Aku Akan Terus di Sisi Mu

Naruto © Masashi Kishimoto

Fem Naru x Sasuke

Rated: M

Summary: Janji? Persahabatan? Persaingan dan Cinta. Itu Yang Naruto alami.


"Pagi Naruto." ucap Sakura sambil mengelus kepala si pirang

"Pagi." balas Naruto yang sepertinya moodnya dalam kondisi kurang baik.

"Pagi-pagi jangan menampilkan wajah seperti itu dong." balas Sakura yang duduk di depan Naruto, ya walau seharusnya Sakura duduk di bangku no 2 dari depan.

"Aku lelah sakura, oh iya sejak kapan kalian dekat Sakura?" ucap Naruto

"Sejak di Osaka, memang kenapa? tanya Sakura

"Tidak apa-apa kok, hanya bertanya saja." Balas Naruto

"Hhhh... aku tau sekarang kau kekasih Sasuke, tapi kalau boleh jujur aku juga menyukainya. Hehehe... kau tidak marah kan dan tadi kau ingin tahu selama Sasuke di osaka. sebetulnya dia berubah banyak." balas Sakura yang dibarengi oleh bel masuk. "Nanti jam istiharat ku ceritakan." tambahnya sambil menuju bangkunya.

Hari ini bagi Naruto hari yang menyebalkan, sejak pagi Kekasihnya nyaris melakukan 'itu' dengannya dimobil sampai Naruto terpaksa menendang pejantan kekasih supaya fokus kembali untuk menyetir dan sekarang Sakura sahabatnya rupanya dulu juga menyukai menanbah mood buruk Naruto bertambah, walau disisi lain dia penasaran dengan apa yang terjadi pada Sasuke diSuna. Selama pelajaran, Naruto lebih memilih untuk tertidur daripada harus mendengar celotehan sejarah dari Iruka.


"Jadi Naruto kau serius ingin tahu Sasuke selama diSuna?" tanya Sakura, sedangkan Naruto hanya mengangguk saja

"Sebetulnya aku tidak mau membongkar ini, tapi baiklah sebetulnya saat dis Suna, Sasuke bisa dibilang sangat pendiam bahkan bisa dibilang seperti robot berjalan, bukan cuma itu saat pelajaran olahraga juga Sasuke yang sebelumnya merupakan idola di Suna, baru tahu saat dirinya tidak bisa menggunakan palang sejajar. hihihi..." ucap Sakura tertawa dan sukses membuat Naruto tertawa juga.

"Lalu...lalu..." ucap Naruto

"Bahkan hampier setiap hari Sasuke diantar-jemput oleh sang kakak selama di Suna." balas Sakura

"Dasar tidak berubah rupanya, bahkan saat taman-kanak-kanak juga begitu, oh iya waktu taman-kanak-kanak apa kau tahu Sakura bahwa Sasuke membawa bekal dengan wajah beruang dan kalau tidak pasti tempat makannya bergambar kucing hahahahahah..." ucap Naruto tertawa

"Itu bohongkan." ucap Sakura dan hanya dibalas gelengan oleh Naruto

"Tak kusangka dari taman kanak-kanak sampai sekolah dasar ia tidak berubah." ucap Sakura

"Tapi entah kenapa sekarang Sasuke bersikap terlalu egois." kata Naruto sambil memakan roti melonnya

"Mungkin hanya kepada mu." balas Sakura meminum jus strawberrynya, Naruto hanya menghela nafas.

Naruto dan Sakura pun memutuskan kembali ke kelas setelah mereka menyelesai pembicaraan dan makan siang mereka. Sakura yang kebetulan melihat kearah lapan, melihat Sasuke sedang memukuli seseorang. "Hei Naru."

"Hm."

"Itu Sasuke kan." ucap Sakura menunjuk ke arah lapangan, Naruto yang melihat lapanagan pun langsung melotot dan segera berlari menuju lapangan. "Hhhh... dasar, dirimu juga belum berubah Naru." tambahnya


"Dasar brengsek, apa yang kau lakukan dengan Naruto-ku hah," ucap Sasuke emosi

Buagh...

"Jawab sialan."

Buagh...

