuah ciuman yang awalnya hanya ciuman biasa lama-lamaan ciuman itu berubah menjadi sebuah lumatan satu sama lain.
Naruto dan Naruko segera melepaskan ciuman mereka karna kehabisan nafas dan butuh oksigen.
"aku ingin bersama mala mini Ako-chan" ucap Naruto dengan pelan, sedangkan Naruko merona mendangar ucapan dari sang kekasih. Tanpa aba-aba Naruto langsung menggendong Naruko dengan bridestyle (maaf kalau salah tulisannya).
Naruto segera menjatuhkan tubuh Naruko dikasurnya, dan Naruto segera menindihi tubuh Naruko.
Naruto dengan cepat langsung mencium bibir Naruko. Ciuman itu berupa suatu lumatan, dan adu lidah. Naruko yang mengetahui kalau Naruto meminta izin masuk, Naruko segera membuka mulutnya, dan rongga mulut Naruko langsung dijelajahi oleh lidah Naruto.
"mppptttthhhh" desah Naruko disela-sela ciuman mereka.
Ciuman Naruto perlahan-lahan turun, dan menyampai dagu Naruko. Naruto langsung menjilat dagu Naruko, yang Naruko mendesah kenikmatan.
Naruko terus mendesah saat Naruto terus menjilat, dan memberi cupang dileher putih mulus tanpa cacat milik Naruko.
Tangan Naruko tidak tinggal diam. Tangan kiri Naruto langsung menyusup masuk kedalam baju Naruko, dan meremas payudarah milik Naruko. Sedangkan tangan kanan Naruto berusaha melepas jaket dan kaus yang dikenakan oleh Naruko.
GLEK
Naruto menelan ludahnya melihat pemandangan yang sangat indah, yaitu dua payudarah Naruko yang mengantung dengan indah, dan memiliki ukuran diatas-rata kalau dibandingkan dengan anak seusianya.
"jangan dipandangi aku malu" ucap Naruko yang menyilangkan dua tangannya didepan dadanya. Naruto langsung menyikirkan kedua tangan Naruko.
Tanpa babibu Naruto langsung melumat kedua payudarah Naruko, layak seorang bayi yang menginginkan susu ibunya. Tangan kiri Naruto terus meremas payudarah satunya, dan memilin putihnya.
"AKKKKKGGGHHH NARUTO-KUN" desah Naruko, saat Naruto memaikan payudarah miliknya.
Payudarah milik Naruko perlahan-lahan mengeras, tangan kanan Naruto mulai menyusup kedalam celana yang digunakan oleh Naruko. Dan mulai mengusap-usap bibir vagina Naruko.
"AAAAKKKKGGGHHH NARUTO-KUN" desah Naruko saat Naruto benar-benar memberi nikmat yang sangat nikmat baginya.
Dua jari Naruto langsung memasuki vagina Naruko.
"jangan jari mu AKKKGGGHHH" desah Naruko saat dua jari Naruto memasuki vagina Naruko.
Naruto terus memaju mundurkan jarinya, dan terus menghisap, serta meremas dua payudarah Naruko. Naruko yang terus diserang dengan berbagai arah, hanya bisa mendesah kenikmatan.
"AAAKKKHHHHH NARUTO-KUN AKU MAU KELUAR" ucap Naruko disela-sela kenikmatan yang diberikan oleh Naruto. Naruto yang mengdengar kalimat yang diucapkan oleh Naruko, segera menambah jarinya, dan menaikan tempo permaianannya.
"AAAAAKKKKKHHHHH" desah Naruko kenikmatan karna permainan Naruto.
"AKU KELUAR"
CROT!CROT!CROT!
Sebuah cairan cinta keluar dari vagina Naruko dan membashi 3 jari Naruto dan celana Naruko yang masih dikenakan.
"bisa kita lanjytkan?" Tanya Naruto, dan dijawab sebuah anggukan lemah oleh Naruko. Naruto langsung melepas seluruh pakaian yang ia kenakan begitu juga dengan Naruko.
GLEK
Naruko menelan ludahnya saat Naruko melihat penis Naruto yang begitu besar bila dibandingkan dengan anak seusianya.
"apa itu muat masuk kedalam vagina ku" batin Naruko. Naruko segera menepis pikiran itu, karna kini yang dia inginkan adalah memberi kebahagian kepada Naruto walau keperawanannya hilang.
"apa kau siap Ako-chan?" Tanya Naruto, dan dijawan sebuahanggukan lemah dari Naruko. Penis Naruto yang dari tadi menempel didepan pintu vagina Naruko, mulai masuk perlahan-lahan
Naruko menggihit bibir bawahnya untuk menahan rasa sakitnya. Penis Naruto terus maju kedalam vagina Naruko hingga menemukan sebuah penghalang, dan.
