Hufft (elap keringat)
haloha minna~ masih ingat sama Itsu dan drabble~ abal nya ? Kagak ada yak ? ya sudah, rapopo #plak
Setelah cukup lama dianggurin, akhirnya Drabble ini lanjut juga. Chapter yang ini agak Itsu banyakin daripada yang sebelumnya tapi gak tau berapa, kagak ngitung soalnya wkwk :v
Nah yang kemarin juga ada yg request (kayak lagu aja :3), minta Naruto nya yang menggombal. Udah noh, ada beberapa Itsu selipin Naru yang menggombal tapi kagak tau juga berapa. Mending baca sendiri aja yak :v
Saranghae
"Teme."
"Hn."
"Saranghae itu bahasa apaan sih ?"
"Dasar Naru-dobe. Masa' itu saja tidak tau. Itu bahasa korea, dobe."
"Oh ya, masa' ? Trus artinya apaan ?"
"Artinya 'aku mencintaimu'."
"Aku juga cinta kamu, teme."
"Teme, wajahmu merah."
"Hn."
Mapan
"Teme, aku ingin bertanya sesuatu ?"
"apa ?"sahut Sasuke tanpa melihat Naruto. Matanya masih fokus ke arah mesin mobilnya yang sedang diperbaikinya.
"kok kamu belum punya pacar sih teme ? Kan banyak tuh yg ngantri yang mau jadi pacarmu. Aku heran, kok sampai sekarang kamu belum pacaran ya ?"
Masih tanpa melihat Naruto, Sasuke masih fokus ke mesin mobilnya. "Hn. Aku pacaran kalau aku sudah mapan."
"wah keren !"puji Naruto girang.
"kau sendiri kenapa belum pacaran ?"
"aku tunggu kamu mapan kok."jawab Naruto cepat
"!"
Tebak-tebakan
Kalau main tebak-tebakan, mending tidak usah mengajak Sasuke deh. Karena kenapa ? Karena rata-rata jawabannya kampret semua.
Contohnya sekarang, dimana Lee, Shino, Sakura, Ino dan Kiba bermain tebak-tebakan untuk mengisi waktu jam pelajaran yang kosong dan tiba-tiba Sasuke datang dan ikut nimbrung.
"benda apa yang paling empuk, nyaman, enak dipegang ataupun dipeluk ?"tanya Lee memulai permainan.
dan rata-rata pada jawab.
"bantal."Shino menjawab singkat.
"boneka dong. Apalagi yang gede bisa dipeluk. Iya kan, Ino ?"Sakura meminta pendapat Ino.
Ino mengangguk. "hu'um benar. Aku saja tidur pasti peluk boneka."timpal Ino.
Nah giliran Sasuke menjawab. "bokong Naruto."
.
.
.
Hening
.
.
Kampret kan (-_-')
Tangguh
Semua orang yang tidak mengenal Sasuke berpendapat bahwa Sasuke itu kuat, gagah dan yang terpenting Sasuke itu tangguh.
Buktinya, ia bisa mengalahkan 10 preman berbadan besar seorang diri hanya untuk melindungi sang terkasih yaitu Naruto dari preman-preman yang hendak mengganggu kekasihnya tadi. Meskipun Suigetsu, Juugo, Neji, Shikamaru dan Kabuto selaku sahabat-sahabatnya Sasuke bisa saja ikut membantu Sasuke namun Sasuke lebih memilih bertarung sendiri.
"Sasuke ! Kamu tidak apa-apa ? Apa ada yang sakit ?"tanya Naruto khawatir setelah Sasuke berhasil menumbangkan 10 preman-preman itu.
"Baka. Seharusnya aku yang berkata begitu. Kau baik-baik saja kan ?"Sasuke mengusap-usap sayang rambut Naruto.
Naruto mengangguk. "Hu'um aku baik-baik saja kok. Terimakasih ya, sayang. Kamu sudah menolongku."
.
Cup
.
Bruk
.
"eh Sasuke ?"Naruto bengong.
"ya elah Sasuke. Masa' harus pingsan terus sih setelah dicium Naruto. Bahkan itu sudah yang kesekian kalinya kan."Suigetsu mengejek Sasuke yang sudah tepar ditempat.
"yare-yare, sudah ku duga kalau Sasuke itu tidak setangguh yang kita kira."Shikamaru tiba-tiba menyeletuk dengan gaya khasnya. Yang lain hanya mengangguk membenarkan perkataan Shikamaru.
Hamil
"hei, teme."panggil Naruto kepada Sasuke yang sedang serius membaca buku.
"Hn."
"kau sedang apa sih ?"
"Mandi."jawab Sasuke malas.
"hehehe aku kan cuma basa-basi, Sasuke."Naruto cengengesan.
"basa-basi mu tak bermutu."komentar Sasuke pedas.
"ck, kau ini kasar sekali."Naruto merengut, ia melirik ke buku yang sedang dibaca Sasuke. "baca buku tentang apa, teme ?"
"tentang hermaprodite."
"ooh yang laki-laki bisa hamil itu ya ?"
"hn. Bisa dibilang begitu."
"waah memangnya benaran ada ?"tanya Naruto tak yakin.
