PERHATIAN!, TOLONG JANGAN DIABAIKAN NOTE DIBAWAH CERITA
SELAMAT MEMBACA
"hyung, ada jadwal apa?"
Kyungsoo mengutarakan pertanyaannya yang sejak tadi disimpannya.
"hanya jadwal pemotretan untuk dramamu, tidak lama mungkin hanya 2 jam dan kau bebas untuk 1 jam kedepannya tapi kau harus segera datang lagi ke acara fansmeeting saat jam 1 siang ini"
"aku mengerti"
free 1 jam, apa yang akan dilakukan Kyungsoo untuk satu jam itu, pergi jalan jalankah atau tinggal diam menunggu acara fansmeeting, entahlah kita lihat saja nanti.
"sudah sampai, ayo"
Kyungsoo beringsut turun dari mobil itu sambil memakai masker hitam dan sebuah topi, berjalan beriringan dengan sang manager, sesekali merundukkan kepala kepada para wartawan yang mengambil fotonya.
"Kyungsoo-ah, seperti biasa kau datang sebelum waktunya, sangat disiplin" seorang pria berumur 36 tahun menyambut Kyungsoo dengan hangat.
"aniyo, aku hanya tidak ada kerjaan didorm" dalihnya.
"hahaha kau selalu merendah Kyungsoo, baiklah , langsung saja masuk ruangan make up, oke"
"ne," Kyungsoo berlalu,tidak lupa memberikan senyum dan membungkukkan badannya sedikit.
"sopan dan lugu" pria itu tersenyum kecil memandang pemilik punggung yang semakin menjauh.
000000
"OKE!, good job" teriakan semangat itu menandakan usainya sesi pemotretan, Kyungsoo sontak membungkukkan badan berterima kasih kepada para
staf, kemudian berjalan untuk mengganti pakaiannya diruang kostum.
"Kyungsoo, ayo ikut kami" seorang staf pria datang padanya sesaat setelah dia keluar dari ruang ganti.
"mau kemana, hyung?"
" makan makan"
"ah kebetulan aku masih keyang jadi maafkan aku" Kyungsoo menjawab dengan raut wajah tak enak
"sudah makan ternyata, yasudah kami duluan kalau begitu dan kau tak perlu merasa tak enak seperti itu, biasa saja"
"ne,semoga harimu menyenangkan, hyung"
staf pria itu berjalan menjauh sambil menganggkat tangan bertanda 'oke'. Kyungsoo merogoh saku jaketnya, mengambil ponselnya dan menekan nomor kontak managernya.
"manager hyung, bolehkan aku pergi berjalan jalan sebentar sebelum ke fansmeeting,?"
"tentu, kau ada waktu 1 jam, gunakan dengan sebaik baiknya"
"terimakasih, hyung"
"oke oke"
Tutt...tutt...
baru saja sambungan terputus dan Kyungsoo belum sempat menurunkan ponselnya dari telinganya nada dering ponsel ditangannya itu kembali terdengar.
'Chan' calling!
Kyungsoo mengangkat panggilan itu sambil berjalan santai menyusuri terotoar menuju taman.
" Do Kyungsoo, kau ada dimana huh?" suara berat khas orang baru bangun tidur menyapa telinga sebelah kanannya.
"aku ada diluar, ada apa?" Kyungsoo menjawab sambil berjalan.
" bukannya jadwalmu jam 1 siang?, kenapa kau sudah keluyuran jam 12nya?"
" Chanyeol-sshi , aku tak keluyuran, aku dapat pekerjaan mendadak tadi pagi"
"ohhh...jadi dimana kau sekarang?"
"diatas aspal dan terotoar"
"aku serius, soo"
"ya ya , aku sedang menuju taman"
"taman yang dimana?"
"pokoknya aku sedang menuju ketaman, sudah ya Park, aku ingin jalan jalan " Kyungsoo langsung memutuskan sambungan telfon, kalau tidak Chanyeol akan terus berbicara tanpa berhenti.
