KYUMIN

By: Clara Eduardo Wijaya

.

Oppa~Can You See Me?

.

Warning : GS, EYD tidak sesuai, typo(s).Nama pemain hanya author pinjam.

Normal pov~

.

Tindakan 'mesra' mereka sebenarnya hanyalah sebuah kecelakaan semata. Mulai dari es krim yang tumpah di baju Minnie, sampai kecerobohan Minnie memakan es krim. Tapi yang ada disana memandang itu semua sebagai tindakan kasih sayang antara namjachingu dan yeojachingu. Semuanyaa. Sampai 1 orang yang sedari tadi mengawasi mereka.

Namja yang beberapa hari ini tak pernah bertemu dengan Minnie lagi. Namja yang belakangan ini menjauh.

Pekerjan menguntit bukanlah hal yang baru pertama kali ia lakukan, sudah beberapa hari ini. Perasaannya memang tidak bisa lepas dari Minnie. Ada saja hal yang membuat Kyuhyun merindukan Minnie.

Kyuhyun melanjutkan aksi menguntitnya. Disana dia tak sendiri, dia bersama Seohyun. Tapi Seohyun tidak ikut menguntit, bahkan yeoja yang sudah menjadi yeoja chingu Kyuhyun selama seminggu ini tidak tahu kalau namja chingunya datang hanya karna ingin menguntit.

"Kyu~kau tidak ingin memakan es krimmu?" Seohyun melihat Kyuhyun yang hanya berdiam diri sambil menatap kearah lain.

"..." Tak ada jawaban dari Kyuhyun, namja itu masih sibuk mengamati 2 orang yang ada disana.

"Kyuhyun~" Seohyun masih memanggil dengan lembut saat melihat Kyuhyun tak menjawabnya.

"..."

"Ya! Cho Kyuhyun!" Seohyun berteriak marah melihat Kyuhyun yang masih saja diam, tak menjawabnya. Walaupun kedai itu tampak ramai, tapi teriakan Seohyun berhasil membuat orang-orang di kedai itu berbalik pada mereka ber-2. Menatap kaget, bingung, aneh, cemburu, bahkan ada yang menatap biasa-biasa saja.

"Ya! Kau ini kenapa sih? Aku ini tidak tuli.." Kyuhyun balas membentak. Untuk sementara dia menghentikan tugas menguntitnya dan meladeni Seohyun yang kini sudah memiliki wajah kusut.

"Kau itu yang kenapa. Dari tadi dipanggil dan diajak bicara, tapi tidak merespon. Kau ingat? Sedari tadi kau mendiamiku. Kita ini sebenarnya sedang kencan atau apa sih." Seohyun berkomentar panjang-lebar. Memang selama berada di kedai es krim itu mereka hanya berbicara seadanya dan sesingkat-singkat mungkin. Tidak tahu kenapa, tapi itu di mulai dari Kyuhyun yang hanya merespon pertanyaan Seohyun dengan sangat singkat.

"Jinja?Mianhaeyo." Kyuhyun yang memang tidak sadar mendiami Seohyun hanya bisa meminta maaf sambil menunjukkan sikap bersalahnya.

"Nde~ Tapi jangan diulang lagi." Seohyun hanya menjawab seadanya dan mulai memakan es krimnya lagi.

"..." Tidak menjawab, Kyuhyun hanya mengangguk.

.

.

Minnie menatap pasangan itu dengan pandangan sendu. Walaupun memang tidak ada kesan romantis yang keluar dari mereka, tapi tetap saja hati yeoja ini sedang sakit. Akhirnya Minnie menyadari bahwa orang yang ada di depan sana masih ada dalam hatinya, masih memiliki semua hatinya.

"Minnie-ah, kau sudah selesai?" Siwon yang menyadari perubahan raut wajah Minnie akhirnya bertanya untuk mengalihkan pandangan Minnie.

"Ah! Nde, sudah Oppa." Senyum Minnie terpaksa.

"Tidak mau tambah?"tanya siwon yang dibalas gelengan Minnie. "Kalau begitu kita pergi ketempat lain nde? Kajja!" Siwon menarik tangan Minnie, sedangkan yang di tarik hanya pasrah dan mengikuti langkah Siwon membawanya.

Ada tatapan tidak suka dari sana. Bukan, bukan dari Minnie atau Siwon. Tapi dari Kyuhyun. Dia tidak suka melihat cara Siwon menarik Minnie, tidak suka tatapan Siwon terhadap Minnie, Tidak suka senyuman Siwon untuk Minnie, semuanya. Kyuhyun tidak suka cara Siwon.

Kalau bisa dibilang, Kyuhyun Kyuhyun masih melawan dugaan itu dengan ego-nya.

.

.

"Minnie-ah, apa kau masih menyukai Kyuhyun?"Siwon bertanya pada Minnie saat mereka sudah duduk di kursi taman.

