Yo ane balik lgi dengan Chapter baru dan mohon maaf kalau storynya masih kurang bagus dan seru
sebelumnya makasih bwt Mugen no Tenma yang sudah membantu menuliskan chapter ini.
Okay silahkan dinikmati.
Chapter 06
"Troublesome Date Part 1"
Normal POV
Blanc berlari ke arah Soul Linker dengan maksud menyerang dengan satu serangan. Azure Nova tidak repot-repot untuk bergerak sama sekali. Dia memberitahu Shatoyan untuk menghindar dan tetap berdiri seperti patung. Saat Blanc hampir mendekatinya seorang gadis berambut ungu melesat melewatinya dan behenti tepat di hadapan Soul Linker, dan dia adalah Nepgear. Tapi sesuatu tampak sedikit berbeda, terlihat dia berusaha untuk melindungi Azure Nova. Purple Heart tidak begitu terkejut dengan kejadian yang berbalik dan tidak juga dengan yang lain kecuali White Heart yang baru saja menghentikan dirinya untuk menyerangan Megami candidate.
"NEPGEAR, apa yang kau lakukan? Menjauhlah dari jalanku!" Suruh White Heart yang sedang marah.
"TIDAK, sudah cukup Blanc-san. Dia baru saja menyelamatkan nyawa kita dan wilayah kita. Sekarang kau malah ingin menyerangnya? Jika bukan karena dia kita semua sudah mati sekarang. Lagi pula melawannya sekarang tidak ada gunanya. Kita bahkan tidak bisa menghadapi Yuyu Kangkang dengan kekuatan kita tapi dia bisa seimbang dengannya bahkan sebelum dia mendapat kekuatan barunya, jadi tolonglah hentikan pertarungan yang tidak ada gunanya aku mohon." Nepgear memohon.
Pada saat itu White Heart membeku dan berpikir beberapa detik. Sampai adiknya menaruh tangan mereka di punggungnya untuk menenangkan dirinya dan menurunkan senjatanya. Semuanya mendesah dengan lega tapi kemudian Noire baru menyadari sesuatu.
"Hey, dimana Rizuki? Dia bisa saja menolong kita." Katanya.
Semua orang kecuali Tequila yang mengetahui Rizuki yang ingin identitasnya sebagai Azure Nova di rahasiakan mulai penasaran. Rizuki tahu dia membutuhkan sebuah rencana tapi kemudian dia mengingat dia mendapatkan luka dari pertarungan melawan monster mesin yang diketahui sebagai Meneses. Sehingga dengan ini dia mempunyai sebuah rencana. Menggunakan telepati dia memberitahu Shatoyan apa yang di rencanakannya dan Shatoyan segera kembali ke wujud semula.
"Rizuki? Dia yang lebih tinggi darimu, berambut hitam dan membawa Twin Blade di belakang badannya?" Tanya Soul Linker
"Ya itu dia tapi bagaimana kau mengetahuinya?" Tanya Black Heart.
Sang Azure Nova terdiam sejenak sebelum menjawab,
"Aku menemukan seseorang yang sepertinya tidak sadarkan diri di hutan sebelum aku datang ke sini. Aku membawanya ke hotel di sebuah kota yang di sebut Lowee Resort. Saat dia sudah sadar dia berkata bahwa dia mempunyai semacam obat yang dapat menolongnya jadi sebelum aku meninggalkannya aku merawat lukanya yang ringan, mungkin dia Rizuki yang kau maksud." Kata Azure Nova.
Black Heart dan Uni berdiri disana dengan sedikit shock. Mereka telah meninggalkan Rizuki di belakang dengan kondisi seperti itu. Setelah itu mereka langsung berlari bergegas untuk melihat keadaannya. Rizuki melihat ini dan memutuskan untuk pergi.
"Shatoyan kita juga harus pergi, kita harus menemukan informasi lebih banyak tentang kelompok Val-Fasq." Kata Azure Nova.
Kemudian Oracle berdiri di belakang Soul Linker sambil mereka mulai menghilang dalam pusaran api biru.