Kyungsoo berjalan sambil memasang atribut berupa topi dan masker untuk menyamar tentunya, bisa repot jika fans melihatnya, sebenarnya tak masalah jika itu fans yang biasanya hanya minta berfoto atau minta tanda tangan, Kyungsoo bahkan akan dengan senang hati menyambut mereka berbeda lagi jika yang melihatnya adalah seorang fans penggila atau sasaeng fans bisa bisa Kyungsoo tak akan pulang kedorm dengan selamat, membayangkannya saja pemuda mungil itu sudah merinding.
Kyungsoo duduk disalah satu kursi panjang di taman tersebut, menikmati hawa sejuk dibawah naungan pohon besar.
Nada dering ponselnya kembali berbunyi kali ini mungkin dari para member lagi, dan dugaannya memang tepat.
'Yifan Hyung'
"Kyungsoo-ah, kemana kau?, kenapa pagi pagi sudah hilang huh?"
Kyungsoo terkadang bingung sendiri, kenapa semua member seperti orang kebakaran jenggot saat tak mendapati dirinya bersama mereka?, dan kenapa juga mereka sampai segitunya, padahal kalau dia berada diantara para member kerjaan Kyungsoo hanya diam tenang, dan itu sama saja bukan jika diatak ada, sama sama tidak mengeluarkan suara. sama saja bukan?. hingga kini pertanyaan itu masih bersarang di otak Kyungsoo.
"Kyungsoo" suara berat Yifan membuat Kyungsoo tersadar dari pikirannya.
"ne,hyung?"
"jawab pertanyaanku Kyungsoo"
Kyungsoo menghembuskan nafas dari mulut lalu berbicara "aku sudah menjawab pertanyaan tadi itu kepada Chanyeol, hyung tanya saja dia"
"oh, jadi kau hanya memberi taukan Chanyeol begitu, Kyungsoo, aku ini lebih tua dari Chanyeol dan aku adalah leader kalian semua justrunya kau memberi tauku terlebih dahulu lalu para member,kau ini" Yifan terdengar kesal.
"Itu karena Chanyeol menghubungiku terlebih dahulu dibanding hyung"
"haaah..sudahlah kuharap kau pulang secepatnya jika kau sudah selesai dengan urusanmu dan juga jika kau ingin dijemput telfon aku saja biar aku yang mengjemputmu" suara Yifan melembut diakhir kalimatnya.
"aku mengerti,hyung"
Kyungsoo sempat menerima tatapan aneh dari orang disekitar saat menurunkan ponselnya, mungkin karena gaya berpakaiannya, hei, coba kalian fikir siapa yang akan memakai masker dan jaket tebal saat matahari sedang dalam keadaan terik teriknya, bukankah itu aneh?, ya anggap saja itulah yang dipikirkan orang-orang itu tapi kyungsoo memilih masa bodoh,
Pemuda itu mengedarkan pandangannya kearah sungai buatan yang berukurang kecil dengan tepian yang dihiasi bunga bunga, Kyungsoo juga tak tau nama nama bunga itu tapi jujur terlihat Indah dipandang.
Menikmati pemandangan tersebut Kyungsoo tanpa sadar menggerakkan kedua kakinya mendekati tepian, tangannya hampir saja meraih sepucuk bunga berwarna pink lembut jika saja sebuah suara tak mengusiknya.
"Ahjushi menurut papan disana tidak boleh mencabut bunga ditaman ini" Kyungsoo menoleh dan mendapati seorang anak perempuan mungkin berumur 7 tahun tengah menatapnya dengan wajah polosnya sambil menunjuk papan yang berdiri tegak disana.
Kyungsoo berahli perhatian kepada anak perempuan itu, dia tersenyum kecil pada perempuan kecil itu lalu menurukan maskernya sebatas dagu hingga senyumannya terlihat jelas
"Maafkan ahjushi, ahjussi berjanji tak akan melakukannya lagi, jadi siapa namamu nona kecil? " kyungsoo berkata lembut.
"Go Yichun, kalau ahjussi sendiri? " Dengan bibir mungil yang berwarna pink itu gadis kecil ini terlihat begitu menggemaskan dimata kyungsoo.
"Do kyungsoo " Gadis itu tampak berfikir sejenak sambil menatap wajah paman yang berada didepannya.
