Annyeong!

Author kembali membawa special chapter!

Yap, kali ini Special Chapter karena menceritakan side story of Baekhyun tanpa moment ChanBaek. Ehe

Special chapter kali ini berbentuk sebuah song fiction atau lyrics story (?) dari lagu Do You Love Me dari 2NE1 ^^

Lyric yang author gunakan adalah translate english dari lagu tersebut agar mudah dimengerti ^^ mohon diterima ehehe..

Hope you guys enjoy the chapter 3

.

.

"DO YOU LOVE ME?"

D.O.Y.O.U.L.O.V.E. DO YOU?

Baekhyun terbangun dari tidurnya. Ia menoleh ke arah bunyi alarm di sebelahnya. Ia merasa ingin melemparnya. Tapi ia sadar bahwa itu ponselnya. Jadi, ia mengurungkan niatnya untuk melempar benda itu. Dan juga mengurungkan niat untuk bangun.

Hari ini ia berencana untuk menginap di rumah Victoria bersama beberapa temannya. Walau seperti biasa, ia merasa malas untuk bangun dari tempat tidur. Seakan ada magnet yang terus menarik tubuhnya ke tempat tidur kesayangannya itu. Ia mengela nafas.

Do you love me?

Do you love me?

Do you love me like the way I love you babe?

Baekhyun memperhatikan ponselnya. Ia baru ingat bahwa ia tertidur semalam saat ia sedang menonton video musik baru dari group favoritnya. 'Bagaimana aku bisa tertidur?' Pikirnya. Ia menghela nafas lagi lalu bangun dari tempat tidur dan menuju ke lantai bawah.

Di sana, sudah berdiri ibunya yang sedang menyiapkan sarapan. Aroma makanan yang ibunya masak mengalahkan keinginannya untuk terus berada di kamar. Baekhyun merasa sangat lapar.

"Baekhyunnie, hari ini kau berencana pergi?" Tanya ibunya. Baekhyun mengangguk. "Kami berencana menginap di rumah Victoria, eomma" jawabnya sambil merauk sandwich yang baru saja ibunya sajikan di meja.

"Menginap?" Tanya ibunya. "Hm.. Baekhyunnie, bagaimana jika.. Kalian menginap di sini saja? Kebetulan ibu harus pergi ke luar Seoul besok pagi. Kasihan Yoseob-ah dan Zelo-ah tidak ada yang menjaga"

Baekhyun terdiam sejenak sambil mengunyah makanannya. Dan akhirnya ia mengangguk. Ia mau tidak mau harus setuju dengan usul itu. Yah, kasihan juga adik adiknya jika ia tinggal di rumah. Walaupun Baekhyun sering berpikir bahwa mereka sudah besar untuk di tinggal sendiri di rumah.

"Arasseo eomma. Aku akan menelfon Victoria untuk memberitahu" jawabnya. Lalu segera kembali ke kamar dan menghubungi Victoria.

"Vict," ucap Baekhyun ketika telfonnya di sambut di sebrang sana. "Ah, wae Baekhyunnie? Aku sedang agak sibuk" jawab temannya itu di sebrang sana. "Uh, Victoria-ah, kata ibuku, bagaimana kalau kalian menginap di rumahku saja?" Ujar Baekhyun. Seketika itu juga, ia mendengar benda benda berjatuhan dari telfonnya. "Baiklah! Aku akan memberitahu yang lain! Tunggu di sana Baekhyunnie! Annyeong!" Seru Victoria lalu menutupnya. Baekhyun terdiam di sana. Masih bingung dengan keanehan temannya itu. Lalu akhirnya mengangkat bahu dan bergegas mandi.

Baekhyun tidak harus menghabiskan waktu lama sendirian setelah ia keluar dari kamar mandi. Ia mendengar bel rumahnya berbunyi dan segera berlari menuju pintu depan.

"Annyeong, Baekhyun-ah!" Seru gadis berambut pendek itu di depan rumahnya. "Ah, Sunny-ah, silahkan masuk" serunya menyambut. Mereka berdua langsung menuju ke kamar tidur Baekhyun. Lalu menunggu yang lain datang. Karena kebetulan balkon Baekhyun mengarah ke depan rumah, mereka bisa melihat siapa yang datang dari kamar Baekhyun.

