-WHAT IF CHAPTER 4

Cast:

Choi Siwon

Kim Ryeowook

Cho Kyuhyun

Choi Yonghwa

Kim Donghae

Jessica Kim

Genre & Warning: Yaoi

Pairing: Won Wook Kyu

OooooO

Hari Selasa di Seoul, jam makan siang

Kyuhyun berbincang santai dengan teman kerjanya sambil berjalan menyusuri jalan yang dikanan kirinya penuh dengan restoran, kedai kopi, dan tempat membeli makanan siap saji lainnya. Mereka baru saja selesai makan siang di pusat makanan yang berada di daerah perkantoran kota tersebut, dan seperti biasanya, hampir semua toko-toko makanan tersebut penuh diserbu oleh banyak pegawai dan para pem-bisnis.

Perhatian Kyuhyun langsung teralih pada seorang sosok yang dikenalnya saat dia melihat seorang pria berambut hitam kelam itu duduk dibangku depan satu toko kopi yang cukup padat secara sekilas. Pria ini menghentikan langkahnya dan melihat kebelakang, menimbang-nimbang sambil berpikir sejenak.

"Kyuhyun ssi?" panggil Minwoo yang bingung karna Kyuhyun langsung berhenti dengan tiba-tiba,

"oh, mianahe Minwoo ssi, aku melihat temanku dibelakang sana. Bagaimana kalau kau kembali ke kantor duluan?" Tanya Kyuhyun cepat setelah membuat keputusan

"oh geuromyeon, tentu saja. Kalau begitu aku duluan, Kyuhyun ssi" ujar Minwoo lalu lanjut berjalan setelah mereka berdua berjabat tangan singkat.

Kyuhyun langsung memutar arah kembali ke kedai kopi yang dimaksudnya tadi.

"Kim Ryeowook!" panggil Kyuhyun menghampiri sosok familiar tersebut

"oy" Wook menengok saat mendengar namanya disebut seseorang

"Kyu!" sapanya ramah pada Kyuhyun yang langsung menarik kursi dihadapan Ryeowook

"sedang apa kau disini?" Tanya Kyuhyun langsung

"baru selesai makan siang. Kau sendiri?"

"sama. Tadi aku bersama Lee Minwoo ssi." jawab Kyu "kau sendirian?"

Ryeowook menjawab setelah mengarahkan pandangannya ke belakang Kyuhyun.

"aniyeyo, aku bersama Siwon Hyung"

Kyuhyun mendongak saat dua cup kopi diletakkan seseorang dimeja mereka.

Siwon. Seorang Choi Siwon kembali muncul dihadapannya.

"hi, Kyuhyun ssi" sapa Siwon

"oh, wasseo" balas Kyuhyun singkat

Siwon mengambil duduk diantara Siwon dan Ryeowook sambil mengaduk-aduk kopinya.

Kenapa harus ada Kyuhyun lagi sih? Batin-nya

"kalian makan siang berdua?" Tanya Kyuhyun langsung

"eum" Ryeowook dan Siwon mengangguk berbarengan.

Siwon terus mengamati ekspresi wajah Kyuhyun dengan hati-hati. Sampai saat inipun sikap Kyuhyun pada Siwon masih sama seperti sebelumnya. Mereka tidak bertukar satu patah katapun dengan satu sama lain. Dan Siwon menyadari kalau Kyuhyun terlihat makin kesal saat tau ia dan Ryeowook baru saja makan siang bersama. Sebenarnya ada apa sih dengan orang satu ini?! Pikir Siwon
"Ryeowook-ah, apa kau masih berkuda sabtu ini?" Tanya Kyuhyun pada Wook.

"hm, tidak Kyu, sudah selesai sejak 2 minggu yang lalu"

"ohhhh"

"aku mau mulai melanjutkan kelas memanah ku Sabtu ini" lanjut Ryeowook

"archery? Sendirian?"

Siwon hanya mendengarkan

"tidak, Siwon hyung juga akan ikut"

Dann Kyuhyun pun sudah tidak bisa menahan muka disgusted nya lagi kali ini saat mendengar jawab Ryeowook

Heol, Siwon Hyung lagi?! Tidak ada orang lain apa?! Pikirnya dalam hati.

