Naruto milik

Masashi Kishimoto-sensei

Rate: M

Pairing: SasuHina / Seihina

Genre: Family , Angst , Hurt , Romance

Warning: Gajeness,OOC, Sinetronisme, Gak Sesuai EYD,Boring,Typos

Don't like Don't read

so

Click ' BACK '

HAPPY READING

.

.

.

.

.

Yang kuingat saat itu adalah dimana kami masih lah bersama saling menggenggam tangan perlahan meraih kebahagiaan. Namun kemudian ada sebuah masa di mana aku memilih untuk melepaskan genggaman tangan kami dan kemudian perlahan pergi tanpa tahu bagaimana masa depan yang menunggu ku .

Flash Back

" sasuke-Kun ! lihatlah ini adalah salju pertama !" seru hinata dengan semangat sambil merentangkan kedua tangannya .

Perlahan Sasuke berjalan mendekati sang gadis yang masih asik dengan dunianya tanpa menghiraukan dirinya.

" Hn , kau suka ?" tanya sasuke sambil memeluk Hinata dari belakang dan menyandarkan kepalanya pada bahu Hinata .

" um ! aku senang .. sasuke-kun aku berharap kita selalu bersama ~ sama " balas Hinata sambil membalikkan badannya untuk melihat wajah sang kekasih.

Perlahan namun pasti Hinata mendekatkan wajahnya dan berhasil mencuri sebuah kecupan dari Sasuke yang sedari tadi memejamkan matanya .

" Dasar kau anak nakal !" kekeh Sasuke sambil membalas kecupan tadi dengan ciuman .

Sasuke Pov

hah hah hah...

mimpi itu lagi ! kenapa selalu menghantuiku ? bahkan setelah bertahun - tahun kini rasa bersalah ini membunuhku secara perlahan , apa ini karma untukuntukku kami - sama ? batin Sasuke setelah terbangun dengan penuh peluh juga rasa bersalah yang menggerogoti dirinya .

sasuke pov end

tok tok tok

tap tap tap

" oh ..sei-kun ?kau sudah datang "

lirih Hinata saat melihat siapa yang datang .

Kemudian Akashi berjalan menyusul Hinata yang lebih dulu masuk ke dalam .

" hn ! kalian sudah siap ? kita akan berangkat sekarang , hime " celetuk akashi dengan lembut .

" sudah ! aku dan kai sudah siap kita bisa berangkat sekarang

sei -kun " lirih lagi Hinata saat merasa jawabannya masih mengandung rasa ragu akan keputusan nya.

Mendengar itu perlahan Akashi mulai mendekati Hinata yang bergetar karena menahan tangisnya , berusaha kuat .

" Hei lihat aku ! aku di sini menjaga kalian hmm ? kau tidak perlu khawatir sayang " tenang akashi sambil mengecup kening hinata menenagkan .

Yang kemudian hanya di balas oleh Hinata dengan gumam saja.

Uchi Corp

" temeeeeee ! aku datang ! " teriak naruto dengan bodohnya tanpa memedulikan tatapan tajam yang dilayangkan Sasuke kepadanya .

" berisik , dobe ! bisakah kau bersikap normal ? " gerutu sasuke karena mulai lelah dengan perilaku sahabat kecilnya itu .

melihat itu Naruto hanya bisa mengusap tengkuknya karena rasa malunya .

" hehehehe ! habis ada berita yang harus aku sampaikan untukmu dan ini penting . " balasnya dan kemudian secara cepat raut wajah naruto menjadi serius.

" hn , apa ?" tanya sasuke sambil menatap naruto serius .

" setelah 3 tahun ... Hinata akhirnya kembali ke jepang " jelas naruto singkat .

akhirnya kau kembali lagi Hime dan kali ini aku tidak akan lagi menyia-nyiakan dirimu tidak peduli kau menolak ku.

" H-hinata ? kembali kapan ?

cepat katakan , naruto ! " tanya sasuke sambil memaksa naruto.

" aku dengar dari ino sore ini dia mendarat dengan.." ujar naruto ragu-ragu.

gemas karena menunggu perkataan Naruto membuat kesabaran Sasuke mulai hilang .

Brakk

" brengsek ! cepat katakan dengan siapa hinata , dobe !! " teriak sasuke sambil memukul meja kerjanya

" A-anaknya teme " lanjutnya sambil menatap Sasuke takut.

Deg

"Tidak mungkin ! hinata tidak punya anak ! bahkan selama kami menikah ! jangan berbohong naruto ! " bentak Sasuke tidak terima juga tidak percaya akan ucapan Naruto tadi .

" aku tidak berbohong teme ! dan satu hal lagi ... dia bersama seorang Akashi " perkataan Naruto tersebut sukses membuat Sasuke geram karena mendengar sang istri bersama pria lain .

" Sialan ! berani - beraninya kau bersama pria lain ! uchiha hinata " desis sasuke dengan aura hitam yang menyelimutinya.

" Dobe ! kau gantikan tugasku dulu aku harus menjempuya wanitaku dulu " perintah sasuke sambil berjalan keluar ruangannya tanp peduli nasib sang sahabat .

" Teme ! sialan kau !" ucap naruto tidak terima.

" hn "

kemudian Sasuke dengan cepat melenggang pergi menuju tempat sang wanita dan tentu saja di sertai dengan amarah .

Airport

tap tap

" welcome japan ! aku merindukanmu " gumam hinata sambil melihat sekelilingnya.

melihat ia yang acuhkan kai pun berinisiatif untuk memanggil sang ibu.

" mommy ? " panggil kai sambil mengoyang - goyangkan tangan hinata mencoba mencari perhatian .

