Chapter 6

Yee... tangan udah gatel pegen bikin fanfiction...

Akhirnya.. tercipta chapter 6

Pengen cepet" namatin aja deh... tapi masih rame :D

Selamat membaca... ;)

Setelah kejadian semalam... tanpa setahu len, leon, miku, rin, atau kaito... kakanya miku, mikuo yang sudah ingin bertemu miku membuat sebuah lubang kecil yang tepat berada di atas kamar tahanan miku, ia hanya bisa melihat adiknya tertidur dengan nyenyak tanpa dapat bertemu denganya.

.

Rin P.O.V

Hooamamm... miku sudah bangun belum yah? Kejadian tadi malam membuatku jadi cepat terbangun... heheh...

Ah sebaiknya aku jalan-jalan sedikit... minta ditemani siapa ya? Len atau kaito... ah... yang aku temui saja yang aku minta tolong ajak aku berkeliling...

.

.

Rin keluar dari kamarnya dan mengambil alih tubuh miku sementara karena miku belum terbangun,mungkin masih pingsan. Ia berjalan keluar dari kamar tahanannya dan mencari jalan keluar sampai akhirnya ia bertemu dengan pamannya miku dan ia berkata apa yang ingin ia lakukan hari ini... leon pun setuju dan menemani rin berkeliling.

Leon : "baiklah... sebelumnya, biarkan aku tahu namamu... siapa namamu?"

Rin : "emm... kau tidak akan membunuhku kan?"

Leon : "ah...tidak... tentu saja... tenang aku hanya ingin ada panggilan untukmu..."

Rin : "amm... baik.. namaku kagamine rin... aku bisa memanggilku rin saja..."

Leon : "hmm.. baik rin... sekarang aku akan mengajakmu berkeliling di goa ini... kau harus memperhatikan dengan cermat yah?"

Rin : "ah...ia paman..." *sekilas mencari len*

.

.

Rin dan leon pun berjalan mengelilingi goa yang luas itu, leon memberi pengarahan pada rin supaya rin bisa mengenal wilayah goa ini lebih baik lagi... sedangkan rin... ia terkadang melihat sekeliling sampai akhirnya ia melihat len sedang mengasah pisau untuk memotong padi...

Rin : "ah... paman siapa pemuda itu? Bukankah ia yang hampir membunuhku kemarin?"

Leon : "hmm? Ahh.. iyaa... ia sebenarnya baik.. namanya kagamine len... aku juga sedikit terkejut begitu mendengar namamu... heheh... tapi sudahlah tidak apa-apa... apa? Kau mau ku kenalkan juga pada orang disini?"

Rin : "kalau tidak keberatan.. silahkan saja paman..." *dengan muka tersenyum senang*

Leon : "baik...baik... lennn...! len...! kemari.. sebentar..."

Len : "hem? Ada apa paam..."

Len : "eh... hai..."

Leon : "kau kenal dia bukan?"

Len : "i—iya paman...yang kemain yah?"

Rin : "heheh... iya... namaku kagamine rin... panggil aku rin..." *menyodorkan tangan*

Len : "ohh.. jadi ini kau rin? Ah.. aku Len... kagamine len" *berjabat tangan dengan rin*

Leon : "naaahh... lebih baik begini kan? Jangan coba-coba kau membunuhnya lagi... aku mengawasimu len... sekarang aku ada perkerjaan... kau temani dia berkeliling ya? Sampai jumpa lagi rin... len..."

Rin_len : "iya paman"

Rin : "terima kasih ya paman..." *melambaikan tangan*

Len : "sudahlah... ia tidak akan dengar... jadi kau ini rin? Engga ada bedanya sama miku?"

Rin : "apa aku sudah pernah bilang sebabnya padamu?"

Len : "emm... kurasa belum... mau kau ceritakan?"

Rin : "ahaha... kurasa... nanti juga kamu akan tahu sebabnya..."

Len : "ah... baiklah...jadi kamu mau aku ajak berkeliling?"

Rin : "bukankah itu yang dikatakan paman padamu?"