"aku ikut, Ryeowook-ah"

"huh?"Ryeowook meminta pengulangan atas apa yang baru saja diucapkan Kyuhyun

"ditempat biasa kan? Aku juga mau ikut memanah minggu ini" jawab Kyuhyun enteng diikuti smirk andalannya

"hahah… yakin semua game mu itu bisa ditinggalkan sabtu ini?" canda Ryeowook mencoba menghidupkan suasana kaku diantara mereka. Ryeowook tau benar hobi favorit Kyuhyun di hari Sabtu: bermain game at least setengah harian penuh.

"bisa… itu gampang.. pokoknya aku ikut kalian Sabtu ini!" jawab Kyuhyun dengan penuh tekad

OooooO

Hari Sabtu yang tadinya ditunggu-tunggu Siwon minggu itu berubah menjadi total nightmare karna Kyuhyun yang juga bergabung dengan mereka sejak tidak sengaja bertemu pada hari Selasa kemarin. Tidak cukup dengan menyabotase Wook hampir seharian, Kyuhyun kali ini juga ikut di satu mobil yang sama dengan Siwon dan Wook. Karna tempat memanah mereka juga berada di luar kota, 1 setengah jam menyetir. Jadilah mereka bertiga berangkat bersama di pagi hari menuju kompleks memanah tersebut.

Ini adalah pengalaman pertama Siwon belajar memanah, sedangkan Kyu dan Wook, mereka sudah pernah sebelumnya. Siwon dan Kyuhyun pun akhirnya mendaftar di kelas mingguan juga setiap Sabtunya seperti Ryeowook. Belum apa-apa, di pagi hari itu Siwon sudah dibuat kesal sendiri mendengar saat tau kalau akan selalu ada Kyuhyun juga diantaranya dan Ryeowook untuk beberapa minggu kedepan. Selanjutnya, selama hari itu keadaan bukannya menjadi lebih baik, tapi malah semakin memburuk dan semakin merusak mood Siwon seharian.

Walaupun berada di level yang ber beda-beda, kali ini mereka bertiga tidak dipisah-pisahkan seperti saat berkuda kemain. Siwon, Kyu, dan Wook berdiri berjejeran berlatih dengan pelatih masing-masing. Tapi, malah dengan keadaan itulah yang makin membuat mata Siwon menjadi semakin panas. Kyuhyun dengan jelas-jelas bersikap seakan tidak mau jauh dari Wook bahkan untuk 1 menit pun. Pria dengan evil smirk andalannya ini terus mengajak ngobrol, menjahili, menemani, dan mengandrungi Ryeowook. Seharian.

Untung nya Ryeowook yang menyadari dan menghargai kehadiran Siwon tidak meninggalkan tunangannya ini begitu saja. Wook terus berusaha semaksimal mungkin untuk mengajak partisipasi Siwon dalam obrolan mereka, sehingga mau tidak mau Siwon dan Kyuhyun pun jadi mengobrol juga –walaupun secara tidak langsung, yaitu melalui Wook yang ada ditengah tengah keduanya.

Kyuhyun –walaupun ia sebenarnya tidak mau bicara banyak dengan Siwon, tapi ia tau kalau ia juga tidak bisa meninggalkan pria maskulin ini begitu saja, karna Wook pasti akan merasa tidak enak. Sedangkan Siwon? Ia tentu saja tidak memberikan kesempatan Kyuhyun terus-terusan menyabotase Wookie sendirian.

Siwon harus akui kalau Kyu punya lebih banyak bahan bicara yang tidak membuat Wookie bosan. Pria ini rajin mengjahili Ryeowook dan bergurau hingga membuat tunangannya tertawa terbahak-bahak. Kyu bisa membungkam atau balik dibungkam Wookie dengan semua kalimat-kalimat sarkasme yang dikeluarkannya.

