Disclaimer:

Naruto Masashi Kishimoto

Puppet Master Anonymous512

Chapter 3

Rate: M

Genre:Adventure,Action

Warning:SmartNaru,StrongNaru,KugutsuNaru

LifeMinaKushi,jinchuurikiMenma,Author Newbie,TYPO'S,OOC,Gaje

Cerita Mainstream!

Pair:Narutox ?

.

.

.

.

.

Don't like Don't read!

.

.

.

Ruang Introgasi

"ahhh aku harus keluar dari tempat ini secepatnya" ucap sasori sambil melihat-lihat keseliling ruang tersebut dan benar saja dugaannya kalau ruang ini terdapat suatu alat yang bisa mengisap cakra seseorang pantas saja sedari tadi ia merasa sangat lemas sejak tersadar tadi. Saat ini ia sedang memikirkan cara untuk keluar dari sini. Lalu seorang ninja penjaga lewat persis didepan pintu ruang introgasinya lalu ia berteriak kearah sang penjaga tersebut. "hei ninja-san bisa kau tolong aku sebentar saja?" "heh ingin ku bantu apa hah!" ucap penjaga sedikit garang "ahh bisa kau bantu aku membuka pintu ini dengan kunci yang tersangkut di rompi mu" setelah sasori berkata itu ia langsung menyerang penjaga tersebut dengan cara membenturkan kepalanya lewat lubang yang ada dipintu lalu mengambil kunci dan membuka pintu ruang introgasi itu.

"dan sekarang kita bereskan kekacauan ini" ucap sasori

.

.

.

.

Gudang Rumah

Sudah 3jam berlalu setela ritual penyegelan cakra oleh Minato dan Kushina dilakukan dan sekarang sedang mendekati akhir dari ritual penyegelan cakra mereka. Dan bisa terlihat saat ini Minato dan Kushina sedang bermandikan oleh keringat mereka sendiri karna selama 3 jam non-stop mereka tidak berhenti menggunakan cakra mereka "sebentar lagi Kushi-chan sebentar lagi kita selesai tambah lagi Kushi-chan!" ucap Minato "ba- baik Minato-kun!" balas Kushina tak lama muncul huruf kanji jepang Kaze (Angin) pada pundak sebelah kiri Naruto dan Kaminari (Petir) pada pundak sebelah kanan. "dan untuk lebih berjaga-jaga aku juga menanamkan segel hiraishin-ku juga" dan selesailah ritual penyegelan cakra tersebut keduanya sama-sama kelelahan akibat ritual ini dan memutuskan untuk beristirahat langsung malam itu.

Pusat Desa Konoha

Pada saat ini sasori sedang berlari ditengah kerumunan warga Konoha "aku harus menemukan toko baju untuk berbaur" kemudian sasori berkeliling desa untuk mencari toko yang menjual baju dan ia menemukannya lalu ia membeli beberapa helai baju dan sebuah jubah bertudung untuk menutupi tubuh dan wajahnya " sekarang aku harus mengambil kembali barang-barang dan senjata ku yang disita pihak Konoha dan berarti ia harus kembali ketempat ia berada tadi.

Markas Shinobi Divisi Introgasi

Saat ini sasori sedang menyusup ke markas Divisi Introgasi Konoha dan yang ia lihat adalah ketatnya ahkan sangat ketat penjagaan disana apa ia sudah ketahuan kalau ia sudah melarikan diri, 'ahh masa bodoh yang penting aku harus menyelesaikan misiku ini dan pulang ke suna' fikir Sasori. Lalu Sasori menyusuri lorong setiap lorong didalam gedung tersebut tanpa ketahuan sedikit pun dan ia sudah menemukan tempat dimana barang-barangnya di taruh.

Markas Shinobi Divisi Introgasi

(Ruang Penyimpanan)

Sasori sedang berkeliling didalam ruang penyimpanan untuk mencari barang-barangnya dan setelah mencari sekitar 10 menit ia menemukan barangnya tanpa basa-basi ia langsung masukan gulungan boneka dan gulungan lainnya dan pergi keluar dari sana.

Pusat Desa Konoha

"aku harus segera mengambil kyuubi dan pergi dari sini secepatnya" grutu Sasori dan tanpa ia sadari sedari tadi ia di ikuti beberapa anbu Konoha yang curiga akan gerak-geriknya dan selalu mengikuti Sasori kemana pun ia pergi Sasori yang mengetahui ia sedang di ikuti ia mencari tempat yang terlihat sepi untuk memancing anbu-anbu itu keluar dari tempat persembunyian mereka, "sudah puaskah kalian mengikutiku dari tadi hah?"ucap Sasori lalu para anbu tersebut secara langsung mengeluarkan tanto dan senjata yang mereka punya dan langsung menyerang sasori yang sedang terdiam di ujung gang, tapi Sasori tadak diam saja ia memulai 'pertunjukannya'.

