Chapter 4 : SNOWING HORROR! Happy christmast!
Clover : KONNICHIWA! Saya dating lagi dengan fanfic yang nista (banget) ini! Karna gak tau mau nulis apa lagi jadi langsung aja ya!
Disclaimer : Kurobasu punya Fujimaki Tadatoshi-sensei!
Warning : Semua kesalahan ada disini! Ditambah para chara jadi OOC serta humor garing
ENJOY~
.
.
.
Seperti halnya dengan kemarin, kisedai sudah berada di ruang keluarga rumah Akashi. Waktu juga sudah menunjukkan pukul 06.00 AM. Kise yang bosan karna mereka hanya ngobrol-ngobrol di depan perapian. Kuroko yang menyadari akan sebetapa bosannya Kise, akhirnya ia membuka topic yang lain. "Nee Minna-san, gimana kalau kita main sesuatu?"
Seluruh pandangan tertuju kearah Kuroko. Akashi yang pertama kali menjawab "Wakatta, kau mau main apa?" Kuroko berpikir sejenak. "Gimana kalau kita main diluar?" Semuanya langsung memasang muka 'The-what-?!' semacam itu. "Kurokocchi sudah gila atau memang udah gila-ssu?" "Tentu saja aku masih waras Kise-kun, aku kan tidak alay sepertimu"
Perkataan Kuroko sukses membuat Kise nangis buaya. "... Ya sudahlah, kalau begitu kita main game horror lagi-ssu!" Mendengar kata-kata Kise, Akashi mengingat sebuah game horror (lebih tepatnya indie-horror-game) yang belum pernah keluar dari mulut Kise (yang diam-diam seorang game maniac) sama sekali.
"Kalau mau main game itu, mending kita main suatu game horror tanpa berjalan sama sekali" Kata-kata Akashi membuat semuanya menoleh kearahnya. "Ha? Nggak jalan? Gimana caranya?... Biar deh, memang namanya apa?" Akashi nyengir setan ngebuat mereka semua merinding setengah mati setengah idup(?).
"Namanya... Five Nights at Freddy's, tenang saja aku punya gamenya jadi gak perlu download lagi" Akashi berjalan kearah komputer utama dirumahnya dan mulai menyalakannya. Setelah menyala dengan sempurna(?) Akashi menge-klik kanan mousenya di sebuah icon yang bertulis 'Five Nights at...' begitu.
Seketika layar computer berubah menjadi hitam dan meninggalkan tulisan Five Nights at Freddy's lalu dibawahnya ada tulisan New Game terus Continue dan 6th night dan Custom Night. Lalu disebelah kanan layar dapat dilihat gambar sesuatu yang tiba-tiba nge-glitch atau gambarnya berubah dalam waktu setengah detik.
"Mari kita mulai game baru" Dan Akashi mengarahkan kursornya kearah tulisan new game dan menge-kliknya. Mari kita coba membuat Akashi masuk ke dunia Five Nights at Freddy's (atau FNaF) supaya lebih gampang keliatannya(?).
.
.
Clover : Inget, Akashi lagi ada di dunia virtual FNaF.
.
.
Akashi menaikkan tabletnya dan mengeklik berbagai macam tombol (atau lebih tempatnya tombol kamera CCTV) di tablet itu. Diturunkannya tablet itu dan melihat kenan-kiri buat ngemastiin nggak ada salah satu dari keempat robot itu datang ke tempatnya.
Oh ya, sebelum lanjut. Bagi anda yang tidak tau tentang FNaF (lebih tepatnya supaya tidak bingung) mari saya jelaskan. Seperti yang saya bilang sebelumnya, FNaF adalah indie-horror-game dan di game ini anda tidak bisa ngapain-ngapain. Kerjaan anda hanya melihat gerak-gerik 'mereka' supaya tidak datang ketempat anda dan membunuh 'player'. Ngomong-ngomong mereka itu sebenarnya para robot yang dibilang oleh pembuatnya sendiri (scott cawthon) dihantui. Mari lanjut ke cerita sisanya akan anda temui sendiri bagaimana ceritanya.
KRIIING KRIIING KRIIING
(Maaf saya nggak bisa nejermahinnya T^T) "Hello? Hellooo? Uh, I wanted to record message for you to help you get settled in on your first night. Um, I actually worked in that office before you. I'm finishing up my last week now, as a matter of fact. So, I know it can be a bit overwhelming, but I'm here to tell you there's nothing to worry about. Uh, you'll do fine. So, let's just focus on getting you through your first week. Okay?