Rasanya sangat tidak enak menyaksikan keakraban Ryeowook dan Kyuhyun seharian. Ryeowook, walaupun tidak pernah melupakan Siwon saat sudah ada Kyuhyun, tapi tetap Siwon bisa melihat sesuatu yang berbeda dari cara Wookie tertawa, bicara, dan memandang Cho Kyuhyun.

Orang pernah bilang, kadang harus orang lain lah yang lebih mengetahui dia mencintai siapa daripada diri mereka sendiri. Dan itulah yang Siwon baca dari kebersamaan Won-Wook-Kyu hari ini.

Selesai memanah, sekitar pukul empat sore, Siwon, Ryeowook, dan Kyuhyun hendak kembali ke tempat parkir mobil mereka yang berada disamping beranda puncak tebing. Dengan pemandangan indah menjelang matahari terbenam, Ryeowook mengabadikan pemandangan indah tersebut dengan mengambil foto-foto hijau dengan handphone nya, lalu lanjut ber-selca ria.

Siwon yang keluar paling belakangan mengikuti Kyuhyun dan Ryeowook berjalan ke beranda tebing, melihat Kyuhyun masuk kedalam layar handphone Wook, berdiri dibelakang Wook, berfoto bersama dengan background perbukitan indah dibelakang mereka.

Siwon memperhatikan ekspresi wajah Wookie dalam-dalam. Mata bulatnya yang berbinar dan bibirnya yang melengkung sempurna. Lesung pipinya dan tulang pipinya yang terlihat jelas. Mata Wookie yang berbinar seperti itu pernah Siwon lihat sebelumnya. Ya, mata Wook hampir bersinar seterang itu saat mereka bicara dua mata, saat Wook menolak untuk dikekang oleh SIwon, di makan malam pertama mereka beberapa bulan yang lalu.

Siwon ingat jelas semua kata-kata Ryeowook malam itu. Wook dengan halus menolak untuk menerima Siwon secara langsung, karna entah ia sadari atau tidak, sudah ada orang lain yang menempati posisi itu sebelum Siwon hadir.

Hati Siwon untuk pertama kalinya merasa sedikit tersayat-sayat selama momen yang cukup singkat tersebut. Melihat Wookie bersama orang lain, yang membuatnya berhasil memecahkan misteri orang yang selama ini tidak Siwon ketahui. Orang yang menempati posisi lebih tinggi daripada dirinya. Orang yang membuat tunangannya sendiri belum bisa mencintai nya hingga saat ini.

SIwon tidak marah pada Wookie. Ia tidak bisa marah. Siwon hanya tersenyum tipis saat mengetahui kenyataan ini. Hatinya merasa sakit, tapi tidak banyak yang ia bisa lakukan selain menunggu. Ia tidak akan pernah melepas Wookie duluan. Itulah janji Siwon pada dirinya sendiri. Walaupun ia tahu ada orang lain yang menghambat hubungan mereka berdua dan siapa orang itu, SIwon tidak akan melepas Wook sampai Wook sendiri yang memutuskan pertunangan mereka.

Siwon tertawa kecil saat mendengar namanya dipanggil oleh Ryeowook; menyuruh nya untuk mendekat untuk ikut berfoto bersama. Siwon sudah bertekad ia tidak akan mundur atau menjauh dari Ryeowook. Biarlah ia menikmati momen-momen seperti ini hingga semuanya menjadi jelas nantinya. Ia masih ingin berada didekat Ryeowook. Masih membutuhkan Ryeowook didekatnya, walaupun Siwon sendiri tak yakin apakah itu adalah sesuatu yang baik atau buruk untuk dirinya sendiri di masa kedepannya.

Dengan view matahari terbenam dibelakang mereka, Kyuhyun, Siwon, dan Ryeowook berdiri berjejeran dan mengambil foto ber-tiga. Foto pertama mereka.

Q&A session w/ Choi Siwon!

A: Aku sekarang mengerti kalau..

Kalau ryeowook melihat Kyuhyun dengan cara yang berbeda dibanding saat dia melihatku

Q: Maksud anda, Siwon ssi?

