.setelah sekian dpt wangsit buat lanjutin ff ini lagi.
.
Pokoknya gaboleh bikin" baru lagi, selesaiin dulu
.
.
.
"Eh, Park Jihoon..."
"Ey Pak Youngmin, Pak Donghyun, Pak Ponyo... Oops! Pak Sewoon maksud saya."
Jihoon menyapa ketiga gurunya dan membungkukkan badannya.
Saat ini Jihoon tengah menunggu ayam geprek di warung makan dekat rumahnya dengan Baejin dan secara tak sengaja bertemu dengan ketiga orang gurunya yang baru saja datang dan memilih meja di samping mejanya.
"Sendirian aja, Hoon?" tanya Pak Sewoon basa basi.
"Iya, Pak."
Sendiran soalnya lagi ditinggal Baejin pulkam, sambungnya dalam hati.
Baru juga seminggu sekolah setelah libur panjang uda pengen pulkam aja si Baejin. Bukan Jihoon nggak diajak, tapi dia emang gak mau. Capek di perjalanan, mending tidur di rumah sendirian.
Sambil nunggu Jihoon merhatiin tiga guru barunya yang kemana-mana selalu bertiga itu. Kabarnya mereka temen kuliah juga, malah Pak Youngmin dan Pak Donghyun juga teman SMA. Jihoon jadi membayangkan ada cinta segitiga diantara mereka.
"Kak, Jihoon..."
Orang ini lagi, batin Jihoon.
"Eh Daehwi," meski begitu Jihoon tetap berusaha menyapa dengan ramah. Ya ada gurunya sih. Nggak ding, gak ada gurunya juga Jihoon bakal tetep ramah sama adek kelasnya.
"Boleh gabung, Kak?"
"Boleh, boleh."
Ya masa ga boleh orang nggak ada lagi meja yang kosong sementara Jihoon sendirian nempatin meja yang harusnya bisa buat empat orang.
Daehwi menarik kursi dan duduk di hadapan Jihoon.
Kalo diperhatiin manis juga si Daehwi ini, inner Jihoon.
"Sendirian, Kak?"
Jihoon ngangguk.
"Oh ya, Kak Jinyoung mana?"
"Pulkam."
"Ooh.. Emang asalnya Kak Jinyoung mana?"
"Gatau." Jihoon males banget ditanya soal Baejin.
"Kakak nggak pulkam?"
"Rumah gue disini."
"Ooh..."
Hening sesaat.
"Hwi boleh main ke rumah Kak Jihoon?"
.
Daehwi berakhir di rumah Jihoon setelah cukup lama merengek untuk dizinkan berkunjung. Habisnya Daehwi bosen banget di kost sendirian. Nggak sendiri sih, sebenernya, tapi nggak ada yang dia kenal di kost, jadi berasa sendiri.
"Duduk, Hwi, mau minum apa?" Jihoon nawarin minum buat basa-basi aja, masa ada tamu nggak ditawarin minum kan nggak sopan.
"Kan uda barusan makan minum, Kak, nggak usah repot-repot, Makasih."
"Kakak ke kamar mandi dulu ya," pamitnya sambil berlalu, memang Jihoon uda mules dari tadi, efek kekenyangan ditambah minum susu sapi.
Sembari menunggu Daehwi berjalan berkeliling ruang tamu, liat-liat aja, walaupun nyaris nggak ada yang bisa diliat. Ya, walaupun udah dua tahun lebih dihuni tapi ruang tamu ini masih aja kosong. Baik Baejin maupun Jihoon nggak ada yang berniat untuk menghiasnya dengan foto, poster, bunga, patung, atau apapun.
Tak menemukan sesuatu yang menarik di ruang tamu, Daehwi lancang berbelok masuk ke ruangan di belakang ruang tamu. Kamar Baejin dan Jihoon.
.
.
Di saat yang bersamaan Baejin baru saja sampai di rumah orang tuanya di kampung. Bukan kampung sih sebenarnya, tapi sebut saja begitu.
Baejin pulang sendirian, naik bus, niat banget ya.
"Loh, kok pulang?" tanya Bang Seungri, tetangga sebelah rumah Baejin yang punya warung pempek asli Palembang.
"Kangen pempek nya Bang Seung."
"Kode minta gratisan nih?" Bang Seungri peka untungnya.
"Hehehee... Kapal selam satu ya, Bang."
Seungri membalas dengan jempol dan Baejin masuk ke dalam rumahnya, mau naroh barang sama mandi dulu, gerah desak-desakan di bus tadi.
Ting!
Baru aja dia mau buka baju, hapenya bunyi. Notip Line.
Dari Daehwi.
Baejin nggak jadi lepas baju. Entah kenapa rasanya pasti gak tenang mandinya kalau belum baca Line dari Daehwi.
Daehwii : Kak Baejin
Cuma manggil ternyata.
Baejin cuma baca dari message preview yang tertampil, ntar buka dan balasnya setelah mandi aja, sambil makan pempek biar rasanya jadi lebih lezat.
Gak sabar mau makan pempek sama balas chat nya Daehwi, Baejin mandi super kilat, cuma siram air ke badannya berapa kali, gosok gosok sabun dikit, bilas lagi, udah.
Selesai ganti baju Baejin langsung cus ke warung Bang Seungri.
"Udah jadi, Bang?"
"Udah dong!" Bang Seungri naroh piring isi pempek pesanan Baejin yang langsung diterimanya dengan senang hati. Sambil makan sambil nge-Line si Daehwi.
Baejinyoung : Knp hwi?
Daehwii : Aku lagi di rumah Kak JInyoung
Daehwii : Kok ada buku pelajaran kak JInyoung disini semua?
MAMPUS! Mo jawab apa coba?
tbc dulu
