Kibum likes Siwon

Dari sekian banyak manusia berjenis kelamin perempuan di muka bumi ini, mengapa hanya Kim Kibum seorang yang mampu menyedot perhatian seorang Choi Siwon begitu banyak? Bahkan mereka baru beberapa kali bertemu. Menjalin hubungan pertemanan yang belum genap 24 jam.

Kim Kibum, perempuan itu memang cantik tapi di luar sana juga banyak perempuan cantik lainnya yang lebih dari Kibum. Dan dari sekian banyak perempuan cantik kenapa hanya Kibum yang selalu dengan lancangnya masuk ke dalam benak Siwon?

Beberapa hari lalu bahkan laki-laki itu masih meratapi hubungan cintanya yang kandas karena kematian. Pikirannya dipenuhi oleh kenagngan-kenangan indah bersama Jung Inhye –kekasihnya yang telah meninggal setahun lalu.

Sekarang yang terjadi adalah sebaliknya. Pikirannya dipenuhi oleh wajah Kibum dalam berbagai ekspresi yang beberapa hari ini ditemukannya. Wajah Kibum ketika tersenyum, tertawa, dan yang paling mendominasi adalah wajah dinginnya. Demi Tuhan, Siwon tidak suka melihat wajah dingin Kibum itu ditujukan padanya.

See? Memang ada yang salah dengan dirinya. Hal ini juga pernah ia alami ketika bersama Inhye namun butuh waktu yang lama bagi Siwon seperti ini. Maksudnya –Siwon mengalami keanehan pada dirinya setiap kali bertemu Inhye setelah bertahun-tahun mereka berteman.

Apa yang terjadi sekarang? Siwon dan Kibum belum ada satu minggu bertemu. Ya, Tuhan. Apa yang dimiliki Kibum sampai-sampai membuat Siwon kelimpungan seperti ini? Siwon bahkan tidak bisa memejamkan matanya padahal jam sudah menunjukan pukul 3.30 pagi waktu Amerika.

Gara-gara Kibum. Siwon mengacak rambutnya frustasi. Beranjak dari kasur empuk lalu menyambar jaket serta kunci mobilnya. Ia butuh udara segar. Beruntung besok –maksudnya hari ini Siwon tidak ada jadwal pertemuan bisnis dan tidak dalam keadaan buru-buru untuk kembali ke Korea.

_o0o_

"Kim Heechul!"

Lengkingan suara perempuan memenuhi sebuah apartemen mewah di pusat kota New York pagi ini. Masih tampak sepi. Perempuan itu menaruh bawang bawaannya di atas meja makan lalu berjalan menuju sebuah kamar. Ia sudah biasa keluar-masuk partemen ini tanpa izin. Toh pemiliknya juga memberitahu passcode apartemen ini.

Perempuan itu sampai di depan pintu kamar. Dengan kasar dibukanya pintu itu. Matanya membulat sempurna. Di dalam kamar itu –tepatnya di atas ranjang, dua orang laki-laki tengah tidur bertelanjang dada. Hal yang membuatnya terkejut adalah posisi mereka yang saling berpelukan.

"Kim Heechul!" teriakannya kali ini naik beberapa oktaf. Berhasil membuat dua laki-laki yang tengah berpelukan itu terlonjak kaget. Matanya terbuka dalam sekejap.

Mata Kibum semakin membulat saat melihat wajah mereka. Laki-laki yang satu tentu saja Kim Heechul si tuan rumah sedangkan yang satunya lagi adalah laki-laki yang baru semalam resmi menjadi temannya. Choi Siwon.

"I admit you're a beautiful guy, Kim Heechul but I don't ever think that you're a gay. There's so many beautiful girl, Kim Heechul!" Kibum menatap tajam Heechul dan Siwon. Tangannya melipat di dada,"wear your clothes! Damn!"

Heechul dan Siwon saling melempar pandangan. Bingung dengan apa yang baru saja terjadi. Perempuan itu berteriak marah lalu pergi dengan membanting pintu. Beberapa detik berlalu , Heechul dan Siwon masih saling berpandangan. Bebrapa detik kemudian…

"AAA!"

Kibum menutup kedua telinganya. Kedua laki-laki itu bereteriak kencang sekali. Seperti perempuan yang baru direnggut kegadisannya saja.

"Uhuk!" Kibum tersedak air yang sedang diminumnya. Perempuan yang direnggut keegadisannya? Astaga. Kim Heechul. Kim Heechul sudah tidak perawan. Dia tidur dengan seorang laki-laki tanpa mengenakan baju. Tunggu! Kenapa ia harus panik? Hal seperti itu sudah lumrah terjadi. Lagipula, Kim Heechul bukan perempuan.

