The Baby Doll's Doll
Namegyu23 Present
Catagory:
Kyumin. BL/BoyxBoy. master!Kyu posessive!Kyu Innocent!Min lil Angst
Cast:
Cho Kyuhyun as Tuan Muda Cho
Lee Sungmin as Minnie/ Lee Sungmin the Baby Doll
Park Jungsoo/Leeteuk/Pelayan Lee as Sungmin's mother
Lee Kangin as Sungmin's Step Father
Kim Yesung as Snipper of Cho Family/Sungmin's Teacher
Cho Heechul as Kyuhyun's Mother
Cho Hankyung as Kyuhyun's Father
Cho Ahra as Kyuhyun's older sister
Summary:
Akhirnya mereka bertemu lagi. Kali ini Kyuhyun berjanji tak akan melepaskan Sungmin. Apapun yang terjadi Sungmin adalah Miliknya, sekalipun itu berarti dia sang Tuan Muda harus menjadi 'Doll' untuk Pelayannya yang masih bocah itu, Si Boneka pembunuh keluarga Cho, Lee Sungmin. /panggil namaku agar aku tau kau masih bersamaku/Ye, Saya akan selalu bersama Tuan Kyuhyun/ Warning!BoysLove KyuMin. Dont like Dont Read
.
.
Part 4
0o0
18.22. 26 Agustus 2011, Mansion Cho,Ruang tamu
"...untuk barang-barang mewah..."
"lantai satu bisa..."
"lalu..."
Telinganya tak begitu mendengarkan Jungmo. Fokus Kyuhyun terbagi untuk Kibum yang menghadapnya tapi tidak menatapnya sama sekali—Tak perlu menoleh kebelakang dia tau yang tepat berada dibelakangnya adalah pintu kaca taman belakang
—dan Sungmin.
Entah mengapa dia merasa terganggu dengan itu.
"jadi pasar memiliki banyak hal yang bisa didapatkan di resort—"
"Kibum-ssi, anda mau jalan-jalan ketaman belakang?" ucap Kyuhyun memotong penjelasan Jungmo. Jungmo yang selalu positive thinking—alih-alih merasa tersinggung malah menatap Kibum khawatir "Gwenchanayo?"
Kibum meremas tangan sang Hyung untuk memberi tahu ia baik-baik saja, matanya menatap lurus Onyx Kyuhyun "bolehkan?"
"jika kau merasa nyaman" ucap Kyuhyun berusaha sopan—Dia harus meyakinkan dirinya bahwa yang dilihat Kibum adalah taman belakang dan bukannya Sungmin-nya
Demi Ayahnya yang jarang pulang, dia harus fokus pada rapat mereka!
Kibum berdiri dari duduknya, saat ia melewati meja, Kyuhyun kembali bersuara "kami akan memanggilmu saat makan malam siap"
"Ya" Balas Kibum kembali melanjutkan langkahnya
"Kyuhyun-ssi" Panggil Kibum namun maniknya memandang namja kecil didepannya. Kyuhyun membalikkan tubuhnya—Sial sekali karna dia memiliki feeling bocah ini akan berbahaya jika ia tidak menjadi sekutunya "ya?"
Apa sekarang dia terlihat seperti penjilat?
Tentu saja tidak, pandangan mata dan suaranya yang tenang bisa mengimbangi aura datar yang dikeluarkan Kibum.
—Terintimidasi sama sekali bukan gaya nya
Hanya butuh waktu sampai kau juga berada di pihakku
"bisakah aku membawanya serta?" ucap Kibum, Matanya masih memandang namja yang beberapa centimeter lebih pendek darinya itu—namja yang hanya menatap kebelakang Tubuhnya. Ke arah Kyuhyun.
"Temani dia, Sungmin"
.
Tertarik ataupun penasaran
Selama dia hanya memandangku
Statusmu akan tetap abu-abu
—Cho Kyuhyun
.
.
20: 37. 26 Agustus 2011, Mansion Cho, kamar Kyuhyun
"Sungmin-ah" Sungmin yang sedari tadi memandang Kyuhyun yang mengerjakan PR-nya mengerjapkan matanya seakan baru tersadar "ye, tuan Kyuhyun?"
