Tittle : Enemies Become Love
Rate : T (saja)
Cast : Kim Jaejoong, Jung Yunho, Tan Hankyung, Kim Heechul, etc
Genre: Romance (Yang lain tentukan sendiri)
Desclaimer : Mereka semua adalah milik Tuhan dan orang tua masing-masing serta agensi masing-masing. Saya disini hanya meminjam namanya saja.
Warning : Genderswitch for uke here. Banyak Typo(s) bertebaran dimana-mana. No Edit. (Gak sempat ngedit). Cerita murni karya Saya (newbie), jadi maaf kalau ceritanya jelek. Dibaca pelan-pelan saja. Thanks~
.
Don't Like, Don't Read!
.
Gak suka, Klik Back saja!
.
DON'T COPY!
.
.
_MeChwangie_
.
.
.
.
.
"Tan Jaejoong, jujur saat pertama kali bertemu aku tertarik denganmu. Dan akhirnya aku jatuh hati denganmu. Tan Jaejoong, Will you be mine?" Ungkap Yunho tegas. Para penonton yang masih berada di tribune penonton pun melihat adegan ini semua terperangah dengan apa yang di lakukan Yunho.
"Yun.." Jaejoong bingung akan menjawab apa. Tapi Yunho pun menyambung pembicaraannya lagi.
"Saranghaeyo, so will you be mine?" Ungkap Yunho sekali lagi.
"Yes, I want. Nado saranghaeyo." Jawab Jaejoong sambil menunduk malu, lalu Yunho pun memberi ia bunga Lily Putih. Jaejoong dan Yunho akhirnya berpelukan. Mereka telah resmi menjadi sepasang kekasih.
Chapter 4
Suasana Dong Bang University kembali heboh akan desas desus kapten Basket Dong Bang University. Kali ini, bukan acara tindih menindih lagi. Tapi, kali ini Dong Bang University heboh akan kejadian kemarin setelah turnamen basket. Kapten tampan mereka ternyata belum berpacaran dengan yeoja baru tersebut. Dan, ternyata kemaren Kapten tampan mereka baru menyatakan isi hatinya terhadap yeoja baru tersebut.
Para penggemar sang Kapten Basket pun sedikit kecewa, dengan kejadian kemarin. Sang kapten yang dipuja ternyata benar-benar berpacaran dengan yeoja tersebut. Para mahasiswa tengah heboh membicarakan hubungan mereka. Banyak yang bilang cocok, tapi ada juga yang tidak suka.
.
.
.
Jaejoong tengah asik duduk di bangkunya sambil mendengarkan lagu dari earphone nya. Tapi, sesuatu tengah mengganggu kesenangannya. Dan membuat Jaejoong mengalihkan perhatiannya.
"Boo Jae, kau sedang apa?" tanya seseorang yang dengan seenaknya mencopot earphonenya dan memasuki kelasnya. Mengganggu kesenangannya.
"Kau tak punya mata, ha? Mendengarkan musik. Wae?" Ucap Jaejoong sedikit ketus terhadap namja yang telah mengganggu kesenangannya.
"Ketus sekali, sih." Jawab namja tersebut sambil mencolek dagu Jaejoong.
"Yakkk, Jung Yunho. Kemana sifat dinginmu, ha?"
"Sudah dihapus oleh senyuman yeojachinguku."
"Berhenti menggombal! Dasar Alien Mesum." Jaejoong menyangkal, tapi semburat merah dari pipinya membuktikan bahwa ia tengah malu.
"Ahh,chagi. Aku ada jam kuliah nih, aku pergi dulu. Bye."
Cupp..
Yunho mencuri kesempatan dengan mencium pipi putih Jaejoong sebelum ia pergi. Sifat dingin Yunho telah hilang entah kemana. Sifat genit yang seperti ahjussi-ahjussi hidung belang lah yang kini nampak pada dirinya. Meski Jaejoong ketus, ia sungguh senang dengan perlakuan Yunho.
.
.
.
