Cool but Cute
.
.
Naruto Disclaimer Masashi Kishimoto
Rated : Teens
Genre : Romance & Humor
Warning : AU, OOC, miss typo, bahsa tidak baku, dll. Don't Like eh? Don't Read!
.
.
"Tentang–
Flashback
Ino mengintip kelas XI IPA 1 dari pintu kelas yang terbuka begitu saja. Di sebelahnya terdapat kedua kawannya yang setia menemaninya menghampiri kelas Uchiha Sasuke ini saat keluar main.
Neji–salah satu siswa XI IPA 1–keluar dari kelasnya, dengan wajah datar. Karin dengan cepat menyenggol lengan Tenten, menggunakan lengannya. Tenten yang dari tadi cuma ngeliat ke arah lapangan–gak ikut acara takut-takutan manggil Sasuke–berdecak kesal.
"Apaan sih?" Dengan kesal Tenten berbalik.
Blush!
Jarak wajahnya dengan wajah Hyuuga Neji sangatlah dekat, hanya berjarak beberapa centi aja, dan itu membuatnya merona. Ia semakin melirik kesal ke Karin dan Ino. Matanya beralih ke mata Neji, kemudian ke Karin dan Ino lagi.
Karin langsung membuka mulutnya dan mengatakan sesuatu tanpa suara pada Tenten, dengan isyarat mulut. 'Bilang, bisa tolong panggilkan Sasuke?'
Tenten meringis, kemudian menatap Sang pemuda Hyuuga lagi. "Kau menghalangi jalan, cepol," Ucap Neji datar.
"Na-nani? Cepol?" Tenten udah siap nyemprot Neji dengan kata-kata mautnya, kalau aja, dia nggak ngeliat Karin dan Ino yang menatapnya tajam. Tenten menghela napas. "Ba-baiklah, terserah kau saja. Bisa tolong panggilkan Sasuke?" Tanya Tenten.
Neji menaikkan sebelah alisnya. "Hn? Merepotkan." Tapi walaupun begitu, dia tetap berbalik dan masuk ke kelas untuk memanggil Sasuke.
Tenten menatap galak kedua temannya itu. "Kalian ini! Grr ... memanggil Uchiha itu aja takut. Pakai menumbalkanku pula. Dasar!"
Neji keluar dari kelas dan lewat dengan muka datar begitu saja. Sedangkan Sasuke muncul dengan raut wajah yang gak kalah datar dari Neji.
"Hn, apa?"
Urat-urat di jidat Ino, Karin, dan Tenten membentuk persimpangan 4. "Ka-kau! Sudah bagus kami ingin membantumu. Sikapmu itu ..." Geram Ino.
"Ya, ya, ya. Aku minta maaf. Kalian mau bilang apa?" Tanya Sasuke dengan santainya.
Karin menghela napas. "Kami mempunyai sebuah informasi untukmu. Dengar baik-baik, kami adalah sahabat Sakura sedari SMP. Saat kelas satu SMP, dia gak seperti itu. Sakura kelas satu SMP adalah Sakura yang ramah, ceria, bersemangat, dan bahkan dia sangat cerewet."
Tenten mengangguk. "Ya, itu benar. Cerewetnya melebihi Ino."
"Yap, mel2ebihi Ino– HEEE? Aku tidak cerewet!" Seru Ino yang bermaksud nyambung, tapi malah dia yang kena.
"Aku rasa ... ada sesuatu yang terjadi. Maka itu lah, kau bilang kau ingin mendekati dia 'kan? Kami mendukungmu. Sangat mendukungmu. Jadikan dia milikmu. Buka rahasia dalam yang dia miliki, Sasuke. Semangat!" Jelas Karin yang diakhiri oleh sorakannya.
Sasuke mengangguk pasti. "Hn, akan kumiliki dia seutuhnya."
... krik ... krik ...
"SASUKEEEE! MAKNA KALIMATMU ITU AMBIGUUU! Kami mendukungmu bukan berarti kau boleh berbuat mesuuuum!" Tenten berteriak sewot, mewakili kedua temannya.
Sasuke mengangkat sebelah alisnya-sedikit jahil-. "Rupanya kau mengerti apa maknanya?"
