Begin With A Dream
Author: Gyuni7
Cast: EXO
Pair: All EXO Official Pair
Support Cast: Akan bertambah seiring cerita berlanjut (?)
Genre: Romance (maybe) ; Friendship
Rating: G
Length: Continue
Note: Annyeong xD author bawa FF BWAD (Begin With A Dream) Part 4 nih! Mian kalau agak sedikit lama update-nya u,u Oh ya, yey, FF TaoRis aku Part 1-nya udah selesai xD readers mau aku upload kesini ga FFnya? xD Yahh, lupakan soal FF TaoRis itu dulu, nanti aja dipenutupan kita bahas (?). Sebelumnya aku minta RnR boleh? Gomawo :D *bow bareng ddangkoma (?)*
Kai POV
Choi Minki. Ren. Untuk apa ia ada disini? Apakah, apakah ia akan melakukan hal yang sama seperti dulu lagi? Tidak. Ini tidak dapat kubiarkan. Untuk kali ini aku tidak akan menyerah seperti dulu-dulu lagi. Kali ini aku harus melindungi Kyungsoo hyung. Harus!
"Kai, Kai-ah?"panggil Kyungsoo hyung
"Ehh, ne hyung? Ada apa?"tanyaku sambil tersenyum paksa
"Ani, mian, tapi, tadi kau membisikkan nama Choi Minki kan? Siapa itu? Kalau aku boleh tau,"
"Choi Minki? Ani, dia bukan siapa-siapa hyung, hanya kenalan lamaku, tapi entah itu benar dia atau bukan,"jawabku setengah berbohong
"Ohh begitu, ya sudah cepat makan es krim-nya Kai,"kata Kyungsoo hyung
"Ani, kau makan duluan saja hyung, harusnya kan ini es krim-mu, bukan es krim-ku, jadi kau makanlah duluan,"kata Kai sambil tersenyum
"Baiklah, tapi sehabis aku makan kau juga ya,"kata Kyungsoo hyung
"Ne hyung,"balasku sambil tersenyum
Aku mengeluarkan handphone-ku dan memutuskan untuk meng-SMS Sehun. Ia harus tau tentang hal ini.
To: Sehun
Sehun, barusan aku melihat Ren. Ia akan melakukan seperti dulu lagi
Sehun POV
Handphone-ku bergetar menandakan ada SMS masuk. Aishh, siapa sih yang meng-SMS disaat-saat begini? Mengganggu saja.
Kai hyung? Ada apa ia meng-SMS-ku? Harusnya kini ia juga tengah menikmati date-nya bersama Kyungsoo hyung.
From: Kai Hyung
Sehun, barusan aku melihat Ren. Ia akan melakukan seperti dulu lagi.
Tubuhku langsung membeku ketika membaca SMS dari Kai Hyung. Ren, ada disini? Apakah, apakah iya akan melakukan hal seperti dulu lagi? Tidak. Kali ini tidak boleh. Ia tidak boleh lagi memisahkan aku dan Luhan hyung. Sudah cukup beratus-ratus tahun ini aku selalu merelakan semuanya. Kali ini aku tidak akan menyerah. Aku akan berusaha melindungi Luhan hyung dan melindungi diriku.
"Sehun?"panggil Luhan hyung
"Ne hyung? Waeyo?"tanyaku
"Ani, tapi kenapa kau diam? Ayo lanjutkan makanmu,"kata Luhan hyung
"Ahh, ne hyung,"
Aku kembali melanjutkan acara makanku. Yang ada di otakku sekarang adalah Ren telah kembali. Aigoo, kenapa ia selalu mengganggu aku dan Kai Hyung?
"Hyung, habis ini kau mau main apalagi?"tanyaku
"Hmm, main apa ya? Terserahmu saja, Sehun-ah,"jawab Luhan Hyung
"Beneran terserahku nih hyung?"tanyaku
"Ne,"
"Tapi jangan roller coaster,"kata Luhan Hyung buru-buru menambahkan ketika melihat smirk diwajahku
"Yahh, kau tau saja hyung,"keluhku
"Tentu saja, jangan keterluan deh Sehunnie, kita habis makan, masa langsung mau naik roller coaster,"kata Luhan hyung
"Enak tau hyung (?),"kataku polos
"Enak darimana, aigoo, kau ini,"
"Hehe, mian hyung,"balasku
"Ne, tapi menurutku lebih baik kita naik bianglala saja…,"
"Bianglala?"tanyaku "Hmm, boleh juga…,"
"Ya sudah, kalau gitu, cepat habiskan makananmu!"