"Nama ahjushi terdengar familiar, aku sering mendengar onnie menyebutnya,"
"Oh ya?, mungkin hanya kebetulan" Kyungsoo tersenyum lucu melihat anak kecil itu memperhatikan wajahnya
"Ahjussi apa kau seorang aktor?, namamu dan wajahmu terlihat kau seorang aktor atau mungkin kau member boyband ?" Mata anak itu berbinar penasaran. Kyungsoo tertawa pelan, tangannya terjulur mengelus kepala anak itu lalu melirik jam hitam yang melingkar ditangannya,
'37 menit lagi acara fanmeeting' batinnya mengingatkan.
"Ah... Ahjussi harus segera pergi, dan ... Mau ku beritau sebuah fakta? " Kyungsoo yang tadinya sudah ingin berdiri kembali berjongkok didepan anak kecil itu. Yichun mengangguk bersemangat.
"Aku hanya orang biasa tapi aku bisa membuat eonnie mu itu kegirangan atau mungkin juga gadis lainnya dan sampaikan salamku pada eonnie mu"
Ini terdengar begitu narsis namun bukankah itulah kenyataannya, lagi pula Kyungsoo berpikir tak salah bukan sekali kali membanggakan diri sendiri asal tidak over.
Sekali lagi dia tersenyum kecil lalu kembali berdiri sambil memasang maskernya, sebelum pergi Kyungsoo menyempatkan menepuk lembut kepala anak itu lalu berjalan menjauh, tak jauh dari sana kyungsoo menghentikan mobil taxi kemudian mobil itu melaju ketempat tujuannya.
Kyungsoo membuka pintu dorm dengan pelan, ngomong ngomong dorm sekarang sedang sepi karena para member mempunyai jadwal masing masing.
Dia berjalan santai menuju kamarnya, dia sempat mampir melihat kamar Baekhyun, sekedar memastikan apakah pemuda itu masih ada atau tidak dan ternyata kamar chanbaek sudah kosong, tak berpenghuni.
Kyungsoo membuka jaket beserta atribut penyamarannya lalu tangannya menyetel pendingin kamar, sungguh jika bukan untuk menghindari sasaeng fans Kyungsoo tak akan mau memakai jaket tebal itu ditengah panasnya matahari.
Sambil rebahan Kyungsoo secara tak sengaja mengingat Raejin. Gadis itu, entah mengapa begitu memberatkan pikirannya, dia berpikir jika seorang gadis mengejar seorang pemuda dengan begitu gigihnya hingga terasa begitu mengganggu, apakah Kyungsoo akan terus membekukan hatinya?, Dia telah menunjukkan sikap menolaknya secara halus namun gadis itu seperti tak pantang menyerah, apa mungkin dia perlu mengambil langkah yang lebih jauh?, seperti membuat skandal dating mungkin?. Kyungsoo langsung menggeleng keras.
'Tidak, itu terlalu berbahaya bagi pihak perempuan,' Kyungsoo bergindik ngeri membayangkan perempuan yang nantinya akan dia kencani mendapat cacian dan teror dari fansnya dan yang paling terpenting adalah agensinya, pasti agensi tak akan mendukung.
Kyungsoo menghembuskan nafas keras, kenapa untuk menghindari gadis itu dia perlu berfikir sekeras ini coba?, bahkan perlu mengeluarkan tenaga.
Khayalannya terhenti begitu mendengar suara pintu dorm yang dibuka. Derap langkah terdengar mendekat. Dan kyungsoo tetap pada posisi rebahannya. palingan hanya member, fikirnya.
"Kyungsoo? " sebuah panggilan dari luar kamarnya terdengar.
Kyungsoo tak menyahut dia hanya memperhatikan pintu putih yang kini terdorong kedalam. Kyungsoo langsung berpura pura tidur begitu melihat Baekhyun yang mencarinya ,Kyungsoo masih canggung ngomong-ngomong.
Sambil menutup matanya berpura pura tidur Kyungsoo menghitung langkah yang mendekat itu.
"Kyung, kau tidur? "
Memangnya apa yang kau lihat sekarang huh!, andaikan Kyungsoo tidak sedang dalam mode pura pura tidurnya pasti dia sudah menyemburkan kata kata itu.