Jaejoong dan Yunho kini tengah bergandengan tangan menuju parkiran, mereka akan pergi menuju tampat pemotretan. Masih ingatkah jika Tan Jaejoong adalah seoarang model? Mereka berdua kini telah memasuki model Audi A4 milik Yunho. Mobil itu pun melaju, dan mulai menelusuri jalanan Kota Seoul.
.
.
.
Tan Jaejoong kini tengah duduk di ruang photographer dengan Yunho. Mereka tengah merencanakan tentang pemotretan yang akan dilakukan nanti malam. Pemotretannya akan bertema "Sweet Valentine with My First Boyfriend" judulnya sungguh mirip dengan realistis kisah cinta Jaejoong, ani? Nah, Tan Jaejoong akan di pasangkan dengan model tampan Kim Hyunjoong dalam pemotretan kali ini.
"Nah, Tan Jaejoong-sshi partner anda kali ini adalah Kim Hyunjoong. Ini fotonya jika anda masih belum mengetahuinya." Sang photographer memberi Jaejoong foto Kim Hyunjoong. Jaejoong melihat fotonya dengan mata tak berkedip. Hal ini membuat Yunho geram. Ia pun mengambil foto itu paksa dari Jaejoong.
"Aissh, Jung Yunho kembalikan foto itu!" Teriak Jaejoong yang duduk di sebelahnya.
"Aniya, aku tak mau. Photographer-sshi, apakah tidak boleh Tan Jaejoong berfoto sendiri?" Acuh Yunho yang malah bertanya kepada sang photographer.
"Maaf, Jung-sshi. Tan Jaejoong harus memiliki partner dan partnernya adalah Kim Hyunjoong." Jelas sang photographer.
"Dan pemotretan akan dilangsungkan besok jadi saya tidak bisa memutuskan Tan Jaejoong berfoto tanpa partner. Karena, kita sudah menandatangi surat kontrak dengan pihak Kim Hyunjoong-sshi." Tambah sang photographer.
Brakkk..
Jung Yunho menggebrak meja sang photographer, ia pun keluar dari ruangan tersebut menuju mobilnya di parkiran. Ia sangat marah, melihat yeojachingunya harus berfoto dengan namja lain dengan tema Valentine's Day pula. Ia memilih keluar daripada harus adu argumentasi dengan sang photographer.
Jaejoong yang melihat tingkah Yunho menjadi gelisah, ia takut sang namjachingu marah dengannya. Padahal mereka baru satu hari menjalin hubungan. Jaejoong pun segera mengakhiri pembicaraan dengan sang photographer. Ketika urusannya selesai, ia pun segera menyusul Yunho ke parkiran. Ia pun memasuki mobil Yunho dengan tenang, ia melihat Yunho mengacuhkan dirinya dan malah menoleh ke jendela sebelahnya. Kelihatan Yunho masih marah.
"Yunnie, kau marah denganku?" Tanya Jaejoong sambil mengelus lengan Yunho, mencoba mencari perhatian seorang Jung Yunho. Tangan Jaejoong malah dihempaskan oleh Yunho. Jaejoong berpikir bahwa Yunho kali ini sangat marah dengan dirinya.
"Sudah selesai? Ayo kuantar pulang." Jawab Yunho singkat tanpa menoleh kepada Jaejoong. Jaejoong hanya membalasnya dengan menganggukan kepala sambil mengerucutka bibirnya. Ternyata Yunho benar-benar marah.
.
.
.
.
.
Mobil Yunho kini telah berhenti di depan gerbang mansion Tan Jaejoong. Yunho masih tetap dingin, sifat dingin Yunho kini telah kembali. Jaejoong sungguh lebih suka dengan sifat Yunho yang seperti ahjussi mesum daripada harus kembali dingin seperti. Jaejoong tidak ingin Yunho marah sebenarnya, tapi ia tidak boleh egois. Ia harus menjadi model yang profesional meski harus membuat namjachingunya marah seperti ini. Ketika Yunho menoleh ke arah Jaejoong dan berkata.
"Turunlah."Ucap Yunho singkat, sebelum ia memalingkan wajahnya. Tangan Jaejoong lebih cepat meraih tengkuk Yunho. Dan..
