I'M NOT !
Main Cast : Kim Jongin & Oh Sehun
Other Cast : Bertambah seiring pikiran author
Pairing : Kaihun/Sekai dll '-'
Genre : Romantic, Humor, Gado-gado
Rated : T-M
Warning : Crack Pair dont like dont read! Alur melejit kek jet couster, OOC, Typo bertebaran TYPO IS MANUSIAWIIII
~ I'M NOT ! ~
Kalau dirinya sekamar dengan chanyeol...
Malapetaka... tangan chanyeol yang sudah terbiasa memegang bahkan meraba sesuatu tanpa izin itu sangat mengerikan.
Jongin melihat chanyeol yang sekarang sudah merebahkan tubuhnya di sofa, tatapan jongin turun ke tangan chanyeol yang besar. Dan itu membuat jongin trauma 'aih namja ini benar benar'
~oo~
Jongin sudah menceritakan semuanya pada sehun,
"mengerti?" tanya jongin berharap sehun mengerti apa yang tengah ia bicarakan.
"ye hyung, jadi? Aku tidur dimana?" sehun sedikit khawatir jika dirinya akan memberikan kamar nya pada chanyeol.
"kau tidur di luar, dan aku di dalam oke?" sehun yang tengah meminum air putih langsung tersedak
UOOHOKKK!
"yak! Kau kejam sekali! Aku disini juga tamu!" sehun tidak rela.
"memangnya kau mau tidur denganku bodoh?"
Sehun teringat... 'ngghhh h-hyunggghhh'
"ANDWAEE!"
"ya kalau begitu kau tidur di luar, aku sediakan selimut" jongin mencoba meyakinkan sehun agar mau tidur di luar,
"kenapa tidak kau saja?" sehun mencibir kesal, tapi jongin masih memandanginya lekat.
"ayolah sehun, ku mohon! Tugas ku terlalu banyak dan jika aku tidak mengerjakan dekat komputer ku, aku tidak akan bisa albino bodoh!"
~oo~
"haii kauu" sehun menoleh ke arah namja tinggi yang tiba tiba duduk di sampingnya. Sehun sedikit gelagapan.
"eh iya hyung?" namja yang bernama chanyeol itu tersenyum melihat sehun.
"aku hanya ingin berkenalan, kau sehun kan? Aku chanyeol" sehun yang mendengar cerita bahwa namja di depannya itu adalah seorang gay membuat sehun takut takut menjawab chanyeol.
"hai chanyeol hyung.." sehun gugup
"kenapa nada bicaramu seperti itu? kau jangan gugup, aku tau kau pasti takut karena aku gay, bukan?" sehun kaget, bagaimana bisa namja di depannya ini tahu apa yang tengah ia pikirkan.
"ah tidak hyungg" sehun mengambil remote tv dan mengganti channel tv di depannya,
"jangan berbohong wkwk, coba liat MBC aku akan tampil di sana" sehun menoleh dengan tampang seakan ia tidak mempercayai kata kata chanyeol.
"kau lucu sekali hyung" -_-
Jongin berjalan dan duduk diantara chanyeol dan sehun, "kalian sedang membicarakan apa?" jongin mencoba mencairkan suasana.
"kau! Pergii, sempit sekaliii hyunggg" sehun yang merasa terhimpit, mencoba mendorong dorong tubuh jongin, sedangkan jongin terdorong dan terjatuh, dengan wajah jongin jatuh tepat atau bisa di katakan hampir di selangkangan chanyeol.
Jongin melotot. Ia langsung kembali membenarkan badannya. Sedangkan chanyeol
"kau! Benar benar!" jongin mencoba mencekik sehun,
"h-h-hyungg! Eeekkkk" sehun mencoba melepaskan tangan jongin dari lehernya.
"kalian ini benar benar berisikk! Sehunnie, kau tidur dimana? Jangan tidur di luar ayo tidur bersamaku" ajak chanyeol,
Sehun melirik ke arah chanyeol yang sudah berdiri dan menghampiri sehun, sedangkan jongin terhenti.
"eh? Aku? tidur di luar saja hyungg" jawab sehun mencoba manis, tapi di mata jongin itu benar benar menjijikkan.
"kau yakin? Siapa tahu kita bisa lebih akrab?" rayu chanyeol yang langsung merangkul bahu sehun.
"ah tidak tidak, aku bisa tidur di luar"
Jongin membayangkan jika sehun yang terbiasa tidur dengan keadaan toples atas akan tidur bersama chanyeol? itu... sangat...
"biarkan sehun tidur denganku hyung" tiba tiba jongin angkat bicara.
"m-mwo? TIDAK MAU! HIHH" sehun menolak keras keras,
"hei tuh! Sehun menolakmu, biarkan sehun tidur denganku!" chanyeol merasa menang,
"tidak! Kau! OH SEHUN! KAU TIDUR DENGAN KU!" jongin melotot ke arah sehun.
~oo~
"jongin hyung... aku takut dengan chanyeol hyung" sehun memecah keheningan antara mereka sejak tadi, ya! Mereka sedang berada i kamar jongin.
"begitulah orang itu!" jongin sepertinya masih sibuk dengan layar komputer di depannya.
"aku harus apa hyung?" sehun menatap langit langit kamar jongin sambil merebahkan diri di kasur berwarna hitam itu.
"dia tidak akan berani mendekati orang yang sudah berpasangan" jawab jongin asal.