"Ne hyung, sebentar lagi habis kokk,"kataku
Bianglala. Hmm, tempat bagus untuk melaksanakan rencana-ku. Ya, rencana-ku. Rencana apa? Lihat saja nanti, kekeke. *Sehun Evil Laugh Mode On*
Chanyeol POV
Ahh, aku bosan sekali! Hari ini Hari Minggu dan aku tidak pergi kemana-mana. Coba saja Hari Minggu tidak libur. Maka aku tidak akan kebosanan seperti ini.
Baekhyun hyung sedang apa ya sekarang? Aihh, entah kenapa aku sangat merindukannya. Apa aku kerumahnya saja?
Yup. Benar, lebih baik aku kerumahnya saja. Daripada aku kebosanan sendirian dirumah. Ia pasti juga sedang bosan dirumahnya. Ia kan tinggal sendirian.
Aku buru-buru bersiap-siap dan langsung melangkahkan kaki kerumah Baekhyun hyung yang hanya berjarak 3 rumah dari rumahku.
Saat sampai didepan rumahnya. Aku menekan bel rumahnya berkali-kali. Ini memang kebiasaanku selain langsung masuk tanpa bilang-bilang kerumahnya (?)
Setelah berkali-kali memencet bel rumahnya, Baekhyun hyung membukakan pintu dan terlihat sekali wajahnya yang baru bangun tidur. Neomu kyeopta.
"Aigoo, Chanyeollie, kenapa kau bertamu pagi-pagi sekali?"tanya Baekhyun hyung
"Pagi? Sekarang sudah jam 11 hyung, apa itu masih kau sebut pagi?"tanyaku heran
"Ne, ne, baiklah, sudah siang, lalu untuk apa kau datang kerumahku?"tanya Baekhyun hyung lagi
"Aku bosan dirumah sendirian hyung, jadi aku memutuskan untuk kerumahmu saja, tak kusangka, kau baru bangun tidur,"
"Sebenarnya aku sudah bangun daritadi pagi, tapi, yahh, aku mengantuk dan tidur lagi,"jelas Baekhyun hyung
"Aigoo, itu sama saja hyung, jadi berarti kalau Hari Minggu kau tak punya kerjaan selain tidur dan makan, ne? Ahh, juga bernafas,"
"Tidak seperti itu juga! Kadang-kadang aku jalan-jalan. Tapi aku malas pergi sendiri,"jelas Baekhyun hyung
"Hmm, kalau begitu bagaimana kalau hyung pergi denganku! Mau tidak hyung? Daripada bosan dirumah,"ajakku
"Hmm, boleh juga, baiklah, aku siap-siap dulu. Oh ya, kau mau masuk kerumahku atau menunggu disitu saja?"tanya Baekhyun hyung
"Aku menunggu disini saja hyung,"balasku
"Baiklah, tunggu sebentar ne?"
Setelah mengucapkan hal itu, Baekhyun hyung langsung masuk kedalam rumahnya. Hmm, aku akan mengajak Baekhyun hyung kemana ya?
Xiumin POV
Aishh, aku benar-benar bosan hari ini. Aku menatap rumah yang berada tepat didepanku. Ya, rumah Baekhyun. Rumahku memang berdekatan dengan rumah Baekhyun dan Chanyeol.
Aku melihat Chanyeol berkunjung kerumah Baekhyun. Sepertinya ia ingin mengajak Baekhyun jalan-jalan atau semacamnya. Sebenarnya aku ingin ikut, daripada aku bosan berada dirumah sendirian. Tapi, aku pasti hanya akan menjadi pengganggu dihubungan mereka.
Chen. Ia sekarang sedang apa ya? Tiga hari ini aku tidak pernah bertemu dengannya. Ia sangat disibukkan oleh kuliahnya dan pekerjaannya. Kami hanya berkomunikasi lewat telefon, SMS, atau video call. Yah, tak apalah. Setidaknya kami masih tinggal disatu Negara dan dikota yang sama. Tidak seperti Tao dan Kris yang LDR-an (?).