Cuppp..
Jaejoong dengan berani mengambil langkah dengan mencium bibir Yunho lebih dulu. Awalnya ia hanya menempelkan, tapi dengan perlahan ia melumatnya. Ketika ia akan melepaskan tautan mereka, tangan Yunho malah meraih tengkuk Jaejoong dan menciumnya dengan brutal.
Jaejoong tau jika namjachingunya tengah marah hingga melampiaskan semuanya pada bibirnya. Jaejoong hanya bisa pasrah. Mereka berciuman sangat lama hingga klakson mobil dibelakangnya tak mampu mereka dengar.
Tinn... Tinn.. Tinn...
Sang pengemudi pun kesal karena mobil yang menghalangi jalan masuk mansionnya tak segera menyingkir. Karena, sang penumpang sudah capek untuk menunggu mobil depannya agar segera melaju.
"Bentar, yeobo. Aku akan melabrak mobil di depan kita." Ucap sang yeoja paruh baya terhadap suaminya.
"Ne chagi." Jawab sang suami.
Yeoja paruh baya yang masih kelihatan cantik dan muda itu keluar dari mobilnya. Ia berjalan dengan sebal menuju mobil yang telah mangganggu jalannya masuk ke mansionnya. Yeoja modis yang kita ketahui sebagai Mrs. Tan itu berjalan lalu berhenti depan kaca pintu mobil pengemudi. Ia lalu menggedor-nggedor kaca mobil tersebut. Kaca mobil tersebut berwarna hitam sehingga ia tak dapat melihat sang pengemudi.
Dorr.. Dorr.. Dorr
"Siapa saja yang di dalam? Buka jendelanya." Ucap Heechul sambil tetap menggedor-nggedor kaca.
Kaca pengemudiitu pun terbuka. Yunho membukanya sambil tetap berciuman dengan Jaejoong. Heechul yang melihat kejadian tersebut hanya bisa melongo. Ia melihat putri semata wayangnya tengah berciuman panas dengan Yunho yang ia ketahui sebagai namjachingunya. Yunho dan Jaejoong tidak tau siapa yang telah menggedor dan nampak acuh. Heechul pun diam-diam mengambil foto mereka berdua yang tengah berciuman panas berulang kali. Tapi, Heechul pun lama-lama gerah melihat pemandangan tersebut. Ia pun menjambak rambut brunette Yunho.
"Yakk, Jung Yunho. Lepass!" Heechul berteriak-teriak. Tapi yang diteriaki masih tetap tak peduli dan masih terus berciuman. Heechul nampak sangat kesal, ia lalu memukul kepala Yunho dengan menggunakan tasnya yang bermerk 'Moldir'.
"Lepas! Lepas! Lepasss!" Heechul kembali lagi berteriak.
"Yunnie, lepppassshh. Ada orangghhh." Mohon Jaejoong. Akhirnya Yunho pun melepaskannya dan ketika Jaejoong melihat siapa orang yang telah mengganggu kegiatan mereka, ia nampak membulatkan mata doenya.
"Umma?" Jaejoong berbicara lirih dengan tampang shocknya. Dan Yunho pun sama kagetnya.
.
.
.
.
.
Hankyung, Heechul, dan Jaejoong kini tengah berkumpul di ruang keluarga mansion Tan. Jaejoong duduk di kursi di depan kedua orang tuanya. Sekarang ia sangat takut akan dimarahi appa dan ummanya karena ketahuan berciuman panas di depan ummanya.
"Nih, Han Gege coba lihat." Heechul menyodorkan smartphonenya pada suaminya. tepatnya menyodorkan foto anaknya yang tengah berciuman.
"Tuhanku, Joongie kau berciuman di depan ummamu. Aigo" Hankyung shock dan mencoba menghela nafas berat. Dan sang pelaku masih tetap menundukkan kepalanya dalam.
"Pokoknya, Yunho harus bertanggung jawab." Ucap Heechul tegas.
"Tapi, Ia kan hanya mencium Jaejoong, Chullie."