"AAAAKKKKGGGHHHH" Naruko merintih kesakitan saat dinding keperawanannya hilang yang selama ini sudah dia jaga.
Naruto mendengar rintihan sakit dari Naruko segera menciumnya agar menghilangkan rasa sakitnya.
Perlahan-lahan rasa sakit divagina Naruko berkurang, dan Naruko langsung menggoyangkan pinggulnya memberi kode kepada Naruto untuk bergerak.
Naruto yang menggerti kode dari Naruko, segera memaju mundurkan penisnya dengan tempo sedang.
"AAAKKKKHHHHGGG NARUTO-KUN" Naruko mendesah kenikmatan saat pnis Naruto keluar masuk divaginanya.
Naruko terus mendesah karna permainan Naruto yang begitu lembut baginya, dan membuat Naruko terbang hingga langit ketujuh.
"AAAKKKKGGGHHHH AKU INGI KELUAR LAGI NARUTO-KUN" ucap Naruko disela-sela permainan panas mereka. Naruto yang mendengar kaliamat Naruko, segera menaikan tempo permainannya.
"AAAKKKKGGGHHH" desah Naruko saat Naruto menaikan tempo permainannya.
"AAAAKKKKGGGG AKU KELUAR" sebuah cairan cinta keluar dari vagina Naruko, dan membasahi penis Naruto. Naruto berinti untuk memberikan Naruko menikmati oraganismenya.
"Ako-chan menungging lah" pinta Naruto. Naruko segera menungging untuk menuruti permintaan Naruto.
Penis Naruto mulai memasuki vagina Naruko lagi dan langsung memaju mundurkan penisnya dengan lembut.
"AAAKKKKKHHHH NARUTO-KUN" desah Naruko.
Dua tangan Naruto tidak diam saja. Dua tangan Naruto langsung meremas dua payudarah yang bergantung indah, dan memaikan putting merah mudanya.
Tidak terasa permainan mereka telah berlangsung selama 20 menit, dan Naruko sudah mengeluarkan cairan cintanya sebanyak 4-5 kali. Sedangkan Naruto belum mengeluarkannya sama sekai.
"AAAKKKKGGGHHH AKU INGIN KELUAR LAGI NARUTO-KUN" ucap Naruko disela-sela permainannya dengan Naruto.
"AKU JUGA MAU KELUAR" ucap Naruto disela-sela permainan mereka.
"KELUARKAN DIALAM SAJA" pinta Naruko.
"TAPI-" ucapan Naruto langsung terpotong.
"AKU SEDANG TIDAK DALAM MASA SUBUR" ucap Naruko.
"AKU KELUAR AAAKKKHHHHH" cairan cinta kembali keluar dari vagina Naruko. Vagina Naruko yang menjadi sempit dan membrikan nikmat kepada Naruto.
"AKU JUGA KELUAR AAAKKKHHH" Naruto langsung mengeluarkan cairan cintanya didalam vagina Naruko, dan akhirnya jatuh diatas Naruko.
"lain kali kita main lagi ya" pinta Naruto, sedangkan Naruko merona mendengar ucapan Naruto, dan menjawab dengan anggukan saja.
.
MINSPACE NARUTO
"sial kau Naruto, menghancurkan mimpi indah ku karna permainan mu" gerutu Kirito yang bangun karna mendengar rintihan-rintahn nikmat dari Naruto dan Naruko. "hihihi tapi permainan mu nanti akan aku coba ah kepada Asuna" ucap Kirito yang langsung memasang wajah mesum.
END MINSPACE NARUTO
.
Selain dua insan tadi yang sedang bercinta ternyata ada satu pasangan lagi yang melakukan kegiatan itu.
"AAAKKKKHHHHH LYON-KUN AKU KELUAr" desah seorang wanita yang ternyata Hinta
"AKU JUGA HINATA AKKKKHHHHH" desah seorang pria ternyata Lyon.
.
Pagi telah dating, kini anggota tim 9 sudah berkumpul semua detraining gound 9. Terlihat wajah Naruto dan Lyon kelelahan seperti sehabis tempur semalam, tapi berbeda dengan dua cewek yang disebelah mereka. Dua cewek itu memiliki wajah yang segar tidak tampak kelelahan.
"untung Kakashi-sensei telat, jadi aku bisa istirahat dulu" batin Naruto.
.
.
.
TBC
Gomen kalau pendek, dan lemonnya kurang.
Saya beritahu sekali lagi, Asuna bukan roh Zanpakotou.
Kalau soal SAO itu saya tidak bisa beritahu karna itu salah satu rahasia besar dalam fic ini.
