Halo, author sial sudah kembali. Tapi, dengan berita buruk, Fanfic ini akan tamat kurang setelah lebih 2-3 chapter (termasuk yang ini), dengan alasan:

-Mulai lupa dengan cerita Golden Time

-Sibuk mengurus cerita-cerita yang akan datang, semenjak 2 sudah tamat dan 1 sudah diberhentikan

-Sibuk mencari cara agar bisa main KanColle (bagi yang ngerti)

-Game (tentunya)

-mengurus aplikasi-aplikasi di Facebook. (Top Eleven Manager, Golden Manager, FM Ultra, sama Airline Manager (ngurusnya mesti pake laptop berhubung Author kagak punya Smartphone. Cuman sebuah Ipod touch dengan iOS 6)

-dll

Oh ya, berita baiknya isi Chapter ini adalah SUMMER VACATION!

Para mesum, berbahagialah, karena banyak Op***.

Berbahagialah bagi Romance-lover karena ada adegan pendekatan untuk Chara tertentu (termasuk OC).

Bagi yang kangen dengan adegan Action, berbahagialah karena... YAKUZA BERAKSI LAGI! mereka akan berbuat ulah lagi disini.

Disclaimer: Aku ngak punya apapun. Hanya punya OC dan sebagian cerita

warning: Bintang tamu, dan aku tidak memilikinya


Chapter 6 - SUMMER VACATION (Fan-service Chapter)

Satu semester lebih 5 bulan sudah terlewati dengan kuis dan tugas mahasusah dari Pak Goto. Ujian segera datang. Untuk menghadapi itu, Matthew punya strategi sendiri. Dia, Banri, Amano, Mitsuo, Nijigen, Hokuto, Chinami, dan Kouko belajar bareng setiap hari. Ujian tinggal 1 hari semenjak rencana itu, hanya saja ada ketidak kompakan diantara Kouko-Chinami. Selain mereka bertiga, tidak ada masalah. "Ayolah berkerjasamalah..." kata Chinami yang berusaha membujuk Kouko. "Enak saja! Aku tidak mau!" kata Kouko (mungkin karena Mitsuo lebih memilih Chinami daripada dia, sakitnya tuh disini). Itulah yang terjadi ketika mereka sedang belajar berkelompok. "Kalau kalian tidak akur, kulaporkan ke orang tua kalian..." kata Matthew dengan galak. "Koukonya yang tidak mau, aku sudah berusaha..." balas Chinami. "Kouko, terkadang lebih baik berkerjasama dengan musuh sementara waktu daripada tidak lulus..." kata Matthew. "B..Baik.." balas Kouko.

Ketika ujian tiba, semua murid mulai duduk di tempat. Bahkan, beberapa membawa contekan, hanya saja ketahuan sebelum ujian. Jadinya kelas 100% bebas contekan. Pak Afri datang lagi, sehingga kelas heboh. Untungnya, membawa tomat tidak illegal. Sehingga, sesi melempar tomat pun berlangsung. Sesi itu hampir memakan 10% dari waktu yang disediakan. Dengan sisa waktu yang diberikan, semua mengerjakan soal. Lima menit kemudian, Matthew keluar sambil bersiul yakin kalau ia mendapatkan 100. Hal itu baginya adalah hal wajar, karena dia murid yang kepintarannya jauh diatas rata-rata. Ketika waktu habis, hanya 30% dari semua murid yang berhasil menyelesaikan soal. Banri, Amano, Mitsuo, Nijigen, Hokuto, dan Chinami termasuk dari 30% itu. Diantara semua anggota tim kerja kelompoknya, hanya Kouko yang belum selesai, ini merupakan akibat tidak mau mendengarkan usul Matthew. Yaitu, menolak berkerjasama dengan Chinami.

