Hosh … hosh … hosh ….
Terlalu cepat memacu kaki, Natsu tidak sadar jantungnya hampir meledak. Nafas keluar tersengal-sengal, sampai memerluan bantuan mulut untuk memasok udara. Ia menyeka keringat di sepanjang pelipis, berjalan sebentar dan duduk di bawah perlindungan atap. Angin sepoi-sepoi berhembus pelan, memainkan nakal bel yang tergantung di depan pintu kelontong. Kira-kira ini di mana, hnnn ….? Setelah berlari jauh sampai Lisanna mantan atlet maraton tertinggal.
"Ha … ha … hahaha! Rupanya aku telah memecahkan rekor!" tawa Natsu puas. Mengangkat tangan tinggi-tinggi sebagai tanda kejayaan semata. Benar juga, topik ini bagus diceritakan pada Lucy! Pasti dia suka dan banyak bertanya
"Yosh! Sementara masih di toko kelontong, aku ingin membeli es krim cokelat"
WHUSSHHHHH!
PLUKKK!
"Umpumuhhhpummm! Bahh ….!"
Sebuah topi pantai mendarat tepat menutupi wajah, membuat Natsu terheran-heran memandang laut di ujung sana. Angin pun tak kalah bersemangat di hari Minggu, memang berhembus agak kencang, hingga daun kering pun ikut menari-nari diajaknya. Usai membeli sepotong es krim dingin, dia segera menuruni kaki gunung sambil menikmati pencuci mulut tersebut. Lagi pula tidak heran, karena jarak 'mereka' lumayan dekat, menyebabkan hawa udara di rumah jauh lebih sejuk dibanding daerah lain.
"Topinya milik siapa, ya?"
Siapa peduli, simpan saja sebagai kenang-kenangan! Langit beranjak sore, Natsu baru pulang menyebabkan ibu khawatir setengah mati. Kencan indahnya dengan Lisanna kacau, ia harus rela dimarahi habis-habisan karena merusak pertemuan sebulan sekali itu. Jelas kecewa, kan niat beliau menjodohkan sepasang muda-mudi tersebut, lalu diporak-porandakan seakan si salam kurang peduli mengenai masa depannya.
"Ingat. Jangan diulangi lagi, oke?" nasihat ibu menekan hidung Natsu pelan, masih sempat-sempatnya melamun dibawa alam bawah sadar
"Uhm! Tetapi, aku merasa kami tidak cocok"
"Lho, kenapa? Kalian berteman sejak kecil, sering satu kelas, duduk sebangku, karyawisata selalu bersama-sama. Ceritakan pada ibu, jika Lisanna bukan yang terbaik, maka …."
"Ibu tau sendiri bukan, Lisanna pintar, dia terkenal dan bekerja sebagai model sampingan. Aku tidak sehebat dirinya, kalau kami ketahuan berpacaran, apa yang akan orang-orang katakan? Apa lagi insiden itu …. ah lupakan"
"Omong-omong kamu membawa topi siapa? Milik Lisanna yang tertinggal?"
"Dari dulu Lisanna tidak suka memakai topi. Entahlah, lebih baik ku simpan lalu mencari sang pemilik. Aku ingin naik ke atas"
Hatinya belum siap untuk bercerita, sebisa mungkin Natsu menghindar agar ibu berhenti membicarakan Lisanna. Itu bukan dia, melainkan sisi lain yang bertindak egois. Status tidaklah penting, mau murid unggulan, orang terkaya sedunia, manusia populer sejagat raya, semua disebabkan 'peristiwa' setahun silam, saat mereka menginjak bangku kelas tiga SMP. Sebentar lagi ujian kenaikan, waktunya tinggal seminggu untuk mempersiapkan hari pertama.
Review : Your Sweet Lie
Hari ini aku mengalami kejadian menegangkan. Temanku datang berkunjung dan kami justru bermain kejar-kejaran. Habis dia menyebalkan …. padahal sudah ku bilang kapan-kapan saja.
Drrtt … drttt … drttt ….
"Ce-cepat sekali dibalasnya!"
Lucy Heartfilia
Temanmu tinggal di mana? Kebetulan aku membuka fanfiction, jadi sekalian membalas PM. Terima kasih atas pujiannya, orang-orang juga berkata begitu. Mulai kelas lima SD, pertama kali mencoba di fandom Harry Potter, tetapi ku rasa kurang cocok makanya pindah haluan, hehehe ….
Kalau ini, sih, author berpengalaman! Lucy berani untuk seukuran bocah SD, sedangkan rata-rata lebih suka bermain atau membaca di majalah anak-anak. Ternyata tidak salah dijadikan someone special, dia bersyukur cukup pintar guna mencari 'terbaik di antara yang terbaik' menurut kriterianya. Natsu mengetik balasan secepat kilat, menunggu hand phone bergetar dengan membaca fanfic buatan sang idola baru.
Kota Crocus? Kebetulan aku tinggal di situ! Apa temanmu author fanfiction? Hahaha …. tidak sehebat yang kamu bayangkan, kok. Dapat ilham dari kakak, pen name-nya Ultimate Milk Sandwich, dia author di fandom Vocaloid juga, lho! Tetapi sekarang sudah pensiun, fokus kuliah katanya.
