Insane

Author: Tan Xin Qian

Pairing: KookV, MinV, YoonMin, HopenMin, NamJin, YoonHopeNamMin

Rate: M

Warning: Boyslove, rape, foursome, etc

Disclaimer: Cast belongs to God and their family

.

.

.

.

.

Sekitar dua minggu yang lalu, Jungkook diberitahu oleh ayah ibunya bahwa mereka akan pergi berbulan madu untuk kesekian kalinya dan diberi mandat untuk menjaga adiknya Jeon Wonwoo. Maka dari itu Jungkook pulang ke rumahnya bukan ke apartementnya. Sejujurnya dia lelah, mengingat diperusahaan sedang banyak pekerjaan dan jarak dari perusahaannya cukup jauh.

Jungkook sudah membayangkan dia akan berendam diair hangat, kemudian memakan masakan rumah yang disediakan Wonwoo. Namun bayangan itu hancur ketika dia melihat adik satu - satunya, tengah mengangkang dan ditindih seorang pria, bahkan dia bisa melihat dengan jelas bagaimana penis pria itu keluar masuk dalam rektum adiknya.

Dan ya, dia kenal dengan pria yang tengah menyetubuhi adiknya itu. Kim Mingyu sialan! Dia memang mengizinkan Mingyu memacari adiknya tapi tidak sampai menyetubuhinya seperti ini. Maka segera saja Jungkook menarik Mingyu hingga terjatuh ke lantai dan langsung memberikan tinjuan ke pipinya.

"Hyung, jangan sakiti Mingyu!"teriak Wonwoo.

"Diamlah Wonwoo! Aku mengizinkannya memacarimu, tapi tidak untuk menyutubuhimu!"bentak Jubgkook dan masih terus memberikan tinjuan dipipi Mingyu.

"Bukan Mingyu yang salah hyung! Akulah yang menginginkan hal ini! Aku ini sudah besar! Tolong jangan campuri urusanku lagi!"teriak Wonwoo seraya mendorong tubuh Jungkook yang terdiam karena kaget mendengar perkataan adiknya.

Wonwoo segera memapah tubuh Mingyu, dan membawanya keluar dari rumah, dan segera pergi dari rumahnya menggunakan mobil Mingyu. Dan Jungkook hanya bisa meninju tembok melihat tingkah adiknya itu. Lalu ia teringat bahwa sahabatnya, Kim Mingyu memiliki seorang adik, dan dia langsung menyeringai. Tidak salah bukan jika dia membalas Mingyu melalu adiknya, eh?

"Kim Namjoon, aku ingin kau segera mencari tahu mengenai adik Kim Mingyu, sesegera mungkin."ujarnya sembari menelepon seseorang.

.

.

.

Kim Namjoon tengah menjelaskan mengenai data diri adik Mingyu kepada Jungkook. Dan Jungkook tidak memerhatikan terlalu jelas, dia sibuk memikirkan bagaimana caranya agar dia dapat menyetubuhi adiknya Mingyu. Dari penjelasan yang ia dengar sekilas, dia hanya tahu bahwa adik Mingyu bernama Kim Taehyung dan baru saja menyelesaikan ujian dan akan melanjutkan pendidikannya ke Seoul University.

"...Jeon Jungkook? Apa kau mendengarkanku?"tanya Namjoon.

"Ya hyung, tentu saja aku mendengarkanmu."jawab Jungkook malas.

"Apa kau ingin melihat foto Taehyung?"tanya Namjoon lagi.

"Tidak hyung, aku tidak perlu melihatnya."jawab Jungkook.

"Kenapa kau mencari tahu tentang Kim Taehyung?"tanya seorang pria kulit pucat.

"Apa kau jatuh cinta padanya?"ujar pria lain yang juga ada diruangan itu.

Jungkook memutar bola matanya malas menjawab pertanyaan dari sahabat - sahabatnya. Saat ini dia tengah berada diperusahaan mereka. Ya mereka, Jeon Jungkook, Kim Namjoon, Min Yoongi, dan Jung Hoseok. Mereka merupakan sahabat baik sedari kecil. Ya tentu bersama dengan Mingyu. Mereka membangun perusahaan bersama yaitu Bangtan Corp yang menjadi jalan untuk menyatukan perusahaan keluarga mereka. Namun sayang Mingyu tidak dapat berpartisipasi dalam hal ini, karena kakaknya Kim Seokjin tidak mau mewarisi perusahaan ayahnya dan sibuk menjadi chef direstaurant miliknya sendiri, dan Taehyung adiknya masih terlalu muda, jadi dialah yang langsung mewarisi perusahaan ayahnya.

"Ya Jeon Jungkook ternyata kau sudah mulai mengenal cinta eh?"goda Hoseok.

"Diamlah Hoseok! Aku tidak sedang jatuh cinta padanya."jawab Jungkook seraya mengacak - acak rambutnya.