"Baekhyunnie, Baekhyunnie, turunkan rambutmu!" Baekhyun mendengar seseorang berteriak dari depan rumahnya. Ia meletakan telapak tangannya di wajah dan menghela nafas. "Masuk saja kalian berdua!" Balasnya dari atas.

Ia bisa mendengar dua suara yang tertawa dari bawah. Lalu dengan hitungan detik, kedua orang itu sudah mendobrak masuk ke dalam kamarnya.

"Annyeong Baekhyun-aaahhh!" Seru Seohyun dan langsung melompat ke kasurnya. "Yah! Seo Joohyun!" Balas Baekhyun. "Anyyeong Baekhyunnie!" Seru yang seorang lagi. Baekhyun merasa ingin berguling dan pingsan. Tapi ia tidak lakukan.

"Aku lega sekali tempatnya bergeser ke rumahmu. Ibuku sedikit rewel saat tahu teman teman akan menginap di rumah. Ia menyuruhku membersihkan rumah" aku Victoria. Ia menunjukan jemarinya yang sudah berbalut plester dan wajahnya yang terluka. Dan itu membuat mereka heran. Sebenarnya Ia habis membersihkan rumah apa habis berkelahi dengan orang?

"Baekhyun-ah!" Seru seorang lagi yang baru saja tiba. Baekhyun memunculkan kepalanya dari jendela kamar. Ia melihat Tiffany di sana dengan begitu banyak tas yang dijinjing.

"Tiffany-yah! Kau mau kemana membawa banyak barang seperti itu?" Tanya Baekhyun sambil tertawa. Tiffany mencibir. "Aku juga membawa laptopku untuk kalian, pabo-ya!" Jawab Tiffany. Baekhyun dan yang lainnya kembali tertawa lalu mempersilahkannya masuk.

"Hey, Kami membawa film horror, ayo kita menonton" ujar Victoria. Merekapun dengan heboh langsung memasukan CD nya ke dalam player milik Baekhyun.

"Apa ini?" Tanya Tiffany. Dan yang muncul adalah lambang WGM. Mereka semua terdiam. "Seohyun, apa yang kau bawa?" Tanya Baekhyun. "Oh, ini We Got Married Special Horror" jawabnya. Jika ini di dalam komik, mereka yang mendengarnya pasti sudah terjatuh dengan kaki di atas. Baekhyun menepuk dahinya. "Sudahlah. Yang penting judulnya horror bukan?" Sambut Victoria dengan tawa yang agak memaksa. 'Yasudahlah' batin Baekhyun.

My prediction was right

Since the day I first met you

You captivated my heart, which no one was able to have

"Ah, Yonghwa-oppa lucu sekali" ujar Sunny setelah menontonnya. "Aku suka dia dengan maknae dari Girls Generation itu" ucap Victoria. "Aku lebih suka pasangan yang sebelahnya. Mereka lucu sekali" komentar Baekhyun. Setelah itu, merekapun melanjutkan ke film horror selanjutnya. Kali ini benar benar film horror. Dan itu membuat Baekhyun lega.

Film horror ini bercerita tentang beberapa cerita. Dan salah satunya adalah cerita tentang pasangan yang meninggal seminggu sebelum pernikahannya. Peran wanitanya sangat cantik. Dan di dalam film tersebut terdapat sehuah misteri yang belum terpecahkan.

Setelah film selesai, Baekhyun membuka ponselnya. "Hey, kalian sudah menonton video ini?" Tanya Baekhyun. Ia menunjukan video baru dari group favoritnya. Yaitu Do You Love Me dari 2NE1 yang sedari kemarin diributkannya di media sosial. Seohyun yang pertama kali langsung merespon dengan heboh.

"Aku baru menonton awalnya! Ayo kita tonton bersama!" Seru Seohyun.