Sehabis dari kedai es krim tadi, mereka akhirnya memutuskan untuk ke taman. Minnie yang memang sedang tidak ingin bermain malah duduk di kuris taman, dan memandang kesembaran arah. Tapi tatapan Minnie kosong, melamun.

"N..Nde? Apa yang Oppa katakan?" Minnie terbangun dari lamunannya, matanya membulat mendengar pertanyaan Siwon. "Dari mana Oppa bisa tahu?" Minnie melanjutkan pertanyaannya.

"Tidak penting tahu dari mana Minnie. Kau hanya perlu menjawab." Senyum Siwon masih mengembang.

".." Minnie menunduk dan terdiam. Yeoja ini tidak tahu harus berucap apa. Yang dia tahu, hatinya memang masih milik Kyuhyun hingga sekarang. Minnie masih mencintainya. Tapi dia tidak tahu harus bicara apa pada namja yang ada di sebelahnya ini.

Siwon hanya tersenyum melihat Minnie. 'Menunduk berarti iya' pikirnya. Dia tahu Minnie itu yeoja yang seperti apa. Dia tahu bahwa Minnie tidak mungkin melupakan orang yang dia sukai begitu cepat. Dia juga tahu, kalau rasa cinta Minnie masih diberikan kepada Kyuhyun sepenuhnya.

"Apa tidak ada kesempatan untukku?" Siwon berujar tenang, senyumnya pun belum terlepas sedari tadi. Tapi tidak untuk jantungnya. Isi bagian dada kirinya berdetak cepat, sangat cepat.

Tanpa terasa rasa sukanya tumbuh begitu cepat. Bersama dengan Minnie beberapa hari membuat namja dengan tubuh yang hampir sempurna ini tidak karuan. Ingin cepat-cepat menjadikan Minnie sebagai miliknya, dan dia tahu bahwa itu tidak mudah.

Ingin menjadikan Minnie sebagai yeojachingunya bukan berarti harus memaksa yeoja itu melupakan Kyuhyun. Tidak. Siwon bukan namja yang seperti itu. Dia tidak akan menjadikan Minnie miliknya, jika yeoja itu tidak mau. Dia juga tidak mau jika harus memaksa Minnie menerimanya.

Dia mencintai Minnie, tapi tidak ingin Minnie tersiksa dengan rasa cintanya itu. Rasa cintanya tulus.

"Mwo?" Minnie kaget mendengar perkataan Siwon, walaupun dia tahu apa maksud perkataan Siwon tapi dia ingin mendengarnya sekali lagi.

"Annio, lupakan saja." Siwon masih tersenyum mengurungkan niatnya untuk menyatakan perasaanya pada Minnie. Dia mengelus kepala Minnie lembut. "Kita pulang saya nde?" Waktu yang memang sudah mengarah pada malam hari segera membuat Siwon bangkit dari duduknya.

"Kajja..Tak bagus jika yeoja baik-baik sepertimu pulang terlalu larut." Akhirnya Siwon berjalan mendahului Minnie. Dalam hati namja ini dia mebodohi dirinya sendiri yang sudah teralu cinta pada Minnie dan tidak bisa melihat Minnie tersiksa karena pertanyaan bodohnya.

"Tunggu Minnie, Oppa~" Minnie sedikit berlari mengejar Siwon, tanpa sadar dia menarik tangan Siwon dan menautkan jari-jari mereka.

Deg.

Siwon tahu apa yang terjadi pada hatinya. Dia tahu bahwa Minnie tidak sengaja melakukan hal tersebut. Dan dia tahu konsekuensi mencintai seorang Lee Sungmin yang belum melupakan Kyuhyun. Tapi dia tidak bisa melakukan apa-apa, hanya mengikuti kata hatinya saja.

.

.

Minnie dan Siwon sudah sampai di rumah Minnie. Sepanjang perjalanan Minnie tidak melepaskan tautan tangan mereka. Rasa hangat dan nyaman yang mengalir dalam tautan tangan mereka membuat Minnie anggan untuk melepasnya,

"Minnie masuk dulu nde? Oppa hati-hati. Sampai jumpa besok Oppa~" Akhirnya Minnie melepaskan tautan meraka. Ada perasaan kecewa di sana dan itu dirasakan oleh mereka berdua.

"Tunggu Minnie-ah!" Siwon menarik tangan Minnie, saat yeoja itu berbalik dan ingin melangkah. "Apa besok malam, setelah pelajaran tambahan -hukuman Minnie-, kau punya waktu?" Siwon menggaruk belakang kepalanya yang tidak gatal. Ada ketidak percayaan diri di sana, takut-takut jika Minnie menolak.

"Sepertinya tidak ada Oppa. Waeyo?"

"Hmm..besok...Apakah kau mau diner bersamaku?" Ada rasa lega saat mengatakan hal tersebut, bebannya berkurang satu.

"Tentu saja Oppa. Kenapa tidak?" Minnie berujar santai.