Tak terdengar apa apa lagi setelahnya, Kyungsoo berniat mengintip sedikit namun ragu saat menyadari tekanan pada bibir kasurnya terasa memberatkan.
Dan memang benar, kini Baekhyun telah duduk dibibir ranjang, mata kecilnya terus memperhatikan wajah yang berbaring itu.
Sementara yang diperhatikan merasa gelisah, jujur saja Kyungsoo dapat merasakan tatap Baekhyun tanpa perlu melihatnya sebab entah mengapa tatapan itu membuatnya agak merinding dan gelisah,
Kyungsoo dengan sengaja mengerutkan kening pertanda terganggu, lalu dengan sengaja pula dia membalikkan badannya membelakangi Baekhyun.
"Kyungsoo-ah, kau orang paling tidak peka yang pernah kukenal, kau itu? "
Kyungsoo mengerutkan kening samar mendengar omongan Baekhyun yang terasa aneh. Dirinya?, apa tadi?, tidak peka?, apa maksudnya?,.
"Dasar pinguin bontot, mata bulat, muka kayak anak kecil, satansoo"
Oke cukup sudah Kyungsoo sudah tak tahan lagi ingin memukul kepala Baekhyun yang seenaknya saja mengatainya, itu keterlaluan omong-omong. Baru saja Kyungsoo akan bangkit dari tidurnya ketika suara Baekhyun kembali terdengar.
"Tapi aku suka dengan yang ada padamu, tapi kenapa kau tidak pernah peka?, apa harus aku berubah jadi wanita dulu baru kau ingin melihatku?, padahal tanpa jadi perempuan pun aku lebih cantik dibanding mereka, huh dasar sepertinya aku sudah gila, berbicara dengan orang yang tidur" setelah kalimat itu terucap Kyungsoo kembali merasakan pergerakan, sepertinya Baekhyun sudah beranjak dari sana terbukti dengan suara pintu yang tertutup itu.
Setelah melewati berbulan bulan dari kejadian menggelikan (read:note) itu, akhirnya Baekhyun dan Kyungsoo kembali seperti sedia kala, dengan Baekhyun yang jail dan sisi satan Kyungsoo yang akan keluar jika Baekhyun sudah menjailinya. Semuannya berjalan cepat ,dari konser mereka yang sukses, rating drama mereka yang memuaskan hingga fansmeeting yang berjalan lancar dan yang paling terpenting kesehatan mereka yang untungnya fit, ngomong-ngomong Kai sudah sembuh dari cederanya dan akan kembali mengikuti rutinitas exo.
Namun ada satu hal yang semakin mengganggu Kyungsoo, yaitu Raejin, Kyungsoo benar benar kehabisan akal, jika saja bisa dia sangat ingin membincangkan masalah gadis itu pada
Para member yang mungkin memiliki solusi lebih ampuh. Tapi Kyungsoo begitu malu mengakuinya,
Saat ini di dorm mereka sedang sepi hanya ada beberapa member, Kyungsoo tak ada disana dia sedang syuting room 7, dan disana hanya ada Baekhyun, Chen, Suho dan Sehun yang berada ditempat yang berpisah pisah, Sehun berada dikamar, Suho sedang menonton TV, Chen sibuk dengan ponselnya sedangkan Baekhyun berada dikamar Kaisoo, Dia berada disana bukan tanpa alasan, jika saja bukan karena bunyi dering ponsel yang terdengar ditelinganya saat melintasi kamar itu Baekhyun tak akan masuk kamar mereka.
Dan lagi lagi,Baekhyun mendapati benda persegi tergeletak diatas bantal ranjang milik Kyungsoo sedang bergetar. Dan untuk kedua kalinya Baekhyun melihat nama yang sama saat dirinya terakhir kali menghapus pesan di ponsel Kyungsoo.
Raejin Park
Setelah terlewatnya berbulan bulan,rasa penasaran Baekhyun ternyata tak pernah surut, dia masih saja penasaran siapa itu Raejin?,
Dengan penasaran Baekhyun meraih ponsel hitam buram itu lalu mengklick ikon bergambar pesan, dan terpangpanglah salah satu pesan yang sudah menumpuk namun belum terbaca atau lebih tepatnya tidak akan dibaca dan itu pesan dari Raejin,
Baekhyun menimang nimang, jika dia membuka pesan itu maka Kyungsoo akan tau jika ada yang mengganggu ponselnya tapi jika dia tidak membukanya maka Baekhyun sendiri yang akan gatal karena saking penasarannya.
