Halo, balik lagi sama aku! Zu! Hehehe aku dapat amanat dari kakakku, buat lanjutin cerita, dia lagi pulang [ baca : ditendang ] ke saturus! Ok langsung aja!
H : Bohong dirimu, nak, nak… Oh ya, Zu itu kadang-kadang ga sadar nelen lidahnya sendiri lho! jadinya ngomong ga bener!
Deimon Family
Disclaimer: Riichiro Inagi + Yuusuke Murata = Eyeshield 21
Genre : Romance. Humor dikitlah!
Rated : T
Pairing : Hirumamo, Senasuzu.
Summary : Hmm,, Kalo setim Deimon menjadi satu keluarga? Mereka diajak pergi menginap di mansion milik Hiruma di Amerika. Sebenarnya, Hiruma mengevakuasi DDB, karena akan terjadi sesuatu pada Deimon. Apakah itu?
Warning! OOCnese, TYPOnese (mungkin?), ABALnese. Jika anda benci saya, hubungi 14045, anda puas, saya melas. *dibacok*
Sampai di gereja..
"YAA~ Mamo-nee! Selamat ya!" Suzuna memberi selamat.
"Iya.. Suzuna kapan nyusul?" Tanya Mamori jahil. Suzuna hanya blushing.
"Sellaa- HUWWW! Patah hati, MAXX! Huwaaa!" Monta malah nangis memberi selamat.
"Selamat, Kaa-san, Tou-san!" Sena juga memberi selamat. Mamori hanya mengangguk kecil.
"Ayo, kita semua pulang!" Hiruma mengajak keluarganya buat pulang.
Di mansion Hiruma..
"You-nii! Kami menemukan harta iblis itu, hadiahnya apa?" Tanya Suzuna penasaran.
"Kekeke. Pintar juga kalian, tangkap ini!" Hiruma hanya terkekeh.
"Hiee? Kotak apa ini?" Tanya Suna takut. Karena sedang marak diperbincangkan bom buku (?)
"Buka saja." Hiruma memerintah.
Sena pun membuka kotak." Waw! PS 4!" Sena terkejut.
"Keren, MAX!" Monta berkomentar.
"Waaw.." Suzuna ga bisa ngomong apa-apa.
Suzuna, Sena, dan Monta memeluk Hiruma."Arigatou!" Ucap mereka bersamaan.
"Cih! Apa-apaan ini? Lepaskan aku!" Hiruma meronta-ronta.
"Biarkanlah, You!" Mamori mencegahnya.
"Hiruma-san lama-lama semakin mirip dengan ayah sungguhan!" Sena berbisik sangaaatt pelan, tapi dengan telinga elf, apapun terdengar!
" Keh! Tentu saja! Oh ya..yang kalah adalah, kelompok 3, jadi.. Yang merasa kelompok 3, beres-beres mansion ok? Kekekeke.."Ucap Hiruma.
"Ahahaha.. Aku siap!" Taki muter-muter ga jelas sambil ngejawab.
" Fugo!" Komusubi bber-FUGO ria.
"Aku tidak yakin, kalau aku kurus bagaimana?" Kata Kurita sedih sambil membayangkan ia menjadi kurus.
"Kenapa, hah? Kau kan yang menyerah sebelum bertempur!" Nada bicara Hiruma meninggi.
"Kami.."
"..Juga.."
...Tou-san?" Ha-ha Bro bertanya.
"Tidak. Hey! Semuanya! Hari ini kita akan pergi ke Neraka! Kekekeke"
"Errr.. Tou-san.." panggil Sena.
"Apa?"
"Aku ga ikut ya? Aku capek.." Keluh Sena.
"Tapi kau yang membereskan mansion ini ya? Kekekeke" Hiruma terkekeh.
"Hieee? Aku ikut deh! Lihat, aku udah ga capek!" Ucap Sena semangat, sambil mnepuk-nepuk dadanya.
"Kekekeke.. Baguslah! Persiapan dalam 30 menit!"
30 menit kemudian…
"Semua sudah siap?" Tanya Mamori
"Dimana cebol sialan?" Tanya Hiruma yang takut 'rencana'nya gagal.