Tiba-tiba Handphone-ku berbunyi. Aigoo, dari Chen!
"Annyeong,"sapaku
"Ne, annyeong hyung,"kata Chen
"Ada apa kau menelfon-ku?"tanyaku dengan perasaan yang sangat senang
"Ani, aku hanya mau menelfon-mu saja hyung. Lagipula, aku sedang dalam waktu free, jadi aku bisa menelfon-mu,"jelas Chen
"Ohh, begitu. Sekarang kau sedang dimana?"tanyaku
"Aku sedang ditempat kerja hyung, kalau hyung sendiri?"
"Aku, aku lagi dirumah Chen-ah,"jawabku
"Ohh, hyung… Tau gak? Aku sangat merindukan suara hyung…,"kata Chen yang sukses membuat pipi-ku memerah
"Ehh? Jinjayo? Wae? Kau, kau kan sering mendengar suara-ku Chen,"
"Baiklah, kalau begitu, boleh aku ganti kata-kata itu dengan, aku merindukan sosokmu hyung?"
"Ehh, ne, emm, tentu saja boleh…,"
-SKIP-
-5 Hari Kemudian-
(Mianhae waktunya aku cepetin u,u)
Tao POV
Aku menjejakkan kaki-ku di Incheon Airport. Ya, hari ini aku ada di Korea! Ahh, aku sangat bersemangat. Aku sengaja tidak memberitahu kedatanganku ini pada Kris ge. Hmm, bolehkan aku membuat sedikit kejutan untuknya?
Aku melihat Lay ge yang ada dikerumunan orang-orang yang menunggu kedatangan dari China. Ya, aku memang hanya memberitahu Lay ge tentang kedatanganku ini.
"Lay ge!"panggilku
"Ahh! Tao! Akhirnya kau ada disini!"kata Lay ge senang
"Ne gege! Aku sangat merindukanmu ge,"kataku senang
"Merindukanku atau merindukan, ekhemm, kakakku?"tanya Lay ge sambil tersenyum menggoda
"Aishh, apa-apaan sih gege ini?"balasku malu
"Haha, ne, ne, sudahlah, ayo kita bertemu Kris ge, dia sekarang sedang ada di café-nya,"ajak Lay ge
"Ne, ayo ge!"
-0-
Taksi yang aku dan Lay ge tumpangi pun sampai disebuah café yang kulihat sangat ramai pengunjungnya. Samar-samar aku mendengar beberapa teriakkan yeoja-yeoja. Ahh, kalau aku pergi ke café Kris ge, aku akan sangat akrab dengan teriakkan-teriakkan yeoja itu. Selalu seperti ini.
"Lay hyung! Kau bawa siapa itu?"tanya Kyungsoo hyung ketika aku dan Lay ge memasuki café
Aku memang menutupi kepalaku dengan hoodie yang kukenakan. Jadi orang-orang yang tak melihatku dari dekat tidak akan menyadari siapa aku sebenarnya (?)
"Ahh, ini, ini temanku ditempat kuliah Kyungsoo-ah,"jawab Lay ge
"Ohh, teman hyung tohh… Tapi hyung, lihat saja, tempat-tempat sudah ditempati oleh yeoja-yeoja itu,"kata Kyungsoo hyung terlihat menyesal
"Ohh, begitu ya…,"kata Lay ge
"Oh ya ge! Kalau mau gege masuk kedalam ruang pegawai saja! Kebetulan Baekhyun hyung, Chanyeol hyung, dan Xiumin hyung sedang ada disana! Bawa saja temanmu itu kedalam ge!"kata Kyungsoo hyung
"Hmm, baiklah, hey, kau mau kedalam?"tanya Lay ge padaku
"Hmm, boleh saja,"balasku
Setelah itu aku mengikuti langkah Lay hyung dan Kyungsoo hyung yang membawaku keruang pegawai. Aku begitu familier dengan ruangan ini. Karena aku memang sering masuk kedalam sini.
Saat didalam ruang pegawai, Baekhyun hyung dan Chanyeol hyung langsung dengan heboh menyambut Lay ge. Aigoo, mereka itu masih sama saja. Masih tetap heboh.