Kouko menangis karena tidak keberuntungannya, Mitsuo segera menghiburnya. "Yang penting kau sudah memberikan yang terbaik, Kouko-chan!" kata Mitsuo. "Terima kasih." balas Kouko dengan senangnya (karena dihibur sama Mitsuo). "Karena besok libur musim panas," kata Matthew dengan suara menakutkan. 'waduh, apa kita ada salah ya?' batin semua temannya. "KITA AKAN KE PANTAI KONDOI!" kata Matthew dengan nada heboh. "yeeeeeyyyyy!" kata mereka semua dengan nada heboh. "Wah, wah, ngak ngajak au nih..." kata Linda. "Kau mau ikut?" tanya Matthew. Sementara itu,

Roh Banri muncul dari belakang, 'Wah, wah, tubuhku sudah melakukan 'itu' beberapa kali dengan Linda. Tapi, aku belum mendapatkan jawaban darinya.' batin Roh Banri. 'Bahkan, Linda sudah memanggil Banri dengan suffix '-koi', hahaha' kata Roh Banri yang tersenyum. 'Mungkin, Matthew juga sudah melakukan 'itu' pada Amano, aku sungguh bangga pada kalian!' batin Roh Banri

'Kok aku kedinginan ya? Apa ada hantu disini?' batin Matthew yang menggosokan tubuhnya. "Matthew-kun, kau kenapa?" tanya Amano dengan penasaran karena Matthew menggosokan tubuhnya. "Tidak ada apa-apa." kata Matthew yang segera tersenyum menyembunyikan penderitaannya. "Oh ya, kita kumpul di CUTE CAT cafe, jam 15:00 bagi yang ingin ikut." kata Matthew


Bukti kalau cerita ini akan tamat, kemunculan Roh Banri dalam cerita. Matthew adalah orang pertama yang merasakannya. Karena otaknya sangat hebat, saking hebatnya, dia mampu merasakan hantu. Matthew mulai memanggil Amano dengan suffix '-chan', tanda bahwa hubungan mereka semakin dekat. Mitsuo mulai membangun kembali hubungannya dengan Kouko. Dalam canonnya, Kouko berselingkuh ke Banri, dan Kemunculan rohnya merupakan rising-action. Semenjak Linda hampir bertunangan dengan Banri, ini adalah pre-climax dari cerita ini. Climax dan Epilogue akan disatukan dalam satu Chapter


Besok harinya, Matthew datang ke CUTE CAT cafe dengan mobil modifikasinya. Dia menggunakan uang tabungan hasil gebuk yakuzanya. Amano duduk disampingnya, Banri dan Linda duduk dikursi belakang sambil mengobrol dan menggandeng tangannya masing-masing. "Apa kalian siap?" tanya Matthew kepada yang lain. Hokuto dan Mitsuo kali ini sedang bertengkar masalah perasaan Kouko kepada Mitsuo, Chinami sedang minum es coklatnya. Sementara, Kouko sedang makan es krim spesial hari ini. Beberapa saat kemudian mereka masuk ke mobil.

Posisi

Kursi depan: Matthew (supir), Amano

Kursi tengah 1: Kouko, Mitsuo

Kursi tengah 2: Hokuto, Nijigen, Chinami

Kursi belakang: Banri dan Linda

Setelah Kouko menutup pintunya, Matthew menyalakan mesin mobilnya. "Apa kalian siap?" tanya Matthew. "YA!" kata yang lain. "Ayo kita jalan!" kata Matthew sambil menginjak gas mobilnya. Ditengah perjalanannya, mereka terjebak macet. "Oh sial, kok macet?" kata Matthew. "Kayaknya banyak yang pulang kampung." kata Banri. "Oh iya, kata ayahku, jalan menuju Okinawa memang macet pada hari ini." kata Kouko. 'Kelebihan anak orang kaya, mampu mengetahui informasi terkini.' batin Matthew yang tersenyum. "Hujan lagi!" kata Matthew yang melihat hujan. 'SIALAN!" batin Matthew yang menggila akibat hujan.

'Hehehe, aku mengerjaimu...' Batin Roh Banri. 'Kau ingin ke pantai kan?' batin Roh Banri. 'Ya sudah, aku hentikan hujannya...' kata Roh Banri yang duduk diatas mobilnya Matthew. 'dan aku akan membuat lalu lintasnya lancar...' batin Roh Banri.

