Tales of Digimon Hunter
Ch 4: Chaos
A/N: Digimon itu punya Akiyoshi Hongo n buat para reviewers terima kasih banyak atas Reviewnya!
Random Battle 1: Kizumaru vs Haku
Battle start!
"Langsung kumulai!" Kata Kizumaru dan memang langsung mengerahkan melompat ke Haku dan melayangkan tinju ke wajahnya, tapi Haku langsung melompat ke arah Kizumaru dan menjadikan punggung tangan Kizumaru yang sedang mengepal sebagai pijakan tangan kirinya dan saat berdiri diatas tinju Kizumaru dengan menggunakan tangan kirinya, ia menggunakan tangan kirinya sebagai tumpuan dan melemparkan tubuhnya (kedua kaki dilempar paling depan) untuk menendang Kizumaru, lalu saat kakinya tepat didepan Kizumaru ia memberikan tendangan dengan kedua kakinya dengan kuat tepat ke wajah Kizumaru, Kizumaru sudah siap jika ini terjadi dan Kizumaru melempar dirinya ke arah kiri dengan menggunakan kaki kanan sebagai tumpuan kekuatannya.
"Makan ini!" Teriaknya sambil menggunakan tangan kirinya untuk meninju Haku dan menggunakan kaki kirinya untuk melempar dirinya pada Haku. Haku yang masih dalam posisi berada di udara tak bisa menghindari ini dan akhirnya menyilangkan kedua lengannya untuk menahan tinju itu.
"HYAA!" DUAK! Tinju Agumon dan lengan Haku saling bertabrakan dan membuat Haku terlempar dan menabrak dinding yang jaraknya hanya sekitar 3 meter dibelakangnya.
BRAK! Sedikit tabrakan antar digimon dan dinding terjadi.
Kizumaru mendarat ke tanah (tadi saat ia melemparkan diri pada Haku ia meloncat) dan dalam sekejap mata ia langsung berlari ke arah Haku dan menembakkan 'baby burner dengan jangkauan yang cukup luas (kalau dilihat dari depan kira-kira lebarnya 2,5 meter keatas dan 2,5 meter ke bawah)
BURRRRNNN! (SFX untuk terbakar atau membakar atau membara dll, dst, etc)
Sebagian dari ruangan itu menghitam karena terbakar api, dan retak karena ditabrak Haku.
"Kekuatanmu cuma segini? Kau bahkan tak bisa membuatku mengeluarkan setengah dari seluruh kekuatanku." Kata Haku lalu mengeluarkan diamond storm ke arah Kizumaru. Kizumaru tidak mencoba menghindar karena jangkauan diamond storm terlalu luas.
"Baby flame!" Beberapa bola api sekaligus keluar dalam satu tembakan dari mulut Kizumaru, lalu ketika beberapa dari bola api itu menabrak diamond storm bola api itu meledak dan membuat ledakan berantai dengan bola api lainnya dan seterusnya sehingga sebagian besar dari diamond storm hilang tapi sedikit dari diamond storm berhasil mengenai Kizumaru, dan Kizumaru teriris oleh diamond storm yang tajam (tapi matanya tidak kena). Haku dengan cepat kebelakang Kizumaru sampai Kizumaru tak menyadarinya dan memberikan satu pukulan yang sangat keras dari belakang, kali ini Kizumaru terlempar dan cium dinding dengan keras sampai mimisan kayak liat buku hentai *duak! Authtornya ditonjok kizu*. Kizumaru yang terlempar dan menabrak dinding dan lalu mimisan langsung berdiri dan mengusap darah (digital) dari hidungnya, tapi tak ada sedetik kemudian Haku sudah berada di depan Kizumaru dan memberikan tinju beruntun yang cepat dan kuat yang diakhiri dengan tinju yang lebih kuat dari yang sebelumnya, Kizumaru tak bisa menahan ataupun menghindari serangan secepat ini, apalagi ada dinding dibelakangnya dan malah terdesak diantara dinding dan serangan beruntun Haku. Dan kali ini Kizumaru kalah dan terlempar lebih jauh lagi karena dinding dibelakangnya jadi jebol oleh tinju beruntun Haku yang kuat
Winner: Haku
Omake1: "langsung kumulai!" Kata Kizumaru dan langsung melemparkan BANTAL dan memulai 'PERANG BANTAL'.