"Lay hyung, nama temanmu itu siapa?"tanya Kyungsoo hyung
"Hmm, kau bisa bertanya langsung dengannya,"kata Lay ge sambil tersenyum
"Hyung-hyung semua benar-benar tidak tahu aku?"tanyaku membuka suara
"Ehh? Suaranya terlihat familier,"kata Baekhyun hyung
"Dan, hmm, tinggi-nya juga,"kata Chanyeol hyung
"Tinggi tidak bisa menebak, Chanyeollie!"kata Xiumin ge "Lebih tepat perawakannya,"
"Ahh ne, ne, itu benar,"balas Chanyeol hyung sambil nyengir (noh nyengir lagi xD)
"Tapi siapa ya?"
"Aishh, panda, kau benar-benar membuat mereka bingung,"kata Lay ge
"EHH? PANDA?"
"Lay gege!"
"Kyaa! Huang Zi Tao!"
Setelah teriakkan yang membuat telingaku hampir tuli ini, semua namja-namja yang ada diruangan itu, kecuali Lay ge, langsung memelukku. Aigoo…
"Huang Zi Tao! Kenapa kau tidak bilang pada kami kalau kau akan pulang sekarang, eh?"tanya Baekhyun hyung
"Ehehe, kan biar surprise gitu hyung,"balasku sambil cengengesan
"Aishh, kau ini!"
"Oh ya, apa Kris hyung tau kedatanganmu ini, Tao-ah?"tanya Kyungsoo hyung
"Mana mungkin Kris ge tau kedatangannya! Kalau Kris ge tau, pasti ia yang menjemput Tao, bukan aku,"sela Lay ge sebelum aku menjawab
"Hmm, benar juga,"kata Baekhyun hyung "Oh ya…,"
"Hey! Kenapa kalian ada disini?"
"Yak! Kris hyung! Ketuk pintu dulu sebelum masuk!"kata Chanyeol hyung
"Memang kenapa? Ini kan café milikku, ehh? Kenapa ada kau, Lay-ah? Dan, siapa namja ini?"tanya Kris ge yang kuyakini sedang menunjuk diriku
"Namja ini? Ini kan na…,"
"Chanyeollie!"sela Baekhyun hyung "Maksud Chanyeol, ini itu teman Lay di tempat kuliah!"
"Teman Lay? Kok dia tak pernah datang kerumah kita Lay?"tanya Kris ge
"Dia, dia…,"
"Tapi… tubuhnya terlihat familier, hmm, apa mungkin ia pernah kerumah?"gumam Kris ge "Dan, hoodie itu, aku rasa itu hoodieku yang lama yang kuberikan pada Tao…,"
"Ya, tidak salah lagi, itu memang hoodie lamaku, karena hoodie itu kuberikan stiker panda (?) dibelakangnya,"gumam Kris ge
"Kau hampir ketahuan, Tao-ah,"bisik Baekhyun hyung
"Aish, Tao, sudah mengaku saja,"kata Chanyeol hyung, dengan keras -_-
"Ehh? Apa kaubilang tadi Chanyeol? Tao?"tanya Kris ge
Aishh Chanyeol hyung ini bagaimana -_-. Bukannya berbisik malah mengatakan dengan keras-keras. Baekhyun hyung langsung saja melirik tajam kearahnya.
Aku langsung membalikkan badanku dan menatap kearah Kris ge. Aku berusaha tersenyum walau yang terhasil hanya cengiran (?).
"Ehh, emm, ha, halo Kris ge,"kataku gugup
Kris ge terlihat tidak percaya ketika melihatku. Aku dapat mendengar Baekhyun hyung yang sedang menegur Chanyeol hyung dibelakangku. Sedangkan Kyungsoo hyung, Xiumin ge dan Lay ge hanya terdiam.
Tiba-tiba aku merasakan seseorang memelukku. Ya, siapa lagi kalau bukang Kris ge.
"Aishh, sudah kuduga ini kau, Huang Zi Tao,"bisik Kris ge ditelingaku
"Ehehe, du bui qi, Kris ge,"
"Kyungsoo hyung… Yakk! Kris hyung! Jangan menghalangi jalan!"teriak seseorang
Kris ge langsung melepas pelukkannya dan berbalik kearah teriakkan itu berasal. Kris ge pasti memasang death gleare andalannya, karena orang itu hanya cengengesan (?) ketika Kris berbalik menghadapnya.
