Sil : Yoyoyo…. Kami update lagi Prince Dark and Princess light nya! Kayaknya kita Update kok lama banget gitu,ya?
Just : Iya, gara-gara tugas gak jelas dan daripada kami berbacot ria kami akan mepersembahkan Sinetron Prince Dark and Princess Light !
Sil : Ypoii…. Mungkin kami akan lama update Kisah Kisah kami dengan Butler Hetalia karena banyak tugas yang diberikan oleh guru tetapi Silahkan membaca fic ini dan jangan lupa review,ahaha….
Narator(Just) : Di Zaman dahulu kala , terdapat 2 dunia yaitu Dunia Cahaya dan Dunia Kegelapan .Dunia cahaya hanya memiliki waktu pada pagi dan siang hari , sedangkan di Dunia Kegelapan hanya memiliki waktu pada malam hari . Dunia itu dibatasi oleh Hutan terlarang yang orang-orang menyebutnya dengan nama Hutan LightDark dan juga di dalamnya terdapat sungai yang ikut memisahkan dunia itu, sungai itu adalah Sungai Daright . silahkan anda menyaksikan Sinetron ini hanya di Suenitrone channel .
Summary : Dunia cahaya dan dunia kegelapan. Sang Pangeran telah memasuki kawasan musuhnya dan sang Pangeran telah jatuh cinta pada sang Putri yang merupakan dari kawasan musuh. PruNes!fem (CHAPTER 4)
Disclaimer : Hidekaz Himaruya sensei
Warning : OOC,OOT,OC,TYPO(S),CRACK PAIRING,JELEK,ABAL,ANCUR,ROMANCENYA GAK NYENTUH.
Genre : Romance/Fantasy
Rate : T ( buat jaga-jaga , aja)
Light Kingdom
Nesia's Point of View
Aku membopong Gilbert masuk ke dalam istana, semua pengawalku bertanya-tanya, siapakah lelaki yang aku bawa ini?
Aku langsung menuju ke kamarku dengan cara mengendap-ngendap agar Orang tuaku dan saudaraku tidak mengetahui tentang hal ini. Akhirnya, aku sudah tiba di kamarku yang sangat megah ini, langsung saja aku menyuruh Maidku yang lain untuk mengambil air hangat dan handuk. Aku menunggu mereka, saat aku menunggu, tiba-tiba Laos dan Vietnam datang ke kamarku. Mereka berdua langsung kaget dan bahkan Laos hampir pingsan melihat seseorang yang aku bawa ke Istana atau mungkin kemarku ini.
"Putri Nesia, Apa-apaan ini?" Tanya Vietnam dengan muka terkejut.
"Putri Nesia, kenapa anda berbuat hal nekat ini?" Tanya Laos sambil menutup mulutnya. Aku langsung berdiri dan bersujud memohon pada mereka berdua agar merahasiakan akan hal ini, Lucu sekali bukan seorang Putri Raja yang sangat disegani oleh orang-orang telah bersujud terhadap bawahannya. Mereka berdua langsung kaget atas apa yang kulakukan ini. Mereka berdua langsung mengangkat tubuhku.
"Vietnam,Laos, Aku memohon pada kalian berdua untuk merahasiakan hal ini. Jika Orang tuaku atau saudaraku atau siapapun itu bertanya siapa orang ini,katakan saja kalau orang ini adalah teman baruku yang merupakan seorang pangeran dari kerajaan tetangga" Mohonku pada mereka untuk tidak membongkar identitas orang yang kubawa ke kamarku ini yaitu Gilbert.
Kedua maid atau mungkin sahabatku ini awal-awalnya sangat keberatan tapi akhirnya mereka menyetujuinya juga.
"Sebenarnya ada orang yang mengetahui ini selain kalian" Kataku sambil menundukan wajahku.
"Siapa itu Putri Nesia?" Tanya Laos.
"Holland si Lolicon menjijikan itu" Kataku lagi. Mereka berdua langsung kaget karena mulutnya Holland itu tidak bisa dijaga kalau ada maunya baru dia bisa menjaga.