"apa Kibum orang yang ramah?"
Apa dia bicara padamu?
Apa dia membuatmu tertawa?
Apa dia menyentuhmu?
"Ye, bahkan Tuan Kibum tadi mengajak saya mengobrol. Apa Tuan Kyuhyun berteman dengannya?"
"apa terlihat seperti itu?"
"apa bukan begitu?" Kyuhyun hanya bergumam tidak jelas, tidak akan ada habisnya jika Sungmin sudah seperti itu—Dia sedang bosan dan mencoba mengajak Kyuhyun berbicara lebih banyak adalah hal yang biasa Sungmin lakukan
"Tuan Kyuhyun" Lagi. Kyuhyun hanya bergumam samar, matanya masih terfokus pada PR Akuntansi miliknya
"Besok hari sabtu..."
"..."
"Apa kita akan pergi ke suatu tempat?" Tanya Sungmin. Kyuhyun melirik Sungmin sekilas, matanya kembali menelusuri laporan keuangan yang dibuatnya "mau ke suatu tempat?"
"yah... tidak. Saya hanya bertanya mungkin kita akan mengunjungi taman bermain, atau mall dengan tempat ice catting atau peternakan"
"Tanya pada Dasom" Kyuhyun hampir saja terkikik, Keluarga Cho memang mempunyai semua itu. Tapi taman bermain, ice catting, peternakan—Sepertinya dari pada kunjungan industri Sungmin lebih menikmatinya sebagai acara jalan-jalan yang tidak terencana
Taman bermain terlalu ramai.
.
"ah, Benar. Seharusnya aku langsung saja tanya ke Dasom Noona"
Ice catting akan mencolok jika aku memperbolehkan Sungmin bermain disana
.
"mungkin saja kita akan mengunjungi ketiganya..."
Peternakan itu membosankan...
"Sungmin-ah"
—Tapi sepertinya boleh juga
"aku ingin Coklat panas" kata Kyuhyun tiba-tiba
"akan saya pesankan ke dapur" Sungmin berdiri dari kasur Kyuhyun yang sedari tadi di duduki-nya, berjalan keluar kamar dengan semangat
Mendengar pintu yang tertutup Kyuhyun mendial nomer Dasom—Sekertaris nya "pastikan ada jadwal ke Cho Farm Stand di Hyunmi besok"
"Ye, Doryronim"
Kyuhyun tersenyum kecil, besok akan jadi akhir pekan yang menyenangkan. Jalan jalan dengan Sungmin, melihat Sungmin menunjuk-nunjuk hewan yang ditemuinya dengan semangat, tatapan Sungmin—
Tunggu...
Apa tadi aku—
Kyuhyun mendesis, lagi-lagi tanpa sadar dia kembali melakukan sesuatu untuk bocah itu
—Sudah terlanjur. Anggap saja tidak sengaja.
Kyuhyun terus mensugesti dirinya bahwa dia bukan baru saja –untuk kesekian kalinya- kalah dari kemauan Sungmin
—ya, ini tidak sengaja. Mungkin karna aku butuh hiburan dan...
"Tuan Kyuhyun, Minuman Tuan datang" pekikan Sungmin membuatnya tersentak
"ini sudah malam, sana tidur!"
Sungmin mengerjap, matanya melirik jam yang bahkan belum menunjukkan jam 9 malam "Tapi tuan—"
"sudah sana!" Sungmin terdiam beberapa saat sebelum menundukkan kepalanya "Ye, Tuan Kyuhyun"
Dari nada ketus dan mata melotot yang dibuat-buat, sepertinya Kyuhyun salah tingkah.
—Aku tidak salah tingkah. Tidak! Bukan! Ish!
0o0
11: 15. 27 Agustus 2011, Pulau Hyunmi, Korea Selatan
Sungmin merengut, mereka memang ke Peternakan. Pulau yang mengatas namakan Cho Hangeng sebagai pemiliknya ini memang sebagus yang Dasom katakan
Padang rumput luas.
Pohon-pohon besar.
Rumah-rumah imut.