Len : "ahahaha... tepat sekali... ayo kemari..."

.

Len pun mengajak rin berkeliling, tanpa rin sadari miku sudah bangun darri tidurnya dan hanya terdiam menikmati wisata bersama rin dan len teman baru mereka. Len mengajak rin berkeliling tapi lama kelamaan perasaan len tidak enak dan pada saat ia melihat sekeliling, kaito sedang memperhatikan gerak-gerik len dan rin, tanpa berpikir panjang len menarik tangan rin dan membawanya kepada kaito

Len : "emm rin... kau sudah tahu siapa pria biru ini?"

Rin : "ah! Kalau tidak salah kau ini kaito ya? Orang yang selalu diceritakan miku padaku..."

Len : "yap.. tepat sekali..!"

Kaito : "ehm? Apa kau bilang tadi? Miku? Mana miku? Bukankah kau miku?"

Rin : "yaa.. ini situasi yang sangat rumit untuk menjelaskannya... bolehkah aku masuk ke kamarmu untuk menjelaskannya?"

Kaito : "apa?! Ke kamarku? Untuk...untuk apa?!" *panik*

Len : "ahaha...dasar kau ini baka...! apa kau tidak dengar tadi rin bilang apa?"

Kaito : "emm... untuk menjelaskan sesuatu?"

Rin : "tentu saja... aku tidak ingin semua orang tahu... ini untukk kebaikan miku dan kebaikanku juga... dan tentu kebaikan kalian juga..."

Kaito : "ah...emm... bagaimana ya? Kamarku tidak pernah dimasuki siapa-siapa kecuali aku..." *menggaruk kepala yang sebenarnya tidak gatal... (atau.. jangan-jangan miara kutu)*

Len : "kau ini...payah sekali... ahaha... kalau tidak mau tinggal bilang saja... kalian bisa memakai kamarku saja untuk berbincang-bincang..."

Rin : "apa? Kau juga punya kamar? Aku kira kau tidak punya..."

Len : "tentu saja aku punya... kau ini bagaimana... lalu selama ini aku tidur dimana?!... ayo kalian berdua aku antar..."

Kaito : "aa-apa? Aku ... hwaa... hhhh... kenapa jadi begini..." \(-_-")/

Len : "lalu? Mau dimana? Di kamarmu tidak mau... di kamarku tidak mau? Di kamar tahanan rin saja?"

Rin : "ah?! Di-di kamarku?! K—kenapa? Kamarku berantakan... Hmmm...

Kaito : "heeiii... tunggu dulu... kau tidur pakai kasur?"

Rin : "engg... tidak juga sih... hanya saja lantainya sedikit berpasir"

Len : "aaarggg... riiinnn... kau ini bagaimana?!"

Rin : "kenapa? Memang lantainya kotor kan?"

Kaito : "iya... tapi tempat ini memang terbuat dari pasir... dasar Baka..!"

Len : "ahaha...jadi sekarang... kau bilang miku baka?"

Kaito : "heei... tidak kata siapa?"

Rin : "baru saja kau bilang"

"heee... rupanya kau melupakan aku ya rin?"

Rin : "ah? Miku kau sudah bangun? Ku kira kau belum bangun"

"tentu saja rin.. aku sudah ikut wisata dari tadi bersama mu dan juga len..."

Rin : "kau juga tahu namanya? Ahh... bukankah ia baik? Dan juga tampannn... "

"tetap saja lebih tampan kaito... huh..."

Rin : "yahhh.. baik.. terserah kau saja... hehehe..."

"emm... saranku jangan kau beri tahu dulu keberadaanku ini ya?"

Rin : "tapi kenapa? Bukankah mereka juga harus tahu?"

"aku ingin ini masih menjadi rahasiaaa...ahaha... XD "

Rin : "arrgg... terserah kau saja mi..."

.

.

=============== TO BE CONTINUED ===========================

Fine!... to be continued jugaaa... :D

Tanpa basa basi...

Tanpa panjang lebar...

Minta reviewnya yaaa...

Teki"... :*