"Semua! Ayo keroyok Kizumaru!" Kata Haku santai, dan dalam sedetik ribuan bantal terbang mengarah Kizumaru dengan kecepatan seperti misil dan membuat dinding jeblos dan Kizumaru langsung KO.
Random Battle 2: Kizumaru vs Dorumon (survivor)
'Tiny metal!" Dorumon menembakkan bola metal ke arah Kizumaru, dalam jarak yang kikis Kizumaru berhasil menghindari bola tersebut tapi karena bola itu memiliki angin yang sangat kuat, Kizumaru terlempar hanya karena terkena anginnya, dan apapun yang dilewati bola itu langsung bolong karena tak dapat menahan kekuatannya. Tanpa memberikan kesempatan sama sekali, Dorumon langsung menangkap Kizumaru yang terlempar di udara dengan mulutnya dan dalam sekejap mata langsung menggigitnya hingga hancur. (Kizu gak beneran mati, soalnya inikan battle yang tak berhubungan dengan cerita, andaikan Kizu benar-benar melawannya, maka kemungkinan besar inilah yang akan terjadi)
Omake 2: tepat saat Kizu akan digigit Dorumon, ia langsung muntah gara-gara terlempar dan mengalami goncangan yang kuat, nafsu Dorumon untuk menggigitnya langsung hilang dan langsung melempar Kizu ke authornya karena jijik.
Sedikit penjelasan soal sifat dan penampilan Digimon Hunter, dia adalah orang yang senang kekacauan dan keributan dan suka menyelesaikan masalah dengan kekerasan dan pertarungan, saat tenang, dia sangat tenang, tapi saat ribut, bisa jadi dialah biang keributannya, punya tekad yang kuat untuk menang dan terus berkembang dan tak suka kehidupan yang damai-damai aja dan sering terbawa emosi karena malas berpikir terlalu panjang (kalau pikir panjang masih agak betah). Penampilannya, dia memakai T-shirt hitam gelap yang polos dan jaket merah yang cuma diikat di bagian pinggangnya (lengan jaket yang panjang , memakai celana panjang merah kecoklatan dengan kedua bagian lututnya lubang karena digigit Drillogy dan sepatu kets merah dengan beberapa garis hitam. Umurnya belum akan diberi tahu, tapi kelihatannya 17 tahun, rambutnya acak-acakan dan warnanya hitam, warna matanya hitam kemerahan. Kebiasaannya adalah menantang orang-orang yang lebih kuat darinya dan lalu biasanya kalah tapi ngotot bertarung lagi. Ciri-ciri khasnya adalah gantungan kunci berbentuk sabit berukuran 10 cm yang digantung di ikat pinggang sebelah kanannya dan sebenarnya itu senjata yang bisa berubah ukurannya maksimal 100 kali lipat (berarti sekitar 10 meter)
Ini juga sebagian data soal Kizumaru: dia terlihat seperti agumon savers, tak ada perbedaan secara fisik sejak lahir, tapi Kizumaru memiliki bekas luka dibahu kanannya, itu adalah bekas pertarungan melawan digimon level adult dan bekas lukanya memanjang diagonal dari depan kebelakang, tapi luka ini jarang terlihat karena ia memakai kain merah yang diikatkan di lengan kanannya untuk menutupi luka itu (kain itu bukan sesuatu yang berharga dan dapat ia ganti kapanpun ia mau) , dia senang bertarung dan bertambah kuat, tapi tau situasi yang dapat membuat dia mati dan mundur, kecuali saat ia melindung apa yang ia sangat ingin lindungi, maka ia akan korbankan dirinya jika perlu, membenci digivice, sehingga jika akan dibantu dengan menggunakan digivice, maka ia tak akan menerima bantuan itu, dan ia menghormati digimon yang kuat dan pantas diteladaninya, salah satunya Greymon pemimpin desanya yang dulu
Cerita mulai!
Kali ini akan kita lihat dimana rumah dan Guild tempat Digimon Hunter.