Semuanya bagus. Tapi sedari tadi dia tidak melihat domba, kuda, ataupun sapi yang Dasom bilang -juga- ada di pulau ini selain domba yang ada di meja makan di depannya. Dan bentuknya bukan domba—itu makanan.
Sungmin mengunyah makanannya dengan bibir yang dimaju-majukan. Berharap semua orang bertanya apa yang salah dan menunjukkannya dimana hewan-hewan yang dicarinya sedari tadi
—Dan Kyuhyun melihatnya
"Sungmin" Sungmin langsung meliat kearah Kyuhyun. Bukan hanya Sungmin, Semua yang masih ada di meja makan restoran ini menoleh kearah Kyuhyun. Meskipun tidak berteriak, dengan Cho Kyuhyun yang ada disana, mana ada pekerja yang akan bicara? Tentu saja suara Kyuhyun terdengar memenuhi seisi restoran
"pastikan kita bisa berkeliling 15 menit lagi" Kyuhyun menarik serbet untuk membersihkan bibirnya, membuat orang-orang yang belum menghabiskan makanannya cepat-cepat memasukkan semua makanan di piring kedalam perut mereka
"Ye, Tuan Kyuhyun" jawab Sungmin, setelah Kyuhyun keluar restoran –entah untuk apa- Sungmin dengan semangat melahap sisa makanannya dan berjalan cepat mencari Kyuhyun sebelum mengatakan dengan nada biasa -khasnya- "Cepat ya Ahjumma, Ahjussi. Min mau lihat domba hidup. hihihi"
0o0
Dengan mata berbinar, Sungmin memperhatikan domba-domba sungguhan yang dilewatinya –dia tidak bisa berhenti, mereka menaiki bis terbuka yang berjalan lambat-
Tapi itu tidak apa-apa.
Setidaknya untuk Kyuhyun.
Karna -sengaja- Kyuhyun duduk di sisi kiri, dan padang rumput ada disebelah kiri, sedangkan di belakang Sungmin adalah rumah-rumah para pekerja
Well, di pulau ini. Semuanya memang milik keluarga Cho, mencakup tumbuhan, hewan, tanaman dan juga manusia nya juga milik mereka
"besar-besar"
"ah, yang itu imut sekali"
"kenapa mukanya seperti bunny hihi"—yang ini membuat Kyuhyun tersenyum tipis, biasanya namja tidak suka kelinci tapi Sungmin bahkan memanggilnya bunny
Dari pada namja, Sungmin lebih mirip Yeoja yang memekik senang ketika melihat hal-hal imut. Atau mungkin memang semua orang berwajah imut suka hal-hal imut?
"mau turun?" tanya Kyuhyun, Sungmin meimbang nimbang sejenak sebelum menggeleng "tidak, mereka kelihatannya lapar sekali" Kyuhyun bahkan menangkap raut nanti-aku-dimakan dari wajah Sungmin
"mereka makan rumput, Sungmin"
"Saya tau, kok, Tuan Kyuhyun"
"oh ya?" Sungmin memajukan bibirnya dengan raut wajah mengerti yang dibuat-buat "geurom! Kalau tuan mau saya akan menemani tuan Kyuhyun"
"tapi mungkin kalau mereka sangat lapar bisa saja memaka apapun didepannya sih" kata Kyuhyun sedikit menoleh kesamping, melihat salah satu gerombolan domba yang mencari makan
"t-tuan Kyuhyun, tadi kan saja bilang kita tidak usah turun ya kan ya?"
Dan Kyuhyun hanya mampu mendengus geli. Memperhatikan Sungmin yang kembali memotret domba-domba itu dengan bibir yang terpout dalam diam—membuat Pegawai yang sedari tadi diam kembali menjelaskan tentang Cho Farm Stand
.
.
"banyak sekali~" Sungmin memekik tertahan untuk yang kesekian kalinya, sesekali tangannya bergerak memotret kuda –mereka sudah melewati domba- yang tersaji dihadapannya.
Sepertinya sudah lupa dengan pembicaraannya dengan Kyuhyun tadi.
Perlahan mereka berhenti di istal kuda "karna kita menggilir pelepasan kuda, didalam masih ada kuda yang menunggu. Apa Doryronim ingin melihatnya?"