"Gawat, jangan bilang mengenal Lisanna atau mungkin berteman!"
Iya begitulah, di fandom Vocaloid sepertimu. Pen name-nya lucu, kenapa diberi nama makanan? Biasanya para author memberi tanda pengenal yang keren, lalu menyembunyikan identitas asli supaya terlihat misterius.
Pucuk salam-nya menggeleng pelan, berusaha menepis berbagai pemikiran yang mengusik otak. Natsu enggan berprasangka aneh, la-lagi pula mana ada kebetulan semacam itu? Ini kehidupan nyata, bukan drama Korea langganan ibu rumah tangga. Jam menunjukkan pukul enam, lewati dari jam mandi yang ibu tetapkan. Baru kali ini dia sampai lupa waktu, ketika berbicara dengan Gray tidak seasyik sekarang. Sekalian minta pin BBM dan facebook saja jika begini.
Nama asli kakakku sulit disebut, banyak yang memplesetkannya menjadi 'ultimate milk sandwich'. Awalnya aku ingin memakai pen-name Namikaze, selain vocaloid fandom langgananku Naruto. Pernah beberapa kali membuat cerita di sana, sayang kurang disambut baik. Ujung-ujung habis diserang flame, nasib author asing.
Bolehkah aku minta pin bbm atau facebook? Rasanya kurang nyaman mengobrol di PM. Rata-rata author fandom Naruto biasanya yang sudah lama menetap, kalau baru memang sulit mendapat pengakuan dari pembaca. Sudah dulu, ya, disambung nanti setelah mandi dan makan malam.
Semoga diberikan …. Natsu harap-harap cemas menanti jawaban Lucy. Tidak biasanya dia meminta kontak pribadi author fanfiction, karena rata-rata sekadar membalas 'terima kasih' terus bla … bla … bla …. dan berakhir seketika itu. Yang paling membekas hanya dua, yaitu Lucy Heartfilia sendiri dan Jelly? Bukan gegara suka makanan kenyal manis itu, tetapi sering diplesetkan! Entah kenapa nasibnya banyak dipertemukan, dengan mereka yang suka diberi julukan aneh.
"Makanmu lahap. Ya wajarlah, ikan goreng buatan Lisanna memang enak" komentar ibu menyuap nasi ditemani tofu hangat. Natsu tidak banyak omong, terus menghantam lauk di depannya yang terasa nikmat
"Ibu penasaran akan satu hal, kenapa kamu ingin mempunyai pacar penulis? Supaya ketika meninggal dunia, dia membuatkan cerita tentangmu hnnn ….?"
"Harapanku tidak semuluk yang ibu terka. Aku menyukainya, itu saja"
"Semakin dewasa anak lelaki menutup diri pada ibunya. Sayang, bisakah kau tanyakan kenapa Natsu menyukai wanita penulis?" taktik yang benar-benar memaksa. Minimal dia harus mengarang, supaya bebas dari jeratan pertanyaan
"Menurutku tidak penting Sayang. Apapun tipe cewek Natsu, dia wajib dijodohkan dengan Lisanna …. UPS!"
Hening ….
Dijodohkan kata ayah? Aku baru kelas satu SMA, urusan pernikahan masih panjang! Batin Natsu beranjak bangkit, menaiki tangga dan memasuki kamar guna merenung di meja belajar. Ada satu balasan dari Lucy, sementara pikirannya terbagi kemana-mana tak terfokus di satu titik. Ia beranggapan rencana mereka gila, seakan Tuhan memberi tanda 'agar segera menceritakan insiden tersebut'. Kenapa pula ayah mesti berbalik mendukung ibu.
Oke. Ah sebelumnya terima kasih untuk review di cerita Kaito. Aku kurang pintar membuat horror, zona amanku romance, hurt/comfort sih, hehehe ….
Wanita suka sekali, ya, hal-hal berbau romantis. Aku jarang membaca fic horror, soalnya jarang terlebih di fandom vocaloid, bahasa Jepang pun termasuk minor. Oh iya, kamu kenal author pen name Jelly? Dia salah satu author favoritku yang tiba-tiba menghilang.
Tentu saja, karena perasaan wanita jauh lebih lembut dalam urusan asmara. Author pen name Jelly? Aku tidak pernah dengar, dia bergabung di fanfiction kapan?
Tahun X788, dia terkenal dan merambah di fandom minor juga mayor. Cari saja di google kalau mau.
Hanya mendadak bernostalgia. Rata-rata penulis berjenis kelamin perempuan, jadi, Natsu merasa langka saat menemukan author laki-laki, apa lagi dia menekuni genre angst dengan pasangan yang jarang. Mungkin karena itu, setiap kali membaca ceritanya sering ditusuk pedang kegalauan. Terdapat alasan di balik pertanyaan si salam, jika bagi mereka kurang penting, maka untuk Dragneel seorang dinilai sangat berharga.
