Title: A Shy Love

Cast: Taehyung, Hoseok, Namjoon, Jungkook, Jimin #VHope #KookMin #NamSeok

Lenght: Mini Chapter

Rating: 15+

Author: Tae-V [Line KTH_V95, Twitter KTH_V95]


AUTHOR POV

Taehyung sudah berusaha mati-matian mencoba tertidur dan memejamkan kedua matanya, namun pemandangan ketika Namjoon tengah mencium kening Hoseok itu kembali melintas di benak Taehyung, dan ia jadi tidak bisa tidur.

"Yaishhhh~ Katanya mereka hanya berteman dekat, mengapa Kim Namjoon mencium kening Hoseok hyeong?" gerutu Taehyung.

Taehyung terduduk di atas kasurnya sambil mengacak-acak rambutnya. Frustasi.

"Apa tadi Kim Namjoon menyatakan perasaannya kepada Hoseok hyeong? Lalu Hoseok hyeong menerimanya dan mereka berkencan? Whoaaaaa~ Andweeeeeeee!" gerutu Taehyung.

"Yaishhhhhhhh~" sahut Taehyung lagi sambil menendangi selimutnya.

Taehyung baru bisa tertidur sekitar pukul dua dini hari, untung saja esoknya ia libur karena sabtu minggu kampusnya diliburkan, hanya ada beberapa kegiatan klub dan Taehyung tidak mendaftar di klub manapun.

Pukul enam pagi, Hoseok sudah bersiap mengajak Mickey lari pagi, dan ia tahu betul biasanya jam enam pagi di hari sabtu, Taehyung juga berlari mengelilingi perumahan.

Hoseok melihat jam tangannya. "Lima menit lagi harusnya Taehyung keluar dari rumahnya."

Namun sudah hampir jam setengah tujuh pagi, sosok Taehyung tetap tidak terlihat keluar dari rumahnya.

Hoseok memiringkan kepalanya dengan ekspresi bingung. "Apa ia sakit? Atau masih ketiduran?"

Akhirnya, Hoseok terpaksa berlari pagi hanya berdua dengan Mickey.

Taehyung membuka kedua matanya, dan sinar matahari sudah sangat terang masuk ke kamarnya dari celah jendela.

"Aigoo~ Aku bangun kesiangan..." sahut Taehyung, masih dengan wajah mengantuk, sambil berjalan menuju kamar mandi untuk menyikat giginya.

Tiba-tiba ia ingat, sabtu pagi itu satu-satunya hari dalam satu minggu dimana ia bisa berlari pagi bersama Hoseok, dan ia melewatkannya hari ini!

"Yaishhh~ Aku harus menunggu satu minggu lagi baru bisa berlari pagi dengan Hoseok hyeong..." gerutu Taehyung sambil menaruh odol di sikat gigi yang ada di tangannya.

.

.

.

HOSEOK POV

Udara pagi ini agak panas.

Taehyung juga tidak lari pagi.

Cih~ Pagi yang kurang baik...

Untung Mickey selalu menemaniku.

Aku duduk sejenak di tepi lapangan basket yang ada di dalam perumahan.

Mickey kuikat ke pohon yang ada disebelahku.

Huft~ Panas pagi ini sangat luar biasa...

Tiba-tiba aku melihat Namjoon sedang duduk di seberang lapangan, membaca buku.

Pantas nilainya selalu bagus! Bahkan sabtu pagi begini ia belajar...

Tapi untuk apa ia belajar di pinggir lapangan?

Ah!

Tiba-tiba aku teringat satu hal, rumah Namjoon kan ada di depan lapangan ini!

Huft~ Sinar matahari pagi ini membuat otakku lumpuh berpikir sepertinya.

Aku memutuskan meninggalkan Mickey sejenak dan menyeberangi lapangan, lalu duduk disamping Namjoon yang masih asik membaca sampai tidak menyadari keberadaanku.

"Namjoon a~" sahutku sambil duduk tepat disampingnya.

"Kkamjakgiya!" Namjoon terkejut karena kedatanganku yang tiba-tiba disampingnya.

"Hehehehe... Makanya jangan terlalu fokus belajar... Ckckckck..." sahutku, menggoda Namjoon.

"Kau pasti lupa senin ada ujian..." sahut Namjoon sambil menggelengkan kepalanya.

"Aku ingat... Dan kau kan besok sore akan ke rumahku, mengajarkanku... Hehehe..." sahutku sambil tertawa.

"Araseo... Aigooooo~" sahut Namjoon, pasrah mendengar permintaanku.

Untunglah selama ini Namjoon tidak pernah menolak permintaanku.

Namjoon memang sahabat terbaik yang kumiliki.