Kyuhyun menaikkan alis saat Sungmin menatapnya dengan bunny eyes yang menggemaskan, jujur saja sedari tadi memang hanya gesture sungmin yang menjadi pandangannya, kertas laporan ditangannya hanya sebuah pegangan. Toh, salah satu staf-nya disini juga mengoceh -menjelaskan- sedari tadi
"ya" kata Kyuhyun membuat tubuh sungmin terlonjak sedikit,setelah menunduk kecil namja mungil itu langsung keluar dari kereta mereka.
Mendengus kecil, kyuhyun juga keluar. Didepan pintu, Sungmin sudah menunggu dengan kaki yang digerak-gerakkan
Dasar bocah
Mereka masuk dengan langkah santai—sangat santai sampai sungmin merasa kakinya ngilu karna menahan untuk berlari kesana kemari
"apa kita perlu semua foto kuda-kuda ini tuan?" ini adalah kata pertama Sungmin untuk Kyuhyun selama 29 menit mereka terdiam akibat kejahilan Kyuhyun tadi, membuat Kyuhyun seakan tersadar kalau dia memang sedang bekerja. Bodoh, Sungmin saja ingat dia sedang bekerja dan kyuhyun malah menganggap ini hiburan
"tidak, beberapa saja yang secara umum, Sungmin" Kyuhyun ikut memperhatikan sekitar sesekali berhenti, memulai pekerjaannya dengan benar. Kalau yang diluar sudah pasti tak mungkin ada apa-apa tapi yang didalam kandang belum tentu baik-baik saja, kan?
"apa sering ada yang sakit disini?" inipun pertanyaan pertama Kyuhyun pada staf yang sedari tadi menjelaskan ini itu tentang peternakan mereka, tangannya mengelus puncak kepala kuda didepannya
tidak begitu banyak kuda yang dilihatnya, berarti banyak yang ada di belakang, yang dipisahkan karna sakit atau semacamnya "Ye, doryronim, karna sedang perubahan musim sedang banyak yang tidak sehat. Tapi karna langsung ditangani sebagian besar tetap bertahan"
"berapa persen?"
"hampir 96% kembali, rata-rata yang tidak selamat usianya 2-4 tahun" Kyuhyun terdiam sesaat, 4% adalah angka yang besar. Itu berarti sekitar 15 kuda selama masa pancaroba
Ini pertama kalinya dia mengurus tentang peternakan, makhluk hidup memang merepotkan.
Tunggu—
Resort terbarunya juga memiliki istal kuda
"apa selalu seperti itu setiap pancaroba?"
"Ye Doryronim, namun angka ini yang paling besar, biasanya bisa sampai 99%"
"Sungmin"
"Ya, Tuan Kyuhyun" Perhatian Sungmin sepenuhnya ada pada Kyuhyun, setelah Kyuhyun banyak bertanya tadi Sungmin langsung memperhatikan obrolan mereka, barangkali kalau dia mengatakan ke yesung ini adalah sesuatu yang janggal dan harus dihentikan
"kita ke seoul sekarang"
"Ya, Tuan Kyuhyun"
0o0
19: 10. 27 Agustus 2011, Mansion Kim
Kibum memandang Jungmo dengan raut ingin tahu—yang tentu saja orang akan mengatakan tak melihat apa-apa pada ekspresi bocah itu
"ne Seohyunnie, aku akan datang besok, saranghae..."
—Tapi Jungmo melihatnya
Kim sulung itu merubah senyum sumringahnya menjadi lebih lembut. Sekali lihat sudah pasti akan ketahuan seberapa sayang Jungmo pada Kibum. Sebenarnya dia menatap seperti itu hampir pada semua orang yang dikenalnya—hal yang selalu dipertanyakan Kibum
Mereka tinggal di tempat yang sama, orang tua yang sama, dan perlakuan yang sama. Tapi kenapa Jungmo terlihat lebih bahagia dibandingkan dengan dirinya
"waegurae?"