A: Aku tak tau apa Wookie sendiri menyadarinya atau tidak.. tapi dari matanya aku bisa melihat.. dari caranya melihat kami berdua, sangatlah berbeda.

Kilatan matanya saat bertemu Kyuhyun.. tawanya saat menganggapi Kyuhyun. Jujur aku iri dengan semua itu

Q: Apa mereka sangatlah dekat dengan satu sama lain?

A: (Siwon mengangguk pelan)

Tidak, setauku tidak terlalu.

arna aku sendiri pun terus mendekatkan diri pada Wookie, dan dia sangatlah terbuka padaku, jadi walaupun Wookie tidak pernah mengatakannya ataupun menyadarinya….. Aku tau kalau saat ini, aku masih berada di posisi yang berbeda dibanding Kyuhyun…. Didalam hatinya.

Q: Lalu apa yang akan anda lakukan selanjutnya?

A: Wookie tidak menolakku dan mereka tidak berpacaran.. Aku tidak tau apa sebenarnya yang terjadi diantara Kyuhyun dan Wookie.. tapi selama ada waktu.. aku akan masih berada didekatnya. Karna aku ingin menikmati saat-saat dimana aku masih bisa menaruh harapanku padanya, untuk merebut posisi Kyuhyun di hatinya.

Diperjalanan pulang Siwon mengantar Ryeowook

"Hyung" panggil Ryewook

"Ya?"

"Bolehkah aku bertanya sesuatu?"

"Ya, apa itu, Wookie-ya?" jawab Siwon setelah menengok sebentar untuk bertukar pandang dengan Wook sekilas

"Kenapa kau harus mengikuti ku sampai sejauh ini? Apa kau tidak merasa lelah….."

"Karena aku menyukaimu, Ryeowook-ah" potong Siwon cepat sebelum Ryeowook sempat menyelesaikan kalimatnya

Wajah Ryeowook sontak bersemu merah mendengar ucapan Siwon tersebut. Ia merasa sedikit lega pria itu harus konsenterasi menyetir hingga Siwon hyung tidak akan terlalu menyadarinya.

"Sejak kapan.. hyung?" Tanya Ryeowook pelan setelah beberapa menit hening diantara mereka

"Sejak kita resmi bertunangan" jawab Siwon enteng

"Bagaimana bisa?" gumam Ryeowook kecil sambil berpikir

"Entahlah Wookie-ya. Jujur, awalnya aku juga menerima perjodohan kita untuk memenuhi permintaan orang tuaku saja. Tapi aku juga merasa tertarik untuk mengenalmu lebih jauh, dan saat kau berkata untuk memasang jarak diantara kita, dari situ kalau sadar kalau aku menyukaimu"

Ryeowook diam sejenak mendengar jawaban Siwon. Tenggorokannya terasa tercekat mendengar pengakuan Siwon

Bagaimana Siwon Hyung bisa menyukainya? Apa benar Siwon menyukainya? Kenapa Siwon harus menyukainya?

Beberapa memori mulai terputar kembali didalam pikirannya

Flashback on – beberapa jam yang lalu

"mengapa kau tidak memasang batas dengan dia Ryeowook-ah" ucap Kyuhyun

"batas apa maksudmu, Kyu?" Wook tidak mengerti

"kau sudah terlalu dekat dengan Siwon akhir-akhir ini Ryeowookie"

Ryeowook terdiam sejenak mendengarnya. Kyuhyun benar, mereka sudah semakin dekat akhir-akhir ini. Ia dan Siwon.

"kau sendiri yang berkata kau tidak akan mengikuti pertunangan ini kan?" tuntut Kyuhyun dengan nada meninggi "Apa kau mau dia mengikutimu terus, dan menyeretmu untuk jatuh kepadanya, mengikuti kemauan orang tua kalian, hanya untuk kepentingan dirinya sendiri?"

Ryeowook terdiam mendengarkan. Ia belum pernah kepikiran seperti ini sebelumnya, ia lengah dan hampir memakan omongannya sendiri, Kyuhyun benar.