"Tumben kau jalan-jalan sendirian? Mickey mana?" tanya Namjoon.

"Aigoooo~ Dia ada di seberang sana... Kau tidak melihatnya?" sahutku sambil mengacak-acak rambut Namjoon.

"Aaaah~" sahut Namjoon sambil menganggukan kepalanya ketika melihat Mickey.

"Kau mau mampir ke rumahku? Wajahmu terlihat sangat berantakan..." sahut Namjoon.

Aku memasang ekspresi pura-pura kesal. "Bukan berantakan, otakmu yang berantakan aigoo~ Ini karena sinar matahari terlalu terik makanya wajahku berkeringat begini..."

"Ayo ke rumahku dulu, akan kubuatkan minuman yang segar..." sahut Namjoon.

Tentu saja, aku mana mungkin menolaknya.

"Kajja~" sahutku sambil tersenyum lebar. "Sebentar, aku ambil Mickey dulu..."

.

.

.

AUTHOR POV

Hoseok duduk di teras rumah Namjoon yang sangat sejuk karena banyak tumbuh-tumbuhan disana, menunggu Namjoon membuatkan minuman.

Mickey diikatkan ke salah satu pohon yang ada di teras rumah Namjoon.

"Sejuknya udara di teras rumah Namjoon.. Haruskah aku bilang ke appa untuk menanam tumbuh-tumbuhan yang lebat juga di teras rumahku?" gumam Hoseok.

Dan ide itu terlintas di benaknya!

"Atau, haruskah aku yang menanam dan meminta bantuan Taehyung agar kami bisa menanam bersama di teras rumahku? Hahaha.. Aku rasa itu ide bagus..." gumam Hoseok sambil tertawa sendirian, membayangkan dirinya dan Taehyung tengah menanam pohon bersama.

"Ada yang menyenangkankah? Sampai kau tertawa sendirian seperti itu?" sahut Namjoon yang tiba-tiba muncul di belakang Hoseok, membawa dua gelas orange juice yang terlihat sanhgat segar.

"Ah~ Aniya..." sahut Hoseok, masih sambil tersenyum membayangkan adegan bertaman bersama Taehyung.

Sebenarnya Hoseok selalu ingin menceritakan perasaannya itu kepada Namjoon agar ia bisa meminta nasihat dan berbagi cerita mengenai hari-harinya bersama Taehyung, tapi Hoseok berpikir bahwa pria seperti Namjoon tidak akan tertarik dengan kisah percintaannya, makanya Hoseok tidak menceritakan apapun tentang Taehyung kepada Namjoon.

Hoseok hanya sempat menceritakan bahwa ia memiliki tetangga yang sangat tampan yang pindah kesebelah rumahnya. Hanya itu. Karena ekspresi Namjoon pun sepertinya tidak tertarik mendengarkan cerita Hoseok lebih lanjut mengenai Taehyung.

Setelah mengobrol hampir satu jam lamanya di rumah Namjoon, Hoseok kembali ke rumahnya, berjalan kaki bersama Mickey.

.

.

.

TAEHYUNG POV

Karena aku idak lari pagi hari ini, aku rasa membereskan rumah hari ini ide yang bagus.

Jadi aku bisa lari pagi besok, siapa tahu Hoseok hyeong juga lari besok pagi.

Kalau begitu aku lebih baik merapikan rumah hari ini saja, jadi besok badanku tidak terlalu lelah.

Jadi aku memutuskan untuk memulai aktifitasku membereskan rumah tingkat yang kuhuni seorang diri ini.

Dimulai dari atas!

Huft~

Baru memegang sapu saja rasanya aku sudah sangat lelah, membayangkan betapa banyak keringat yang akan kukeluarkan pagi ini untuk merapikan rumahku.

Haruskah aku... Meminta bantuan Hoseok hyeong?

Aku membayangkan seandainya ia ada disini, dan kami menyapu, mengepel, dan memasak bersama.

Pasti menyenangkan, hahahahaha...

Yeah, aku tertawa sendirian. Like an idiot.

Aku rasa aku memang sudah gila... Sejak aku sadar aku jatuh cinta pada Hoseok hyeong...

Ah, benar! Membereskan rumah sambil menyetel lagu pasyi lebih membuatku bersemangat.

Aku menyalakan tape di kamarku dengan suara yang cukup kencang agar bisa terdengar sampai lantai bawah.

Dan lagu kesukaanku pun mulai terdengar dari tape.

"K Will - Talk Love (Ost. Descendants Of The Sun)

Without a word, feelings keep growing
This can't go on like this
How did I become this way?