"Seo Noona" kata Kibum membuat Jungmo mengangguk, satu lagi yang membuat mereka tak terlihat seperti saudara sedarah—padahal kalau difikir-fikir, Jungmo ramah seperti ibunya dan dia sedatar ayahnya
"Kibummie mau bertemu Seo Noona?" Kibum menggeleng membuat Jungmo menatapnya bingung "kalian bertemu hampir setiap hari, kenapa masih telfon lama sekali?"
"rindu"
"rindu?"
"kalau kita menyukai seseorang, pasti selalu ingin bertemu kan? Seperti Kibummie dan Hyung" kata-kata itu membuat Kibum terdiam
Aku juga ingin bertemu Lee Sungmin...
"ada orang lain yang Kibummie rindukan juga?"
"..." diam bisa berarti ya dan tidak untuk Kibum, tapi Jungmo itu seperti mentalis-nya Kibum. Meski tak tau apa yang ditanyakan dia tau kalau Kibum ingin bertanya, begitu pula dengan jawaban ya dan tidaknya bocah itu
"Kibummie ku sudah mulai suka-sukaan, eoh?"
"..."
Apa suka seperti ini?
"tertarik atau penasaran kejar saja" Kata Jungmo, menumpukan wajahnya di telapak tangan kanan, pembicaraan mereka selalu menarik -menurutnya- tapi sepertinya ini yang paling menarik. Melihat perkembangan normal adiknya adalah sesuatu yang menggembirakan untuknya
"ya?" apalagi saat Kibum mengerjap seperti itu, mungkin orang lain tidak menyadarinya, tapi menurutnya itu imut. Ah Kibummie-ku memang luar biasa...
"yah, kalau kau sudah mendapatkannya, kau akan tau apa yang kau rasakan, Kibummie sayang..."
Melihat kibum seperti kebingungan Jungmo kembali bersuara "jika hanya pertama kali lihat mungkib hanya penasaran"
Berarti aku penasaran ya?—
"kalau beberapa kali masih penasaran mungkin itu tertarik"
Tertarik?
Kalau tertarik apa berarti aku suka—
"Tuan, Tuan Cho datang berkunjung" salah satu maid keluarga Kim berdiri depan mereka, memang ruangan ini tanpa pintu
Cho Kyuhyun? Apa Lee Sungmin juga ada?
Dibelakang Maid itu ada Kyuhyun "Apa aku mengganggu?" Well—ini sudah lewat jam makan malam, tak ada salahnya Kyuhyun sedikit barbasi
"Oh, Kyuhyun-Ah!" Jungmo merangkul Kyuhyun untuk duduk disofa panjang yang tadi diduduki olehnya—dan itu membuat namja yang dibelakang Kyuhyun terlihat oleh Kibum
Lee Sungmin...
Bocah itu tersenyum -sangat- tipis melihat Kibum. Kibum tidak menyapa Kyuhyun, kemungkinan Kibum tak suka Kyuhyun membuat lapisan es yang pertama kali Kibum lihat itu kembali menjerat dirinya
Karna bagi Sungmin, tak ada yang lebih berarti daripada Cho Kyuhyun.
.
Tertarik atau penasaran
Aku tidak peduli lagi
—Kibum
.
.
.
TBC
Pertama, Saya sangat minta maaf ini baru dilanjut, dua minggu belakangan tugas kuliah numpuk, ternyata gak sekolah gak universitas kalo udah mau UAS semua tugas berbaris...
Sama kyumin moment, gak tau kenapa saya cuma kepikiran buat itu, agak gak rela ngepublish Kyumin yang disini rasanya agak lemah dibanding linenya Kibum-Jungmo-Kyuhyun-Sungmin, mungkin karna Kibum-Jungmo belum pas perannya jadi saya tegasin disini.
Terima kasih yang udah baca, review, follow, favorite~
Sekarang bales Review ya...