Mon, Tues, Wed, Thurs, Fri, Sat, Sun, I only think of you

Morning, lunch time, evening, dawn, all day you burn me up

In the end, is what I say

I think I have fallen into the ocean called you

"Jam berapa ini?" Tanya Sunny. "Ah, sudah jam 6 sore? Yang benar saja?" Eluhnya. "Kau serius? Apa jam Baekhyun-ah terlalu cepat?" Canda Seohyun. "Ah, kalau begitu aku harus pulang sekarang. Maaf Baekhyun-ah" ujar Sunny. "Ah, Sunny-ah! tidak bisakah kau pulang lebih malam?" tanya Tiffany. Sunny tertawa dan menggeleng. Baekhyun merasa menyesal. Tapi Sunny memang harus pulang sebelum makan malam. Rumahnya juga dekat dari rumahnya. Jadi ia tidak perlu khawatir atau mengantarnya.

Setelah Sunny pulang, Baekhyun mengajak ke tiga temannya yang lain untuk makan malam. Makan malam yang di siapkan oleh ibunya adalah ayam goreng dan omelette kesukaanya. "Ah, ayam!" Seru Victoria. Merekapun makan malam bersama. Dan sesekali memperhatikan adik adik Baekhyun yang berkeliaran. Merekapun kembali ke kamar.

Is it only my misunderstanding?

I want to believe that you feel the same

No one can understand but

I want to ask you

"Ayo kita buat parody untuk Do You Love Me!" Seru Baekhyun. "Ah, kau serius Baekhyun-ah?" Jawab Tiffany dengan tawa. "Ayo! Ayo Tiffany!" Seru Seohyun. Victoria tertawa lalu mengambil kameranya. "Kamera ku sudah stand by" ucapnya.

D.O.Y.O.U.L.O.V.E. DO YOU?

Musik sudah dinyalakan dan mereka pun berseru ria. Baekhyun tidak mengerti lagi apa yang mereka lakukan. Mereka tertawa dan terjatuh terlalu banyak hingga membuatnya pusing sendiri. Baekhyun dengan bodohnya menyala matikan lampu kamarnya hingga ia merasa itu sudah cukup mirip dengan lampu disko. Sementara yang lain berguling, berputar, melompat di udara seperti iklan Scott piiip (tidak boleh sebut merk)

Do you love me?

Do you love me?

Do you love me like the way I love you babe?

Setelah mereka merasa lelah, mereka merebahkan diri di kasur. Mereka terlalu menghabiskan banyak energi sampai mereka tidak bisa bangun dari kasur Baekhyun. Baekhyun mulai curiga kasurnya itu benar benar punya magnet.

Tiffany membuka laptopnya lalu memasukan data video yang mereka buat ke dalam laptopnya. "Ayo kita edit video ini" ujarnya lalu tertawa. Yang lain hanya bisa ikut tertawa sambil melemparkan boneka boneka Baekhyun ke arahnya.

"Ah, ini terlalu seru" ujar Victoria sambil berguling guling. Mereka tertawa sendiri sampai mengundang adik adik Baekhyun. Mereka jadi keluar masuk dan menganggu ke kamar Baekhyun karena penasaran dengan keseruan apa yang telah teman teman kakaknya perbuat.

I hope our amazing encounter

Is not just a typical misunderstanding

Shake up my tightly jammed heart

Rock n roll

"Aku ngantuk" ujar Seohyun. "Jam berapa ini?" Tanyanya. "Jam..." Tiffany meraih ponselnya. Lalu ia terkejut. "Jam 12.30? Yang benar saja?" Serunya. Mereka tidak sadar bahwa sedari tadi mereka telah menghabiskan banyak sekali waktu. Tapi mereka tidak merasa mengantuk. Keseruan mereka membuat mereka tetap terjaga. Malah sulit untuk tidur.

"Aku tidak bisa tidur.." ucap Seohyun yang sedari tadi berguling di bawah selimut. Mereka harus saling menarik selimut berhubung mereka tidur dengan berjejer di kasur milik Baekhyun. "Ya! Tiffany-yah jangan menarik narik terus" eluh Baekhyun. "Apa apaan? Ini saja cuman separuh badan! Jangan pelit" jawab Tiffany kembali menarik lagi.

"Ahh, kalian ini" ujar Victoria muncul dari dalam selimut. "Kenapa selimutnya bergoyang goyang terus?" Eluhnya. "Jadi tidak bisa tidur nih, eonnie, lakukan sesuatu" ucap Seohyun.