Tapi kenapa harus Kyuhyun, kenapa harus seorang Cho Kyuhyun yang harus mengingatkannya untuk tidak jatuh cinta pada orang lain? batin Ryeowook

"Dia belum tentu mencintaimu, Ryeowookie. Dan kalaupun Choi Siwon bilang dia mencintaimu. Apa kau akan percaya begitu saja padanya? Kau ingat seberapa tidak sukanya kamu dengan Siwon dulu?

Untuk apa kau harus menghabiskan energimu belajar mencintai, dan akhirnya mencintai orang yang dulu kamu benci, kalau dia belum pasti mencintaimu, Ryeowookie?

Siwon menginginkanmu, iya. Tapi kita tidak tau apa maksudnya dibalik itu. Dia ingin kau jatuh padanya, agar dia bisa memilikimu, hanya itu yang aku tau saat ini." ceroso Kyuhyun panjang lebar

"aku tidak ingin kau mengambil resiko dengan jatuh cinta pada seorang Choi Siwon, Kim Ryeowook. Tidak sebelum kita tau apa alasan Choi Siwon mencintaimu. Sesungguhnya." Kyuhyun memberikan penekanan tinggi pada kata terakhirnya

"aku tidak ingin kamu menghabiskan waktumu untuk Siwon kalau dia tidak mencintaimu"

Ingin rasanya Ryeowook ber-argumen dengan semua pendapat Kyuhyun tersebut. Dia sangat ingin. Tapi Ryeowook memilih tidak berdebat dan coba untuk me-rasionalkan semua ucapan Kyuhyun. Satu sisi dalam dirinya itu tidak ingin menentang Kyuhyun, ingin mengikuti semua kemauan Kyuhyun. Ada satu sisi dalam dirinya yang masih mengikuti Kyuhyun, satu sisi dari diri Kim Ryeowook yang masih terikat pada Kyuhyun.

Flashback off

"Mianhae hyung" ucap Ryeowook ditengah keheningan mereka berdua

"Hem?" Siwon menengok kepada Ryeowook sejenak untuk memastikan kalau pria ini masih baik-baik saja

"Mianhae karna belum bisa menjadi tunangan-mu seperti yang semestinya.. dan telah bersikap dingin di awal pertunangan kita" ujar Ryeowook tulus

"Gwenchana... jangan dipikirkan….." Siwon membalas dengan santai dan tulus

"Aku hanya tidak ingin mengikat gerakmu Hyung. Aku tidak mau kita harus terpaksa dan berpura-pura…."

"Arra aku mengerti, Kim Ryeowook" potong Siwon lagi sambil mengulas senyum sebelum ryeowook sempat menyelesaikan kalimatnya

"Gomabda karna telah mengijinkanku untuk mendekatimu, Wookie-ah"

"Gwenchana Hyung" akhirnya Ryeowook bisa tertawa kecil. Siwon ikut tersenyum melihat tawa Ryeowook

"Aku hanya ingin semuanya berjalan secara natural.. aku yang seharusnya minta maaf kalau itu memberatkanmu…"

"Eum, tidak apa-apa.." jawab Siwon pelan

OoooO

Dua minggu kemudian di rumah keluarga Choi

Choi Yonghwa berjalan santai meyusuri rumah kediamannya hendak menaiki tangga sambil bersiul pelan. Pria yang hampir serupa ketampanannya dengan Siwon ini baru saja mengantar istrinya dan putra mereka ke rumah mertuanya lalu bermain tennis. Yonghwa pulang dulu untuk mandi sebelum menjemput mereka lagi. Orang tuanya, Choi Hangeng dan Choi Heechul sedang liburan berdua ke Spanyol. Jadi hanya ada keluarga kecil dan si bungsu, Siwon lah yang ada dirumah tersebut.

Yonghwa yang melihat adiknya sedang tiduran di sofa sambil memandangi handphonenya dengan muka ditekuk dari tengah tangga mengehentikan langkahnya sejenak untuk mengecek keadaan Siwon

"Siwon-ah…." panggilnya

Tidak ada jawaban dari sang dongsaeng. Membuat pria ini mengerutkan dahinya sejenak.