" yes dear .. ada apa, kai? " tanya hinata sambil menggendong kai yang mulai memasang wajah cemberut karena tidak menemukan sang ayah .

" daddy mana ? aku ingin di gendong daddy mommy ! " rengek kai sambil mulai menangis .

melihat itu Hinata pun menjadi panik karena kai yang terus menerus bergerak resah di pelukan nya .

" sebentar sayang daddy sedang mengambil barang kita , sabar ya kai " bujuk hinata dengan sabar sambil sesekali mengusap kepala kai berharap itu berhasil memenangkan sang putra.

" daddy! daddy! kai ingin dengan daddy ! mommy . " teriak kai sambil terisak dan sesekali mengusap matanya yang terus mengeluarkan air mata.

hap

"kenapa sayang ? sekarang daddy di sini .. " tenang akashi setelah mengambil alih kai dari hinata.

" ah , sei - kun sudah selesai ? kalau begitu ayo kita pergi " ajak hinata sambil menggenggam tangan akashi Dan di balas akashi dengan anggukan .

sasuke Pov

" hime... tunggu aku " lirih sasuke sambil berlari mencari hinata .

sasuke Pov end

tap ! tap tap !

" ah ! "

"H-hinata ? " ucap seseorang yang menarik tangan hinata.

kenapa saat aku ingin melangkah meninggalkan semua tentang mu kau malah dengan kejamnya muncul kembali , kenapa ?

" s-sasuke - kun !?" bata hinata terkejut saat melihat siapa gerangan yang berani menggenggam tangannya .

Grab

"akhirnya .. akhirnya! aku menemukanmu hime " ujar sasuke sambil memeluk hinata erat seolah ia menyalurkan rasa rindu juga penyesalan darinya .

" L-lepas ! L-lepaskan aku ?! " ronta hinata sambil memukuli punggung sasuke .

" Hn " gumam sasu sebelum melepas pelukannya , walaupun ada rasa tidak rela.

perlahan Hinata mundur untuk menjaga jarak nya dari Sasuke yang hanya di balas dengan tatapan datar miliknya.

" apa mau mu ? tidak puaskah kau menghancurkanku ? masih tidak puaskah ?! atau kau ingin aku mati sekalian !" teriak hinata geram atas perlakuan Sasuke tadi yang seenaknya memeluk dirinya seolah-olah tidak memiliki salah.

" Hinata ! jaga ucapanmu a-aku hanya ingin memperbaiki semuanya " kata sasuke dengan sendu.

" Sudah terlambat ! kemana saja kau saat membutuhkanmu !? kau meninggalkanku untuk wanita itu! apa kau tau rasanya !?? kau tidak pantas menemuiku karena aku tidak sudi melihatmu " geram hinata emosi sambil berbalik melangkah menjauhi sasuke yang terpaku atas ucapannya tadi namun ia mencoba tidak mempedulikan nya.

Deg

sakit .. rasanya sakit , kenapa begitu sulit untuk semuanya ? pikir sasuke.

"Tunggu ! hinata kubilang berhenti ! " seru sasuke setelah tersadar dari lamunannya dan mencoba mengejar hinata.

greb

" kau tidak bisa lari darik-- ! "

" Lepaskan tanganmu kotor mu, Brengsek ! " potong akashi sambil menepis tangan sasuke yang mencoba meraih hinatanya.

" Mommy ! " teriak kai setelah melihat hinata tanpa peduli akan tatapan tajam seseorang kepadanya .

" mommy ?? Dia--Apakah dia anak kita " tanya sasuke sambil melihat hinata .

" B-bukan ! kai hanya anakku ! jadi jangan melihatnya !! " teriak hinata histeris sambil mencoba menutupi kai dari pandangan intens Sasuke .

"Hime !tenang ! kai bersama kita " terang akashi sambil memegang kedua bahu hinata .

" Uchiha -san lebih baik kau pergi ! kau sudah tidak pantas dengan hinata! " usir akashi sebelum membawa hinata dan kai keluar dari bandara .

sasuke yang mendengarnya hanya bisa mengepalkan tangan seolah tidak terima atas perkataan Akashi tadi .

" Cih "

Akashi apartement

" hinata sebaiknya kau istirahat aku akan kembali ke kamarku " ucap akashi sambil mencuim kening hinata .

Greb

" Sei -kun ... A-a-aku menginginkanmu " ucap hinata putus asa .

mendengar hal tersebut tentu saja membuat Akashi terkejut namun ia dengan baik menutup nya .

" H-hinata ? Kau-- " tanya akashi terkejut .

" sei -kun A-aku-- " racau hinata sambil memeluk akashi dari belakang .

" Hn ! bercintalah denganku hinata " ucap akashi setelah sadar.

" Sei -kun , aku membutuhkan-- hnn !" potong akashi sambil melumat bibir hinata dengan rakus.

" ahhh ! sei -kun berhen-- ummm " sela hinata tidak jelas karena ciuman Akashi yang memblokade bibirnya.

" jangan memintaku berhenti hime karena kau malam ini milikku " bisik akashi seduktif sambil sesekali mencium tengkuk Hinata untuk membuat tanda kepemilikan dirinya .

Skip

TBC

Aku mau ngucapin makasih sama Senpai-senpai yang nyemangatin aku dikala susah .

Dan juga untuk silent reader Aku tetep menghormati kalian juga buat yang Ngeflame aku tunggu kalian karena aku udah mutusin aku bakal ngelanjutin ini FFn gak peduli kalian mau ngomong apa .

aku gak bakal nyerah buat SasuHina Gua !

So

Let's Fight !

Do not forget the review Senpai