Ah halo minna... Arigatou bagi yang sudah membaca sejauh ini lagi. Seperti biasa, tolong maklum kan jika ada typo, kalimat kurang sesuai dengan EYD, pengenalan singkat, kesalahan tempat dan nama, dan lain - lain...
{ Author : "Hiyama ! Kaito ! Beli ramen nggak bilang – bilang ! Kalian tega sama author sendiri ! *Sok menangis mode on*"
Kaito : "Lah... Di – skrip nya kayak gitu. Salah Author sendiri nggak bilang 'Harus beliin oleh – oleh ramen buat Author... #ngeles"
Hiyama : "Kaito... Tumben kamu pinter. Kerasukan apa sih kamu ? Mulai curiga nih..."
Kaito : "Biasa lah... 'Seswanto' gitu..."
Author : "Para pemeran utama kok pada sintieng ya... Salah pilih orang nih kayaknya... *nyakar tembok kamar mandi ( ? )*" }
Warning : Humor garing, aneh, bahasa Indonesia-Inggris ( bahasa 'gado - gado' ), dan lain2...
Disclamer : Yamaha Corporation, Negara Jepang, Company pembuat Vocaloid ( Crypton, Aha Software, dan lain – lain ).
Mari kita lanjutkan, Gan !
Setelah si Duo Hiyama dan John Shion makan ramen ( Author : "Anak buah ku ( ? ) tega. Author sendiri nggak dibeliin ramen !" ), mereka pun pergi ke tempat satu – satunya tempat Pos Surat di kota, Kuilat-Ekspres-Mania ( Namanya garing banget ya ? (_ _ ) )
"Permisii... Kami ingin bertanya sedikit buoleh ?" tanya John Shion layaknya orang Alay tingkat akut *Author diiket di tiang listrik*
"Ah iya silahkan..." jawab manajer Kantor Pos tersebut, Nekomura Iroha.
Lalu terdengar bunyi... "Kriing... Kriiiing" menandakan ada Handphone yang berbunyi dan handphone tersebut miliiiik...
"John... Kamu interogasi dulu... Handphone gue bunyi nih..." sahut menyahut ( ? ) Hiyama.
"Iye deh... Tenang aja. Gue ahlinya kalau dalam tanya jawab..." jawab John Shion dengan Pe...de...
( Author : "Aku curiga neh... Kaito. Jangan aneh – aneh..."
Kaito : "Iye aje deh..." )
::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::
John Shion bin Kaito part.
"Anda manajer Kantor pos ini ?" tanya John dengan 'bumbu' gaje.
"Iya benar. Nama saya Nekomura Iroha..." jawab Iroha dengan smile, you dont cry ( ? ).
Namun entah kenapa...
Menurut analisa John Shion bin Kaito bin Lebay, ada yang aneh tentang Iroha.
Dalam batinnya...
"Nih cewek neko–fan banget ya... Ada cat ears, cat palm... Pantesan aja nih Kantor Pos logonya kayak Hello Kitty. Manajernya cat mania kayak gini ! Untung gue nggak kerja disini ! Kalau enggak gue udah jadi cat whisperer dah !"
"Anu... Ada apa pak ?" tanya Iroha dengan mode ini-orang-sakit-mental-ya.
"Ah... Enggak. Baiklah. Saya mulai tanya jawabnya..."
:::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::
Sherlock Hiyama bin Kiyoteru part.
"Halo... ?" jawab Hiyama di handphone darling dadar guling ( ? ).
"Ini Sherlock Hiyama ?" tanya suara tersebut.
"Benar. Ini siapa ?"
"Ini saya. Penasihat Head – Division Kagamine Len, Miki".
Hiyama terdiam selama 5 detik. Lalu...
"Waaaaaaa ! Miki ? Miki – chan ?" teriak Hiyama dengan parno + histeris = dikira orang gila.
"Anda nggak apa – apa Hiyama – san ? Saya telpon balik deh..."
"Awawawa ! Jangan. Jangan ! Aku is oke kok. Hanya sedikit panik. Kok anda 'tempe' nomor telpon saya ?"
"Diberitahubacem ( ? ) oleh Len-sama..." jawab Miki dengan polos."Baidewei, Hiyama – san... Um... Kamu malam ini ada acara enggak ?"
"*Badump* ( Author : "Ciee~Cieee tarik mang ! ) Eh ? En... Enggak kok. Ada apa, Miki – chan ?"
"Mau makan malam di rumahku nggak ? Anda boleh ajak partner anda kok..."
"Eh...? Ah...? Um... Bo..Boleh... De.. Dengan senang hati, Miki – chan..."