"Aku punya ide agar orang ini tidak dikenal oleh siapa-siapa" Ujar Vietnam sambil tersenyum liciknya, dia langsung membisikkan rencananya padaku dan Laos. Aku setuju-setuju saja dengan rencana Vietnam, tapi bagaimana kalau Gilbert bangun-bangun langsung syok dan pingsan lagi?
Dengan cepat kami langsung melakukan rencana yang diajukan oleh Vietnam dan mudah-mudahan Gilbert tidak Syok saat dia bangun.
Akhirnya selesai juga, sekarang tunggu dia bangun saja,deh. Ngomong-ngomong penampilannya sekarang kok jadi mirip seseorang,ya? Sudah,ah lupakanlah. Aku mau tidur, aku menyuruh Vietnam dan Laos untuk keluar dari kamarku karena aku mau tidur tetapi mereka tidak mau keluar karena mereka takut akalau aku diapa-apain oleh Gilbert kalau dia sudah bangun,ahaha…. Baiklah aku tidur disampingnya(maksudnya tidurnya dikursi tapi disampingnya Gilbert).
Esoknya~~~~~
Hoaamm…. Sudah pagi,ya? Waktu ternyata cepat sekali dan sepertinya Vietnam dan Laos sudah bangun duluan.
"Ehmn… kepalaku sakit" Ujar Gilbert, sepertinya dia udah bangun.
~Gilbert's Point of View~
Aduh kepalaku sakit, kenapa,ya? Loh? Ini kan bukan kamarku,loh? Bajuku kok warna putih?Loh, rambutku yang AWESOME kok jadi warna Hitam begini? Loh? Kok, ada Nesia disini, ini bukan mimpi,kan? Mudah-mudahan bukan,amin…
"Gilbert, kamu sudah bangun" Ujar seseorang sambil meraba pipiku yang mungkin biru akibat si Brengsek badan gede itu.
"Aduh…du…duh….sakit" Ringisku sambil memegang tangan orang yang meraba pipiku dan ternyata yang meraba pipiku adalah Nesia,Tuhan terima kasih telah mengabulkan doaku dan ternyata ini bukan mimpi!
"Putri Nesia kami keluar dulu,ya?" Ujar kedua maid yang pernah menatapku benci pas kejadian di Sungai Daright lalu, mereka langsung keluar dan juga sebelum pergi mereka menatapku seperti kalau-kau-macam-macam-dengan-Putri-Nesia-kami-cincang-lo.
"Nesia ini dimana? Dan apa yang telah terjadi pada diriku yang AWESOME ini?" Tanyaku pada Nesia.
"Ini dikamarku,Gilbert dan sekarang dirimu telah memakai pakaian berwarna putih dan rambutmu kami ubah menjadi warna hitam agar tidak dikenal oleh siapapun" Kata Nesia dengan senyum menawannya, aku merasa pipiku memanas akibat senyumannya itu. Tunggu dulu, katanya rambutku diubah menjadi warna hitam,HHHAAAAHH….
Aku langsung bangkit dari tempat tidur dan langsung mencari cermin, Nesia langsung bingung akibat tidakanku yang tiba-tiba mencari cermin ini.
Akhirnya aku menemukan cermin dan….. WOW! Walaupun rambutku diubah warna hitam,aku tetap AWESOME dan makin ganteng,kesesese….. rasanya kok kayak karakter anime lain,ya? Lupakanlah yang penting aku tambah AWESOME,kesesese…
"Gil… kamu mau ikut jalan-jalan,gak?" Tanya Nesia padaku. Langsung saja aku menganggukkan kepalaku yang menandakan iya. Nesia langsung tersenyum senang dan langsung menarikku keluar dari kamarnya dan juga lagi para Maid nya yang melihat aku langsung berteriak 'KKKYYAAA….' Napa tuh? Aku AWESOME ama ganteng,ya? Emang sudah dari sananya,kesese….
Aku diajak jalan-jalan dengan Nesia di luat Istana dan WOW! Tempatnya Nesia terang sekali sedangkan tempatku yaitu Dark Kingdom tempatnya gelap sekali. Baik aku sedang berjalan dengan Nesia, Nesia mengajakku keliling tempat sekitar wilayah Light Kingdom.