"Tunggu, terima kasih telah menolongku Azure Nova, aku sungguh berterima kasih padamu." Kata Nepgear.
Nova tersenyum dan mengangguk sedikit sebelum sepenuhnya menghilang.
"Onee-chan, kita juga harus pergi ke hotel." Minta Nepgear.
Purple Heart mengangguk setuju sambil mereka mengejar Noire dan Uni.
Di Hotel
Rizuki benar-benar telah merencanakan sebelumnya dalam kasus ini. Itu adalah hotel di mana dia dan Shatoyan tinggal semalam. Rizuki menyuruh Shatoyan untuk bersembunyi dan Shatoyan memberitahu Rizuki kalau dia bisa bersembunyi dalam Mindscapenya dan Rizuki setuju dengan itu jadi tidak ada yang akan curiga. Ketika Shatoyan telah menghilang Rizuki menyadari masih ada luka goresan dari pertarungannya dengan monster mesin itu jadi dia meraih tasnya dan mengeluarkan salah satu botol dari Ω (Omega) Elixir yang tersisa dan dia meminumnya, dengan cepat luka-lukanya pun sembuh. Sesaat kemudian sambil dia berbaring di tempat tidur Noire dan Uni memasuki ruangan.
"RIZUKI!" mereka berteriak menyebabkan Soul Linker memegang kepalanya sedikit.
"Tolong jangan berteriak." Katanya
Mereka berdua melihat ke arah Rizuki dan sepenuhnya bingung bagaimana pun dia baik-baik saja secara sempurna sampai Noire melihat botol crystal di tangannya.
"Tunggu sebentar, jangan bilang itu adalah…" Noire memulai.
"Ya, ini adalah Ω (Omega) Elixir yang lain, walaupun masih prototype aku masih punya beberapa." Kata Rizuki sambil dia menunjukkan Ω (Omega) Elixir yang lain kepada kakak beradik ini.
Noire dan Uni melihat ke arah benda biru yang berkilau itu dari dekat.
"Whoa, aku belum pernah melihat ini sebelumnya, benar-benar indah." Kata Uni.
"Harusku akui aku sedikit iri dengan Blanc yang telah mencoba ini. belum lagi ciumannya." Bisik Noire pada bagian terakhir tapi Uni mendengarnya dan sedikit tertawa.
"Lagipula aku lebih mengkhawatirkan kalian." Kata Rizuki sambil dia mengarahkan pakaian mereka yang compang-camping. Para gadis memerah setelah menyadarinya. Kemudian Rizuki meraih tasnya dan mengambil dua buah disc.
"Gunakan ini." Katanya
Noire dan Uni menyentuhnya dan tiba-tiba muncul pakaian holografis di depan mereka. Mereka pun memilih pakaian tersebut dan tiba-tiba pakaian mereka yang compang-camping berganti pada pakaian yang lain dengan instan.
"Pakaian itu terlihat cocok dengan kalian berdua terutama kau Noire." Kata Rizuki membuatnya sedikit malu.
"T-terserah, ini bukan berarti aku memilihnya untukmu atau apapun." Kata Megami
Tanpa di ketahui oleh Rizuki dan Noire, Uni yang mendengar pujian dari Rizuki pun blushing di pipinya dan merasakan sedikit iri karena Rizuki lebih memuji Kakaknya.
Rizuki bertanya untuk detilnya tentang apa yang terjadi jadi semuanya duduk di sofa dan mulai menjelaskan kepada Soul Linker tentang apa yang terjadi. Baru saja Uni ingin memulai Histoire, Neptune dan Nepgear memasuki ruangan.
"Rizuki kau baik-baik saja?" Tanya Neptune.
Neptune tampak agak sedikit tidak tenang. Kemudian Histoire menepuk bahunya.
"Tolong tenanglah di sini ada yang sedang sakit." Kata Oracle dari Planeptune.
Nepgear membutuhkan waktu untuk melihat Rizuki dan menyadari dia baik-baik saja. Rizuki menyadari dari tatapannya dan memtuskan untuk menjawab pertanyaan yang belum ditanyakan.