Kizumaru POV:
Aku dan teman baruku (mungkin) yang adalah Digimon Hunter berjalan menelusuri hutan yang cukup terang bagian dalamnya, tadinya aku sempat kaget karena kami diserang Magnadramon (ultimate), untungnya dia masih memiliki Digimon yang lebih kuat, yaitu Devidramon (adult), tapi setelah muncul, ia memperlihatkan wujud sebenarnya yaitu Gigadramon (perfect). Drillogy juga menyerang Magnadramon dan memperlihatkan wujud aslinya yang ternyata adalah Giromon (perfect). Tidak ada tanda-tanda Digimon Hunter itu mengevolusikan mereka, Digimon Hunter kurang menjelaskannya dengan detail tapi yang pasti dia bilang dia cuma 'melepaskan' wujud mereka yang sebenarnya, aku jadi berpikir mungkin saja kedua digimon itu 'unik' atau Digimon Hunter yang unik, bagaimana pertarungan mereka aku juga kurang melihatnya karena Digimon Hunter bilang bahwa aku harus secepatnya datang ke Guild untuk sedikit perkenalan dan sekalian ia akan meng-update data Guild (aku gak menyangka ia dari sebuah Guild) dan membeli persiapan makanan dan minuman untuk perjalanan selanjutnya dari uang yang dihasilkan dari misi-misi yang bisa diambil dari Guild, katanya sih kebanyakan misi mengantar barang, misalnya 'Chip set' kepada pelanggan yang menginginkannya atau HP-disk dan DS-disk kepada toko-toko yang kehabisan stok dan pegawainya cuma sedikit, setelah berjalan sekitar 10 menit, barulah kami sampai di Guild itu, ternyata Guild Aegis Core, aku gak menyangka, karena itu artinya Digimon Hunter adalah salah satu dari pelindung pulau Aegis ini, entah seperti apa anggota-anggotanya.
(Mulai dari sini sudut pandang orang ketiga)
Digimon Hunter lalu masuk ke Guild itu, Kizumaru menyusul dibelakangnya, gak disangka tiba-tiba ada yang melemparinya dengan gentong besar.
BRAKK!
Gentong itu menabrak Digimon Hunter dari depan dan ternyata... Ia bisa menahannya, gak heran dia bisa membunuh Veedramon.
BRAKK!
Gentong itu dilempar balik oleh Digimon Hunter kepada orang yang semula melemparnya.
"Kamu cari masalah, Kiyoshi!" Kata orang yang sudah terkena gentong lemparannya sendiri itu. "Kamu yang duluan tau! Dasar aneh!" Balas Digimon Hunter itu yang ternyata bernama Kiyoshi, jadi mulai saat ini dia akan disebut Kiyoshi.
"Kamu nantang ya?" Kata Kiyoshi sudah sambil menonjok telapak tangan sebelah kirinya.
"Menarik! Bring it on!" Kata orang yang setelah dilihat baik-baik ternyata adalah Flawizardmon (model xros wars: young hunter who leapt through the time), maklum, bentuknya sedikit mirip orang biasa, kecuali jahitan yang ada dimulutnya gak mirip orang biasa.
Flawizardmon langsung loncat dan melakukan tendangan memutar ke arah kanan dengan kaki kiri di udara, Kiyoshi mundur selangkah dan menghindari tendangannya, lalu Flawizardmon melanjutkan putaran tadi, kali ini dengan tumit sebelah kanan, ia melakukan tendangan lebih cepat dan keras dari sebelumnya, kali ini tak ditangkis Kiyoshi, malah ditangkap dengan tangan kiri lalu Kiyoshi memutar tubuhnya ke arah kiri mengikuti arah tendangan itu sehingga Flawizardmon yang ada di tangan kirinya terputar-putar, dan langsung melemparnya ke depan.
BRAK! (Bunyi tabrakan dan memantul dengan lantai)
SYUT! ZRETT! (bunyi Flawizardmon yang berputar di udara agar ke posisi berdiri lalu menyeretkan kedua kakinya ditanah untuk memberhentikan 'keterlemparannya')
Kizumaru yang melihat ini agak terkejut dengan cara bertarung Kiyoshi tanpa senjata, dan kebisaannya untuk melempar Flawizardmon.