Tiba-tiba, hujan berhenti dan mobil mulai bergerak. "Kok tiba-tiba hujannya berhernti dan jalannya lancar ya?" tanya Matthew. "Kayaknya ada Jin yang sedang lewat." kata Hokuto. "Sepertinya." kata Matthew. "Yang penting kita sampai kesana!" kata Matthew yang ikut menginjak gas.

Sesampainya di Pantai Kondoi

Matthew segera memakirkan mobilnya. Setelah parkir, mereka memutuskan untuk keluar. Ternyata, begitu mereka keluar, mereka melihat banyak sandera, dan satu logo ular yang mengelilingi pedang, sangat familiar bagi Matthew, Banri, dan Mitsuo. "Wah wah, sepertinya mereka berulah lagi." kata Matthew. "Wah, kau akan bersinar di Okinawa juga?" tanya Banri. "Kalau terpaksa, oh ya! Aku menyimpan katana-ku di bagasi." kata Matthew yang segera ke bagasi dan mengambil sebuah pedang. 'Peraturan pertama, selalu balikkan mata pedang agar tidak menghasilkan darah.' batin Matthew yang segera membalikkan katana-nya dan menaruhnya di sabuknya.

BGM: Ninja Slayer (Themenya si Naruto di J-Stars Victory VS)

"Snake Sword! Aku kembali~" kata Matthew yang segera melompat ke pantai. "Anak ini lagi, HAJAR!" kata salah satu anggota Snake Sword. Lalu, Matthew menyerang mereka dengan cepat.

BAK

BUK

BAK

BAK

BUK

BAK

BUK

BAK

BAK

BUK

Matthew segera melakukan Harakiri dan menyarungkan pedangnya. "Seperti biasa, payah!" kata Matthew yang melihat beberapa dari mereka pingsan. "Mana para sandera?" tanya Matthew. "Mereka ada di cafe pantai!" kata salah satu dari mereka. "Wah wah, mengumpet kayak ayam! Aku tahu jumlah anggota Snake Sword banyak! Tunjukkan diri kalian!" kata Matthew. Tiba-tiba 100 orang muncul dengan senapan mesin dan golok. "Hanya seginikah?" tanya Matthew. "TEMBAK! HAJAR!" kata Salah satu dari mereka. Matthew menyerang mereka kembali dengan cepat.

CLANG

CLANG

CLANG

BAK

CLANG

CLANG

CLANG

CLANG

CLING

CLANG

BAK

BUK

BAK

BAK

BAK

BUK

BAK

BUK

BAK

CLANG

BAK

Mereka kalah lagi, hanya saja stamina Matthew sudah mulai habis. "Payah, bosnya mana?" tanya Matthew. "Apakan bosnya seekor ayam?" tanya Matthew. Sementara itu, Banri dan kawan-kawannya memakan popcorn karena mereka sedang menikmati aksinya Matthew. Mitsuo dan Kouko berpegangan tangan. Amano melihat aksinya dengan senangnya. Banri menganggap ini biasa, karena dia sudah sering menaklukan satu geng yakuza sendirian. Linda memegang pundak Banri dan menaruh kepalanya disana. Kembali ke Matthew, Matthew menemukan dimana para sandera berada. Sesuai dengan kata yakuza yang ia taklukan.

Tiba-tiba, orang dengan kumis italia palsu muncul. "HAHAHAHAHAHAHAHAHA, AKU BISA MELEPASKAN DIRI DARI PENJARA DENGAN MUDAH. ORANG SEPERTI KAU PASTI TIDAK BIS..." kata orang itu, tapi terpotong karena "Hiten Mitsurugi-Ryu: Amakakeru Ryuno Hirameki (punya Nobuhiro Watsuki, bukan milikku!)" kata Matthew yang menaruh katananya lalu segera mengeluarkannya dengan semua energinya. Pedangnya kena orang itu dan dia terlempar ke samping ke tembok. Ternyata, temboknya bolong dan dia terpental beberapa kali. "Amakakeru Ryuno Hirameki bisa membuatku capek." kata Matthew sambil menyarungkan katananya dan menggoyangkan katananya. "Ayam! Sudah sok panggil orang, kalah hanya dengan satu jurus pula." kata Matthew yang mengeluh karena musuhnya sangat lemah.