"Untuk menjawab pertanyaan yang Nepgear akan tanyakan, aku mengambil salah satu dari ini." Kata Soul Linker sambil dia mengulurkan botol yang mengandung Ω (Omega) Elixir.
"Itu Ω (Omega) Elixir, obat terlangka di seluruh Geimugyou-kai. Bagaimana kau mendapatkannya?" Tanya Histoire.
"Aku mempunyai beberapa. Aku memberikan satu pada Blanc-sama dan satu lagi untuk diriku setelah menerima pukulan dari mesin itu. Dan seperti yang ku bilang sebelumnya masih tahap prototype, tapi hasilnya tidak kalah dengan Ω (Omega) Elixir yang aslinya. " Jawabnya.
"Aku mengerti, jadi kau adalah orang yang telah menolong White Heart setelah serangan dari Soul Linker tapi aku penasaran, mengapa kau tahu situasinya?" Tanya Histoire.
"Aku mendengarnya dari rumor kalau Blanc-sama di kalahkan oleh seseorang, jadi aku segera ke Lowee basilicom dan bertemu dokter disana. Setelah aku mendengar cerita dari dokter tersebut aku segera pergi ke ruangan Blanc-sama dan memberinya obat." Respon Rizuki.
Histoire melihat Rizuki dengan ekspresi lembut.
"Aku mengerti, terima kasih sudah menolong salah satu Megami Gemugyou-kai." Kata Histoire sambil sedikit membungkuk.
"Tidak apa-apa, lagipula mungkin ini yang diinginkan orangtuaku ." Kata Rizuki sedikit sedih.
Semuanya kecuali Noire merasakan kesedihan dari perkataan Rizuki.
"Jika aku boleh bertanya apa maksudmu Narukami-san?" Tanya Nepgear.
"Ayahku seorang peneliti sedangkan ibuku seorang yang bisa membuat Ω (Omega) Elixir dengan bantuan ayahku. Mereka berdua meninggal akibat sebuah kecelakaan, tapi hari sebelum kecelakaan tersebut mereka berkata mereka menjadi peneliti karena mereka ingin menolong orang-orang." Jawab Rizuki.
Semuanya tampak terkejut dengan jawaban Rizuki dan Nepgear merasa bersalah karena telah bertanya.
"Maafkan aku Narukami-san, aku tidak bermaksud untuk mengingatkan kembali kejadian yang sedih bagimu." Kata Nepgear sambil membungkuk.
"Sudahlah Nepgear tidak apa-apa, mereka juga pasti ingin aku terus maju dan tidak untuk bersedih. Dan juga kau bisa memanggilku dengan Rizuki." Kata Rizuki yang sukses membuat Nepgear blushing.
"B-Baik, Naru- maksudku Rizuki-san." Kata Nepgear yang masih blushing.
"Ngomong-ngomong bukankah kalian ingin menjelaskan apa yang terjadi?" Tanya Rizuki yang ingin kembali ke topik utama.
"Baiklah kami akan menjelaskan kepadamu Rizuki-san apa yang terjadi." Kata Histoire, mereka pun mulai duduk dan memberitahu Rizuki apa yang sebenarnya terjadi.
Kelompok White Heart
Yang lainnya yang belum menjenguk Rizuki membantu untuk membersihkan kekacauan yang terjadi saat Azure Nova dan Yuyu Kangkang bertarung. Tapi diantara mereka Tequila sedamg melamun sambil memikirkan pertarungan yang dia saksikan.
'Kekuatan Rizuki, sangat hebat tapi kekuatan itu sedikit demi sedikit akan mencapai level yang akan menyebabkan bencana pada Gemugyou-kai dan bencana Soul Linker akan terjadi lagi atau Rizuki mampu mengendalikan kekuatannya.' Pikir Tequila.
Kemudian sesuatu menarik jubahnya. Tequila melihat ke bawah untuk melihat Rom yang menunjuk ke semuanya.
"Apa ada masalah?" Tanyanya
"Tidak, tidak ada masa…" Chika mencoba untuk menjawab tapi di potong oleh Vert.