"Tapi aku kan bisa cari alasan jika Kyungsoo bertanya, bisa saja aku bilang 'ponselmu sangat ribut jadi aku mengambilnya untuk mengecek dan kulihat ada banyak pesan dan kupikir itu hal yang penting jadi aku membukanya', Ya, benar, itu saja yang kukatakan, hahaha... Kau memang cerdik Baek" Baekhyun tersenyum bangga akan monolognya lalu kembali jemari lentiknya bekerja diatas layar itu.
Mata sipit Baekhyun kian menyipit saat membaca satu persatu pesan itu, hingga keningnya berkerut.
Setelah membaca semua pesan itu Baekhyun kembali kekamarnya dengan menenteng ponsel Kyungsoo, apa yang akan dia lakukan dengan benda persegi hitam itu?, entahlah kita liat saja nanti.
¥¥¥¥¥¥
Kyungsoo pulang saat jam makan malam telah tiba, sebenarnya dia masih ada janji bertemu dengan salah satu teman aktornya namun dia sudah berjanji sebelumnya dengan Kris agar makan malam dengan para member di dorm.
Setelah membersihkan diri Kyungsoo langsung menuju ruang makan yang ternyata telah mengumpulkan semua member disatu meja makan besar, hanya tempat duduk disebelah Xiumin yang kosong dan Kyungsoo mendudukkan dirinya disana, lalu menatap para member dengan polos.
"Kenapa tidak makan saja duluan?"
"Kami menunggumu" mereka menjawab serempat,
"Ah mian, mari makan"
Kyungsoo mengangkat sendoknya lalu mengambil makanannya dan makan malam itu berjalan tenang tapi ada satu hal yang menggangu, Baekhyun, entah mengapa sedari pertama kalinya Kyungsoo masuk keruang makan dia sudah melayangkan tatapan tajam kearah Kyungsoo. Kyungsok tentunya sadar akan hal itu namun dia berpura pura tak melihat. Bahkan ketika Kyungsoo telah membersihkan meja makan Baekhyun masih berada ditempat duduknya sambil mengawasi Kyungsoo.
"Sudah?"
"Huh?"
"Sudah berberesnya?"
"I..iya"
"Ikuti aku"
Baekhyun bangkit dari duduknya lalu berjalan menjauh dengan Kyungsoo yanguple mengikutinya walau dengan tatapan tak mengertinya. Mereka menaiki anak tangga dan sampai dia balkon lantai dua dorm, masih dengan Baekhyun yang memunggungi Kyungsoo.
Helaan nafas keras keluar dari Mulut Baekhyun, masih dengan posisinya Baekhyun merogoh saku celananya, mengeluarkan ponsel lalu entah apa yang dia lakukan dengan ponsel itu, Kyungsoo hanya diam memperhatikan, tak lama setelah itu Baekhyun berbalik sambil memampangkan ponsel hitam itu tepat pada didepan wajah Kyungsoo.
"Ada hubungan apa kau dengan gadis ini?" Nada suaranya terdengar datar.
Kyungsoo memperhatikan layar datar didepannya itu, seketika matanya membulat lalu dengan gerakan cepat tangannya meraih ponsel itu namun masih kalah gesit dengan Baekhyun yang telah memundurkan ponsel itu.
"A..a..apa yang kau lakukan dengan ponselku?"
Tbc
NOTE : Maaf atas kelamaan upnya, sebagai permintaan maafnya sy akan mengposting chap depan insyaallah besok. Oh iya, mau kasih tau juga kalau cerita ini akan end setelah semua member dapay giliran couple dengan Kyungsoo TAPI...ada tapinya nih, untuk tao,xiumin,chen dan suho kayaknya saya tidak akan membuatkan chap khusus untuk mereka dengan Kyungsoo karena jujur saya enggak terlalu ada feel sama mereka, mereka mungkin hanya akan nyelip nyelip diantara couplenya Kyung.