"Lalu untuk apa kau mencari tahu tentangnya?"ujar Yoongi curiga.

Dan Jungkook menceritakan kejadian semalam pada sahabatnya itu dan juga rencananya untuk menyetubuhi Taehyung dan bahkan mengajak sahabatnya untuk ikut serta dalam rencananya. Awalnya ketiga pria lainnya nenolak, karena bagaimanapun juga Mingyu masih sahabat mereka dan mereka tidak mau merusak bocah yang masih polos. Namun Jungkook memaksa, dan dia mengatakan bahwa dia akan memberikan sebagian saham miliknya di Bangtan Corp pada mereka dan akan memberikan apapun yang mereka minta.

.

.

.

Lalu disinilah mereka, berbekal dengan seminggu lebih penyelidikan yang Hoseok dan Namjoon lakukan, mereka tengah berada distasiun kereta dan menunggu kereta menuju Busan, dan menunggu target mereka.

Hoseok dan Namjoon bercerita pada Jungkook bahwa Taehyung adik Mingyu diajak pergi ke Busan oleh sahabatnya Park Jimin, dan mereka bahkan mengatakan bahwa Park Jimin mencintai Kim Taehyung. Darimana mereka bisa tahu? Ya lihat saja tatapan memuja dan juga lembut yang diberikan Jimin pada Taehyung, semua siswa,siswi dan juga guru mereka sekali melihat juga tahu, hanya Taehyung saja yang tidak sadar akan hal itu.

Sial kemana mereka? Apa mereka tidak jadi pergi? Kereta sudah akan berangkat. Pikir Jungkook kesal karena dia sudah bangun dan siap dipagi - pagi buta seperti ini lalu menunggu 15 menit dan target belum datang juga.

"Hey, itu Kim Taehyung sedang berlari menuju kearah kita."bisik Hoseok pada Jungkook.

Jungkook mengikuti arah pandang Hoseok, dan dia melihat kedua orang pria tengah berlari ditengah stasiun yang padat ini. Oh sial! Pikir Jungkook ketika melihat Taehyung. Kenapa bisa Kim Mingyu si malika itu memiliki adik seperti Taehyung? Ya lihat saja, Taehyung begitu cantik, hidung bangirnya, matanya yang memancarkan kelembutan, rambut coklat karamelnya yang halus, dan oh bibir tipis kissablenya. Oh sial Jungkook bahkan sudah mulai menegang ketika melihat bibir Taehyung.

Sial sial sial! Kenapa Taehyung begitu sempurna? Dia memang memiliki warna kulit sedikit gelap, tapi wajahnya cantik, badannya bisa dikatakan mungil, apalagi pinggangnya ramping seperti pinggang wanita, dan juga pantatnya, bongkahan itu tidak besar namun cukup padat berisi. Sial, dia tidak tahan untuk segera menyetubuhi Taehyung. Apalagi tadi Taehyung berlari melewatinya, dia sempat mencium aroma tubuh Taehyung, sangat memabukan dan menggoda. Sial, Kim Taehyung harus menjadi miliknya seorang!

Ada untungnya juga ternyata Mingyu menggagahi adikku sehingga aku dapat mengetahui tentang Taehyung. Pantas saja Mingyu tidak pernah mau membawa mereka kerumahnya sialan ternyata dia menyembunyikan Aprodhite dirumahnya. Pikir Jungkook.

.

.

.

Jungkook tengah memandangi Taehyung yang tengah berceloteh pada Park Jimin. Bisa dia lihat tatapan cinta yang diberikan Jimin pada Taehyungnya. Jungkook mendengus melihatnya.

"Hey, bung, jangan nelihatinya terus seperti itu, kau tahu, tatapanmu seperti tatapan laser yang bisa menembusnya."canda Hoseok yang langsung mendapat lemparan cemilan dari Jungkook.

.

.

.

Mereka mengikuti Taehyung dan Jimin sepanjang waktu. Namjoon, Hoseok dan Yoongi, bahkan harus memegang tubuh berotot Jungkook, menahannya untuk tidak meninju Jimin yang tengah melingkarkan lengannya pada pinggang Taehyung. Ini bukan kejadian pertama pada hari ini, hal itu juga terjadi ketika Jimin menggengam jemari Taehyung, mengusap lembut rambut caramel Taehyung, dan menghapus noda ice cream disudut bibir kissable Taehyung.

Melihat kelakuan Jungkook, seperti itu, para sahabatnya langsung menyadari bahwa Jungkook tertarik pada Taehyung. Dan mereka tanpa sepengetahuan Jungkook mengubah rencana, mereka hanya akan menyetubuhi Jimin, tidak akan menyentuh tubuh Taehyung, tidak seperti kesepakatan awal.