Wussshh!
Tiba-tiba Ssena datang dengan Devil Bats Ghost."Maaf, aku tersesat di halaman mansion Tou-san! Hheheheh" Tawa Sena garing.
"Cihh. Ayo kita pergi!" Ajak Hiruma.
"Hey, kenapa kau mengajak kita pergi?" Tanya Mamori. Hiruma hanya diam sambil mengunah permen karet free sugarnya.
~Skip Perjalanan~
"Sampailah kita!" Hiruma memberi tanda.
"The Godfather restaurant?" Monta masih bingung.
"Apa? The Godfather Restaurant? Ini 'kan restaurant bagi kalangan atas! Mungkin bangsawan!" Yuki menunjukkan hasil belajarnya. Kurita dan Komusubi hanya ngiler.
"Kenapa kau mengajak kami ke sini?" Tanya Mamori (lagi)
"Cerewet! Masuk saja dulu!" Jawab Hiruma dingin. Mamori hanya menggembungkan pipinya.
'Sepertinya ada yang mengganjal hatiku.. apa ya?' Sena membatin.
The Godfather Restaurant..
"Wah, ada tanggal dan jam gede banget!" Kata Musashi norak.
"Iya, tanggal 21 Desember.. Hey! Sena! Sekarang ulang tahunmu!" Mamori mengingatkan Sena.
"Oh iya! Aku lupa! Hehehe" Sena tertawa garing tapi ia merasa lega.
" Ckckckc.. Malu kau seharusnya! Aku lebih ingat dari pada kau!" Hiruma mulai meledek.
"Makasih Tou-san! Aku senang sekali!" Ucap Sena gembira.
"Happy birthday Eyeshield, happy birthday Eyeshield, Happy Birthday, Happy birthday, Happy birthday Eyeshield! Yey!" Semua bernyanyi kecuali Hiruma. Pengunjung disana kaget, hari ini ulang tahun Eyeshield.
"Kyaaaa! Sena!" Para fans Deimon yang sedang makan disana berhamburan lari menuju Sena setelah tau ada pesta ulang tahun Sena.
"Eiiittss! Satu-satu!" Suzuna mencegah hal-hal yang tak diinginkan.
30 menit kemudian..
"Akhirnya selesai juga!" Ucap Sena senang.
Byuurr!
"Hiieee? Siapa yang menyiram-" Ucapan Sena terpotong.
Bruuk! pluk! Plok!
"Eh? Air? Kopi? Telur?" Sena tersenyum licik."Suzuna!" Sena memeluk Suzuna.
Suzuna blushing."Se..Se.. KYAAA~ SENA! Kenapa kau membaginya padaku..?" Suzuna marah tapi tetap blushing.
"Karena… kaulah yang kusay-"
"Eiiittts! Jangan ada Bollywood dadakan disini! Kau tidak lihat, Deimon Devil Bats dan pengunjung melihatmu?" Ucap Monta persis saat di Gedung Putih.
KLIP!
"Pose yang bagus! Cebol sialan, cheer sialan! Kekekeke.." Hiruma terkekeh sampai guling-gulingan. Suna dan Suzuna hanya blushing, lalu melepaskan pelukannya.
"Tapi.. Ini ulang tahun terbaikku.. bersama ayahku yang baru, ibu yang baru, kakak dan adik yang baru aku senang..!" Kata Sena yang lebih pantas disebut 'Curhat'
"Sena!" Suzuna memeluk Sena, walaupun jijik setengah mati.
"CIEEEEEE!" teriak pengunjung yang mulai menikmati pesta 'Devil Bats'
Di meja paling belakang..
"KYAA~" Mamori yang mau berjalan ke jendela, terpeleset karena ada wine tumpah belum di pel. (jorok..)
BRUK!
"Kekekeke.."
"Youichi! Te...rima ka..sih! bagaimana aku me..mbalas jasa.. mu?" Tanya Mamori yang tidak mau punya hutang budi dengan Hiruma.