"Choi Siwon!" panggil Yonghwa lebih keras

"eum?" Siwon hanya menjawab panggilan hyung nya dengan satu gumaman malas

Yonghwa yang makin penasaran melihat Siwon lemas seperti ini jadi kembali turun menghampiri adiknya di sofa ruang tengah.

Siwon jarang sekali ia temukan dengan posisi seperti ini; tidak pernah malah. Biasanya di hari libur SIwon pasti keluar rumah atau baca cuku dikamarnya. Tidak memandangi handphone dengan muka desperate seperti sekarang ini

"ya, saeng, ada apa denganmu?" Yonghwa mengambil duduk disamping SIwon. Memaksa sang adik untuk bangun lalu mereka duduk berdampingan

"apa yang sedang kau lakukan, hah?" Tanya-nya lagi sambil mengintip isi handphone Siwon. Cuma beberapa kali dalam setahun Yonghwa bisa menemukan Siwon bengong seperti ini. Ia benar-benar penasaran.

Siwon memperlihatkan foto di handphonenya pada Hyung dengan setengah hati.

Yonghwa memperhatikan layar handphone Siwon dengan seksama

"nuga? Itu Ryeowookie?" tanya Yonghwa menunjuk pria berkemeja hitam difoto tersebut

"ne hyung" jawab Siwon singkat

Aaaaa. Yonghwa membuka mulutnya setelah memperhatikan foto itu lebih jelas. Sekarang ia tau apa yang membuat adik semata wayangnya ini uring-uringan seperti itu.

"dia siapa?" Tanya Yonghwa lagi. Menunjuk orang yang sedang berpelukan dengan Ryeowook difoto tersebut. Iya, berpelukan. Dan foto itulah yang sudah dipandangi Siwon selama 15 menit terakhir

"Cho Kyuhyun. Sahabatnya.."

Siwon memperlihatkan satu foto lagi yang hampir mirip dengan foto sebelumnya. Hanya beda saat kedua orang tersebut melihat ke arah lain di foto satu ini.

"ohhh.. sahabatnya…" jawab Yonghwa dengan nada santai dengan tujuan menghibur Siwon yang sedang lemas seperti kuda hendak dipotong. Ia sudah mengerti keadaannya sekarang, jadi Yonghwa sangat berhati-hati dalam memilih kosa kata.

"lihatlah Hyung, aku saja tidak pernah memeluknya hyung" ucap Siwon dengan nada memelas . Yonghwa tau ada ketulusan tercetak jelas didalamnya. "belum pernah sekalipun aku memeluk Wookie…"

Yonghwa melingkarkan tangannya dipundak Siwon dan memijat pundaknya pelan

"Sabarlah saeng… Sedikit lagi.. Bersabarlah sedikit…" ujarnya lembut.

Siwon dilihatnya masih merajuk. Mukanya ditekuk dengan ekspresi yang sangat tidak suka dan sedih disaat yang bersamaan. Yonghwa tidak pernah melihat adiknya semengerikan ini. Tidak pernah ia tau kalau adiknya bisa sepeduli ini dengan orang lain.

"kau bisa menemukan foto itu darimana?" Tanya Yonghwa "dari Ryeowookie sendiri?"

"aniyeyo. Dari twitternya…." Jawab Siwon pelan "foto ini diambil beberapa tahun yang lalu"

"oh?" Yonghwa sedikit terkejut mendengarnya "kalau begitu apa yang membuatmu cemburu, SIwon-ah..? Mungkin saja mereka sudah menjadi teman kan sekarang?"

Siwon menggeleng pelan

"tidak Hyung, keadaannya lebih rumit dari itu semua…"

SIwon mulai menceritakan tentang dirinya dan Ryeowook sejak awal pertunangan mereka diresmikan hingga sekarang secara singkat. Siwon bercerita soal Kyuhyun, semua yang ia tahu, dan apa analisanya tentang hubungan Ryeowook dan Kyuhyun: sebelum dan sesudah ia menemukan foto kedua orang tersebut.

"jadi kau sedang mencoba mengorek semua informasi tentang Ryeowook di masa lalu?"