How did I fall for you this much?
I don't even know

Why are you lingering around me?
Whatever you do, I notice
Whatever I do, I'm curious about you

Why are you lingering around me?
What should I do?
I keep thinking of you

Say it, what are you doing? Say it, what are you doing?
Don't let me look away from you like a fool
I wanna tell you, I wanna tell you
The one who lives in my heart
You are my only one"

Aku mulai menyapu kamarku , lalu aku juga terpaksa harus menyapu kamar sebelah yang kosong karena memang tak ada yang tidur disana, sambil bersenandung mengikuti irama lagu kesukaanku itu.

"Being too in love
Makes one cry
I didn't understand that before

But the moment I saw you
Tears welled up in my eyes
I think it's love

Why are you lingering around me?
Whatever you do, I notice
Whatever I do, I'm curious about you

I only think of you
Like this
I keep wanting to kiss you

Say it, what are you doing? Say it, what are you doing?
Don't let me look away from you like a fool
I wanna tell you, I wanna tell you
The one who lives in my heart
You are my only one"

Even though I'm not good at everything
I wanna stay by your side
Is it love? It has to be love
I wanna be your man

Say it, what are you doing? Say it, what are you doing?
Don't let me look away from you like a fool
I wanna tell you, I wanna tell you
The one who lives in my heart
You are my only one"

Setelah selesai menyapu seluruh bagian atas rumahku, aku mengepel semua lantai di lantai atas, kemudian mulai turun dan mengepel anak-anak tangga,

Setibanya aku di lantai bawah, perutku berbunyi.

Ah! Benar... Aku kan belum sarapan...

Dan sekarang sudah pukul 09.20 AM.

Aku memutuskan untuk keluar membeli sarapan di rumah makan yang letaknya tidak terlalu jauh dari rumahku.

Dan aku terkejut karena ketika aku keluar dari gerbang rumahku, Hoseok hyeong sedang ada di depan gerbang rumahnya, berencana masuk ke dalam rumahnya sambil menuntun Mickey.

"Ah, Hoseok hyeong~ Pagi..." sahutku, mencoba menyapanya, seperti biasa, dengan gaya cool dan senyuman mautku.

"Uh~ Taehyung a... Kau baru bangun?" sahutnya, sepertinya agak terkejut karena berpapasan denganku.

Ah, aku lupa, ia kan selalu terkejut setiap berpapasan denganku!

Aku menganggukan kepalaku. "Aku susah tidur semalam, jadi aku bangun kesiangan..."

Dan tiba-tiba aku kembali teringat dengan hal yang membuatku tidak bisa tidur semalam!

That bastard Kim Namjoon!

"Pantas saja aku bingung karena tidak melihatmu berolahraga pagi ini..." sahut Hoseok hyeong sambil memiringkan kepalanya.

"Apa yang terjadi denganmu dan Kim Namjoon semalam?" Ingin rasanya kutanyakan itu padanya, tapi aku malu.. Dan takut... Bagaimana jika jawabannya justru semakin melukaiku?

"Iya, aku bangun tadi sekitar pukul delapan lewat... Makanya aku tidak lari pagi..." sahutku.

Hoseok hyeong menganggukan kepalanya.

"Ah, kau baru kembali dari lari pagi bersama Mickey?" tanyaku.

"Iya~ Tapi udara pagi ini panas sekali aigoo~ Aku nyaris pingsan rasanya, hehehe.." sahut Hoseok hyeong sambil tertawa kecil.

Tawa yang sangat manis.

"Ah, kau mau kemana Taehyung a?" tanya Hoseok hyeong tiba-tiba.

"Uhm.. Aku sedang membereskan rumahku, tapi aku baru ingat aku belum sarapan, makanya kuputuskan membeli sarapan dulu, makan, baru kembali membereskan rumahku.." sahutku.

"Ah~ Kau tinggal sendirian jadi semua harus kau kerjakan sendirian ya..." sahut Hoseok hyeong.

"Makanya minggu pagi sampai siang aku jarang keluar rumah.. Karena membereskan rumah sendirian.." sahutku.

"Aaaah~ Jadi karena itu... Lalu mengapa hari ini kau membereskannya bukan besok saja?" tanya Hoseok hyeong.

Karena aku berharap besok pagi bisa lari pagi bersamamu!

Haruskah kujawab begitu? Kurasa lebih baik tidak kubicarakan.

"Agar besok aku bisa istirahat? Hahaha..." sahutku sambil tertawa kecil.

Hoseok hyeong terlihat seperti tengah berpikir, entah apa yang dipikirkannya, namun tiba-tiba ia mengucapkan sesuatu yang membuat hatiku meloncat kegirangan.

"Perlu kubantu membereskan rumahmu, Taehyung a?" sahut Hoseok hyeong tiba-tiba.

Yaaaaaaaaa~ Kau memang mengerti apa yang ku mau... Apakah kita berjodoh? Hahaha...