"Jinjja? Baiklah..Sampai jumpa besok. Masuk dan tidurlah yang nyenyak. Mimpi indah." Siwon menatap Minnie senang dan penuh perhatian.

Sebelum pulang, Siwon mencium kening Minnie sejenak. Ada rasa sayang dalam kecupan tersebut. Hanya sebentar, dan berhasil membuat Minnie kaget dan memerah sempurna.

Siwonpun pergi dan disusul Minnie yang masuk ke dalam rumahnya.

Kuingin membencimu karna aku telah lelah melihatmu berpura-pura lupa pada diriku

Mata Minnie menatap lurus kedepan, kearah rumahnya. Tidak melirik kearah namja yang sedari tadi melihatnya dengan tatapan yang tidak bisa di artikan. Namja itu Cho Kyuhyun. Namja yang melihat Minnie dari jendela kamarnya.

Sedari tadi dia susah bernafas melihat Minnie dan Siwon. Bahkan sekarangpun masih begitu melihat Minnie yang tak mau mendongak(?) melihat kearahnya.

Biasanya setelah pulang dari beraktifitas, Minnie akan meneriakkan namanya dari luar rumah sekedar menyapa atau kalau tidak hanya melirik kearah jendela kamarnya sebentar. Tapi sekarang tidak lagi.

Jujur, Kyuhyun tidak tahu harus berbuat apa agar membuat Minnie tidak dingin lagi terhadapnya. Jika bisa, dia ingin waktu kembali berputar, dia ingin masa-masanya bersama Minnie kembali. Dan jika bisa ia ingin bilang bahwa dia membutuhkan yeoja itu-Minnie- di bandingkan Seohyun.

Benar. Kyuhyun akhirnya mengetahui perasaannya. Akhirnya dia bisa mengalahkan rasa egoisnya. Dan akhirnya juga, rasa sesal yang sekarang dia rasakan menjadi lebih besar melihat Minnie.

Terlambat, walaupun Minnie memang masih menyukainya tapi tetap saja Siwon melangkah jauh di depannya. Ditambah lagi dengan sikap Minnie yang seperti tidak peduli lagi terhadap Kyuhyun.

Mau tidak mau. Kyuhyun harus berusaha mati-matian agar bisa mendahului Siwon, dan menjaga hatinya agar luka itu tidak bertambah. Di tambah lagi dengan adanya sosok Seohyun yang membuat langkahnya untuk mendekati Minnie akan semakin berat.

Partanyaannya sekarang mampukah Cho Kyuhyun? Seharusnya dia mampu. Karna waktunya nyaris habis. Tidak ada waktu untuk berlama-lama lagi, karena selangkah lagi Siwon akan berhasil mendapatkan Minnie. Sedangkan Kyuhyun? Dia baru ingin memulai dari awal.

.

.

TBC

Balasan review:

Lida: Ini udah di lanjut.. Gomawo udah mau baca+ review nde..^^
nadiaaaaaa: Nde, tapi hanya untuk sementara kok..^^ gomawo udah baca+review ^^
kyuminlovelovelove: nde..aku juga ngga rela kok..jadi tenang aja. Gomawo udah baca+review nde..^^
littleevil137: Nde gomawo..Tapi mian, ngga bisa diperpanjang. soalnya waktu OL di PC terbatas. Mianhae~ Gomawo udah mau baca+review nde..^^

Ny CHoo: Ngga bakalan kok^^ tenang aja..wkwkw Gomawo udah mau baca+review ^^

Guest: Udah lanjut kok..^^ Gomawo udah baca+review nde..^^

michancassie3 : nde, gomawo chingu..^^ gomawo juga udah baca+review ^^

babyyming : nde, udah update kok^^ gomawo udah baca + review nde..^^
Kyulope : Mianhae, tapi Kibum ngga aku masukin disini ^^ Lagian Siwon ngga merusak hubungan dan menjadi orang ketiga kok. Disini KyuMin kan belum pacaran ^^ Gomawo uda mau baca+review ^^
NadynaDyna : jinjja? Mianhae Chingu, aku ngga tau.. ._.v Gomawo udah mau baca + review nde..^^

hyuknie : Mianhaeyo, tapi yang keluar dari otak saya yaa gini2 ajaa..Jeongmhal mianhae. Gomawo udah mau baca+review nde..^^

Dan buat semua yang belum aku balas reviewnya, Mianhae. Soalnya Aku cuman balas yang review part 5nya aja. Bingung mau mulai dari mana kalo aku sampai balas review dari part lain. sekali lagi Mianhaeyo dan gomawo udah mau baca+review. Aku tetap mengharapkan review dari kalian semua. ^^

2 part terakhir! Tinggal 1 part lagi, tapi mungkin bakal di update agak lama sedikit,soalnya besok aku mulai sekolah.. T.T

Penasaran atau membosankan? Itu semua tergantu kalian readers.

Kritik dan saran sangat di perlukan!

Saranghae Readers,

Clara Eduardo Wijaya