Uh, let's see, first there's an introductory greeting from the company that I'm supposed to read. Uh, it's kind of a legal thing, you know. Um, "Welcome to Freddy Fazbear's Pizza. A magical place for kids and grown-ups alike, where fantasy and fun come to life. Fazbear Entertainment is not responsible for damage to property or person. Upon discovering that damage or death has occurred, a missing person report will be filed within 90 days, or as soon property and premises have been thoroughly cleaned and bleached, and the carpets have been replaced."
Blah blah blah, now that might sound bad, I know, but there's really nothing to worry about. Uh, the animatronic characters here do get a bit quirky at night, but do I blame them? No. If I were forced to sing those same stupid songs for twenty years and I never got a bath? I'd probably be a bit irritable at night too. So, remember, these characters hold a special place in the hearts of children and we need to show them a little respect, right? Okay.
So, just be aware, the characters do tend to wander a bit. Uh, they're left in some kind of free roaming mode at night. Uh... Something about their servos locking up if they get turned off for too long. Uh, they used to be allowed to walk around during the day too. But then there was The Bite of '87. Yeah. I-It's amazing that the human body can live without the frontal lobe, you know?
Uh, now concerning your safety, the only real risk to you as a night watchman here, if any, is the fact that these characters, uh, if they happen to see you after hours probably won't recognize you as a person. They'll p-most likely see you as a metal endoskeleton without its costume on. Now since that's against the rules here at Freddy Fazbear's Pizza, they'll probably try to... forcefully stuff you inside a Freddy Fazbear suit. Um, now, that wouldn't be so bad if the suits themselves weren't filled with crossbeams, wires, and animatronic devices, especially around the facial area. So, you could imagine how having your head forcefully pressed inside one of those could cause a bit of discomfort... and death. Uh, the only parts of you that would likely see the light of day again would be your eyeballs and teeth when they pop out the front of the mask, heh.
Y-Yeah, they don't tell you these things when you sign up. But hey, first day should be a breeze. I'll chat with you tomorrow. Uh, check those cameras, and remember to close the doors only if absolutely necessary. Gotta conserve power. Alright, good night"
Dan selesailah sebuah 'Message-record' dari seseorang tak dikenal itu. Akashi menghela nafas karna dia selalu bingung, kenapa orang itu bisa ngomong sampai 2 jam? Kalau kata temen saya sih... Amajing.
Akashi mengecek tabletnya sekali lagi, dan dia menekan tombol yang ada di paling atas (yang dia yakini nama tempatnya aalah show stage) setelah itu, dia menyadari bahwa... Salah satu dari mereka keluar. Bagi Akashi ini udah biasa, karna dia tau apa saja kebiasaan para animatronic itu (lain cerita kalau yang lain).
"Yare yare, malem satu aja udah bikin mereka berlima takut gimana malem ketujuh?" Akashi menurunkan tablet-nya dan menengok kesana-kemari sambil menekan tombol 'Light'.
Ketiga kalinya dia memencet tombol 'Light' disebelah kiri akhirnya terlihat juga salah satu dari mereka yang tadi keluar. Dengan segera Akashi memencet tombol 'Door' sehingga jalan untuk para animatronic terhalang... Namun!
(Dunia nyata)
PET!
"He? Kok dimatiin Kurokocchi-ssu?" Kuroko yang ditanya oleh Kise diam saja, setelah beberapa detik hening akhirnya yang ditanya jawab juga. "Sekarang... Tanggal 25 loh" Lalu disambut tatapan bingung oleh yang lain, kecuali Akashi yang akhirnya berkata. "Kau ingin bilang 'mari kita rayakan?'" Kuroko menggeleng, jempol kanannya menunjuk kearah pintu utama. "Keluar?" Tanya Akashi dan disambuti anggukan oleh Kuroko.
"Tetsu... Kau gila atau apa? Kita ini lagi puasa tau! Masa mau main diluar dingin-dingin?!" "Memangnya aku bilang 'main-main diluar' Aomine-kun?" "...Oh, gue salah ya?" "Udah tau salah masih nanya lagi-ssu!" Kata Kise sambil memakai muka (-_-)
Kuroko berdehem sebentar lalu berkata. "Ayo ke teras rumah Akashi-kun" Langsung semuanya memasang tampang bingung. "Ngapai disana? 'ngadem'?" "Ngadem apanya, adanya juga jadi 'frozen' diluar-nanodayo" Sahut Midorima OOC tanpa dia sadari sendiri :v
"Frozen? Ooh, Disney movie itu ya-ssu!" "Ho! Gue pernah denger, pernah gue nonton bareng satu tim di gym touou tapi... videonya 'frozen' jadi 'broken'"
(Clover : Ya ampun Aomine, sejak kapan kau main puns?!)