Minnie-minnie-mine. Maaf ya udah kebut-kebutan(?) saya malah lama update
Tika137. Iya, sesuain latar, cerita itu ada karna mereka dalam satu kalangan –dipaksa ataupun emang begitu adanya- kalau disini mereka memang udah begitu dari sananya bukan ditarik paksa untuk masuk kedalamnya. Kalau dewasa berarti skip tahunnya banyak dong~ udah umurnya jangan ditambahin banyak-banyak, gak papa ya tika~
Leedidah. Iya, Kyuhyun punya saingan tuh. Ketertarikan anak bocah, ya begitu-begitu aja. Kaya saat kita melihat sesuatu yang gak biasa dilihat dan itu indah ya berarti suka, yah seperti itu deh. Kan Sungmin boneka pembunuh keluarga Cho, masa gak saya kasih lihat dia ngebunuh kayak gimana?
Abilhikmah. Kan dia boneka pembunuh keluarga Cho, jadi harus dapet misi ngebunuh orang...
Park Heeni. Dalam keadaan normal anak kecil, apalagi laki-laki hanya mengetahui ini bagus dan tidak. Dalam pandangan Kibum, pandangan Sungmin yang seperti itu bagus jadi dia suka –atau penasaran-. Ada OTP real, yah, jangan minta diabaikan dong, Saya mau lihat juga...
Reiasia95. Karna belum ada apa-apa makanya naksir aja. Saya juga kalo liat cowok ganteng naksir-naksir aja, hehe... masalahnya Kyuhyun ada disitu tuh, doa in aja Hankyung gak tau kalo anaknya luluh ama pelayan ya reia~
Pusycat3. Hehe, berarti chapter 3 berhasil ya bikin paham. Maaf ya, Updatenya lama banyak tugas soalnya. Tadinya gak mau saya masukin itu adegan tapi pas baca Summarynya pengen ngasih tau gimana cara sungmin Kerja sesuai latihan yang dikasih yesung di ch 1
TiffyTiffanyLee. Iya ini Update. Tamat kok tamat, tapi kemaren banyak tugas, saya juga bingung sama yang pada pengen minta Kyumin-nya banyak jadi lebih lama lagi^^v. Ya secamam suka, kalo Kyuhyun... gak pake suka aja, kalo orang itu deket Sungmin, dia cemburu. Apa lagi suka suka segala -_-
Alfiani Vinc. Ya memang Sungmin itu kan pembunuh ya disini, jadi dia tegas, tapi tegasnya itu berdasarkan anjuran Yesung, selain dari yang diarahin Yesung dia tetep bocah polos yang selalu pengen ngelindungin Kyuhyun
Wuhan. Iya ini saya kasih kyumin Moment... tapi gak bisa banyak-banyak. Kyuhyun emang ngasih kepemilikan buat Sungmin tapi dia gak mau ngaku dia luluh sama Sungmin
Guest137. Jungmo juga ada, disebut dong ntar jungmonya iri, hihi. Ini Kyumin Moment. Kyu Cuek? Dia berusaha cuek sebenernya, dia gak mau ngaku luluh sama Sungmin
Keyla6384. Emang mengadakan pemeran ketiga, serasanya lebih greget si pemeran utama sama yang ketiga aja daripada sama pemeran pertama yang satunya lagi. Disini saya nambahin seperti apapun pemeran ketiga -kibum-, pandangan Sungmin tetep ke Kyuhyun begitu pula sebaliknya. Semangat~
One lee umin. Ini dilanjut, maaf lama update
Shinjiwoo920202. Iya, kan dilatih terus jadinya dia fokus kalo udah pengen ngebunuh orang. Naksir kok naksir. Pas umur 9 tahun Jiwoo pernah naksir orang juga gak? Ya naksirnya seperti itu kira-kira
Atiqah elfpumpkin. Ya kan sesuai judulnya. Kalo udah 20 tahunan bukan baby lagi deh, iya ini dilanjut~
Ryesungminkyu18. Yah, saya padahal mau bilang Kibum naksir sungmin *pout* Kyuhyun juga wajar kok~ kan Sungmin boneka pembunuh masa gak ngebunuh orang?
PS: saya belain Kyuhyun karna saya lebih suka Kyuhyun, anggep aja emang wajar ya~ puingpuing~
Adekyuminjoyer. Iya dong, Sungmin kan keren~ yah udah suka, Ade takut dong... ini dilanjut~
Wullancholee. Iya tuh marahin yesung aja yang bikin Sungmin suka pistol. Ini update, makasih udah nunggu...