"Tidak ada tapi-tapian." Heechul pun beranjak dari ruang keluarga menuju kamarnya. Di balik kemarahannya ia malah menyeringai setan.
Hankyung pun pergi meninggalkan Jaejoong sendirian. Ia pergi menyusul istrinya. Jaejoong pun juga beranjak dari ruang keluarga menuju kamarnya. Ia tengah bingung dan takut secara bersamaan. Hatinya sungguh sangat gelisah, masalahnya hari ini sungguh banyak dan membuatnya takut.
Jaejoong pun memasuki kamarnya. Ketika ia memasuki kamarnya ia telah di sambut Hiro. Ia pun menggendong Hiro dan membawanya ke atas ranjang. Salah satu teman Jaejoong adalah Hiro si kecil yang manis. Hiro adalah anjing kecil sekaligus teman bermain Tan Jaejoong.
"Hiro-ya, Eottokhae? Yunnie marah sama Joongie. Umma dan appa juga. Jadi, Joongie harus bagaimana hmm?" Tanya Jaejoong pada anjing kecilnya yang ikut berbaring di sebelahnya.
"Hiro ya, Joongie takut. Kenapa masalah Joongie harus banyak, hmm?"
"Yakk, Hiro. Jawab aku!" Jaejoong kesa, dan membentak Hiro. Hiro pun nampak cuek, ia turun dari ranjangnya dan berlari menuju kandangnya di luar kama Jaejoong.
"Sekarang, mungkin Hiro juga marah denganku."
Jaejoong pun akhirnya terlelap. Ia pun tertidur dengan cantiknya, meski di otaknya ia memikirkan Yunho, Umma dan Appanya.
.
.
.
Jaejoong sedang lari pagi dengan Hiro di halaman belakang mansionnya yang luas. Kali ini ia ingin menyegarkan otaknya dengan berlari pagi. Ketika Jaejoong melihat Bunga Lilly putih yang tumbuh subar di taman belakang rumah, ia jadi teringat Yunho. Yah,sekarang lebih tepatnya ulang tahun Yunho. Jaejoong mendadak bingung harus memberi Yunho apa.
Setelah lari pagi, ia memutuskan pergi ke sebuah toko untuk membeli hadiah untuk kekasih tercinta. Ia pun memasuki salah satu toko di kawasan Gangnam tersebut.
Jaejoong nampak sibuk memilih sweater rajut di toko tersebut. Akhirnya ia menemukan sweater rajut couple berwarna Hijau. Lalu, ia membeli sweater tersebut. Setelah sampai di rumah ia menyulam sedikit sweater tersebut. Di salah satu sweater yang lebih besar, ia beri nama'Joongie' dan di salah satu sweater yang lebih kecilia beri nama 'Yunnie' dengan sulaman tangannya. Setelah itu ia membingkisnya dengan baik.
.
.
.
.
.
Jaejoong kini sedang berada di dalam mobil Yunho. Ia akan pergi menuju tempat pemotretan. Jaejoong sengaja lupa akan ulang tahun Yunho. Jadi, ia hanya diam saja.
Beberapa saat kemudian, mobil Yunho pun berhenti di parkiran. Yunho dan Jaejoong keluar dari mobil dan menuju ruang pemotretan. Setelah sampai, Jaejoong pun memasuki ruang tata rias. Dan Yunho pun akhirnya hanya bisa menunggu.
.
.
.
Jaejoong kini nampak cantik dengan mini dress merah maroon dengan stocking senada serta high heels senada pula. Rambut hitamnya di gerai dan di gelombang. Jaejoong pun berjalan menuju ruang pemotretan yang dihiasi dengan berbuket-buket dan bertangkai-tangkai mawar merah serta banyak bingkisan cokelat serta ballon merah berbentuk hati. Di situ terdapat kursi berwarna merah dengan alas lantai yang di taburi mawar merah menambah kesan romantis. Sebelum pemotretan berlangsung, san photographer pun memasuki ruang pemotretan dengan wajah sulit diartikan. Ia pun menghampiri Jaejoong.