Diperjalanan banyak wanita yang melihatku, saat kulirik, mereka malah berteriak'KKYYAAA…..' dasar wanita, untung saja Nesia tidak seperti itu,ehehe…
"Gil, kita Picnic ke tempat pertama kali kita ketemu,yuk!" Ajak Nesia terhadapku. Aku hanya tersenyum jahil dan langsung merangkulnya.
"Iya,Tuan Putri Nesia,ahahaha….." Tawaku dan saat ku menoleh, mukannya bersemu merah,ada apa,ya? Sudahlah yang penting saya ikut saja kemauannya itu.
Dark Kingdom
Normal Pov
"GILBERT….. Berburu lagi yok!" Teriak Antonio di depan istananya Gilbert.
"Gilbert, keluar dong! Kita berburu lagi!" Teriak Francis juga.
Mereka berdua berteriak gaje-nya di depan istana tapi yang keluar bukanlah Gilbert melainkan adiknya, Ludwig Beilschmidt.
"Ada apa? Prince Antonio dan Prince Francis?" Tanya Ludwig terhadap mereka berdua dengan wajah khawatir.
"Kami sedang mencari Gilbert" Jawab Antonio sambil merangkul kapak kesayangannya.
"Gilbertnya ada tidak?" Tanya Francis pada Ludwig.
"Bruder…. Dia belum pulang, kemarin dia bilang kalau dia mau pergi tidak tahu entah kemana dan dia belum pulang juga" Ujar Ludwig yang khawatirnya malah menjadi-jadi.
"Dia belum pulang?" Ujar Francis dengan wajah syok.
"Baiklah, kami akan mencarinya, ayo Francis!" Ajak Antonio dan langsung menyeret Francis.
Ludwig langsung mengangguk dan langsung masuk kedalam istananya dan Luwdig juga mempercayakan mereka untuk mencari Gilbert. Antonio langsung mengucapkan mantra penunjuk, setelah mengucapan mantra tiba-tiba keluar cahaya dari tangan Antonio.
"Francis, Ayo kita ikuti cahaya itu karena cahaya itu dapat menunjukan dimana si Gilbert berada" Ajak Antonio sambil berlari duluan.
"Oy, Antonio tungguin aku!" Teriak Francis terhadap Antonio sambil berlari.
LightDark Forest –Daright River-
"Gilbert, baru kemarin kita kesini,Eh, kita malah kesini lagi" Senyum Nesia terhadap Gilbert yang lagi mempersiapkan tikar untuk piknik.
"Iya,Nes! Hahaha…." Tawa Gilbert dan langsung duduk diatas tikar yang tadi dia Persiapkan. Tiba-tiba Gilbert mendapat perasaan menggajal dihatinya tapi dia langsung membiarkannya.
"Gil, aku buat kue krim,nih! Dimakan,ya?" Kata Nesia sambil memberikan kue buatannya terhadap Gilbert.
"Iya…..HAUP…..Nyam..nyam…ENAKK!" Ujar Gilbert sambil memakan Kue krim buatan Nesia, Gilbert memakannya dengan lahap sehingga membuat krim kue buatan Nesia belepotan disekitar bibir Gilbert.
"Gilbert, belepotan tuh! Sini kubersihkan" Tawar Nesia untuk membersihkan krim yang menempel di sekitar bibir Gilbert. Gilbert hanya diam dan Nesia langsung membersihkannya dengan sapu tangan kesayangannya. Gilbert hanya terdiam dan mukanya langsung memerah seperti kepiting rebus.
'Mukanya Nesia dekat sekali dan ternyata Nesia sangat manis' Batin kiri Gilbert langsung menggenggam tangan kanan Nesia yang lagi membersihkan mulut Gilbert yang belepotan krim itu.
Tangan kanan Gilbert langsung memegang dagunya Nesia. Tentu saja Nesia sangat kaget dan wajah Nesia tambah memerah saat wajah Gilbert langsung berdekatan dengan wajahnya. Nesia hanya menutup matanya dan hanya menikmatinya saja.