"Jangan kaget dulu Kizumaru, si bocah api ini masih main-main." Kata Kiyoshi mencoba menebak apa yang dirasakan dan dipikirkan Kizumaru sambil tetap waspada dengan kedua kaki ditekuk yang siap melangkah dengan sigap untuk menyerang dan menghindar, dan dengan kedua tangan mengepal kuat seakan sudah dekat waktunya untuk mulai menyerang balik.
Kaki Flawizardmon mengeluarkan api dan ketika kemudian ia loncat, api di kakinya menembak kebelakang sehingga ia melesat bagaikan roket ke arah Kiyoshi. Kiyoshi kaget, tapi karena sudah memprediksi ini akan terjadi, ia langsung menghindar ke kiri dengan melompat kedepan dan mendarat dengan memutar tubuh kedepan di lantai dan menghentikan putaran itu dengan tangan kanan dan kaki kirinya dengan menyentuhkannya dilantai dan menahan putaran tubuhnya.
"Hehe, dia terbawa suasana." Kata Kiyoshi, ekspresinya terlihat seperti campuran tegang, menikmati, dan mentertawakan dengan (berusaha) tenang.
Kizumaru juga sempat menghindar, karena begitu ia melihat Kiyoshi menghindar ia langsung ikut menghindar karena ragu terseret dalam perkelahian dalam guild, tapi pendaratannya payah, karena ia asal-asalan yang penting menghindar, ia mendarat dan malah terguling-guling dan baru berhenti saat menabrak sesuatu, ternyata ia menabrak kaki Banchouleomon.
"Bisa berdiri?" Tanya Banchouleomon pada Kizumaru sambil mengangkat Kizumaru dengan sebelah tangan seperti memegang anjing (dipegang di belakang leher) dan diletakkan diatas lantai dengan posisi berdiri.
"Oh, maaf menabrak, Banchouleomon." Kata Kizumaru biasa aja.
"Aku punya nama, panggil aku Regulus." Kata Banchouleomon yang bernama Regulus itu.
"Aku Kizumaru, salam kenal." Kata Kizumaru
"Selamat datang di Aegis Core! Kizumaru!" Kata Banchouleomon sambil menepuk punggungnya sambil tersenyum,yang malah membuatnya hampir jatuh karena Banchouleomon besar dan kuat.
Lanjut ke perkelahian
Kali ini Kiyoshi menyerang, ia menggunakan tinju kirinya untuk 'menyambut' tinju kiri Flawizardmon yang juga sudah disekimuti api. Tepat saat kedua tinju akan bertabrakan Kiyoshi menarik kembali tinjunya sambil menghindari tinju Flawizardmon dengan bergeser kanan sedikit, bersamaan dengan itu melakukan tendangan dari kanan ke kanan dengan menggunakan kaki kanan dan menyerang perut Flawizardmon dari arah kanan (kalau dari sudut pandang Flawizardmon, serangan ini datang dari arah kiri) karena tangan kiri Flawizardmon sudah dipakai untuk menyerang dan belum ditarik kembali, ia tak dapat menahan dengan tangan kirinya, karena itu ia hanya dapat menahan dengan kekuatan otot perutnya saja.
DUAK! (Bunyi tendangan Kiyoshi)
Flawizardmon terlempar dan menabrak dinding, eh, tidak, kali ini malah menabrak meja, dan meja yang ditabrak langsung terpelanting dan nyaris menimpa orang dan seekor Gaomon menonjok meja itu dan terbelah 2 dan salah satu meja jatuh di atas kepala seekor Agumon (adventure), dan satunya menyambar Renamon, tapi Renamon bisa menghindar dan pecahan meja itu hampir langsung menyambar Patamon yang sedang melayang dan Patamon itu menghindar dan pecahan meja itu malah tertancap di atas tanduk Gabumon, setelah keributan yang cepat itu, semua mata tertuju pada biang keroknya dan mereka langsung bertindak.
"Nut Shoot!" Raramon yang baru muncul langsung menembak banyak butir kacang yang dapat meledak sehingga tabir asap terbentuk setelahnya disekeliling biang kerok.