"heh! Beraninya kroyokan memang tipikal shinobi Konoha sih" ucap Sasori yang sudah menghindar dari serangan anbu-anbu Konoha "hah! Aku akan menutup mulut kotor itu!" ucap marah salah satu anbu Konoha dan langsung menyerang Sasori tanpa memperhitungkan lawan yang sedang dihadapinya, lalu Sasori mengeluarkan Boneka Ryuk(lihat chapter 1) dan membuat anbu tadi menjadi potongan-potongan kecil "heh aku tak suka melihat shinobi yang arogan itu hanya seperti sampah yang berjalan dan aku akan mengadakan pertunjuan boneka disini jadi duduk yang manis dan diam" ucap Sasori mencemooh "A-apa hanya sekali serang ti-tidak mungkin" ucap salah satu anbu yang melihat rekannya mati dengan satu serang "dan sekarang adalah giliran mu" ucap Sasori dengan tampang psycopat dan langsung menyerang anbu itu. Tak membutuhkan waktu yang lama Sasori menghabisi para anbu itu dan langsung pergi dari sana karena ia merasakan cakra yang sangat ia kenal didekat sini lalu pergi dengan cepat. Dan disinilah Sasori sekarang duduk memperhatikan seorang bayi kembar mungil yang sedang tertidur di tempat tidurnya masing-masing. Lalu ketika persiapan telah selesai ia lalu mulai menyusup kedalam.

Rumah Minato

Saat ini Sasori sedang mengendap-ngendap ia baru saja memasukin pekarangan rumah Minato dan menurut perkiraan ia rumah ini seperti tak berpenghuni dan juga tidak adanya anbu yang berjaga disekitarnya ini cukup mencurigakan karna ini rumah pemimpin desa mana mungkin tidak ada penjagaan atau pengamanan dari shinobinya. Dan Sasori mulai memasuki ruang tengah rumah itu dan rumah ini dalam keadaan sepi ia mulai penasaran apa yang terjadi dengan rumah apa ini sebuah perangkap untuknya, Sasori menjadi sangat-sangat berhati-hati takut misinya akan menjadi berantakan lagi. Dengan sangat perlahan ia menaiki setiap anak tangga yang sedang ia pijak saat ini setelah sampai dilantai 2 rumah ia menemukan beberapa pintu lalu Sasori memeriksa setiap pintu tersebut dan ia menemukan bayi yang ia cari-cari sedari tadi berada didalam kamar disamping orang tuanya yang sama-sama sedang tertidur sangat pulas. Dengan perlahan Sasori mengambil bayi berambut pirang dan berniat pergi secepatnya tapi seperti ada yang mengganjal didalam hatinya bahwa ia harus membawa serta bayi yang satunya. Lalu ia mendekat lagi kearah tempat tidur dan mengambil bayi berambut merah dengan perlahan juga, dan dengan cepat pergi dari sana tapi sebelum sempat ia keluar dari rumah itu bayi berambut pirang menangis yang otomatis membangunkan kedua orang tuanya. Sasori yang menyadari orang tua bayi itu terbangun secara cepat keluar dari sana dan langsung pergi kearah suna agar misinya tidak akan menjadi berantakan lagi karna hal yang sepele.

Gerbang Barat Konoha

Sekarang Sasori sudah keluar dari Konoha dan baru berjarak beberapa ratus meter dari gerbang barat Konoha dan mulai memasuki daerah hutan barat Konoha lalu melesat dengan begitu cepat menuju Suna. Tapi saat ditengah perjalanan ia tiba-tiba merasa punggungnya ditendang seseorang dan ia menoleh kearah belakang dan menemukan sang Yondaime Hokage berada disana sambil memegang bayi berambut merah.

"heh sudah ku duga kau akan kembali untuk menculik anak ku lagi"ucap Minato

"aku juga sudah menduga kau akan berusaha menghentikanku"balas Sasori sambil mengeluarkan gulungan kugutsu-nya, Minato juga mengeluarkan kunai hiraishin-nya. Dan pertarungan pun tak bisa dihindari, kemudian boneka Sasori menyerang dengan membabi buta tapi semua serangan itu tidak berpengaruh pada Minato karena ia menggunakan hiraishin-nya untuk menghindara dari serangan boneka Sasori dan Sasori juga tak tinggal diam melihat itu ia langsung menambah boneka-nya dan mengeluarkan maha karyanya untuk saat ini boneka Ryuk dan kembali menyerang Minato dengan membabi buta. Minato saat ini sedang sangat kesulitan bertarung sambil mengendong seorang bayi ia harus bertahan sampai bala bantuan yang sebentar lagi datang, disisi lain Sasori tak terlihat kerepotan bertarung dengan satu tangan dan satu tangan lainnya untuk menggendong bayi. Dan saat melihat musuhnya sengah sedikit Sasori menebaskan pedang yang sudah dilumuri oleh racun yang ia arahkan ke lengan atas Minato dan menggores sedikit tapi itu sudah cukup untuk membuat lengan Minato lumpuh sesaat.