Ino mengangguk cepat. "Pasti yang kau maksud 'memiliki seutuhnya' itu, memiliki hati juga tubuhnya 'kan?!"
"Kau yang mesum. Maksudku itu memiliki hatinya sepenuh, dan seutuhnya," Jawab Sasuke kalem.
"Gak nyambung!"
Flashback End
"Tentang–"
"Sasuke, aku ingin ke toilet." Sakura langsung pergi ke toilet, tanpa menunggu balasan Sasuke.
Sasuke menghela napas. Ia menyenderkan punggungnya di senderan kursi, menunggu Sakura kembali.
Sasuke sedang melihat ke arah jalanan, saat Sakura sudah kembali. "Hm," Ucap Sakura, yang Sasuke artikan dengan 'lanjutkan'.
"Aku ingin bertanya tentang, apa penyebab–"
Is it too late now, to say sorry?
'Cause i'am, missing more than just your body.
"Halo Ma?"
Pemuda tampan itu menghela napas, menatap Sakura yang mengangkat panggilan. Sabar Sas, yang nelpon calon mertua, Sas. YHA TERSERAH, pikir Sasuke.
Sakura tampak mengangguk, kemudian menggumam dan memutus sambungan. "Sasuke ... aku sudah di suruh Kaa-san pulang."
NAH 'KAN, GAK JADI. 'Sabar aja ... Proses PDKT emang susah-susah gampang.' Batin Sasuke.
Sasuke mengangguk. "Ya udah aku antar pulang." Dan setelah membayar, mereka pun pergi.
~Cool but Cute~
Sakura merebahkan badannya di kasur. Ia menghela napas. Bersyukur kali ini dia lolos dari pertanyaan yang sudah berulang kali sahabatnya tanya itu. Namun kali ini yang bertanya adalah Sasuke. Bukan, itu bukan kebetulan, dia bisa lolos. Semuanya ia rencanakan.
Flashback
"Sasuke, aku ingin ke toilet." Sakura langsung pergi ke toilet, tanpa menunggu balasan dari Sasuke.
Perempuan bermanik emerald itu melihat pantulannya di cermin toilet. "Dia ingin menanyakan perihal itu." Gumamnya.
"Bagaimana ini ..." Lirihnya.
Sekali lagi ia lihat pantulannya di cermin. Sedikit membetulkan rambutnya, ia mengambil ponsel dan tampak menyetel sesuatu. Setelah itu Sakura pun keluar dari toilet dengan raut datarnya.
"Hm," Sakura duduk di bangkunya tadi.
"Aku ingin bertanya," Mulai Sasuke. Sakura tampak menyentuh sesuatu di ponselnya. "tentang apa penyebab–"
Is it too late now, to say sorry?
Cause i'am, missing more than just your body.
Flashback End
Ya, itu semua ia setel. Kaasan-nya menelepon? Cih, yang benar saja. Bahkan saat ia bilang ingin izin ke kaasan-nya pada Sasuke, itu hanya sekadar formalitas. Bukankah, jika seorang anak gadis ingin pergi bersama teman prianya harus meminta izin dengan kaasan-nya?
Ya, tadi itu kaasan-nya tidak meneleponnya. Ia hanya menghidupkan lagu di ponselnya. Sungguh, ia sangat tidak siap dengan pertanyaan itu. Apa penyebab ia menjadi dingin seperti ini? Tidak, ia belum siap membuka itu semua. Apa lagi membukanya kepada Uchiha Sasuke. Seseorang yang ... disukainya? Ya, disukainya. Dia pernah merasakan ini sebelumnya.
.
To be Continued
.
.
Author's note:
Gaje? Iya, flashback lagi. Di situ ada bagian yang pake 'nggak/gak' ada juga yang pake 'tidak'. Ada yang gak nyaman dengan itu?
Asdfg banget deh pokoknya chapter ini xD Tapi mau gimana lagi, ini emang udah rencananya begini xD /slap. Maaf ya, kalau mengecewakan kalian :'(
Makasih banyak:
Jung-Ha-'ySasu, 69CoolAndCold69, Hyemi761, Cherry480, Kritikus(1), Kritikus(2), dan KhofitaRenaZalfran.
Makasih banyak juga buat yang ngefavorite, dan ngealert ^^
.
.
Review?