"Woy! Jangan ganggu! Kata Kiyoshi yang tiba-tiba kaki tangan dan tubuhnya terlilit sesuatu yang panjang yang ternyata adalah jari-jari Palmon, tapi entah mengapa jari-jari ini agak basah, Kiyoshi ingin menggunakan sabitnya tapi dia gak mau menggunakannya pada teman se-guildnya karena itu ia malah berusaha menarik Palmon tapi ia kesulitan dengan tangan dan kaki yang terikat. Flawizardmon juga terikat hal yang sama dengan Kiyoshi, tapi ia mengeluarkan api dari sekujur tubuhnya sehingga Palmon melepaskan ikatannya sebelum benar-benar yang dari tadi duduk-duduk di sebuah toko dalam guild langsung ikut campur tangan, ia menembakkan listrik ke arah jari-jari Palmon yang diluar tabir asap karena sudah tau apa yang ada diujungnya, dan saat itu juga Kiyoshi langsung kesetrum dengan listrik itu, tapi ia berusaha untuk tidak teriak. Didekat sana gerakan Flawizardmon dihentikan oleh Renamon yang gerakannya cepat yang beberapa
Saat yang lalu menyergapnya dari belakang, tentu saja Flawizardmon langsung meronta-ronta minta dilepaskan, setelah itu, Gaomon datang dan langsung menginjak kaki Flawizardmon dengan kuat dan karena rasa sakit yang memang sakit, gerakan Flawizardmon terhenti sesaat dan saat itu Gaomon menyerangnya dengan 'gao rush' yang diakhiri dengan tonjokan keras tepat di tengah perut lalu Renamon melepaskannya sehingga ia jatuh berlutut karena rasa sakit yang tidak main-main, disaat yang sekitar bersamaan Kiyoshi juga jatuh berlutut juga dengan napas yang sedikit tersenggal-senggal. Dan situasi jadi agak tenang.
"Mereka dihentikan semudah ini? (walaupun keroyokan sih) Tapi asyik juga kalau banyak yang hebat, akan kukalahkan mereka semua!" Pikir Kizumaru, sedikit terkejut dengan kekuatan digimon yang bekerja sama dengan manusia, dan senang karena banyak yang bisa diajak bertarung, karena menurut cerita Kiyoshi sepanjang perjalanan, teman-teman dalam guildnya suka bertarung dan tidak keberatan jika diajak.
DUASHH! BRAK!
Mendadak Kizumaru diserang dengan hantaman yang hebat sampai-sampai ia terlempar dan menabrak meja dibelakangnya dan meja itu terbalik dan terlempar bersama Kizumaru dan meja itu jatuh menimpa Kizumaru.
"SIAPA ITU! NANTANG YA!" Kata Kizu sambil berdiri lagi dari posisi jatuhnya sambil meyingkirkan meja yang menimpanya.
"Kau yang cari gara-gara ya? pendatang baru!" Kata seekor Gaomon yang sedang menonjok sebelah telapak tangannya.
"Manarik, sekarang aku bisa mulai bertarung dengan digimon yang kuat!" Kata Kizu senang, disekitar mulutnya muncul bara api, tapi itu bukan serangan, itu hanya menunjukkan bahwa ia sedang berapi-api, tapi dia tidak tau persis apa yang dia lakukan sampai-sampai digimon yang bahkan baru pertama kali ketemu langsung berani memukulnya sekeras itu
A/N: sampai sini dulu ceritanya! RnR!
Random Battle 1: Kizumaru vs Flawizardmon (namanya akan diberitau di chap depan)
Kizumaru dan Flawizardmon langsung saling tonjok
Bak buk bak buk! Duagh! Buagh! (Bunyi tonjok-tonjokan)
Lalu setelah tonjok-tonjokan mereka langsung meloncat mundur untuk jaga jarak, tapi Flawizardmon dikagetkan dengan benda merah panjang yang melilit lehernya.
"Kena kau, bocah api!" Kata Kizumaru yang ternyata tadi sebelum pertarungan sengaja melepas salah satu training belt yang ia pakai untuk digunakan sebagai senjata, dan tepat setelah tonjok-tonjokan tadi, saat mereka meloncat mundur, ia melemparkan ujung training beltnya seperti cambuk dan berhasil mengikat leher lawannya.
"HYAAA!" Teriak Kizumaru sambil menarik training beltnya yang entah mengapa ternyata cukup panjang. Flawizardmon yang mencoba menahannya mmalah sesak napas dan malah terlempar ke arah Kizumaru, mengingat Kizumaru memiliki kekuatan yang cukup brutal.