"Hebat ! Mampirlah jam 19.00. Alamat rumahku nanti ku-sms-in ke nomormu oke, Hiyama – san ?"
"Baiklah Miki – chan !"
"Ok... See you later Hiyama – san"
"Bai bai juga, Miki ! *nada suara ala anak berumur 5 tahun*"
( Author : "Cieeeeeeeee~Cieeeeeeee. Hiyama – san... Prikitiew banget ya. Aku emang hebat *Lebay... Author lebay* )
::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::
Back to work...
Setelah 10 menit melakukan tanya jawab, Hiyama dan John Shion pun on the way ke rumah.
"Hiyama... Kamu tadi histeris udah kayak ngeliat setan aja... Kedengeran tau suara loe yang udah kayak mau konser rock !"
"Eehhh ? Sekenceng itu ya ? Lumayan nih jadi penyanyi..."
"Lumayan sih lumayan... Paling – paling penonton kamu telinga nya pada mimisan ( ? ) saat denger kamu nyanyi ( Author : "Aih Kaito... Sindiran nya tuajem sekale tuh... Dalem bok... Kaito jagooo !" ).
"Kusoo !" jawab batin Hiyama.
"Gimana interogasinya ? Ada petunjuk nggak ?" tanya Hiyama.
"Ada beberapa. Tapi agak susah karena Iroha 4 hari yang lalu pergi ke World Cat Federation Meeting. Dan dia curhat kalau dia beli kucing Snow Lynx yang mahal..." jawab John Shion dengan nada pasrah-ngedenger-curhatan-Iroha.
"Oke deh..., Beberapa petunjuk itu apa ?" tanya Hiyama lagi.
"Hmmm..., Orang yang mengirimkan surat tersebut kepada Len-kun, sedang tidak masuk hari ini. Katanya dia akan masuk besok..." jawab John.
"Baiklah... Kita akan tanya kepada nya besok"
:::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::
"Oh iya... John. Tadi gue ditelpon sama Miki, penasihat Len-sama"
"Masa ? Nggak percaya tuh..."
"Woi perkataan temen sendiri nggak dipercaya. Setega apa sih aku ?"
"Teman darimana coba... Saat aku ulang tahun setahun yang lalu, kamu ngasih aku hadiah. Saat kulihat, bungkusan kadonya emang gambarnya es krim. Tapi apa ternyata isinya...
Masa kecoa mati ?"
"Iya deh... Maaf, maaf..., Eniwei, tadi Miki mengundang kita makan malam dirumahnya nanti. Dan aku bilang 'Boleh'. Kamu mau ikut nggak ?"
Abah John hanya bisa cengo. 5 detik kemudian...
"Appuaaaahhh ? Kamu mau main kerumah orang lain ? Makan malem bareng lagi sama cewek ? Buagus Hiyama. Buagus... ! Tak kuposting ke Pesbuk dah... "
Status Shion-kun nanti : Akhirnya ! Hiyama naksir cewek... Author huebat ! Arigatou Author !
( Author : "Biasaa... Emang juago nih Author *Leubay 200 % mode on* )
"Woi woi woi ! Atuh nggak segitunya juga kalee...!" jawab Hiyama dengan puanik.
"Tapi Hiyama-san, aku nggak bisa ikut. Nanti malam aku mau melihat Festival Kembang Api di bagian selatan kota. Kan sekarang walikota kita berulang tahun. Jadi, kamu aja Hiyama..." jawab John.
"Eh ? Maksudnya gue aja nih ?" tanya Hiyama dengan nada pliss-ikut-sama-gue-dong-entar-kalo-gue-pingsan-gimana.
"Gomen... Kamu aja. Aku disuruh ikut bareng Miku ke sana. Kalau aku nggak pergi ke tuh festival, si Miku mau ngambil persediaan 1 minggu es krim gue. Atuh gue panik lah..." jawab John.
"Oh... Ya sudah deh" jawab Hiyama dengan mode wuaduh-masa-gue-dateng-sendirian-ke-rumah-Miki.
Yak sekali lagi reader... Anda nggak salah...
-Sherlock Hiyama dan Miki akan berdua saja-
:::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::
( Hiyama : "Auuuuthooooor ! Kamu tega ! Masa cuma aku sama Miki doang !"
Author : "Biarlah... 'Seswanto' kan ? 'Mana katanya orang tua Miki lagi keluar kota... 'Swimpoa' sekali kan ? *Author nyengir gaje mode on*"
Hiyama : *JLEB* )
To Be Continued...
Itulah akhir dari chapter 4.. Author sudah sadar kalau humornya udah bener – bener garing + humornya mulai memudar... Gomen, gomen ! *Sujud sujud*.