The moment I first saw you, my heart was already K.O

No matter how hot someone is, if they want me, I say no

"Kalian mau aku melakukan apa?" Tanya Victoria. "Dongeng! Kau mendongeng saja eonnie" jawab Tiffany. "Mwo? Dongeng?" Tanya Victoria. Ia menghela nafas lalu berpikir sejenak. "Ada sebuah cerita.." Ucapnya memulai.

You're the key to my heart

I only open to you

This is my last love

Don't leave me

"Di mana saat malam itu, seseorang bertemu dengan seseorang yang telah lama ia kenal.."

Is it only my misunderstanding?

I want to believe that you feel the same

"Dan dalam lingkaran api unggun, pemuda di sebrang yang dikelilingi oleh banyak orang tertawa. Tapi hanya ada satu orang di matanya. Yaitu seorang gadis yang duduk di sebrang api unggun. Yang terkadang terhalang oleh kobaran api"

No one can understand but

I want to ask you

"Keduanya saling memperhatikan satu sama lain. Tapi tidak ada yang berbicara. Walaupun banyak sekali hal yang ingin mereka ucapkan. Ketika mereka berdua bertatapan, yang ada hanya kesunyian"

Do you love me?

"Meskipun akhirnya pemuda itu membantu membersihkan sampah.." Ucap Victoria yang langsung disusul tendangan dari orang di sebelahnya. "Yah! Cukup dasar pengarang!" Seru Baekhyun yang masih menendang nendang temannya itu. Victoria hanya tertawa. Sementara kedua gadis yang lain menatap mereka dengan bingung.

Feels like we can be together till the end of our lives

"Yah! Aku hanya bercerita! Kenapa kau yang heboh?" Tanya Victoria. "Aku tidak heboh" jawab Baekhyun. "Yah, kalian apa yang kalian lakukan?" Tanya Tiffany. "Bukan, bukan apa apa" jawab Baekhyun. "Cerita yang bagus, apa itu film?" Tanya Seohyun. Victoria tertawa. "Ahaha, mungkin iya? Itu berdasarkan kisah nyata"

Let's be together till the end of the universe, don't let go of my hand

"Mwo!? Kisah nyata?" Seru Tiffany. Victoria tertawa lebih keras. Sementara Baekhyun tetap menendangnya dan berusaha membuat gadis itu diam.

Mereka akhirnya kembali merebahkan diri dengan tenang. Mereka sempat bercanda hal hal lain. Sementara Seohyun masih terlihat penasaran. "Eonnie, apa hanya itu ceritanya? Apa ada lanjutannya?" Tanyanya. Victoria tersenyum. "Itu tergantung apa yang akan terjadi setelahnya" jawabnya. Mereka tertawa. Lalu Victoria menoleh ke arah Baekhyun.

"Bagaimana kalau kau buat kelanjutannya?" Tanyanya sedikit rendah. Baekhyun mencibir. "Mwoya? Dasar pabo" jawabnya membuat Victoria kembali tertawa. "Chanyeol-ssi sedang berlibur ke luar kan? Bagaimana kalau kau minta oleh oleh saja?" Ujar Victoria tertawa. "Lalu aku bisa menceritakan kelanjutannya" lanjutnya. Baekhyun hanya bisa membalas dengan menendang lagi temannya itu.

Do you love me?

"Kau ini ngomong apa? Pabo! Tidur saja sana!" Balas Baekhyun. Baekhyun masih bisa mendengar kikikan kecil dari Victoria di dalam selimut. Ia menghela nafas. Baginya semua ini tidak ada hubungannya dengan Chanyeol.

Tunggu. Kenapa ia jadi memikirkan pemuda bodoh itu?

Baekhyun menggelengkan kepalanya lalu menarik selimutnya keras keras. Ia mencibir sekali lagi lalu memejamkan matanya.

Do you love me like the way I love you babe?


HEYYAAA!

ehehe.. Sedikit ya? ehehe ^^

Mohon maaf jika ada kesalahan seperti typo atau lainnya

Ada juga yang OOC mungkin? ahaha

Ditunggu comment dan review nya w

Dan tentunya diharapkan untuk menanti chapter lainnya 3

Annyeong!