"ne"

"dan kau tidak menemukan apa-apa dikamar Ryeowookie?"

"iya"

"tapi kau menemukan foto-foto ini di twitternya, di upload beberapa tahun yang lalu?" Tanya Yonghwa sambil melihat beberapa gambar lain yang ditunjukkan SIwon

"heeh hyung"

Siwon menemukan beberapa foto lama Kyuhyun dan Ryeowook berdua di akun pribadi twitter Wook.

Foto mereka berpelukan. Foto selfie mereka berdua. Dan foto mereka berdua dengan caption 'Saranghae'. SARANGHAE! Dan itu ditulis oleh Wook sendiri.

Perasaan Siwon terasa meradang setiap kali membaca tulisan dan foto-foto itu. Dan juga saat melihat ekspresi tulus-bahagia Ryeowook dan Kyuhyun saat mereka berdua berpelukan.

Siwon tau itu adalah pelukan tulus diantara keduanya. Dan justru itulah yang membuat Siwon semakin uring-uringan saat ini. Ekspresi Ryeowook yang tertangkap kamera saat ia menyandarkan wajahnya di dada Kyuhyun.. Hahhh… melihat emua ini hanya membuat Siwon merasa semakin kesal dan penasaran saja~

Yonghwa pun jadi ikut berpikir setelah mendengarkan semua cerita SIwon dan memperhatikan foto-foto tersebut. Hemmm… dilihat dari sisi manapun sebenarnya bisa terlihat jelas kalau dua orang ini memang bukanlayh sekedar teman saat foto ini diambil.

Dan saat Yonghwa tau kalau Siwon tau –atau berpikir kalau Ryeowook masih menyukai Kyuhyun, sang Hyung pun merasa semakin iba pada adik tunggalnya ini.

Hahhh…. Tidak disangka-sangkat selama beberapa bulan ini Siwon harus menanggung semuanya… Ia kira hubungan SIwon dengan Ryeowook akan baik-baik saja, mengingat umma mereka yang sangat ngotot untuk mengambil Ryeowook sebagai menantu setelah rencana matang bertahun-tahun. Dan biasanya… biasanya sang umma entah kenapa tidak pernah salah, makanya dua putranya ini sangat mempercayai perkataan seorang Choi Heehcul.

Tapi sepertinya perlindungan sang umma tidak berlaku untuk Siwon kali ini… Dengan pertunangannya… Siwon malah merasa tersiksa seperti ini. Ck.

"sudahlah saeng.. Nanti semuanya pasti akan menjadi jelas kok…" ujar Yonghwa sambil lanjut memijat pundak sang adik pelan

"kalian berdua juga sudah resmi bertunangan kan.. jadi kau berhak untuk tetap mengejarnya…" ujar Yonghwa

Siwon terdiam mendengarkan

"Ikutilah kata hatimu.. Dan bicarakanlah semuanya baik-baik nanti… Baru semuanya bisa terungkap hingga jelas…."

"jodoh tidak akan kemana saeng…. Seperti kata umma. Percayalah… oke?!" ujar Yonghwa dengan nada penuh menyemangati.

"heeh hyung, aku mengerti. Gomabda hyung" jawab Siwon pelan, tersenyum pada kakaknya ini. Sangat lega rasanya setelah bercerita pada orang lain. Pikir Siwn.

OoooooO

Interlude: Gak ada hubungannya dengan masa sekarang, tapi ada hubungannya dengan akhir dan inti cerita. Jadi baca sekilas aja ya ^^

Ryeowook dan Siwon pertama berkenalan saat mereka memasuki bangku smp di dongbang junior high school, sebuah sekolah elit untuk anak-anak chaebol atau diplomat yang berlokasi di Seoul. Walaupun sekolah itu terlihat sangat mentereng dari luar, tapi jangan dikira semua kehidupan siswanya mulus-mulus saja selama berada di boarding school mentereng tersebut. Ryeowook adalah salah satu jebolan sekolah elit tersebut yang tidak terlalu mempunyai memori yang baik disana.

