Title : DBSK family love story

Author: Micky_Milky
Genre: Family/ Romance/ Drama

Rate : T

Disclaimer: punya tuhan dan orang tua mereka masing-masing

Pairing: JungXKim, ParkXKim, ShimXCho

Length: Chaptered

Warning : Typo, Yaoi, Yuri, Ooc, Oc, alur kecepatan. Dll

.

.

.

Sub Title

End

.

.

Enjoy

YooJung menendang-nendang kecil krikil di bawah kakinya, menunggu sang kakak yang keluar dari kelasnya. Wajahnya memandang krikil-krikil itu meloncat lalu bergulir menjauh darinya setelah krikil-krikil itu tertendang oleh ujung sepatu sekolahnya.

"YooJung-ah, kenapa disini? Menunggu JaeJoong oppa, Ne?"

YooJung mendongak, melihat sosok Jihye yang tersenyum tepat didepannya, mata gadis itu menyipit karena tersenyum lalu mencondongkan sedikit wajahnya ke arah si gadis berkacamata itu. YooJung mengangguk membalas pertanyaan sosok Jihye yang baru saja datang menghampirinya.

"Jihye-ah, menunggu Yunho oppa ne? ah~ aku punya teman sekarang."

Jihye tersenyum senang mendengar perkataan YooJung, mata bulat berbalut kaca mata minus milik YooJung mengarah pada sosok pria manis yang memandanginya juga saat ini, pria yang terlihat jauh lebih tinggi dari Jihye itu berdiri tepat di samping sang sahabat walau agak kebelakang, YooJung melihati seragam sekolah yang dipakai pria itu, persis serupa dengan seragamnya.

"Oh aku lupa, dia Yoohwan oppa, kau kenal YooChun oppa tidak? Dia adik laki-lakinya. Dan senior kita di Dong Bang."

Yoohwan mengulur tangannya dan membingkai wajahnya dengan senyuman manis yang selalu membuat Junho lupa kalau pria itu adik dari YooChun pria playboy yang sesaat lagi akan menjadi iparnya (Mungkin). YooJung menatap uluran tangan itu sesaat, wajahnya menampilkan raut kebingungan melihat Jihye dan Yoohwan bergantian.

"YooChun oppa? Ani, aku tidak mengenalnya."

Yoohwan tertawa maklum, baru kali ini ada wanita yang tak mengenal hyung nya yang playboy itu. dia berfikir pasti gadis manis yang terlihat akrab dengan Jihye ini adalah anak baru di Dong Bang, belum lagi wajah gadis itu yang terasa sangat asing baginya.

"Aku Park Yoohwan, siswa angkatan ke 3 di Dong Bang. Kau?'
"Ah, sunbae…?"

"Ani, panggil dia Oppa saja, YooJung-ah, dia adik teman oppaku kok."

Jihye menepuk-nepuk pundak YooJung keras, membuat YooJung menahan perih di bagian pundaknya.

"Aku Kim YooJung, dan baru pindah 2 minggu yang lalu, Oppa."

"Aigo… kau baru pindah? Pantas aku baru melihatmu di Dong Bang."

YooJung tersenyum senang, baginya Yoohwan adalah senior pertama yang di kenal dan mau berkenalan dengannya selama ini. Di sekolahnya yang lama tak satupun seniornya yang mau mendekat pada YooJung.

"Dia adik dari JaeJoong oppa loh. Manis bukan seperti kakaknya. Hehehe."

Jihye mulai angkat bicara, menjadi penonton diatara Yoohwan dan YooJung membuatnya risi juga merasa tak dianggap.

"Mwo? Kau adik JaeJoong Hyung? YooJung-ah jangan pernah segan-segan meminta pertolangan oppa ne, oppa pasti akan menolongmu."

Begitulah Yoohwan. Dia beruntung bisa berkenalan dengan YooJung, setidaknya koleksi(?) adik perempuannya akan bertambah satu.

"Ne oppa, Gomawo."

.

.