"heh akhirnya kau terkena serangan-ku itu mempermudah perkerjaanku"ucap Sasori "tak akan ku biarkan kau mengambil anakku lagi untuk yang kedua kalinya"ucap Minato "cih banyak omong mungkin ini kan membungkam mu untuk selama-lamanya"ucap Sasori sambil menggerakan mulut bonekanya "dan sekarang rasakanlah!"teriak Sasori sambil menggerakan bonekanya untuk menembakan ratusan senbon beracun dari mulut bonekanya kearah Minato dari jarak yang lumayan dekat. "Doton: Doryu heki!" tapi sebuah jutsu dari seseorang menghentikan serangannya, ternyata yang menghentikan serangannya adalah seorang anbu yang perna ia lawan pada saat itu anbu bertopeng anjing dan elang tapi apa ini memang bala bantuan dari konoha hanya dua anbu saja Sasori mulai sangat berhati-hati mungkin saja ia akan dijebak seperti waktu itu tak mungkin konoha hanya mengirim dua anbu untuk menyelamatkan pemimpinnya "maaf hokage-sama apa aku terlambat"Tanya anbu Inu "tidak kau tepat waktu Inu"ucap Minato "Taka bisa kau urus sisanya aku akan menolong hokage-sama terlebih dahulu"Tanya anbu Inu "Ha'I ketua"jawab anbu Taka dan disambung dengan jutsu yang dikeluarkan anbu Taka yang diarahkan langsung ke Sasori "Katon: Gokkakyo no jutsu" Sasori yang tidak ingin dirinya mati terbakar ia menggunakan boneka berbentuk kadalnya untuk berlindung diri dari serangan tersebut, bola api itu semakin mendekat kearah Sasori dan berbenturan dengan boneka kadal Sasori dan membuat boneka tersebut hancur berkeping-keping. "tak mungkin karyaku hancur semudah itu, tak mungkin!"teriak Sasori "saat itu aku masih membiarkan mu hidup tapi kali ini aku akan langsung menghabisimu"ucap anbu Taka sambil maju menerjang Sasori. Sasori yang melihat itu mulai menggerakan bonekanya lagi dengan lebih membabi-buta bahkan sampai pohon disekitarnya tergores bahkan ada yang sampai tumbang karena pergerakan boneka Sasori yang mengila, dan kelihatannya juga anbu Taka sedikit kerepotan dengan kedua boneka itu seperti sedang kerasukan benda yang ada disekitarnya menjadi korban serangannya.

"hah aku tak punya pilihan, SHARINGAN!"teriak anbu taka sambil memamerkan doujutsunya kevada Sasori, Sasori yang melihat hal tersebut menyadari lawannya kali ini adalah klan Uchiha yang terkenal dengan sharingannya dan tak mau kalah ia mengeluarkan setengah dari koleksi yang ia bawa sebanyak lima buah boneka sekaligus untuk melawan uchiha tersebut. "meh kau curang juga lima lawan satu"ucap anbu Taka "sebenarnya kau yang curang uchiha-san dengan sharingan mu kau bahkan bisa membaca semua serangan dan pergerakan boneka ku"ucap panjang lebar Sasori "yah kita sudahi saja disini aku akan sangat serius"ucap anbu Taka menyudahi percakapan singkat dengan sasori.

"Katon; Karyu endan!"teriak anbu Taka dan Sasori yang melihat jutsu tersebut datang kepadanya dengan cepat lalu ia mengeluarkan sebuah pedang dari setiap bonekanya dan membelah jutsu tersebut menjadi beberapa bagian, "hah terbelah, semakin lama pertarungan ni semakin menarik saja"ucap anbu Taka "sekarang akan ku tunjukan apa yang namanya seni Taka-san rasakanlah!"teriak Sasori sambil memainkan kelima bonekanya sekarang anbu Taka semakin kerepotan saja dengan kelima boneka itu seperti tak memberi ia kesempatan ia untuk menyerang satu-satunya jalan ia harus menggunakan genjutsu kepada lawannya tapi dengan kelima boneka yang terus-terusan menyerangnya itu mustahil, saat ini yang ia butuhkan adalah bantuan ketuanya tapi sang ketua sedang mengobati sang hokage jadi ia harus menahan sampai sang ketua selesai mengobati hokage.

.

.

.

.

.

.

.

TBC

Halo Minna-san ketemu lagi sama author newbie disini, maaf ya karna menghilang selama kurang lebih satu bulan lebih karna saya terkena writer block dan kehabisan ide lalu ditambah matinya layanan wifi dirumah menambah lama update, nah mungkin segitu aja dari saya sekarang waktunya membalas review's (emang ada yang mau ngereview?)

Annur Azure Fang

Q: next thor mgkin bsa buat naru harem thor dan up nya kpan lgi gc sbar nuggu nya

A: buat naru harem masih saya fikirkan, dan untuk updatenya mungkin masih ngacak dan ngga nentu lalu terima kasih buat nuggu lama

Guest

Q: :Ditunggu thor kelanjutan nya

A: iya ini udh lanjut kok

Mungkin segitu saja sampai ketemu dichapter selanjutnya oh ya doakan saya bisa nulis dan update chapter selanjutnya.

SAYONARA!