Dan benar saja hal itu terbukti ketika mereka mulai menjalankan misi mereka. Mereka melihat bagaimana Jungkook memonopoli Taehyung dan memerintahkan Hoseok untuk menyetubuhi Jimin saja, yang kini sudah ditusuk oleh Yoongi dan mulutnya sedang disumpal oleh penis besar milik Namjoon.

Sungguh Jungkook tidak menyesal menjalankan rencana ini, dia juga tidak menyesal menghamburkan uangnya untuk menyewa seluruh gerbong kereta ini agar kosong.

Dia begitu puas ketika dia melihat betapa berantakannya Taehyung akibat ulahnya, bibir Taehyung yang manis dan bengkak akibat ulahnya, matanya yang mengeluarkan air mata akibat tidak dapat menahan rasa nikmat yang diberikannya, suara desahan Taehyung yang meningkatkan libidonya, bagaimana sempitnya rektum Taehyung dan menjepit penisnya dengan begitu nikmat.

Dan juga ketika Jimin mencuri pandang kepada Taehyung yang tengah disetubuhinya, dia menyeringai, si Park Jimin itu harus tahu bahwa Kim Taehyung adalah miliknya. Mungkin merusak Jimin sampai ia menjadi jalang terdengar menggiurkan, dia harus memikirkan hal itu nanti. Pikir Jungkook jahat.

.

.

.

Setelah menyetubuhi Taehyung, Jungkook membawa Taehyung kehotel milik keluarganya, dia membersihkan setiap inci tubuh Taehyung dengan handuk dan air hangat. Dan dia juga tersenyum puas memandangi hasil karya yang dia buat disekujur tubuh Taehyung. Dia juga mengelus perut rata Taehyung dan berharap benihnya berhasil tumbuh didalam sana.

Seluruh ruangan kamar Taehyung dan Jimin sudah dipasangangi oleh CCTV. Jungkook memantau seluruh kegiatan yang Taehyung lakukan, bahkan menyuruh chefnya untuk memasak seluruh makanan kesukaan Taehyung dan diantarkan kepadanya.

Dia juga tersenyum puas menikmati hasil kecerobohan karyawannya, dan dia melihat seluruh tindakan Jimin dan Taemin. Bahkan dia sangat senang ketika keesokan harinya Taemin kembali keruangan Jimin dan kembali menyetubuhi Jimin, bahkan di dua hari terakhir Jimin berada disini, Taemin mengajak kekasihnya Minho untuk melakukan threesome dengan Jimin.

.

.

.

Sudah satu minggu lebih semenjak kejadian itu, selama itu pula Jungkook uring - uringan. Dia bukannya tidak bisa melihat Taehyung. Jika dia mau melihat, dia tinggal menyalakan smartphone atau laptopnya maka akan muncul setiap kegiatan yang Taehyung lakukan, diam - diam dia memasang CCTV diapartement milik Taehyung yang tinggal bersama Jimin.

Masalahnya disini adalah dia merindukan tubuh Taehyung, dia ingin menyetubuhi Taehyung kembali, tapi dia takut menyakiti Taehyung lagi seperti waktu itu. Akibat ulahnya Taehyung harus menahan rasa sakit direktumnya selama tiga hari.

Maka dari itu dia mengambil smartphonenya dan menelepon seseorang.

"Namjoon carikan aku seorang pria atau wanita yang mirip dengan Taehyung, siapkan dia dikamar hotel seperti biasa. Aku tidak peduli bagaimana kau mendapatkan orang itu, culik jika perlu. Ingat dia harus bersih dan mirip dengan Taehyung jangan lupa siapkan dia!"ujar Jungkook yang langsung mematikan sambungan teleponnya ketika dia sudah selesai berbicara tanpa mendengarkan jawaban dari seseorang yang diteleponnya.

.

.

.

To be continue...

Qian balik lagi, kali ini dari sudut pandang Jungkook, kenapa dia ngerencanain semuanya buat Taehyung.

Oh iya Qian juga minta maaf buat Jimin biased yang gak suka sama tingkah laku Jimin minggu lalu. Jadi mulai chapter depan Qian bakal ubah jalan ceritanya, jadi nanti Jimin bakal muncul sedikit doang. Tapi nanti bakal tetep diceritain kok mengenai cinta segitiga dia sama dua orang.

Chapter depan bakalan ada adegan ++ antara Taehyung dan Jungkook, nanti juga bakal mulai konflik cinta segitiganya Jimin. Rencananya Qian mau namatin ff ini sebelum kalian pada puasa, cuma kayaknya gak akan keburu. Jadi nanti Qian bakal update tapi ncnya dikurangin atau non nc sama sekali aja atau gimana?

Ditunggu saran dari kalian ya! Terima kasih sudah meluangkan waktunya buat baca, comment/review, fav/follow/vote cerita Qian ini! See you!