BUAGH! Bunyi ini adalah bunyi Kizumaru yang menabrakkan kepala raksasanya dengan kepala Flawizardmon yang tidak seberapa besar, tapi karena tabrakannya terlalu keras dan diluar perkiraan keduanya langsung pingsan begitu saja
Winner: none
Omake:
Bak buk bak buk! Duagh! Buagh! Prang! Prang! Prang! Brasak! Brasak! WAKH!Ternyata setelah tonjok-tonjokan mereka lempar-lemparan kaca, gelas, piring, dan akhirnya sofa, dan bahkan orang.
Random Battle 2: Kizumaru vs Haku
"Diamond Storm!" Haku meloncat ke atas dan mengeluarkan hujan sinar putih (ga jelas apa itu, kalo bukan sekedar sinar, mungkin bulu) yang menghujani Kizumaru, lalu Kizumaru mengumpulkan api dimulutnya sampai mulutnya terlihat kembung dan mukanya menyala merah lalu mengeluarkan Baby Burner yang amat besar dan luas dan berhasil membakar dan menghancurkan sebagian dari Diamond Storm dan sebagian apinya yang masih terus ditembakkan terus menuju, tapi Haku mencoba meminimalkan kerusakan dengan menyilangkan kedua tangannya didepan kepalanya, jaga-jaga jangan sampai ada api yang masuk mata, tapi ia tetap terkena api yang cukup besar itu dari depan. Haku mendarat ketanah dengan sedikit luka bakar dan langsung disabut dengan tinju tangan kanan Kizumaru yang berhasil di tahan oleh tangan kiri Haku. Kizumaru tidak mau tinjunya kalah oleh tenaga Haku karena itu ia menekan kekuatan brutalnya pada tinju tangan kanannya itu (ingat saat ia menangkap Drillogy) dan berhasil membuat Haku tertekan kebelakang. Haku yang sedang berkonsentrasi menahan kekuatan Kizumaru kehilangan fokus terhadap hal lain. Kesempatan ini digunakan Kizumaru untuk menggunakan tangan kirinya untuk memegang tangan Haku yang sedang menahan tangan kanannya dan membanting Haku ke tanah.
BRAK! (Bunyi Haku terbanting ke tanah)
Kizumaru masih belum melepaskan tangan Haku, ia langsung menembakkan Baby Flame pada Haku yang sedang terdesak ditanah dan api itu berhasil menimbulkan ledakan, tapi meleset karena Haku berguling kesamping membuat Kizumaru yang sedang memegang erat tangannya hilang keseimbangan jatuh karena hilang keseimbangan. Haku mencoba mencakar Kizumaru menggunakan tangan kirinya yang sedang digenggam Kizumaru tapi malah digigit Kizumaru dan membakarnya dengan api yang dikeluarkan dari mulutnya yang membuat Haku kesakitan dan hampir berteriak, tapi Haku menahannya dan malah megepalkan tangankirinya itu dan menonjok bagian dalam mulut Kizumaru yang membuat Kizumaru hampir menelan tanggan Haku, tapi hal ini membuat Kizumaru serasa ingin muntah dan langsung melepaskan tangan Haku dan berguling ke posisi tengkurap dan langsung menggunakan kaki sebelahkanannya untuk mulai berpijak berdiri (kaki kirinya sedang dalam posisi berlutut). Haku yang melihat kesempatan saat Kizumaru belum sepenuhnya berdiri langsung memberikan tinju beruntun pada Kizumaru. Dalam posisi yang setengah berdiri Kizumaru melakukan pukulan beruntun dan membalas pukulan beruntun dari Haku sambil memperbaiki posisinya sampai akhirnya ia berdiri seperti semula. Tinju-tinjuan itu tidak berlangsung lama, saat bertinju yang singkat itu menghasilkan memar-memar pada wajah, tangan, bahu, dll, dan bahkan membuat mereka muntah sedikit karena mareka juga saling menonjok perut lawan mereka, muntahnya disensor agar yang lihat tidak ikutan mual. Tinju-tinjuan itu diakhiri dengan kedua pihak meloncat mundur kebelakang. Kali ini Haku dengan sangat liar meloncat kearah Kizumaru dan mengayunkan tangan kanannya dengan sangat