"Gil…Gilbert, i…itukah dirimu?" Tanya orang disebrang sana. Padahal tinggal sesenti saja, bibir mereka berdua sudah bertemu dan juga dibilang berciuman.
Nesia sangat kaget dan langsung melepas genggaman Gilbert. Gilbert langsung menoleh asal sumber suara dengan kesal karena kesenangannya diganggu tapi saat dia menoleh, dia sangat terkejut dan terbelak.
"Gilbert…. Jangan pernah bilang…." Ujar orang yang disebrang sana yaitu ternyata sahabat Gilbert sendiri ,Antonio dan Francis.
"Kamu telah memasuki kawasan musuh….."
Apa yang akan telah terjadi ? Apakah Gilbert akan dilaporkan ke Raja Kegelapan oleh sahabatnya sendiri? Apakah Nesia telah jatuh cinta pada sang Pangeran kegelapan?
To Be Continued….
Sil : Wew… Chap 4 jadi juga…
Just : Iya… yang pasti terima kasih terhadap orang-orang yang telah me-review
Sil : Iya dan jangan lupa untuk Me-review kembali,ya?
Just : NO FLAME! Kalau ada yang flame tak DOR kepalamu!
Sil : Ketularan Switzerland…..
Omake-Back Scene-
Gilbert : AASSUU! Kenapa sibuat Antonio dan Francis datang,sih? Coba enggak! Bisa ciuman aku sama Nesia ..
Holland : *ngelempar naskah* BABI RAMBUT UBANAN! NESIA ITU MILIKKU GAK BOLEH DICIUM! CUMAN AKU AJA YANG BOLEH! (Sil:Capslock,nya….)
Gilbert : TULIP BUSUK! KAMU NGAJAK BERANTEM,YA! SINI KULADENIN,HHYYAAA….!(Just:Capslocknya jebol..)
*Sfx : Buk..Bak…Jeger…prikitew(?)..Bom…*
Antonio : Bella, kamu bisa ngelerai kakakmu ,gak?
Bella : Broer, cuman bisa dihentikan oleh Nesia *sambil berkacak pinggang*
Francis : Kakakmu bisa dihentikan,gak?
Ludwig : Bruder bikin malu, aku malu sebagai adik..
Arthur yang berpindah profesi sebagai Sutradara : BLOODY GIT! Apa yang telah terjadi?,TOLONG HENTIKAN KEKACAUAN INI !
Antonio,Bella,Francis,Ludwig : Nesia tolong lerai mereka berdua!
Nesia :*menoleh sambil memakan sate padang(?) dengan tampang innocent* Ada apa? Kalian laper? Ini aku bagikan sate padangku ini..
Antonio,Francis,Arthur : *GUBRAKK!*
Bella,Ludwig : *Sweatdroop*
Omake –Menurut para Nation yang menonton-
~kita menuju pada keluarga aristocrat yaitu Roderich Edelstein dan Elizaveta Hedervary Edelstein dan kami membuat anaknya Roderich dan Elizaveta itu anak perempuan yang bentuk dan warna rambutnya kayak Elizaveta, matanya violet dan memakai kacamata kayak Roderich,gitu,deh! Namanya Chelsea Edelstein~
Chelsea : Mama..Papa.. Om(?) Gilbert mainnya kok narsis gitu,ya? *nunjuk tv *
Elizaveta : Dia sudah narsis dari sananya,Chelsea..*ngelus kepala Chelsea*
Roderich : Obaka-san, itu memang sangat narsis..*meminum teh*
Chelsea : Terus, kenapa Mama dan Papa nutupin mataku pas adegan Om Gilbert mau ciuman sama Tante Nesia? Padahal gak kena,loh? *muka innocent*
Roderich : *langsung nyemburin teh yang diminumnya*
Elizaveta : Itu…eh…karena…ehmm…*gak bisa menjelaskan*
Roderich : Karena Papa sama Mama gak mau kamu dapat pacar kayak Obaka-san itu..*mengelap mulutnya*
Chelsea : *Sweatdroop*