Kim Ryeowook dan Choi Siwon tau nama satu sama lain saat mereka sama-sama berada di kelas pilihan seni rupa saat kelas satu smp, saat belum berada dikelas normal yang sama.

Penampilan fisik Ryeowook saat remaja dulu cukup jauh berbeda dengan Ryeowook yang sekarang. Saat smp dulu tubuhnya gemuk dan pendek, agak telat bertumbuh dibanding beberapa teman-teman nya yang lain.

Lain dengan Siwon, sejak kecil pria ini sudah dilahirkan dengan wajah tampan yang membuatnya dipuja-puja para siswa perempuan dan masuk genk kelas atas dengan mudah, membaur dengan kumpulan anak-anak tampan dan eksis lainnya.

Di tingkat dua smp, dua pria ini ditempatkan disatu kelas yang sama tapi tidak pernah mengobrol dengan satu sama lain. Ryeowook bergabung dengan teman-temannya yang 'biasa-biasa' saja, yang hanya duduk mengobrol atau mengerjakan hal lain saat pelajaran kosong, jarang keluar kelas dan selalu naik kemobil untuk pulang saat jam sekolah sudah selesai.

Ryeowook dengan penampilannya yang tidaklah mencolok merasa agak minder di masa-masa itu. Ia tidak secantik sang noona, Jessica ataupun setampan hyungnya, Kim Donghae yang menjadi anak-anak 'eksis' saat masih bersekolah di sekolah Dongbang. Ryeowook kebalikannya sangatlah pendiam, dan tidak pernah cari masalah dengan siapapun.

Di hampir semua ingatan masa kecil seseorang, biasanya pasti kita mempunyai musuh, kenangan pahit, dan juga kenangan manis. Begitu juga dengan Kim Ryeowook. Ingatan masa kecil terburuknya dilalui saat duduk di kelas dua smp. Karna saat itu diangkatannya tidak terlalu banyak murid wanita dibanding pria, atau memang mereka teman-temannya saja yangterlalu tidak ada kerjaan. Pria ber-lesung pipi ini menjadi korban olok-olokan sekelompok teman di kelasnya selama setahun.

Selayaknya anak remaja, enam atau tujuh siswa yang merasa lebih 'beken' dan lebih 'eksis' itu mengolok-olok teman sekelas mereka yang lebih pendiam dan berpenampilan lebih jelek.

14 tahun yang lalu, salah satu orang yang beken tersebut adalah Choi Siwon dan salah satu korban mereka adalah Kim Ryeowook.

3 bulan pertama Ryeowook hanya diledeki biasa, lalu bulan selanjutnya bahan bercandaan baru dilahirkan menjodoh-jodohi Ryeowook dengan Siwon.

Ryeowook memang selalu terlihat santai-santai saja dan sudah menutup telinga untuk semua ejekan seperti itu. Semua kejadian tersebut juga tidak berpengaruh besar pada kehidupan Ryeowook selanjutnya, Wookie masuk ke SMA nasional Shinki, mengubah penampilannya dan menjalani kehidupan yang biasa-biasa saja sampai saat ini. Tapi satu hal yang berubah, yaitu impresi dan presepsi Ryeowook kepada Siwon berdasarkan satu dan dua hal lainnya yang terjadi 14 tahun yang lalu. Hanya satu hal itulah yang berpengaruh pada kehidupannya saat ini.

TBC

~Sadar gak Kyuhyun selalu pakai banmal dari awal ke Siwon?

Dan siapa yang bisa tebak siapa sebenarnya orang yang meng-interview Siwon selama ini? Akan author beritahu semuanya di akhir cerita ya ^^

Dannn untuk yang penasaran apa yang bikin Ryeowook awalnya benci/gak suka sama Siwon. Semua ada alasannya dan akan author beritahu dengan jelasss di akhir cerita. Semuanya akan diselesaikan secepatnya kok jadi sabar ya~ hehe

Ada pertanyaan? SIlahkan ditanya, aka selalu dibalas

Terima kasih untuk yang sudah setia membaca! (maaf update nya lama)