Semuanya menengok kearah Aomine. "Broken kenapa Daiki?" "Broken gara-gara memory laptopnya Imayoshi abis" "..." Hening... "Satte, kenapa kau mau ke teras rumahku Tetsuya?" "Aku mau mengajak bermain sesuatu"
Dengan begitu mereka ber-6 berjalan kearah teras rumah Akashi yang bujubuneng(?) gedenya.
.
.
.
"Saa, apa yang mau kau ajak tadi?" Tanya Akashi sekali lagi. "Ayo main sambung cerita per-kalimat, tapi dengan cara shiritori. Misalnya, aku bilang 'pada suatu hari ada rumah yang sangat unik' lalu dilanjutkan Murasakibara-kun 'ikan-ikan pun senang melihatnya'" Aomine angkat tangan. "Kenapa Aomine-kun?" "Ceritanya gak nyambung gapapa?" Kuroko berfikir sejenak. "Biarlah, shiritori juga nggak akan selamanya sama kan?"
"SAA! HAJIMEMASHOU! Dimulai dari Kurokocchi, lalu ke Midorimacchi lalu terus berurut sampai aku yang terakhir-ssu!" Usul Kise. "Hoy! Kenapa malah kau yang mengontrol-nanodayo?!" "Baiklah Kise-kun" Midorima kaget. "Kenapa kau setuju Kuroko-nodayo?!" "Biar cepet Midorima-kun, si Author-kan lagi ngebut ngetiknya"
(Clover : Oke mulai dari sini, percakapan saja!)
"Pada suatu hari, ada sebuah rumah di new York yang sangat indah dan unik..." -Kuroko
"Eh? Oh... Iklan-iklan banyak yang mengatakan bahwa rumah itu dibuat sejak tahun 1987" -Midorima
"...UH atau kepanjangannya Ulangan Harian terus berlanjut hingga saat ini..." -Akashi
"Oh, giliranku? ...Impian bagiku adalah menadapatkan banyak makanan..." -Murasakibara
"Hmm, apa ya? ...Ancur deh hati si jomblo..." -Aomine
"Giliranku-ssu! ...Orang bilang bola itu bulat-ssu!..." -Kise
"...Susu murni itu dijual dengan nasional, sehingga anak bangsa-" -Kuroko
"Tunggu sebentar, katanya cerita. Kok jadi sambung kalimat?" -Akashi
"Iya juga sih, yaudah. Ulang lagi deh... Kali ini cerita aja perkalimat, gak usah pakai cara shiritori" -Kuroko
"Pada suatu hari, di sebuah villa, di kota new York, di daerah catskills..." -Kuroko
"...? Jadi di villa kota new York ini, di daerah cat scales...-! *BRUAK*" -Midorima
"Are, Mido-chin kok pingsan?" -Murasakibara
"Mungkin dia takut dengan kata-katanya sendiri tadi... Yang harusnya 'catskills' jadi 'cat scales'" -Akashi
"Kalau begitu Midorimacchi nggak ikut aja untuk sementara-ssu!" -Kise
"*Nyeret Midorima keluar lingkaran*" -Murasakibara
"...Catskills yang sebenarnya merupakan xylophone dari cat scales dan kita tidak membawa kucing bersama kita, jadi ketika kita mendengar saura cat scales, kita tau kita ada di dalam masalah..." -Akashi
"...Jadi yaah, kita tidak punya kucing untuk melawa cat scales. Dan disitulah aku, lupa bahwa Mido-chin ada disitu juga. Dan dia seperti... 'aku bahkan tidak tahan dengan keberadaan Cat scales! Bagaimana caranya kita bisa melawan ini?!' Dan aku seperti 'jadi, kau tau kan sesuatu yang kucing takuti kan?... cool ranch doritos' Dan Mine-chin selalu membawa 6 kantung cool ranch doritos ketika jalan-jalan. Jadi aku pergi ke koper Mine-chin dan dia memiliki sticker goofy dimana-mana dan ada baju harry potter dan dia memiliki tongkat sihir juga, jadi aku menggali isinya dan mengambil 6 dari 6 kantung cool ranch doritos. Dan Aka-chin seperti 'mari kita tebarkan ini jendela dan di depan pintu dan itu akan membuat para kucing menjauh' dan kucing itu termasuk Cat scales..." -Murasakibara
"Waw, panjang banget Murasakibara" -Aomine