Jihye bergelantungan manja di lengan kekar JaeJoong sedangkan Yunho menatap kesal kepada sang adik, ini akibatnya kalau dia merahasiakan hubungannya dan JaeJoong. YooSu, MinKyu, Junhwan dan YooJung hanya menghela napas melihat hal itu. sebenarnya mereka merasa kasihan terhadap Yunho yang terlihat pasrah saja saat sang kekasih dipeluk oleh adik tersayangnya.

"Oppa, bisakah nanti kau main ke rumahku, tolong ajarkan aku membuat tugas, YooJung juga boleh ikut."

Jihye mulai menggeseKkan pipinya ke lengan berotot JaeJoong, sesaat JaeJoong melirik Yunho yang memandang sang adik dengan hawa ingin membunuh.

"Mian Jihye-ah, aku ada urusan dengan Junsu, benarkan Junsu-ah."
dengan kasar JaeJoong menepuk-nepuk bahu Junsu, berharap pemuda imut itu mau membantunya berbohong saat ini untuk menghindari adik dari kekasihnya itu.

"Oh~ ne, JaeJoong hyung memang ada urusan denganku."

Ujar Junsu canggung. YooChun tertawa dalam hati melihat kekasihnya ikut terlibat dalam kisah cinta kakak dan adik Jung ini.

"Jihye-ah, bagaimana kalau kita berdua saja yang menyelesaikannya, kita bisa mengajak Sooyeon untuk mengerjakannya bersama."

YooJung memberi usulan, gadis bermarga 'Jung' itu berfikir sejenak, lalu mengangguk senang.

"Ne… akan ku telpon si evil itu sekarang."

Jihye mengambil ponselnya dan siap-siap menelpon SooYeon, di depan mereka, terlihat Shim Changmin yang memandang kesal pada adik Yunho itu, sebabnya Jihye memanggil adiknya dengan sebutan 'Evil'.

.

.

Jihye berjalan cepat ke kawasan Universitas Dong Bang, tujuannya adalah kelas JaeJoong, di tangannya terlihat dua bungkusan bento dan dua kotak susu. Baru saja dia berbelok di tikungan pertama koridor sekolanya, matanya beradu pandang pada YooJung dan Sooyeon yang melambai riang kearahnya.

"Hei… Eonnie…."

Sooyeon menjerit kencang memanggil Jihye, melambaikan kedua tangannya pada si gadis itu. dengan tergesa-gesa Jihye menghampiri kedua gadis itu.

"Kalian mau kemana?"

"Kami akan ke perpustakaan, eonnie sendiri?"

sejenak YooJung dan Sooyeon menatap bungkusan di tangan Jihye menanyakan apa isi dari bukusan itu.

"Aku ingin ke tempat JaeJoong oppa. Ini bekal kubuat untuk JaeJoong oppa. Aku ingin makan siang bersamanya."

Cengir gadis berambut sepunggung itu. YooJung hanya terpanah menatap bungkusan itu, wajahnya yang tadi ceria berubah muram, apalagi saat Jihye langsung berpamitan dan meninggalkan SooYeon dan YooJung menjauh.

"Jihye-ah…"

.

.

Beberapa meter lagi Jihye akan sampai ke tempat tujuannya, kelas kuliah pertama JaeJoong sudah terlihat, Nampak beberapa seniornya melewatinya, ada yang tersenyum, ada yang menegur, ada yang cuek, bahkan ada juga yang memandangnya tak suka. Tapi tak sedikitpun yang di anggap Jihye. Tujuannya hanya satu, Makan siang bersama JaeJoong sebelum bel masuknya berbunyi.

"Hmmpp…"

"Yun… hoooooo…ahh.. hmmmpp"
sesaat tubuh Jihye berhenti tepat didepan pintu kelas yang terkunci rapat. Wajahnya memucat mendengar desahan dari ruangan itu, desahan seorang laki-laki yang menyebut nama kakak laki-lakinya. Jihye mengatur napasnya dan dengan tak sabar di bukanya pintu itu.

BRAK…

"Yunho oppa… Mwo JaeJoong oppa."