kuat pada Kizumaru. Kizumaru menghindar dengan meloncat sedikit ke arah kiri, dengan begitu tangan kanan Haku yang sudah diayunkan kedepan akan susah menyerang balik, Kizumaru tidak hanya meloncat sedikit ke arah kiri, Kizumaru juga mengubah arah berdirinya sehingga apa yang ia berdiri agak menghadap kanan dari posisi sebelumnya, hal itu membuat Haku yang sedang menyerang jadi ada didepannya (masih diudara karena belum mendarat) Kizumaru mengangkat tangan kanannya dan menggunakan tangannya untuk memukul Haku dengan gaya seperti menebas (seperti gaya orang memecahkan genteng dalam suatu olahraga bela diri), dan menebas (memukul) punggung Haku yang membuatnya jatuh terdorong ke tanah. Melihat kesempatan besar ini, Kizumaru langsung menembakkan Baby Volcano yang ia kumpulkan dimulutnya sejak tadi dan ini membuat ledakan besar terjadi. Tapi dalam ledakan itu Haku menggunakan kesempatan itu untuk mencoba mengalahkan Kizumaru. Haku menggunakan kecepatannya yang luarbiasa untuk berdiri dan kembali ke posisi bertarung lalu memberikan tinju yang kuat pada Kizumaru dari depan, dalam sekejap pindah kebelakang dan menendang Kizumaru kedepan lagi yang membuat Kizumaru hampir jatuh, dan lalu dalam sekejap pindah kedepan dan sebelum Kizumaru jatuh ia langsung memberikan tendangan lutut yang kuat pada rahang bawah Kizumaru dan membuatnya terlempar ke atas sekitar 5 meter diatas tanah, Haku lalu meloncat dan memberikan tendangan tumit yang memutar (berputar seperti roda) dan menendang Kizumaru dan membuatnya jatuh ke tanah dengan terbanting keras, tapi Kizumaru berdiri lagi karena tadi saat ia menerima tendangan tumit Haku, ia berhasil menahannya dengan tangan kirinya, dan saat ia terbanting ketanah, ia berhasil tidak jatuh dengan menggunakan kedua tangan dan kakinya sebagai penopang agar tidak jatuh, tapi hal ini mengakibatkan kedua tangan dan kakinya jadi sakit. Haku lalu mendarat tidak jauh dari Kizumaru lalu berpijak mudur dan bersiap untuk serangan Kizumaru yang akan datang berikutnya.
"Dia jadi lebih kuat dibanding pertarungan. Sebelumnya, ada apa ini?" Pikir Haku.
"Aku..." Kata Kizumaru pelan, kalau di anime atau manga ada efek bayangan yang menutupi mata Kizumaru.
"AKU MUAK DENGAN KEKALAHNAN INI!" Kata Kizumaru sambil mengeluarkan Baby Burner ke arah Haku, tapi ini lain api ini lebih cepat dan angin tekanannya lebih kuat, serta kekuatan dan ukurannya meningkat, api ini lebih seperti Mega Flame, tapi peningkatan kekuatan api ini Lebih karena dikarenakan emosi Kizuamaru dan keinginan menang yang sangat kuat sehingga data-data dalam dirinya bereaksi terhadap emosinya yang membuatnya dapat mengerahkan hampir seratus persen kekuatan yang ia miliki. Haku yang tak bisa menghindar karena jangkauan serangan yang luas terlempar dan menabrak dinding, dinding itu retak dan saat Haku terpantul di dinding itu, tanpa membiarkan Haku menyentuh tanah Kizumaru langsung menangkap lehernya dan menghantamkannya pada dinding dibelakang Haku yang barusan Haku tabrak sehingga dinding itu bertambah retak dan Kizumaru mendaratkan tinjunya pada perut Haku dengan sangat kuat dan berhasil membuatnya K.O.
Winner: Kizumaru
Omake: saat Kizumaru menggigit tangan Haku dan membakarnya, ia sempat menjilat tangan Haku dan membayangkan "rubah panggang" yang membuatnya dibacok-bacok Haku saat ia memberitahu pikirannya pada Haku setelah pertarungan usai.
A/N: random battle akan berakhir di chap ini karena merepotkan kalo mesti bikin terus.