"Sebenarnya ada sesuatu yang ingin aku ketahui." Kata Megami dari Leanbox .
Tequila melihat ke arahnya kemudian melihat ke semuanya dan berpikir dia tahu pertanyaan yang ada di pikiran mereka.
"Kau ingin mengetahui siapa diriku kan?" tanyanya
"Tidak hanya itu." Kata White Heart yang menyebabkannya mengalihkan perhatiannya.
"Histoire memberitahu kami kalau 4 Megami sebelumnya bertarung saat Soul Linker pertama mengamuk dan mencoba menghancurkan segalanya. Tapi dia juga menceritakan ada penyihir di balik bayangan yang membantu 4 Megami sebelumnya." Kata White Heart.
Tequila menutup matanya sambil dia mengingat pertarungan yang membawa bencana itu yang merusak beberapa dimensi dan mengubah seluruh dari kehidupan semua makhluk. Tequila membuka matanya dan melihat semuanya sedang memerhatikannya.
"Kalian berharap untuk mengetahui tentang bencana Soul Linker, benar kan?" Tanya Tequila.
Semuanya menganguk setuju sambil Tequila mengisyaratkan mereka untuk duduk.
"Ini akan memakan waktu cukup lama jadi daripada aku memberitahu kalian semua, aku pikir aku kan menunjukkan pada kalian." Katanya sambil mengeluarkan sebuah tongkat. Kemudian terdapat aura aneh di sekelilingnya, matanya pun bersinar putih sebelum dia dan kelompok tersebut menghilang secara tiba-tiba.
Kembali ke Hotel
Histoire, Neptune, Noire, Nepgear dan Uni baru saja selesai menjelaskan kepada Rizuki tentang apa yang terjadi di taman bermain. Rizuki cukup sadar mengetahuinya karena mereka belum tahu kalau Rizuki adalah Azure Nova, tapi dia memutuskan menanganinya dengan teori dari apa yang dia dengar.
"Jadi apa kalian tahu apa yang dicari dari kelompok Val-Fasq yang kalian ceritakan ini?" Tanya Rizuki.
Semuanya menggelengkan kepala mereka pada situasi ini membuat Soul Linker mendesah.
"Aku mungkin bisa mencari tahu, tapi aku membutuhkan waktu." Kata Histoire.
"Tiga hari kan Histy?" Tanya Purple Heart.
"Tepat." Jawab Histoire.
"Karena kita telah menetapkan rencana kita, mungkin lebih baik kita beristirahat sekarang." Kata Noire.
"Aku setuju denganmu Noire, sampai nanti Ri-zu-ki-kun." Kata Neptune dengan suara erotis sambil mengedipkan matanya membuat Rizuki sedikit blush kemudian dia meninggalkan ruangan.
Noire yang melihat tingkah laku Neptune kepada Rizuki entah kenapa membuatnya kesal begitu juga dengan Uni dan Nepgear.
"Rizuki no baka." Kata Noire dengan ekspresi kesal dan meninggalkan ruangan.
Rizuki bingung kenapa Noire begitu kesal, saat dia ingin menanyakannya kepada Uni dan Nepgear mereka berdua memalingkan muka mereka dengan ekspresi yang sama dengan Noire dan segera mereka berdua meninggalkan ruangan.
Yang di ruangan tersebut hanya ada Rizuki dan Histoire.
"Ada dengan mereka dan kenapa mereka begitu kesal?" Tanya Rizuki.
"Aku mohon maaf atas kelakuan Neptune, kalau begitu sampai jumpa lagi Rizuki-san." Kata Histoire yang kemudian dia juga pergi dari ruangan.
Setelah Rizuki tidak merasakan keberadaan para Megami dan Oracle, Rizuki memanggil Shatoyan dan Shatoyan pun berada di sisi Rizuki.
"Sekarang apa rencanamu Rizuki?" Tanya Shatoyan.
"Aku tidak tahu, tapi saat kita bertemu dengan Aruka Schild dan Hakuya entah kenapa kekuatan mereka lebih kuat dari Yuyu Kangkang." Jawab Rizuki.