Tubuh Jihye membatu di tempat melihat sang kakak yang menindih sosok JaeJoong di bawahnya, kaus JaeJoong sudah tersingkap sampai ke dada terlihat tangan sang kakak yang masih berada di perut pria cantik itu, dan bibir kedua pria itu yang saling bertemu, berciuman panas di atas meja dosen mereka. JaeJoong mendorong tubuh Yunho dari atasnya merapikan kausnya yang sempat berantakan.

"Jihye-ah, aku bisa menjelaskannya."

Baru saja Yunho akan mengamit lengat gadis itu, Jihye berputar lalu berlari dan tak lupa sebuah hempasan pintu yang tertutup tepat di depan wajah Yunho. Yunho memandang nanar pada pintu itu, lalu wajahnya berpaling menatap JaeJoong yang menatapnya.

"Kita harus menjelaskan semuanya, aku tak mau membohongi Jihye terus."

Yunho mengangguk mengerti, ditariknya pria cantik dan mendekap tubuhnya dengan erat.

.

.

Jihye terus berlari dan berlari, dia tak tahu harus kemana, sepanjang jalan gadis itu menangis, dia sangat kecewa pada sang kakak, tak menyangka kalau kakaknya akan menghianatinya begini. Tubuhnya berlari kearah perpustakaan, dan menghambur kedalamnya mencari sosok gadis manis yang entah kenapa tiba-tiba muncul di otaknya.

Tatapan tajam dan kata-kata 'Jangan berisik, ini di perpustakaan' tak menjadi penghalang untuk Jihye tetap melangkah masuk dan memutari perpustakaan itu dengan air mata yang masih berlinang.

Sosok Jihye berhenti saat melihat gadis manis yang dicarinya terlihat asik membaca buku yang disampingnya terlihat SooYeon yang asik menatapi gadis manis itu lekat.

SET… SET… SET…

YooJung mendongak ketika mendengar bunyi sol sepatu yang diseret mendekat padanya, pemandangan yang dilihatnya saat ini adalah sosok Jihye dengan wajah yang sedih dan air mata yang mengalir di sepanjang pipinya, serta suara sesunggukan yang sesekali terdengar olehnya, dan kedua bungkusan yang di genggam gadis itu. satu fakta kalau Jihye saat ini benar-benar sangat berantakan.

"Jihye-ah."

"YooJung-ah… hueekk."

YooJung terkejut saat Jihye memeluknya erat, begitu pula dengan SooYeon, gadis itu mengerjap matanya melihat Jihye yang terlihat rapuh, biasanya gadis itu akan tersenyum ceria atau berlaku hiper aktif tapi saat ini malah terlihat Jihye benar-benar menderita. Belum lagi tatapan banyak pengunjung perpustakaan yang memandang mereka iritasi.

"Jihye-ah, kita keluar dulu, nanti jelaskan padaku apa yang terjadi padamu sebenarnya, Ne."

Jihye mengangguk. Diikutinya langkah YooJung yang menarik lengannya kearah taman belakang sekolah.

.

.

"Sebenaranya apa yang terjadi. Jihye-ah?"

Jihye mengelap bekas air matanya di pipinya yang terlihat tegas itu, lalu menarik napas panjang untuk mengontrol emosinya.

"Aku tadi tak sengajah melihat Yunho oppa berciuman dengan JaeJoong oppa. Mereka terlihat mesrah, aku merasa mereka punya hubungan Khusus."

Kembali Jihye menangis sesungukan, YooJung Cuma bisa menatap iba pada sahabat pertamanya di Dong Bang itu.

"Sebenarnya aku sudah tahu masalah itu sejak lama, Jihye-ah. Mereka memang mempunyai hubungan Khusus, tapi mereka berusaha menyembunyikannya padamu…"

YooJung mulai berujar, Jihye menatap YooJung tak percaya, dia tak menyangka kalau si gadis berkacamata itu tahu masalah YunJae.

"Jadi kau tahu, YooJung ah? Dan kau merahasiakannya dariku? Katakan! Siapa saja yang tahu tentang hubungan mereka selain kau?"

