MAKAN MALAM PARA DEWA
Disclaimer: MASHAMI KURUMADA
Author: Istar Fantasy (Add my FB: IStar SrFantasy ...or Follow my Twitter : IS_magicgirl... Aku tunggu ya….)
CHAPTER: 4. Persiapan Makanan
Didapur Sorento dan Isaac tengah sibuk menyiapkan alat masak sambil menunggu Krisna.. Kaza & Lo membawa bahan makanannya.
"Huh… katanya Poseidon tu kaya… tapi koq alat masaknya primitive kaya gini…!" kata Isaac sambil ngacungin panci penyok & ketel gosong.
"Sttttt… ntar kwalat loh….!" Kata Sorento dengan pelannya
"Emang dia bapak gua…!" balas Isaac makin keras
Gak lama ada yg mengetuk pintu.
Dor…dor…dor…dorrrr...!
"A…. aku ketembaaaak….!" Teriak Isaac sambil megang dadanya lalu jatuh ketanah.
"Woi…! lebay… itu suara pintu… bukan senapan….!" Kata Sorento yang swetdrop liat kelakuan temannya itu.
Isaac pun segera berdiri lagi dengan muka memerah sambil cengar cengir.
Sorento lalu segera membuka pintu yang terbuat dari kayu jaman Mesolitihikum itu.
Seketika Isaac & Sorento tercengang melihat tiga mahluk gak jelas yang berdiri dihadapan mereka.
Salah seorang dari mereka penuh bekas capitan kepiting bahkan di rambutnya masih ada seekor kepiting besar yang lagi asik menjepit rambut dengan capitnya yang besar.
Yang lainnya ada yang mengganti sepatu dengan ember dan kepalanya ada dalam mulut ikan.
Dan yang seorang lagi badannya dibalut pake perban kaya mumi serta menggendong seekor ikan hiu yang lagi pingsan.
Lo: "Ni tangkapannya (ngasi keranjang ikan)…ni juga (ngasi ikan dikepalanya)…!"
Krisna: "Ni dari aku….!" (ngasi kepiting besar yang ada di kepalanya)
Kaza: "Dan ini….!" (ngasi ikan Hiu yang dia kalahin dipertarungan gulatnya vs hiu di Chapter sebelumnya)
Mereka bertiga pun berlalu pergi meninggalkan dua orang temannya yang diam tercengang.
Isaac: "Ren…. Tadi tu kaza…lo…ama Krisna kan…?" (gak yakin)
Sorento: "Kayanya sih gitu…!" (kurang yakin juga)
Mereka segera kembali kedapur Isaac lalu berusaha untuk menyalakan kompor gasnya yang gak kunjung mau menyala.
beberapa jam kemudian.
Kesabaran Isaac pun akhirnya habis. Dia segera pergi kegudang buat ngambil alat las miliknya.
Isaac lalu bersiap nyalain kompor dengan bantuan api las.
Tapi sedetik lagi dia nyalain Sorento segera datang & menepis tangan Isaac.
"Is… gimana sih….! Mau mati….ya….?" teriak Sorento sambil mukul tangan Isaac sampe alat las ditangannya jatuh
"Emang napa…?" Tanya Isaac yang masi kaget
"Gak liat apa di Tivi… kalo nyalain kompor gas pake api tu bisa nyebapin ledakan gas…!" teriak Sorento di telinga Isaac
"Bener juga…. Untung kamu ngingetin…!" kata Isaac yang segera mematikan api di alat lasnya yang sudah mulai membakar tabung gas 30 kilo-an itu.
"Whaaaaaaaatttttttt….membakar apa…..?"
Duaaaarrrrrrrr
Seketika wajah mereka menghitam lengkap dengan tatanan rambut berdiri dengan hiasan asap.
Isaac: "Kenapa gak ada yang bilang apinya bakar tabung….?"
Istar: "Barusan aku bilang…!"
Isaac: "Maksudnya lebih awal…..!"
Shiryu (jadi asisten gantiin Camus yang sakit perut): "Kalo bilang… aku gak bakalan liat kalian cemong kaya gini kan…hahhahahaha….!" (tos sama Hyoga)
Setelah cukup lama menertawakan Isaac & Sorento.
"Ren… sekarang gimana…?" Tanya Isaac yang sudah mau menyerah
"Terpaksa kita pake kayu bakar….!" Jawab Sorento dengan lemas
"Gak pake kompor minyak aja….?" Usul Isaac
"Ya udah… beli minyaknya sana….!" Jawab Sorento sambil lempar galon minyak besar kearah jidat Isaac hingga terbentuk sebuah benjolan sebesar telor ayam.
"Huh… pake kayu aja dech….!" Kata Isaac yang males kewarung sambil lempar gallon kembali kepada kepala Sorento dengan sekuat tenaga hingga galon itu retak diikuti kepala Sorento.
Mereka pun mulai mengumpulkan kayu bakar didekat tungku.
Isaac: "Apinya gimana…?"
Sorento: "Pake cara pramuka aja….!"
Sorento mengambil dua buah batang kayu dan sabut kelapa.
Lalu menaruhnya dengan urutan sabut kelapa paling bawah batang kayu terbaring diatasnya dan batang kayu kedua berdiri diatasnya.
Sorento pun mulai memutar-mutar batang kayu itu tanpa kenal lelah sedangkan Isaac mencoba membantu dengan meniup-niup supaya bisa bisa menghasilkan kepulan api.
Namun yang mengepul bukannya kayu tapi malah kepala Sorento yg mulai berasap. ditambah makin lama kayunya malah jadi membeku kena hawa dingin Isaac.
"Isaac… gentian yuk… kalo gini gak bakalan brazil….!" Kata Sorento yang dah banjir keringat.
"Ok…. Tapi niupnya jangan kaya mo niup suling…..!" jawab Isaac yang hamper kehabisan napas.
Mereka pun ganti posisi. Isaac yang memutar dan Sorento yang meniup.
Beberapa jam setelah tangan Isaac mulai memar dan mulut Sorento mulai monyong, percikan api pun berhasil dihasilkan.
"Akhirnya nyala juga….!" Teriak Isaac yang terharu sambil meneteskan air mata.
"Ya…! biarpun aneh ada api nyala dibawah air….!" Kata Sorento sambil tersenyum lebar.
Api yang tersadar setelah mendengar perkataan Sorento bahwa tidak seharusnya dia berada disana segera memadamkan diri.
Sorento dan Isaac hanya bisa terdiam menyaksikan kepergiannya.
Isaac (marah): "Ini gara-gara kamu…banyak omong... sekarang kita harus masak pake apa….?" (nyekik Sorento)
To be continued
Behind the scane
Istar: "Yupz… sekian chapter kali ini…. Kita tunggu Chapter terakhirnya….!"
Hyoga: "Jangan lupa Reviewnya kami tunggu…..!"
Shiryu: "FB sama Tweetnya juga…..!"
Istar: "Ngetiknya dah selese….?"
Hyoga: "Ni dikit lagi….! Koq jadi kita yang musti kerja rodi jadi asisten….?"
Shiryu: "Emangnya siapa biangnya….? Gara-gara kamukan yang bikin Guru Dohko & Camus jadi diare…!" (Marah)
Hyoga: "Hehehe….sorry…!" (malu)