Matthew melepaskan para sandera, ternyata salah satu dari mereka adalah Airi Kirishima dari Larval Stage Planning (Bintang Tamu, bukan milikku). "Permisi, apakah kau Airi Kirishima?" tanya Matthew. "Ya, memangnya kenapa?" tanya Airi. "Aku minta tanda tangan di foto ini." kata Matthew yang menunduk lalu memberikan dia sebuah foto Airi sedang main gitar. Ia pun menandatangani foto itu. "Terima kasih, Airi-san." kata Matthew.


A/N: Larval Stage Planning adalah band yang lagunya dipakai untuk Opening Highschool DxD (season 1 dan season New). Di cerita ini, Highschool DxD adalah acara TV favorit Matthew.


Matthew jalan keatas, menuju teman-temannya. "Banri~ lihat ini~" ledek Matthew yang menunjukkan sebuah foto yang ditandatangani Airi. "CURANG! KAU SUDAH DAPAT TANDA TANGAN DARI AIRI!" kata Banri. "Hehe, kadang memukul yakuza bisa ketemu sama artis!" kata Matthew. Amano cemburu dan menjewer Matthew. "Amano-chan! Ngak seperti yang kau bayangkan!" kata Matthew. Polisi dengan cepatnya datang ke tempat kejadian perkara dan menangkap semua yakuza yang dibuat pingsan oleh Matthew, termasuk bosnya. Salah satu dari polisi mengetahui kalau ini dilakukan oleh Matthew. Dia segera mencari dan menemukan Matthew dan mengucapkan, "Terima kasih sudah meringankan pekerjaan kami. Kalau kau ingin mengambil uangmu, bawalah lencana ini." kata polisi itu sambil memberikan Matthew sebuah lencana. "Sekarang, kalian boleh berpesta!" kata Komandan dari polisi. Para sandera pun segera berpesta di pantai, juga dengan Matthew dan kawan-kawan.

Ketika matahari terbenam

Semua orang sudah pulang. Hanya Matthew dan kawan-kawannya yang tinggal. Kouko berhasil memegang tangan Mitsuo dan melihat matahari terbenam bersama. Begitu juga dengan Linda dan Amano. Mereka berhasil mendapat tangan Banri dan Matthew dan melihat matahari terbenam bersama. Betapa manisnya mereka. Nijigen, Chinami, dan Hokuto melihatnya sendiri-sendiri. Mereka sudah menikmatinya dan segera membereskan barang-barang mereka untuk segera pulang.

Sesampainya di CUTE CAT CAFE

Hari sudah malam, beberapa orang turun dan pulang ke rumahnya masing-masing. Hanya menyisakan Matthew, Banri, dan Amano. Mereka segera menuju ke apartemen dan ke kamar mereka masing-masing, karena terlalu lelah untuk melakukan aktifitas lain.

Sementara itu di Kediaman Kaga

Kouko sedang melakukan hal mencurigakan apakah itu? Menulis diary, tidak biasa baginya untuk itu. Ternyata, itu sudah lama ia lakukan. Di diary itu ada beberapa kalimat,

aku membangun ulang hubunganku dengan Mitsuo. Diary, tolong bantu aku ya~ Karena, aku tahu Mitsuo pasti masih memikirkanku, walau tidak tertunjuk.

Hyori Ittai by Yuzu menyala

Apa maksud Kouko dengan tulisan itu? Apakah Kouko berhasil mendapatkan Mitsuo kembali? Mari kita lihat di chapter berikutnya


Oh ya, ternyata bintang tamunya hanya satu. Anggaplah ini adalah sebuah bonus bagi yang menunggu cerita ini, karena lama tidak rilis.

Readers: TAMBAH LAGI!

Author: TANGAN GUE CAPEK!

Readers: NGAK PEDULI!

Author: KALO GUE NGAK NULIS AJA!

Readers: *diam*

TBC