"Karena mereka memang lebih kuat dari Yuyu Kangkang bahkan mereka berdua dapat mengalahkanmu saat ini." Kata Shatoyan yang menarik perhatian Rizuki.
"Apa maksudmu? Bukannya kau bilang hanya aku yang dapat mengalahkan Val-Fasq?" Tanya Rizuki.
"Iya memang hanya kau yang dapat mengalahkan mereka, tapi tidak saat ini karena segel kekuatanmu belum terlepas sepenuhnya." Jawab Shatoyan.
Rizuki berpikir sejenak dan dia menanyakan lagi maksud Shatoyan.
"Jelaskan apa maksud mu." Kata Rizuki.
"Kekuatan Soul Linker terdapat segel yang hanya beberapa orang yang dapat melepaskanya, salah satunya diriku. Aku melepaskan kekuatan salah satu Avatarmu, berbeda dengan yang lain hanya dapat memanggil satu Avatar kau dapat memanggil berbagai macam Avatar. Karena itulah Soul Linker disebut juga sebagai Ruler of All Avatars, tapi kau baru melepaskan satu segel jadi mengalahkan Val-Fasq sangat mustahil." Kata Shatoyan.
Rizuki terdiam sejenak, dia harus berpikir kembali dan menyerap informasi yang diberikan oleh Shatoyan tentang kekuatan Soul Linker.
"Jadi, aku harus menemukan orang yang dapat melepaskan segel itu." Kata Rizuki sambal berada dalam posisi berpikir.
"Seperti yang kubilang sebelumnya kekuatan Soul Linker didapat dari ikatan antara Soul Linker dan orang yang dipercayanya. Tapi walaupun kekuatan Soul Linker terlepas mengalahkan Val-Fasq sangat mustahil dilakukan sendirian." Kata Shatoyan memasang tanpang khawatir di wajahnya.
Dia merasakan perasaan takut jika dia kehilangan Rizuki entah kenapa hatinya terasa sakit jika dia kehilangan Rizuki.
Rizuki yang menyadari kekhawatiran Shatoyan mencoba untuk menghiburnya.
"Jangan khawatir, aku tidak akan melawan mereka semua sendiri." Kata Rizuki sambil tersenyum.
Shatoyan yang mendengarnya merasa sedikit lega kalau Rizuki tidak akan berbuat nekat.
"Jadi apa yang akan kau lakukan?" Tanya Shatoyan.
"Aku akan mencoba berlatih lagi mengendalikan kekuatan Soul Linker dan juga untuk melawan Val-Fasq aku harus membutuhkan sebuah grup." Jawab Rizuki.
"Grup?" Tanya Shatoyan.
"Singkatnya aku membutuhkan beberapa orang dengan kekuatan yang unik dan juga mereka yang dapat aku percaya." Jawab Rizuki.
"Begitu, aku mengerti memang dengan begitu kita bisa melawan Val-Fasq dengan efektif. Tapi kita juga harus mencari orang yang dapat menggunakan Avatar, karena hampir semua anggota Val-Fasq adalah Avatar Wielder." Kata Shatoyan dengan ekspresi serius.
"Aku sudah memikirkannya, untuk saat ini hanya aku dan kau Shatoyan. Aku akan mencoba mengajak Tequila untuk bergabung dan untuk sisanya kita harus mencari mereka." Kata Rizuki.
"Bagaimana dengan para Megami?" Tanya Shatoyan.
"Aku tidak bisa mengajak mereka. Karena saat ini mereka menganggap kita musuh dan lagi aku tidak ingin melibatkan mereka." Jawab Rizuki.
"Aku mengerti, untuk sementara kita akan menunggu informasi yang sedang di cari oleh Nee-san." Kata Shatoyan dan Rizuki pun mengangguk setuju.
"Baiklah karena kita sudah membuat rencana sekarang biarkan aku istirahat." Kata Rizuki yang kemudian menutup matanya.
Shatoyan hanya tertawa kecil, dia melihat Rizuki yang sudah tertidur dan tanpa sadar dia mencium pipinya.