Aku sangat senang mendengar ucapannya, tapi aku berusaha terlihat biasa saja.

Aku menganggukan kepalaku sambil menjawab, "Ide yang bagus... Apa aku merepotkanmu?"

Hoseok hyeong menggelengkan kepalanya. "Aniya~ Membantu tetangga tidak ada salahnya kan?"

Cih... Tetangga...

Aku menganggukan kepalaku. "Benar juga, hehehe..."

"Kalau begitu kau beli sarapan dulu, aku ganti baju sebentar, nanti aku ke rumahmu ya..." sahut Hoseok hyeong.

Nice idea!

"Oke, hyeong.. Call~" sahutku sambil tersenyum.

.

.

.

HOSEOK POV

Aku segera mandi, mengganti bajuku dan merapikan rambutku.

Ini kesempatan langka! Dan sayang untuk dilewatkan!

Aku kira Taehyung akan menolak, ternyata ia menyetujui kubantu membereskan rumahnya..

Yuhuuuuuuuuuu~

Aku rasanya ingin berteriak saking bahagianya.

Dan aku teringat dengan senyumannya barusan.

Aigooooooooo~

Dan lagu itu terputar lagi di benakku.

"Yoon Mi Rae - Always (Ost. Descendants Of The Sun)

When I see you, everything stops
I don't know since when

One day, you came to me like a dream
You shook up my heart
I knew that it was destiny

I Love You
Are you listening?
Only You
Close your eyes

Your love came scattered with the wind
whenever, wherever you are
whenever, wherever you are

ohohoh love, love, love

How did I come to love you?
I tried pushing you out but my heart recognizes you

I Love You
Are you listening?
Only You
Close your eyes

Even if everything changes, this won't change
You are my, I am your love

Even if you take a little time to come back
Even if you pass over me
It's alright, I'll be here for you

I Love You
Don't forget
Only You
The confession of my tears

Your love came scattered with the wind
whenever, wherever you are
whenever, wherever you are"

Jung Hoseok, kajja~~~~~~

Aku sudah bersiap menghampiri rumah Taehyung.

Aku segera berlari ke bawah.

"Pelan-pelan jalannya, nanti kau jatuh, imma..." Terdengar suara appa berteriak menegurku dari dapur.

"Araseo, appa~ Aku pergi dulu..." sahutku sambil berteriak juga.

"Baru pulang, mau kemana lagi?" teriak appa.

"Main~" sahutku, lalu aku segera membuka pintu rumahku dan berlari keluar gerbang menuju rumah Taehyung.

Namun aku terkejut.

Taehyung juga baru kembali dari membeli sarapan, namun ia tidak seorang diri.

Ada seorang pria bertubuh mungil dengan rambut hitam pekat disampingnya, sedang tertawa berdua dengannya.

"Ah~ Hoseok hyeong..." sahut Taehyung ketika melihatku. "Kenalkan, ini pria yang kuceritakan padamu.. Teman dekatku di kampus..." sahutnya sambil tersenyum.

Dan pria itu terlihat tidak asing, sangat tidak asing bagiku.

Pria itu...

Aku mengenalnya!

"Park Jimin?" sahutku sambil membelalakan kedua mataku.

Jimin juga terlihat sangat terkejut ketika melihatku.

"Hoseok hyeong?" sahutnya dengan ekspresi terkejut.

.

-TBC-


minzz9594 : terakhir kamu review saya yang Who Is My True Love ya minz? long time no see :) VHope bikin greget ya minz? wkwkw XD iya bakalan ada lumayan banyak NamSeok momentnya :) thx semangatnya minz :)

Tiffietweety : waduh jangan menurun dong /nari fire/ XD of who is my true love tuh songfic? baru ngeh XD iya ff ini cuma 2 lagu, 1 lagu nunjukin isi hati hoseok 1 lagu nunjukin isi hati taehyung chan :) yg stupid beauty udah tamat tuh, kill me heal me masih on progress XD

hopekies : gapapa, diampuni asal setiap sempet bersedia mampir/? XD wkwkw bersemu-semu XD halalin aja buru sana ajak ke KUA nanti saya jadi penghulunya/? XD sok cool padahal mah cinta wkwkw saya sih sebisa mungkin ooc nya dikurangin supaya karakter mereka di ff saya dengan karakter real mereka dapet feelnya gitu, tapi ya itu kadang2 imajinasi saya terlalu liar jadi suka kejauhan oocnya waks here next chapt, hopekies :)

Hana : halo, kita bertemu lagi/? XD nah bener banget,itu karakter Hoseok disini :) wah kamu mensummary karakter taehyung dan jhope di ff ini dengan sangat baik, hana cocok jadi komentator waaaah :)