"...Dan... Setelah kita kehabisan cool ranch doritos kita pikir kita sudah aman dari Cat scales, tapi mereka sebenarnya bukan 'kucing' tetapi mereka... 'werecat'. Yaitu, orang-orang yang berubah menjadi kucing bawah sinar bulan purnama dan mereka TIDAK alergi kepada cool ranch doritos. Jadi, Kise meminjam baju harry potter-ku dan mengeluarkan tongkat sihirnya juga, dia lari kearah hutan sambil berteriak... Apa lagi namanya?... Oh ya! Peehype... Kise mengatakan sebuah mantra Harry Potter 'PEEYUS HYPEUS!' dan dia menghembuskan para werecats menjauh dengan tongkat sihir jadia-jadianku. Dan... OK Kise lanjut" -Aomine
"Roger-ssu! ...Sebenarnya, itu hanya cerita versi-ku saja dan yang sebenarnya terjadi adalah aku berlari kearah hutan dengan menggunakan seluruh alat-alat Harry Potter Aominecchi sambil berteriak 'PEEHYPE!' dengan girly-nya dengan tangan yang lentik. Dan para kucing hanya memakanku saja karna Harry Potter itu tidak asli dan aku tak mengetahuinya tapi... Apa yang akan kau lakukan?...-! HEY! Kenapa tiba-tiba ini jadi cerita tentangku-ssu?! Ini saja tidak asli dan bagaimana bisa aku tak sadar bahwa aku telah mengatai diri sendiri *nangis bombay*" -Kise
"Kalau begitu aku lanjutkan... Jadi kita kehilangan kise-kun yang sebenarnya copy-cat, dan akhirnya tinggal kita berlima saja aku sempat lupa bahwa yang lain ada juga-" -Kuroko
"Ya iyalah kita ada!" -Aomine, Akashi, Murasakibara
"-dan mereka hanya duduk dibelakang sambil bermain tab dan Aomine-kun seperti 'Sial, werecats'... Giliranmu Murasakibara-kun" -Kuroko
"Ooh, ok!~... Dan Mine-chin bilang 'Sial, werecats' karna dia sangat membenci mereka dan aku tak tau harus apa tapi aku pergi lagi ke koper Mine-chin dan dibawah-bawah ada kantung yang basah dan aku membukanya dan aku sangat jijik lalu ketika aku membukanya isinya adalah... Aku tak tau apa itu tapi aku tak menyukainya jadi aku memberinya ke Mine-chin lagi. Lalu aku bilang 'ini adalah bahan-bahan rahasi untuk membunuh seluruh werecats' dan Mine-chin percaya-percaya saja, dan inilah yang terjadi selanjutnya..." -Murasakibara
"Lalu Murasakibara memberikan kantung itu kepadaku dan kemudian aku menyadarinya bahwa itu adalah jaket kesayanganku. Lalu, aku mengambilnya dan memakainya dan aku seperti... "Kalian tau apa? Kalian telah memakan ksie dan... Mereka tak akan ada yang peduli" Mereka hanya akan menonton video di youtube di Samsung atau bahkan iPhone mereka. Dan aku tanpa berfikir lagi, aku berlari ke dalam hutan dan memukul secara membabi buta para werecats yang memiliki muka seperti manusia itu... " -Aomine
"Ya, sayangnya itu hanyalah imajinasi Aomine-kun " -Kuroko
"OI TETSU!" -Aomine
"...Dan apa yang sebenarnya terjadi adalah, Aomine-kun memakai jaketnya dan dia sangat senang karna akhirnya ditemukan meskipun oleh Murasakibara-kun. Lalu akhirnya, Aomine-kun berlari utnuk bergabung dengan para werecats. Dan werecats mencium bau dari jaketnya Aomine-kun lalu menge-klaim Aomine-kun sebagai salah satu dari mereka. Lalu mereka membuat Aomine-kun sebagai rajanya-" -Kuroko
"SEBAGAI RAJANYA" -Akashi (Biar greget, digedein suaranya katanya)
"-para werecats!... Dan itulah cerita dari, bagaiman caranya Aomine-kun menjadi raja dari para werecats" -Kuroko
"Ya, itulah yang terjadi" -Akashi
"HAPPY HALLOWEEN!" -All (min Midorima yang masih tepar)
.
.
.
To Be Continued
Clover : Ya, ini saya edit karna ada yang masya Allah BANYAK BET KURANGNYA! Jadi yaah, beginilah cerita aslinya. Bagi yang merasa kenal dengan cerita itu... Bukan co-incidence(?) kok! Jaa, sampai bertemu lagi di chapter selanjutnya!
R
E
V
I
E
W