Jihye mulai merespon, di cengkramnya bahu gadis didepannya itu kuat, wajahnya berubah kesal, rahangnya mengeras, dan buku jarinya memutih akibat cengkraman terlalu keras di pundah YooJung. YooJung sendiri meringis kesakitan saat bahunya di cengkram sangat kuat.

"Yang aku tahu seluruh teman terbaik Yunho oppa dan JaeJoong oppa yang tahu, dan juga aku."

Cengkraman itu terlepas, Jihye terduduk lemas, kedua tangannya menutup wajahnya dan gadis itu kembali menangis terisak.

"Mian Jihye ah, aku tahu aku salah. Tapi JaeJoong oppa yang menyuruhku merahasiakan ini. Mereka hanya tidak mau kau terluka. Percayalah, Yunho oppa melakukannya karena dia terlalu sayang padamu, dia hanya tak mau kau kecewa padanya dan mencari waktu yang tepat untuk mengajakmu bicara."

Dengan nekat YooJung mulai merangkul tubuh Jihye, terasa tubuh gadis bermarga 'Jung' itu terisak di dadanya.

"Cobalah untuk berbicara pada mereka, aku yakin mereka punya alasan khusus mengenai ini semua. Dan kau harus berusaha mempercai mereka."

"Aku mengerti… Gomawo YooJung ah, kau sudah membuatku baikkan."

"Kau temanku, dan akan selalu menjadi temanku. Dari pada mubazir, ayo kita makan bekalmu itu, ajak SooYeon juga."

YooJung menunjuk-nujuk kearah 2 kotak bekal yang tergeletak di samping Jihye. Jihye mengangguk menyetujui ajakan YooJung, lalu menghapus air matanya dan mulai membuka isi bekal itu, sedangkan YooJung sudah sibuk mengirimi SooYeon pesan agar menemuinya di taman belakang sekolah.

.

.

YooJung yang berdiri di samping Jihye hanya menghela napas saat sesaat yang lalu Yunho dan JaeJoong menemuinya dan Jihye yang berada di taman belakang sekolah, dengan wajah yang memelas dan penuh penyesalan, Yunho meminta maaf pada Jihye begitu pula JaeJoong, untungnya gadis itu tak begitu mengamuk, dia hanya terdiam sesaat dan akhirnya memeluk tubuh sang kakak dan menangis di dada kekar kakak laki-lakinya. YooJung beruntung Jihye mau mengerti akan perasaan YunJae, dan dia bersedia mengalah demi sang kakak. SooYeon yang juga berada di tengah-tengah kakak adik 'Jung dan Kim' itu memasang wajah bodoh, pasalnya dia sama sekali tak tahu sebab akibat kenapa Jihye tiba-tiba memeluk sang kakak dan menangis keras saat ini.

"Eonnie, Jihye eonnie kenapa? Apa ada masalah?"

YooJung hanya mengangkat bahunya enteng, dia tak mau memberi tahu apa yang terjadi, biarkan kejeniusan SooYeon berjalan sendiri menemukan apa yang menyebabkan keanehan diantara kedua kakak adik Jung itu.

.

.

Jihye memandang sebal pada sang kakak, dia kesal karena Yunho tak segan-segan menunjukkan kemesranya pada kekasih cantiknya di hadapan sang adik.

"Yak… kenapa bermesraan di situ…"

"Oppaaaaa….! Menjijikan…"

"Huuaaahhh… kenapa berciuman didepanku."

"Dasar Yunho oppa mesum, kenapa kau suka sekali mencium JaeJoong oppa di depan umum…."

"Tanganmu oppa, tanganmu… aiz, kenapa oppa ku mesum sekali…"

.

.

END

A/N

Hohoho… ya saya tahu nih ending gantung dan pendek. Milky lg kejar target(?)…

Trimakasih banyak yang sudah repyu FF ini. Big Thanks.

NaraYuuki| adette| BooFishy| Rhein-Tang| Aoi Ko Mamoru|nannaa| Milia Schiver| VoldeMIN vs KYUtie| desi2121| Kyuubi kim.

Sampai ketemu di FF milky yg lain ^^

Micky-Milky^^