Hmmm …. X788, ya, aku bergabung tahun X785. Author favoritku Lisa-chan066, gaya bahasanya benar-benar indah dan puitis! Bahkan dia masuk nominasi penulis romance terbaik tahun lalu. Andai cara penulisanku seperti itu. Nama teman Natsu siapa? Hampir kelupaan, pin bbm-ku 5e98xxx, kalau facebook Lucy Heartfilia, jika kesulitan mencari Lucy.H01 .
"Sial, kenapa mesti Lisanna?!"
Menurutku tidak perlu diubah lagi, gaya penulisanmu bagus kok. Lagi pula, setiap penulis memiliki modelnya tersendiri. Aku pribadi kurang suka yang puitis, sulit dimengerti karena banyak diksi asing. Oke akan ku add sekarang.
Natsu tinggal di mana? Jujur, aku sangat ingin bertemu Lisa-chan. Kamu tau domisilnya? Terkadang membayangkan sekota dengan author terkenal jantung serasa ingin lompat, tetapi mustahil ya hehehe ….
"Kalian sekota tau!"
Biarlah untuk apa diberitau, mungkin suatu hari nanti bertemu di suatu tempat. Natsu mengirim undangan BBM. Mengetik nama Lucy Heartfilia di kolom pencarian facebook, dengan foto profil seorang wanita bersurai pirang yang tergerai bebas. Siapa sangka, begitu cantik melebihi ekspetasinya selama ini. Diam-diam ia mengintip status nona penulis, meski rata-rata berisi promosi cerita dan ucapan terima kasih kepada para pembaca.
Lucy Heartfilia
12 jam lalu
Pemandangan taman kota di Magnolia bagus. Sayang topi pantaiku hilang dibawa angin.
20 likes 5 comment
Lihat dua komentar lain ….
Levy McGarden : Lu-chan seharusnya mengajakku. Padahal hari ini banyak waktu luang.
3 balasan
Lucy Hertfilia : Maaf Levy-chan. Aku kira kamu mengikuti lomba baca puisi di Magnolia, ternyata salah ingat tanggal hehehe ….
Levy McGarden : Sebagai gantinya aku request cerita, ya, hehehe ….
Lucy Heartfilia : Iya, iya, silahkan bernegosiasi di BBM :p
Mendadak teringat topi yang menganggur di belakang gantungan pintu. Membaca status Lucy tentu membuatnya kaget bukan kepalang, mereka hampir bertemu karena sama-sama berada di taman kota jam delapan lewat! Walau tak lama kemudian ia kabur dan menabrak seseorang, sampai mengucapkan minta maaf pun belum benar. Pasti wanita itu berpikir dia lelaki buruk, andai waktu bisa diulang …. kejadian tersebut akan ia ulang betul-betul.
Keesokan harinya ….
Masuk sekolah seperti biasa. Bel berbunyi pukul tujuh lewat sepuluh. Natsu mengganti sepatunya memakai uwabaki bertali biru muda. Langsung menaiki tangga menuju lantai dua melewati koridor sekolah. Gray berada di sana, tengah memasang earphone di sebelah kiri telinga. Pantas agak tuli, setiap hari kerjaannya mendengar lagu! Ia menarik kursi di samping pemuda raven, dan lagi-lagi dianggap kutu air.
"Hoi Gray. Kamu tau author pen name Jelly?" seharusnya tukang stalker author tau. Dia sendiri bergabung tahun X788, tanggal pendaftaran pun hampir bersamaan, 20 dan 23 Juli! Bayangkanlah hanya berbeda tiga hari
"Mungkin, aku sedikit lupa. Ada perlu apa mencari author bernama Jelly? Naksir?"
"Kau tidak tau?! Dia ada hubungannya dengan insiden satu tahun lalu"
"Be-benarkah?"
Bertambah rumit saja ….
Bersambung ….
Balasan review :
Becky407 : Thx atas pujiannya, pasti dilanjut kok tenang aja. Thx ya udah review, jangan lupa mampir terus XD
Fic of Delusion : Tetapi saat mengatakan dia suka luka gak hybird mode on kok~ Thx ya udah review.
ArseneKei : Wah maaf kalau ada typo, author kurang teliti nih berarti hehehe ... oke adegan NaLu akan bertebaran mulai dari sini, percayalah~ gak bakal diberi harapan palsu kok. Maaf juga kalau lanjutnya lama, karena dibarengi update fic lain alias gak satu per satu. Thx ya udah review, ikuti terus!
PrincessJewel750 : Enggak kok, Natsu tinggal di Magnolia sedangkan Lisanna di Crocus, mereka berpisah karena berbeda SMA. Thx ya udah review, mampir lagi oke?
NazuDragneel : Wah boleh juga tuh, terus kita adaian juga deh upacara bendera, dan jadilah acara tujuh belas Agustus wkwkw. Thx ya udah review! Mampir lagi jangan lupaaa.
BlueAuRey : Sehati nih ceritanya? Awkwkw. Maksudnya itu Natsu kan sempat memberi review, ceritamu bagus aku asdfgh ... dan Lucy menganggap itu sebagai spam karena tidak jelas maksudnya, pujian cerita bagus pun tidak menjamin author senang jika yang review berkesan abal-abal. Oke thx udah review, jangan lupa mampir terus!