"Jaejoog-sshi, Kim Hyunjoong tidak bisa hadir. Ia mendapat undangan mendadak. Jadi ia tidak bisa menjadi partnermu, dan pemotretan ini harus dilakukan hari ini." Sang photographer pun kebingungan.
"Apa tidak ada model lain?" Tanya Jaejoong yang nampak bingung juga.
"Model lain? Kita hrus membuat janji jauh-jauh sebelumnya dahulu." Jawab sang photgrapher. Lalu ia melirik Yunho.
"Jung-sshi, maukah anda menjadi partner Tan Jaejoong-sshi? Partner Tan Jaejoong-sshi tak bisa hadir." Sang photographer langsung menunjuk Yunho. Yunho pun hanya bisa mengangguk.
.
.
.
Akhirnya Tan Jaejoong tidak jadi berpatner dengan Kim Hyunjoong, melainkan dengan namjachingunya. Sekarang mereka tenga meragakan pose terakhir sesi pemotretan mereka. Pose mereka kali ini adalah, mereka berdua tengkurap berhadapan dengan mulut yang sama-sama memakan satu chocolate bar dengan senyum di wajah mereka. Dan, akhirnya pemotretan selesai.
Jaejoong tengah berada di mobil Yunho, ia telah membawa hadiah yang akan de berikan kepada namjachingunhya. Ketika Yunho memasuki mobil, Jaejoong langsung memeluknya dan membisikkan "Happy Birthday" di telinga Yunho. Lalu ia menggigit dan menyesap leher Yunho, meninggalkan bekas kepemilikan yang di buat Jaejoong.
Setelah melepaskan pelukan, Jaejoong memberi hadiah nya kepada Yunho. Yunho pun menerima hadiah tersebut. Ia nampak senang lalu ia membuka hadiah dari Jaejoong yang berisi dua sweater.
Cupp..
"Wahh, gomawo chagi. Kau memang terbaik." Ucap Yunho sambil mencium pipi Jaejoong.
"Pakai skarang, Yunnie!" Jaejoong menyuruh Yunho memakai sekarang. Dengan spontan, Yunho melepaskan kaosnya di depan Jaejoong menggantinya dengan sweater yang bertuliskan 'Joongie'. Jaejoong nampak shock dan menutup matanya.
"Sudah selesai Joongie. Kau juga pakai,nde?" Yunho berujar sambil mengedipkan matanya.
"Yasudah, tutup matamu!" Bentak Jaejoong bercanda.
"Kenapa? Aku kan sudah tau di balik kaos mu itu. Hahaha." Yunho pun tertawa.
"Yakk! Alien Mesum nappeun. Tutup matamu!" Jaejoong pun membentak Yunho. Ia lau segera mengganti kaosnya dengan sweater bertuliskan 'Yunnie"
Setelah mereka memakai kaos couple, Yunho pun melajukan mobilnya menuju kediaman sang yeojachingu. Akhirnya mereka pun sampai di kediaman Tan Jaejoong.
"Kau tak mampir, Yunnie?" Tanya Jaejoong yang hendak turun dari mobil Yunho.
"Tidak, chagi. Aku mau pulang saja, Karena appa dan ummaku telah pulang dari Jepang. Titip salam maaf buat appa dan ummamu, nde?" Jawab Yunho.
"Ne, Yunnie." Jawab Jaejoong dan
Cupp..
Yunho pun mencium bibir Jaejoong. Setelah tiu ia mengecup leher Jaejoong dan memberinya tanda. Setelah itu Jaejoong turun dari mobil Yunho. Dan memasuki halaman mansionnya.
.
.
.
Jaejoong memasuki kediamannya dengan dahi berkerut. Ia bingung melihat appa dan ummanya sedang berkumpul di ruang pun langsung berlalu.
"Tan Jaejoong duduk!" Panggil Tan Hankyung. Jaejoong pun duduk di hadapan kedua orang tuanya.
"Joongie, kau kan sudah besar. Umurmu sudah 21 tahun dan akan lulus kuliah. Joongie kali ini turuti permintaan umma dan appa, nde?" Hankyung pun berujar panjang lebar. Heechul hanya diam di sampingnya sambil mendengarkan suaminya berbicara.