"Kan sudah kutahan kau agar tak mencium tanah, jadi sekarang, kau harus menciumku! YA~HA!" Hiruma mulai mendekatkan wajahnya.
"CIIIIEEEEEEEEEEEEE! Suit suit!" Tiba-tiba pengunjung sudah melingkari Hiruma dan Mamori.
"Dasar pengganggu!" Hiruma marah lalu menembakan bazookanya ke udara. Semua pengunjung langsung lari ke segala arah. BOOOMM! BOOMM!
"You! Tidak baik begitu kepada orang lain!" Mamori memperingatkan.
Cup
Hiruma mencium Mamori dengan singkat.
"Kekekekeke.." Hiruma hanya terkekeh. Mamori malah pingsan.
"Mendokusei!" Ucap Hiruma sambil menahan badan Mamori. ( Shikamaru : Copas! Bayar! )
Di meja tengah..
"Nyam.. Nyam .. nyamm.."
"Fugoo!"
"Jadi ingat masa muda..(?)" Musashi malah bernoztalgia. Setelah agak lama terdengar suara gaduh yang bercampur aduk, terdengar suara dari panggung band di depan.
"Mari kita panggil, Sena Kobayakawa dan Suzuna Taki untuk berduet!" Kata sang MC, Julie dan Kotaro *Kotaro kerja jadi apa aja?#pllaak*
"Hah?" Sena dan Suzuna terkejut.
" AYYYOOO!" kata pengunjung. yang paling dominan sih. suaranya -kentutnya- Ootawara.
"Cicak, cicak di dinding-" Sena nyanyi dengan kikuknya.
"Eh, Sena, jangan lagu ga SMART itu!" Kotaro marah-marah sendiri.
"Iya, lagu apa ya?" Suzuna bingung. Akhirnya mereka menyanyikan lagu Run to Win.
PROK! PROK! PROK! PROK!
"Wah, Romantis sekali mereka ya? Senangnya jadi Suzuna!" Puji Mamori untuk Senasuzu, dan sindiran untuk Hiruma. Hiruma maju ke depan, mengambil mike dari Sena dan menyanyikan lagu Michi to You All. (OOCnya dirimu Hiruma…)
"Ini buat istri sialan yang cerewet ga ketulungan" Kata Hiruma dilanjutkan menyanyi Michi to You All. Hiruma pun menunjukan suaranya yang merdu (?). Mamori blushing berat.
Selesai menyanyi..
"Youichi!" Mamori memanggil Hiruma.
"Iya? Ada apa?" Sahut Hiruma.
"Aku ter.. Hatsim! Haru.." Kata Mamori yang disela oleh bersin.
"Kau sakit.. ini, pakai jaketku!" Hiruma membuka jaket hitamnya, lalu dipakaikan ke Mamori.
Detik yang sama di mansion Hiruma..
"Yah, digembok… pasti mereka pergi.. Nasibnya aku ini… Ya sudahlah.." Kata Ishimaru pasrah yang baru pulang dari supermarket.
Balik lagi ke restorant..
"Ayo kita pulang! Istri sialan ini sakit! Lagipula sudah jam 01.00!" Ajak Hiruma.
"Ayo!" Jawab Semua yang telah kelelahan, Ha-ha bro saja mabuk.
"Suzuna juga udah teler.. hehehe.." Kata Sena sambil melirik Suzuna yang ia gendong di punggungnya.
"Hei Sena! Besok kita dansa ditengah laut.. hehehehe" Ucap Suzuna ngelantur.
"Ribet banget bawa Cheer sialan itu, mending Kaa-sanmu! Udah tidur.." Kata Hiruma yang menggendong Mamori dengan bridal style.
BRRRUUKKK!
TBC
Ternyata Zu adalah mata-mata Hiruma! Eh, Ada readers! Ceritanya makin ngawurrr! Nyehehehe..
Suara apakah itu? Chaappy selanjutnya! Ok? Gyahahahaha
Godfather Restaurant aku ngasal namanya.. huhuhuh
REVIEW! Opps! Kekencengan, ntar Zu bangun,,
Review yaaa!