Laki-laki itu Siwon, kan? Bagaimana mereka bisa tidur dalam satu kamar? Apa mereka saling mengenal? Atau jangan-jangan, lebih parah lagi mereka memang menjalin hubungan asmara. Kalau itu benar, bagaimana dengan dirinya? Dia menyukai Siwon. Kalau Siwon memiliki hubungan asmara dengan Heechul, itu berarti Siwon seorang gay dan seorang gay tidak akan pernah menyukai perempuan.

Masa bodoh! Kibum tidak peduli jika Siwon memiliki hubungan asmara dengan Heechul. Ia akan membuat Siwon menyukainya dan meninggalkan Heechul. Membawanya kembali ke jalan lurus. Tidak peduli jika Heechul memang gay tapi Siwon tidak boleh. Ia harus membuat Heechul menyukai orang lain.

"Throw your bad thought about us out, Kim Kibum! We're not a gay!"

Kibum tersentak. Ia langsung membalikkan badannya menghadap ke arah pintu dapur. Heechul berdiri di sana hanya mamakai celana pendek. Kibum menyipitkan matanya, memindai seluruh tubuh Heechul.

"What? There's no kissmark!" ucap Heechul ketus. Dipukulnya kepala Kibum pelan. Kibum meringis.

"Sure?"

"Of course!"

"You're really not in a relationship with that guy?" Heechul mengerang. Dipelototinya Kibum yang menatapnya penasaran. Kibum memang sangat penasaran. Ia tidak rela jika Siwon dan Heechul memang memiliki hubungan asmara. Demi Tuhan, itu tidak boleh terjadi!

"You wish we were in relationship, wasn't you? I'm sorry, but absolutely no!" ucap Heechul penuh penekanan. Kibum menghembuskan napasnya lega. Heechul mengernyit melihat tingkah Kibum. Laki-laki itu beranjak pergi dengan menggelengkan kepalanya. Kim Kibum memang sulit ditebak.

_o0o_

Ruang makan di kediaman Heechul tampak sepi. Ketiga orang yang erada di kursinya masing-masing terlihat sibuk dengan makanan masing-masing. Hanya suara sendok yang beradu dengan piring memnuhi ruangan ini.

Sesekali Siwon mencuri pandang ke arah Kibum. Ia penasaran dengan apa yang tengah Kibum pikirkan tentangnya. Siwon yakin perempuan itu tangah berpikiran negative setelah melihatnya tidur bersama Heechul. Berpelukan.

Siwon memutuskan untuk mengunjungi Heechul setelah tadi malam tidak bisa tidur. Sudah lama sekali Siwon tidak bertemu dengan Heechul. Jadi, ia putuskan saja untuk pergi ke apartemen Heechul.

Pukul 4.45 waktu Amrika ia baru bisa tidur. Di kamar Heechul. Dan harus bangun dengan cara dipaksa oleh perempuan yang masuk tanpa permisi. Perempuan yang dikenalnya sebagai Kim Kibum dan baru ia tahu kalau Kibum adalah adik sepupu Heechul.

Lagi. Siwon merasa kesal karena sedari tadi yang dipikirkannya hanya Kibum, Kibum, dan Kibum. Apa yang dipikirkan Kibum tentangnya? Apa Kibum akan menjauhinya? Haruskah ia memberi penjelasan secara detail pada Kibum? Memangnya siapa Kibum? Oh, Kibum temannya. Lalu, kenapa ia harus menjelaskan secara detail jika Kibum hanya temannya? Kibum bukan kekasihnya, kan?

Heechul berdeham. Meletakkan sendok dan garpunya. Menatap Siwon dan Kibum bergantian. Heechul memang terbiasa dengan sikap diam Kibum, tapi ia sangat tidak terbiasa dengan sikap diam yang ditunjukkan Siwon. Kenapa dia? Apa laki-laki ini gugup karena berada di dekat perempuan yang belum dikenalnya?

"Aku belum mengenalkan kalian. Kibum, dia Siwon. Temanku sejak di Korea. Siwon, dia Kibum, sepupuku," ucap Heechul. Siwon dan Kibum mendongak kemudian saling melempar senyum.

"Kami sudah saling mengenal," balas Siwon seraya meletakkan sendok dan garpunya. Heechul mengangkat sebelah alisnya.