"Semoga mimpi indah, my Soul Linker." Bisik Shatoyan, kemudian dia menghilang.
Rizuki POV
Saat aku bangun ternyata sudah pagi…walaupun masih jam 5 pagi tepatnya, mungkin pertarungan kemarin menghabiskan staminaku. Sekarang tinggal mencari anggota untuk grup kecilku mungkin aku akan mencari Tequila nanti.
Saat aku akan meranjak dari tempat tidur aku merasa ada seseorang di sebelahku. Perlahan aku melihat dan aku sangat terkejut melihat Shatoyan di sampingku yang membuatku lebih terkejut lagi dia setengah telanjang!?
Aku perlahan meranjak dari tempat tidur agar Shatoyan tidak terbangun dan menutupi tubuhnya dengan selimut. Setelah itu aku keluar dari kamar untuk berolah raga, tapi saat aku membuka pintu aku mendengar suara Shatoyan.
"Rizuki…" Kata Shatoyan
Saat aku melihat ke arahnya dia masih tertidur mungkin dia mengigau. Yang bisa aku lakukan hanya tertawa kecil dan segera keluar kamar.
Setelah berolah raga aku kembali ke hotel untuk membersihkan diriku, aku meliaht ke kamar melihat Shatoyan yang masih tertidur. Mungkin pertarungan kemarin memang menghabiskan banyak stamina belum lagi aku masih terkejut dengan perubahan Shatoyan.
Daripada memikirkan itu lebih baik aku berjalan-jalan di sekitar Lowee saja. Aku sengaja tidak untuk membangunkan Shatoyan, dia layak untuk istirahat setelah pertarungan kemarin.
Sekarang aku berada di taman Lowee, saat aku melihat jam tanganku sudah jam 7 pagi wajar saja jika masih sepi. Kemudian aku duduk di sekitar taman itu, aku ingat pernah kesini saat orang tuaku libur dan kami berempat pun bermain di tanah salju yang lembut. Aku harap aku bisa menghabiskan waktuku lagi bersama keluargaku walaupun itu tidak mungkin.
Aku memandang taman itu dan melihat gadis berambut putih mengenakan jaket hitam, aku mengenalnya dia Megami dari Lastation Noire. Terlihat dia sedang menatapku, kemudian mata kami berdua saling bertemu Noire langsung menghampiriku.
"Hey Rizuki kebetulan sekali kita bertemu disini." Kata Noire
"Ya kebetulan sekali bertemu denganmu Noire." Kataku sedikit tersenyum
Beberapa detik kami melihat satu sama lain dan aku melihat pipinya mulai memerah.
"Noire apa kau sakit? Wajahmu memerah?" Tanyaku.
Noire pun sedikit terkejut dengan pertanyaanku, apa aku salah bertanya.
"T-Tidak mana mungkin aku sakit! Kau benar-benar tidak peka." Jawab Noire dan sedikit berbisik pada kalimat terakhir yang tidak aku dengar.
"Tadi kau bilang apa?" Tanyaku penasaran pada kalimat terakhirnya.
"Bukan apa-apa." Jawab Noire kesal sambil memalingkan kepalanya dan wajahnya masih memerah.
"Ya jika kau bilang begitu, terlebih lagi apa kau mempunyai urusan denganku?" Tanyaku.
"Kau harus menemaniku siang ini. Bukan berarti aku ingin mengajakmu atau apapun jadi jangan salah paham." Jawab Noire dengan nada menuntut dan muka yang sedikit memerah.
"Sebenarnya siang ini…" Perkataanku belum selesai tapi dipotong oleh Noire.
"Tentu saja kau menerimanya. Aku tunggu di Planeptune PASTIKAN kau datang." Kata Noire yang kemudian dia berlari.
"Entah kenapa aku merasakan firasat buruk." Kataku pelan.
Mungkin keberuntunganku menghilang saat aku melihat Neptune yang menatap tajam dari kejauhan. Dia mengenakan sweeter berwarna ungu gelap kemudian dia menghampiriku dengan aura yang gelap.