"Sudah hentikan, apa yang kau lakukan Suke." ucap Naruto menahan lengan Sasuke

"Lepaskan, akan kuhajar sih brengsek ini karena telah seenaknya memelukmu." balas Sasuke

"Hah? memelukku kapan." ucap Naruto

Sasuke pun langsung berdiri dan menghadap Naruto lalu memperlihatkan foto saat Naruto dan Shikamaru beraa diatap saat lagi Shikamaru memeluk Naruto. Naruto pun tahu kejadian itu dan terlihat kesal moodnya yang sudah membaik karena Sakura. Sekarang dibuat buruk lagi oleh penyebar foto an juga Sasuke yang sepertinya tiak mau mendengarkan omongan Shikamaru.

"Hhhhh... dengar ya Suke, waktu itu aku tidak suka dengan dirimu yang dikelilingi oleh para fans mu. Saat itu aku langsung menuju atap, dan kebetulan Shikamaru lah yang menghiburku." balas Naruto sambil mengelus kedua pipi Sasuke dengan kedua tangannya. "Jujur saja, sekarang moodku sedang buruk kembali. Tapi, melihat kalian aku harus menyingkirkan ego ku supaya kamu juga tidak emosi Suke." tambah Naruto

"Tapi,-" ucap Sasuke terpotong dengan telunjuk Naruto dibibir Sasuke.

"Jika salah satu dari kita sama-sama mementingkan ego masing-masing masalh tidak akan selesai, jadi percaya padaku Suke. Kalau aku hanya mencintaimu." ucap Naruto

"Ck, sial ku kira mereka bakal bertengkar." ucap seorang gadis mengawasi Naruto dan Sasuke dengan tampang membenci hubungan mereka. "Tapi kau akan menjadi milikku Sasuke fufufu..." ucap gadis tersebut sambil terus mengamati Sasuke

"Maaf ya Shika, sih Suke tidak berpikir panjang." ucap Naruto membantu Shika berdiri dan Shika pun menyambut tangan Naruto untuk berdiri. "Nah sekarang kau minta maaf Suke." tambahnya

"Hah?"

"Aku tidak ingin mengulang perkataan ku."

"Baiklah maaf Nara-san."

"Tidak apa-apa kok, lagipula yang salah yang menyebarkan foto tersebut. ku harap kalian bisa lebih hati-hati karena ada yang tidak menyukai hubungan kalian." balas Shikamaru meninggalkan lapangan dan di susul oleh Naruto bersama Sasuke.


"Kau sudah makan?" tanya Sasuke

"Sudah sama Sakura, kenapa?" balas Naruto

"Tidak ada kok."

"Hhh... kau pasti belum makan, nih." ucap Naruto memberikan kotak makannya kepada Sasuke

"Tapi bukannya kau sudah makan, berarti isinya kos- Aaadddaaww... kenapa kau memukulku."

"Jangan asal tuduh Teme, ini ku buat memang untukmu. Aku sudah makan roti melon tadi." balas Naruto

Sasuke pun menerima kotak makan Sasuke dan memakannya. "Hmm... lumayan sipa yang buat ibu mu?" tanya Sasuke

"Bukan kok, aku yang buat. Maaf ya sedikit gosong." Balas Naruto

"Hn."

'Ku harap ini telah selesai, ku ingin mengajakmu ke tempat itu Suke.' batin Naruto penuh harap

"Ada apa?" tanya Sasuke

"Ah ti,,,tidak apa-apa kok." balas Naruto yang menghindari tatapan Sasuke dan bersamaan dengan bel masuk pun berbunyi, tidak lama sang wali kelas bernama Asuma pun masuk

"Sensei maaf, hari ini tidak ada pelajaran sensei." ucap Ino

"Hari ini saya mau mengumumkan bahwa besok, kalian akan pariwisata ke pantai selama 3 hari 2 malam." ucap asuma dan disambut sorak sorai gembira para siswa.