"Kami bertemu di Korea, beberapa hari lalu dan semalam," Heechul menepuk dahinya mendengar ucapan Siwon. Tentu saja Siwon tahu Kibum. Semalam Kim Young Woon mengenalkan kedua putrinya.

"Bagaimana kalian bisa saling kenal?" Kibum mendengus sebal. Kim Heechul seolah tak percaya dirinya bisa berkenalan dengan orang baru.

"Tentu saja bisa. Sepupumu memintaku menjadi modelnya. Dia bilang, dia bekerja untuk salah satu majalah di US," balas Siwon santai.

Heechul memuntahkan minuman yang baru akan melewati tenggorokannya. Siwon dan Kibum berjengit, menghindari semburan Heechul. Kibum melemparkan lap ke arah Heechul dengan kasar. Tepat. Pada. Wajah. Heechul.

"Benarkah? Bocah ini mengaku seperti itu? Mahasiswi kedokteran yang manja ini mana mungkin mau bekerja!" cecar Heechul. Kibum menundukkan wajahnya. Ia butuh Kyuhyun. Ya, di saat-saat seperti ini hanya Kyuhyun yang ia butuhkan. Ia memerlukan bantuan dari sepupu setannya itu. Baiklah, yang ada di hadapannya saat ini juga sepupu setannya tapi setan yang ini tidak pernah berpihak pada Kibum.

"Kim Kibum, kenapa kau berbohong? Tertarik dengan wajah tampan Siwon?" goda Heechul dengan penuh selidik. Jika dugaannya benar, maka ini adalah hal paling keren. Kim Kibum menyukai seseorang adalah hak paling keren sepanjang hidupnya selama tigapuluh tahun ini.

"You must be kidding me, Kim Heechul! I'm just corius how Asian interest to US. Just it," Kibum tertegun. Entah mengapa ia merasa menyesal atas ucapannya barusan.

Apakah Siwon tersinggung? Laki-laki itu akan marah? Ia merasa tidak enak pada Siwon. Takut-takut, Kibum mengarahkan matanya pada Siwon. Tubuhnya membeku. Siwon menatapnya dengan tatapan tajam yang tidak bisa ia artikan.

Siwon memperhatikan wajah Kibum. Siwon yakin Kibum sedang berbohong. Penasaran? Baiklah, kita lihat seberapa penasaran juga diriku terhadapmu, batin Siwon. Sama halnya dengan Heechul. Laki-laki itu juga yakin Kibum berbohong. Heechul sudah sangat tahu gerak-gerik Kibum ketika berbohong. Telinga kanannya akan bergerak.

"Baiklah, baiklah. Kalau begitu nanti kau pulang dengan Siwon saja, ya? Aku sedang malas keluar," ucap Heechul. Ini rencana liciknya tentu saja. Heechul tahu Kibum menyukai Siwon meskipun perempuan itu menyangkalnya. Heechul akan membantu Kibum mendapatkan Siwon karena baru kali ini Heechul melihat Kibum menyukai seseorang. Lagipula Siwon adalah laki-laki baik. Heechul sudah mengenalnya cukup lama.

Berawal dari hari ini. Kibum tidak pernah mau mengendarai mobilnya sendiri meskipun perempuan itu bisa menyetir. Perempuan itu selalu bepergian bersama sopir. Setiap kali Kibum mengunjunginya, maka Heechul memiliki kewajiban untuk mengantarnya pulang karena sopirnya selalu Kibum usir. Menyusahkan tapi menyenangkan. Heechul sangat menyayangi Kibum.

"Heechul,"

"Tidak ada penolakan, Kibum! Siwon akan mengantarmu kemanapun. Lagipula dia masih libur –setidaknya sampai hari ini. Bernar begitu, Siwon?"

"Ya,"

TBC

Part ini pendek? Salahkan saja otakku yang mulai mandeg lagi dipake ngerangkai kalimat. Feel gak dapet? Salahkan juga otakku yang mulai mandeg ngerangkai kalimat. Hihi

Ada yang saran lagi supaya bahasa conversation-nya gak usah full English. Nanti ya akan ada saatnya Kibum bisa ngomong bahasa ibunya. Hihi Ya emang sih bahasa Inggrisku amburadul, seenggaknya aku sekalian belajar. Haha

Oiya, PegaXue, mampir ke .com yuk?! Lagi nyari author SiBum tuh! Ayolah, ramein SiBum di WP. Please, YunJae Shipper aja ampe sekarang masih bejibun. Lah SiBum Shipper? Malah banyak WonKyu masa-_-

Oke deh, Thank's udah baca dan review. Balesnya nanti kalo udah tamat aja ya. Hihi