A/N : Too hype to let it go. ok, saya tahu udah janjiin ini bakal jadi chapter Akafuri entah sejak jaman apa tapi tapi sepulang dari CF pikiran author digalauin Spade sama Club alhasil bikin Diamond XD
hana: hahaha, maaf ya emang pendek orz, karena ada yang suka Midotaka tapi nggak suka Akafuri jadi dibuat beda pairing per chapter (kalau author sanggup)
O,o
WARNING! OOC maybe typo! author Cuma lihat Chihuahua
Sementara ini…
King of Spade : Akashi
Jack of Spade : Kuroko
King of Club : Murasakibara
King of Heart : Midorima
'Jack' Of Heart : Takao
ono
Beberapa tahun yang lalu…
"Senpai, apa yang senpai lakukan?" tanya gadis kecil berambut pirang sebahu yang tersenyum malu-malu. Rok panjangnya berkibar saat gadis itu berlari mendekatinya.
Lelaki berambut hitam yang lebih tua darinya itu tersenyum dan sedikit menundukkan tubuhnya yang sedikit lebih tinggi dari gadis itu. "Aku sedang mengawasi kalian," bisiknya yang tidak ingin membuat orang lain tahu keberadaannya disana. Tubuh anak lelaki itu tersembunyi oleh pepohonan, bahkan bayangannya pun tak terlihat.
Gadis itu mengerjapkan matanya kemudian tersenyum lebar seperti orang bodoh. Lelaki itu yang tahu bahwa gadis itu begitu polos sehingga tidak mengerti apa yang dimaksudkannya hanya bisa tersenyum pasrah.
"Kise-chan! Sampai kapan kamu disana?" seru salah seorang dari anak-anak yang dari tadi bermain bola basket dengannya.
"Momochi, sebentar lagi aku kesana!" serunya sambil balas berteriak pada gadis kecil berambut pink yang tadi berseru padanya. "Nanti aku akan mengunjungi senpai lagi, sampai nanti," bisiknya kemudian berlari menjauh dari hadapan anak lelaki itu.
Lelaki yang dipanggil senpai oleh Kise melirik pada lapangan tempat gadis dan anak-anak yang usianya mungkin sebayanya itu bermain dan bertatapan sekilas dengan anak lelaki berambut merah sebelum kemudian menghilang dari balik pepohonan.
"Kise, kamu tadi bicara dengan siapa?" tanya anak lelaki bermata heterochomatic pada gadis dengan senyum tercerah yang dia kenal. Namun Kise hanya tersenyum sambil memasang wajah bodoh sementara Momoi berusaha membetulkan rambut Kise yang acak-acakkan.
-.-
"Kise, apa kamu sudah dengar kalau Akashi-kun dan Kuroko-kun menjadi King dan Jack Kingdom of Spade?" tanya Momoi saat mereka sedang asik bermain merangkai bunga dengan beberapa anak yang lain.
Gadis yang kini berusia 12 tahun itu menganggukkan kepala sambil tersenyum bahagia. "Meskipun aku sudah tidak bisa bermain dengan mereka tapi aku senang karena kalau Akashi yang memimpin Kingdom of Spade, dan Kuroko disisinya, kerajaan itu pasti akan menjadi salah satu kota termakmur yang pernah ada," ujarnya. Momoi menghembuskan nafas lega karena melihat senyumnya. "Tapi Momochi bukankah kamu suka Kurokochi, apa kamu tidak sedih?" tanyanya.
"Tapi bukannya Kise-chan juga suka Kuroko-kun?" tanya gadis itu sambil mencuri pandang pada temannya itu.
"Ehehe, selama Momochi dan Kurokochi bahagia, aku ikut senang," senyumnya yang langsung membuat Momoi memeluknya erat. "Momochi?"
"Aku juga ingin Kise-chan bahagia!" serunya yang langsung membuat mereka jadi pusat tatapan ingin tahu dari anak-anak disana. "Meskipun Kise-chan tidak menjadi Queen, aku ingin Kise-chan bisa bersama dengan orang yang disukai Kise-chan!" Kise mengerjapkan matanya sebelum tersenyum dan menepuk bahu temannya itu.
"Nee, senpai. Apa senpai tidak mau mengatakan sesuatu pada anak perempuan yang ada disana?" tanya seorang anak lelaki yang melihat pemandangan dua gadis yang berpelukan dengan suara lirih padahal di sekitarnya tidak ada apa-apa. "Tidak menjawab juga tidak apa-apa, karena senpai hanya menjawab kalau Kise yang bicara bukan? Tapi sepertinya senpai lupa kalau aku punya Hawk Eye jadi aku tahu dimana senpai berada," jelasnya dengan suara kecil.
"Hanya saja aku ingin tahu apa kamu berniat mengawasinya karena dia dipaksa untuk menjadi Queen Kingdom of Diamond atau tidak. Kamu pasti tahu mengenai keadaan Kingdom of Diamond sekarang, mereka berniat untuk meruntuhkan sistem King, Queen, Jack dan menjadikannya sistem hierarchy. Hanya karena Jack tidak pernah ditemukan di generasi mereka bukan berarti mereka bisa bertindak seenaknya. Yaa, meskipun aku berbicara seperti ini pun aku sama sekali tidak punya kekuatan untuk berbicara kecuali aku bisa menjadi King atau Jack di Kingdom of Heart." Anak lelaki itu tersenyum tipis.
"Aku yakin, tidak akan ada pemilihan untuk mencari penerus King dan Jack. Meskipun demikian karena kedudukan Kise, dia tidak akan dibiarkan pergi dari kerajaan." Lelaki berambut hitam itu menatap ke arah langit. "Aku tidak tahu kamu siapa. Aku bahkan tidak tahu kenapa kamu dan Kise bisa dekat. Tapi aku tahu, kamu pasti punya kekuatan untuk melindungi Kise. Aku mohon tolong lindungi senyumannya," pintanya dengan suara lirih kemudian berlari untuk bergabung dengan anak-anak yang lain untuk ikut bermain.
Beberapa saat kemudian terdengar suara menghela nafas dari dekat anak lelaki itu berdiri tadi. "Meskipun kamu bilang begitu, Kise bukanlah gadis yang selama ini kalian lihat," gumamnya kemudian kembali kembali diam.
o.o
A/N : kali ini sungguhan, next time bakal Akafuri