"Apa yang harus Joongie turuti, appa?" Tanya Jaejoong ragu-ragu.
"Joongie, sebenarnya dari kecil... dari kecill kau, emm kau." Ucap Hankyung di buat seragu-ragu mungkin.
"Di jodohkan." Sambung Heechul cepat.
.
.
.
.
.
.
.
Tbc
Assalamualiakum, all^^ Saya balik bawa FF ini. Mumpung ada laptop rumah jadi saya bisa update cepet. Hehehe. FF ini makin rumit deh menurutku. Bagaimana menurut kalian?
Eh,, Thanks buat semua yang udah baca FF saya ini. Lebih jelasnya yang sudah Baca, Review, View, Visit, Mampir (emang visit sama mampir bedanya apa?) #abaikan. Dan yang sudah Follow dan Favorite ini FF. Saya ucapkan Terima Kasih banyak.#Bow.
*Saya tahu sebenarnya menulis di bawah FF kayak begini itu melanggar ketentuan FFN. Tapi emang saya nya yang nakal. Hehehe :D Abis di marahin kakak.
Adakah yang mau memberi saya rekomendasi SMA terbaik di wilayah Jawa Timur?
Eh, Happy Birthday buat Appa Bear, Beruang Endut, Leader Jung, Suaminya Emak Rempong. Saengil Cukkae Hamnida Appa Jung. Semoga langgeng sama Umma. Ihh, semoga kurusan dikit yah. Semoga tambah keren, kaya, tampan, sehat, sukses dan longlass deh. Doanya yang baik-baik buat appa deh.
Yasudah, saya gak mau banyak omong deh. Sekali lagi, gomawo~
Balasan Review :
gwanshim84 : Okee, selalu dong. Emang itu rencana saya. Tapi masih lama mungkin. Saya kan juga Changkyu shipper. Thanks for read and review.
aoi ao : Alhamdulillah, kalau cerita ini bikin kamu greget. Hehehe, kagak apa-apa deh di peluk beruang yang penuh keringat. Yess, because of you and the other reviewer saya bisa update cepat dan try to Keep Write.Thanks for read and review.
irengiovanny : Yee,mereka jadian. Seneng gak? Wah, makasih sudah di kasih tahu typo nya. Maaf kemareng gak saya edit. Saya gak punya waktu buat ngedit. Ujian praktek menghantui saya soalnya. Thanks for read and review.
ShinJiWoo920202 (Chap 2) : Iyaa, mereka pada saling terpesona. Hehe :D. Thanks for read and review.
ShinJiWoo920202 (Chap 3) : Yee, kilat. Sampai harus tidur malam dan dimarahi my mom :D. Ya, mereka jadian. Thanks for read and review.
danactebh : Iya, cepet banget yah. Wah, makasih. Memang harus romantis. Iya ini udah lanjut. Iyaa ini semangat lanjutin FF nya. Wah, makasih banget udah nyemangatin saya buat bimbel dan doain saya untuk TO saya. Gomawo sangat ne, chingu ::::: Thanks for read and review.
Minhyunni1318 : Iya ini sudah lanjut. #Bow too. Thanks for read and review.
Tinseloveyunjae (Chap 2) : Mereka kan harus so sweet. Yaa kah seperti Tom & Jerry? Thanks for read and review.
J (Chap2) : Makasih udah suka ceritanya. Iyaa saling suka. Thanks for read and review.
sayuri (Chap 2) : Hehehe, udah ketahuan line saya. Saya yadong dikit yah? Makasih udah suka nih FF. Aku gk suka FF yang konfliknya berat kok. Thanks for read and review.
sayuri (Chap 3) : Udah masuk kok Eonnie(?). Yahh ini semangat update. Thanks for read and review.
Happy Birthday
Jung Yunho
That's all for me. Thanks for your attention, buddy^^
I love you.
And
See you at next chapter.
Fighting.
MeChwangie~
Jombang, February 5th 2014