"Wah nanti aku harus memakai bikini yang seksi." ucap para siswi

"wah asyik ada kontes ratu terseksi dong." balas para siswa

"Ne Naruto kau gimana?" tanya Sakura mendekati meja Naruto

"A...aku mungkin hanya memakai pakaian renag yang biasa." balas Naruto dan entah kenapa sebagian besar siswa langsung lesu dan sasuke langsung mendeathglare para siswa yang mengingkan sang kekasih bertampil seksi

"Yah Naru, tidak seru dong. Bagaimana kalau pulang nanti kau ikut aku dan Tenten untuk memilih pakaian renang, boleh kan Sasuke kalau Narunya kami pinjam."

"Hn."

"Ta..tapi.." balas Naruto

"Tidak ada tapi-tapian." ucap Sakura mutlak "Lagipula mungkin saja nanti Sasuke semakin mencintai mu." bisik Sakura

Blush...

"SAKURA..." teriak Naruto dengan wajah yang merah, sedangkan Sakura pergi menjauh.


Sepulang sekolah Naruto langsung dibawa (Ditarik) oleh Sakura dan Tenten ke dalam mobil milik Tenten menuju tempat pakaian renang dan Naruto akan membuat kedua temannya ini untuk memukul kepalanya, sedangkan Sakura dan Tenten tahu bahwa akan bagus jika Naruto memakai bikini untuk pakaian renangnya dan dijamin semua lelaki dikelasnya akan tewas karena kehabisan darah, bahkan itu juga akan berlaku bagi Sasuke. Memikirkan hal itu Sakura dan tenten hanya bisa tertawa membuat Naruto bingung.

Sesampainya ditempat Naruto lah yang pertama disuruh memilih, walau awalnya Naruto menolak dengan sedikit dorongan (Paksaan), akhirnya Naruto memasuki tempat itu dan mulai memilih. Disaat Naruto sedang memilih Sakura dan Tenten juga sibuk mencari pakaian renang untuk dirinya masing-masing.

"Kau sudah Naru?" tanya Tenten

"Belum." balas Naruto

"Hei Saku, kita pilihkan buat Naru." ucap Tenten

"Wah boleh." balas Sakura dan Naruto mempunyai firasat buruk mengenai hal ini.

Selama 30 menit Sakura dan Tenten harus kerja keras supaya Naruto memilih yang dipilih mereka, karena disaat Naruto menolak dan bilang akan memilih untuk dirinya, Naruto memilih model kaos kalau tidak model one piece (Pakaian Renang sekolah) dan sukses ditolak oleh Sakura dan Tenten. Tapi, pakaian yang dipilih Sakura dan Tenten membuat Naruto menelan ludah karena terlalu minim bagi Naruto. Dengan terpaksa Naruto memilih 2 pasang, karena permintaan (Perintah) Sakura dan Tenten. Pakaian yang dipilh Naruto benar-benar bisa membuat para lelaki mengeluarkan darah hingga kena anemia. Setelah selesai Sakura dan Tenten mengantar Naruto pulang.

"Terima kasih." ucap Naruto keluar dari mobil

"Sama-sama dan sampai ketemu besok dan jangan lupa pakai pakaian renangnya." ucap Sakura

"Kau beru pulang Naru." ucap Naruko yang sedang menonton berita

"Kakak sendiri bukannya hari ini ada urusan katanya." balas Naruto yang segera menuju kulkas untuk minum

"Tenang saja, urusan kakak sudah selesai kok."

"Ha ha ha benar-benar pengacara yang mengerikan."

"Jika tidak begitu, gimana caranya aku bisa melampaui kaa-san Naru."

"Iya...iya... oh iya besok aku ada acara ke pantai sama sekolah, selama 3 hari 2 malam."

"Baiklah sekarang kita persiapkan buat besok." ucap Naruko

Malam itu Naruto dan Naruko mempersiapkan semua keperluan Naruto abhkan sampai ada saatnya Naruko tertawa karena pakaian renang yang dibawa Naruto hingga membuat sang adik kesal, selesai itu Naruto langsung tertidur dikasurnya.

To Be Continue


Next Chapter

"MMpphhh...suke...nnnghhh..." Naruto hanya bisa mendesah sambil menyebut nama sang kekasih

"Suke, sedang apa kau disini." lirih Naruto

"Naruto dengarkan penjelasan ku dulu." ucap Sasuke


Wah cahp depan masuk ke lemon nih. Semoga puas ya