"Rizuki apa kau mempunyai rencana siang ini?" Tanya Neptune yang sedang tersenyum. Tapi jika di perhatikan ada aura aneh yang mengelilinya.
"Ya, sebenarnya…" Perkataanku dipotong oleh Neptune.
"Kalau begitu aku ingin kau pergi denganku ke suata tempat dan aku menunggumu di Planeptune." Kata Neptune sambil mengedipkan salah satu matanya.
"Tapi…" Belum aku jelaskan dia sudah pergi.
Kenapa setiap 10 detik keberuntunganku menghilang? Aku benar-benar tidak mengerti dengan apa yang ada di pikiran mereka. Semoga saja aku dapat bertahan menghadapi mereka berdua.
Dan juga aku berharap mereka bisa mengerti jika waktunya sudah tiba. Aku tidak tahu kenapa, tapi aku merasakan waktunya melaksanakan rencanaku sudah dekat. Walaupun nantinya kami menjadi musuh, tapi aku akan melindungi mereka dari kegelapan. Sudah kuputuskan ini jalan yang harus aku ambil sebagai Soul Linker.
Di sutatu tempat di Geimugyou-kai
Normal POV
Yuyu Kangkang telah merusak segala yang ada dihadapannya sampai dia dihentikan oleh dua orang berjubah yang diketahui sebagai Hakuya dan Aruka. Aruka mengeluarkan rantai dari bawah tanah dan mengikat Yuyu Kangkang.
"Bisakah kau tenang makhluk tidak berguna." Kata Aruka.
"Siapa yang kau bilang tidak berguna! Lepaskan aku sebelum aku menghabisi kalian berdua!" Teriak Yuyu Kangkang.
Aruka yang melihat tingkah Yuyu Kangkang hanya menghela nafas.
"Salah satu dari kami dapat mengalahkanmu, terutama Hakuya jika kau tidak hati-hati terlebih lagi Boss sedang mengawasi jadi akan sangat buruk jika kau menyerang salah satu komandannya saat dia mengawasi kita." Kata Aruka sambil melepaskan Yuyu Kangkang.
Ketiganya berbalik melihat sosok baru di hadapan mereka walaupun yang terlihat hanya banyanganya saja dan juga cahaya silver yang menyinari tubuhnya tapi dilihat dari bayangannya sosok itu adalah seorang wanita.
"Menarik sekali, sepertinya Soul Linker yang baru sudah bangkit." Katanya. Suaranya begitu lembut seperti bidadari.
"Apa yang harus kita lakukan Angel of Fallen Darkness?" Tanya Aruka.
"Untuk sementara kita tunggu dan lihat apa yang akan terjadi tapi sambil menunggu, Zeru pergi dan hiburlah para Megami sedikit dan berhati-hatilah terhadap Soul Linker."
Sosok yang tidak jauh dari bayangan tersebut melangkah. Dia mengenakan topeng seperti pantomin. Dia juga mengenakan armor ungu dibadannya, di sampan kanan pinggannya terdapat senjata berupa Revolver dan di kirinya berupa pedang Rapier. Di tengah armornya terdapat Kristal yang memancarkan aura aneh.
"Aku mengerti." Kata Zeru. Dia berjalan dari tempat persembunyian dan saat dia berada di sebuah gerbang dia mendadak menghilang ditelan cahaya.
"Berhati-hatilah Zeru, sebaiknya kau kembali hidup-hidup." Kata Aruka.
Kemudian muncul lagi sosok pria berjubah yang misterius.
"Angel of Fallen Darkness izinkan aku mengawasi Soul Linker yang baru." Katanya.
"Baiklah aku izinkan lagipula kau ingin melihatnya lagi kan sebelum kalian saling berhadapan."
"Iya, kalau begitu aku berangkat." Kata pria itu menghilang dalam kegelapan.
Yosh silahkan review, follow dan favorite.
Harem : Shatoyan, Neptune (Purple Heart Form), Noire (Black Heart Form), Blanc (White Heart Form), Vert (Green Heart Form), Nepgear, Uni, Tequila (WIP)