"Siapa yang menghalangi jalan, eoh? Jelas-jelas masih ada jalan disampingku ini!"balas Kris ge
"Kai kan memang penglihatannya rada-rada hyung,"kata Kyungsoo hyung
"Ehh? Aishh hyung jahat sekali padakuu,"kata namja itu sambil menghampiri Kyungsoo hyung
"Siapa yang kau bilang jahat, eoh?"
"Ani, bukan siapa-siapa,"balas Kai "Oh ya, namja yang dipeluk Kris hyung tadi siapa hyung?"
"Namanya panda,"balas Kyungsoo hyung sambil tertawa kecil
"Yak! Kyungsoo hyung! Namaku bukan panda! Namaku Huang Zi Tao!"protesku
"Ahaha, mian panda,"balas Kyungsoo hyung
"Ohh, jadi ini namjachingu Kris hyung ya…,"gumam Kai "Kenalkan, namaku Kim Jong In, kau bisa memanggilku Kai,"
"Emm, ne, namaku Huang Zi Tao,"balasku sambil tersenyum
"Tao hyung, aku salut padamu,"kata namja itu, Kai
"Salut? Kenapa?"
"Karena kau bisa bertahan dengan Kris hyung yang kerjaannya men-jitak (?) kepala orang itu terus,"kata Kai (sok) polos
PLETAK!
"Apa maksudmu, Kim Jong In?!"bentak Kris ge
"Aishh, sakit hyuuunggg,"keluh Kai "Tuh kan, benar apa kataku, Tao hyung! Kris ge ini memang sangat suka menjitak kepala seseorang!"
"Ehh? Jinjayo? Gege, kau tidak boleh seperti itu,"kataku, polos
"Jangan dengarkan kata-kata-nya!"
"Oh ya, Kris hyung itu juga suka marah-marah, lalu, hati-hati saja hyung…,"
"Yakk! Kai! Jangan kotori (?) pikiran panda-ku! Sudahlah Tao, ayo keruangan-ku,"ajak Kris ge sambil menarik tanganku
Saat ada diluar, beberapa yeoja terlihat kaget melihatku. Aigoo, apakah aku sudah bilang bahwa aku juga punya penggemar disini? (Tao… -_-)
Author POV
"Aishh, kenapa Kris hyung malah membawa Tao keruangannya? Padahal aku masih kangen padanya…,"kata Baekhyun sambil mem-pout kan bibirnya
Dengan jahilnya, Chanyeol mencubit pout-an (?) Baekhyun. Baekhyun langsung menoleh kearah Chanyeol dan memasang wajah… kesal? Malu? Entahlah.
"Aishh, apa yang kau lakukan, Park Chanyeol,"
"Hehe, lagian kau terlihat imut sekali hyung, jadi aku tidak tahan untuk tidak melakukan hal tadi, ehehe,"balas Chanyeol dengan alasan yang… membuat pipi Baekhyun langsung memerah
"Sudah-sudah, cepat kembali kedepan, layani pengunjung,"kata Xiumin
"Tapi kan semua pengunjung sudah dilayani, Xiumin hyung,"
"Sudah, tidak ada alasan! Cepat kembali kedepan sana! Terutama kau, Kyungsoo-ah!"balas Xiumin
"Aishh, ne, ne, arraseo,"
Semua orang yang ada diruangan itu kembali ke tempat mereka bekerja. Kyungsoo buru-buru kembali ke tempat ia memasak, diikuti oleh Kai.
"Kenapa kau mengikuti-ku, eoh?"tanya Kyungsoo
"Ehh? Siapa yang mengikuti-mu hyung? Aku hanya mau stand by di sana, jadi aku bisa langsung mengantarkan pesanan,"balas Kai, berbohong
"Aishh, memang aku tak tau maksud-mu?"
"Memang apa maksud-ku? Eumm?"
"Lupakan saja,"
-TBC-
Yap. Part 4 cukup sampai sini dulu (?). Next Part akan kuusakan post secepatnya. Pay pay. :D Oh ya, mian kalau part ini gaje. x_x otakku sedang buntu sekali x_x