"tentu saja, dobe. Kalau tidak, mana mungkin para ilmuwan dan dokter-dokter harus repot-repot menganalisis hal ini. Apalagi ini, kau lihat sendiri kan, bukunya saja sudah dibuat."
"wah bagus dong kalau begitu."
Sasuke menaikkan alis. "memangnya kenapa ?"
"kalau iya memang benaran ada, aku mau kok hamil anakmu, teme."
"!"
Belai, Elus dan Mandi
"Teme."
"Hn."
"Teme."
"Hn."
"TEME !"
"Apa sih, dobe ?"
"Kau itu dari tadi ku panggil-panggil tak ada yg benar responnya. Kerjaannya elus-elus ular piaraan mulu. Dari tadi dibelai-belai."
"Dari tadi asyik ularnya saja yang dimandikan mulu. Istrinya sendiri dicuekin."Naruto bersidekap dada, ngambek ceritanya.
Sasuke menyeringai. "Jadi gimana ? Kamu mau aku mandikan juga ?"
"e-eh... Bukan gitu-
"Jadi kamu ingin aku belai-belai juga ? Ingin ku elus-elus gitu, hm ?"
Naruto tampak salah tingkah. Wajahnya sudah menyamai warna merah tomat kesukaan teme nya. "e-eh maksudku-
"ya sudah, bagaimana kalau kita langsung ke kamar saja. Selesai aku belai-belai kamu, habis itu kita mandi deh bareng-bareng. Sekalian kan aku bisa mandiin kamu."Sasuke melangkah mendekati Naruto dengan tampang mesum.
"Teme, maksudku bukan begi- te-teme kau mau apa ? Ja-jangan mendekat. Kyaaa~ turunkan aku teme." Naruto sudah berada didalam gendongan Sasuke ala bridal style ke kamar cinta dengan wajah super duper mesum.
Haus
"Teme, jangan dihabisin minumannya. Aku juga haus !"
"Hn."Sasuke kembali melanjutkan minum.
"Teme ! Aku haus ! Bagi aku juga !"Naruto mencak-mencak tak karuan.
"Baiklah. Nih."
"Heee kenapa malah dihabisin ?! Kan sudah kubilang kalau aku- hmmph
"Bagaimana ? Sudah minum kan ?" tanya Sasuke dengan muka lempeng.
.
Jeda sesaat
.
"Baka Teme ! Maksudku, kau tinggal memberikan minumannya padaku. Tak perlu pakai transfer airnya dari mulut ke mulut kan, teme !" /
"Hn."
Marah
Sasuke : PING !
Naruto : R
Sasuke : Dobe
Naruto : R
Sasuke : Kau masih marah ?
Naruto : R
Sasuke : Maafkan aku, dobe. Aku janji takkan mengulanginya lagi
Naruto : ya
Sasuke : R
Naruto : Kok cuma di Read ?
Sasuke : Kamu tak usah balas dulu, dobe. Takutnya kamu nanti makin marah sama aku dan ujung-ujungnya minta putus. Aku tak mau putus, aku mau langgeng sama kamu, sayang
Naruto : T_T (terharu)
Menurutmu ?
"ne~ teme."panggil Naruto ketika mereka sedang asyik makan siang diatap sekolah.
"Hn."
"coba kau sebutkan lima tentangku menurutmu ?"
Sasuke tampak berpikir. "hmm pertama kau itu bodoh."Sasuke menjawab dengan gamblangnya.
Naruto langsung manyun.
"ketiga kau itu cerewet."lanjut Sasuke dengan tampang tak berdosa.
Naruto makin manyun. Mukanya sudah merengut tak karuan mendengar jawaban kekasihnya.
"keempat kau itu manis."
"a-aku tidak manis teme !"wajah Naruto merona.
"kelima kau itu sangat menarik."Sasuke tersenyum lembut.
"teme~..."Naruto meninju pelan bahu Sasuke untuk menghilangkan rasa senang dan juga salah tingkahnya. Sasuke hanya tersenyum melihat tingkah menggemaskan kekasihnya.
Naruto teringat sesuatu. "eh tapi tunggu dulu, teme. Kok keduanya tak ada ?"
"teme ?"
"kau itu tidak ada duanya."
.
.
Cup
.
.
Sasuke kembali melanjutkan makan siangnya yang sempat tertunda, mengabaikan wajah Naruto yang sudah seperti kepiting rebus yang dibaluri saus tomat.
Tato
"Sasuke, kalau misalnya kau sudah diizinkan Ita-nii pasang tato. Kau mau pasang tato apa dan dimana ?"
"tato Angel's Wing diseluruh punggungku."
"eh kok kita sama. Aku juga kalau sudah dibolehkan, ingin pasang tato dipunggung."
"memangnya kau mau ingin membuat tato apa ?"
"I LOVE YOU, SASUKE."
.
.
Tolong abaikan Sasuke yang saat ini pura-pura membaca buku untuk menyembunyikan rona wajahnya.
Ryuuki760, SNlop, Eun81, versett, youngnoon, choikim1310, hanazawa kay, kyuubi no kitsune 4485, SNCKS
Arigatou~ ya buat reviewnya
Jangan lupa review lagi. Pokok e review terus karya Itsu ^^