"tidak... berani... mendekati orang yang sudah... berpasangan..." sehun mengulangi kata kata jongin.
"hmm..."
"HYUNG! AKU PUNYA IDE!"
~oo~
"albino! Kau jangan pernah membuka bajumu! Cobalah tidur dengan memakai baju!" jongin waswas jika sehun hendak melepas bajunya.
"ini sudah kebiasaan bagaimana bisa?" sehun mencibir, "ah oke lah oke" sehun memeluk guling di sampingnya, untung saja kamar jongin memiliki kasur king size.
Tidak sampai lama, jongin menghampiri kasurnya dan hendak tertidur namun ketika ia melihat wajah damai sehun, ia terhenti.
'indah sekali' jongin masih memperhatikan wajah sehun, berbeda sekali jika sehun sednag mengomel dan ngedumel tidak jelas.
'YAK! KIM JONGIN KAU NORMAL!'
~oo~
Sehun merasakan sesuatu yang berat menimpa perutnya, "nghhhh..." sehun hendak mereganggkan badannya,
"omo!" sehun kaget, kini wajahnya sangat dekat dengan jongin bahkan hidung mereka saling menyentuh, dengan tangan jonging memeluk pinggang sehun.
Sehun rasanya ingin berteriak kembali namun ia tidak mau membangunkan namja di depannya saat ini. Tangannya menutup mulutnya berharap mulutnya itu tidak membuat jongin terbangun.
DEG DEG DEG DEG DEG
'ada apa ini?' sehun memukul mukul dadanya sambil melihat dirinya di cermin, 'aku ini normal, oh god' 'aku masih menyukai buah dada wanita jinjja! Aku masih pantat wanita yang seksi dan hot, aku juga masih menyukai lubang para wanita!'
Lubang...
Lubang...
Sayang sekali, perasaan sehun menyangkalnya, mungkin kini sehun lebih suka lubangnya terisi oleh milik jongin.
"ANDWAEEEE!"
~oo~
"hyung aku berangkat sekolah dulu!" sehun memakai tas ranselnya dan berpamitan pada jongin yang masih asik menonton acara tv 'spongebob' seperti biasa.
"berangkat saja sana" jawab jongin malas, tapi malah sehun menghampiri jongin.
"mau apa kau?" selidik jongin, sehun menengadahkan tangannya.
"uang jajan mana?" tanya sehun "aku tidak punya uang, aku ingin naik bus" sehun membuat alasan.
"minta saja pada eomma mu! Kau menyingkirlah! Aku tidak bisa melihat tv" jongin mengusir sehun tanpa melihat pada sehun.
"KAU BENAR BENAR KEJAM! DASAR KKAMJONG" sehun kesal.
akhirnya sehun berangkat dengan tangan kosong. Tapi sehun tidak sebodo itu, ia mengambil beberapa helai roti. Hanya beberapa, ia menimbang nimbang "ini tidak cukup" akhirnya sehun mengambil semua roti + bungkusnya dan memasukkannya di dalam tas ranselnya.
"kau mau berangkat sekolah? Aku juga mau ke minimarket! Sekalian saja aku antar" tiba tiba chanyeol muncul sambil menggigit apel.
KRENYES...
'oh tidak sexy sekali!' sehun menatap chanyeol, 'anio! Aku bukan gay!'
~oo~
"dimana sekolahmu?" tanya chanyeol sambil memperlambat kecepatan mobilnya.
"disinih! Stop hyunggg" chanyeol menepikan mobilnya, "wah! Ini sekolah elite, kau pintar juga" pikir chanyeol.
Chanyeol belum tahu, kalau sehun selalu mendapat peringkat 3 terbawah setiap tahun.
"ah? Iya heheh, aku berangkat dulu hyung" tanpa sadar tangan chanyeol mengelus kepala sehun sampai belakang kepalanya.
'oh tidak!'sehun membeku, mungkin kini wajah nya sudah merona.
Sehun sebenarnya takut sekali dengan orang ini setelah mendengar cerita dari jongin. Dan cerita itu membuat sehun was was akan chanyeol, namun chanyeol yang memang terbiasa seperti itu malah membuat sehun merona, ya sehun belum pernah di manja seperti itu.
"kau belajar yang rajin, sehunnie"
"ah eh eee i ya hyungg"
~oo~
"hei jongin! Sehun mu itu manis sekali" chanyeol merebahkan tubuhnya di sofa tepat di samping jongin.
"hyung kau! Jangan pernah mendekatinya" nada jongin sedikit mengancam,
"memangnya kenapa? Kau pacarnya? Bukan kan?" jongin tertohok mendengar chanyeol, ia benar benar tertohok sekarang.
Jongin tidak menjawab.
"kulit sehun putih sekali, serasa aku ingin melahapnya, aku ingin mengelus nya! Pasti sangat manis" chanyeol mencoba memancing jongin.
Jongin ikut membayangkan tubuh sehun yang putih mulus, tapi sialnya dia juga membayangkan sehun naked.
Membayangkan ketika sehun mendesah kan namanya,
Membayangkan bagaimana wajah sehun merona,
Itu pasti sangat lucu sekali.
"kau tahu juga jongin? Tadi aku memperhatikan bibir sehun, bibirnya kecil dan warnanya sangat menggoda, bahkan cabe cabe perempatan kalah hot dengan si sehun! Aku ingin merasakan bibir menggoda itu"
'hentikan hyung hentikan!' tanpa sadar,' jongin kecil' kini hampir berdiri.
'oh geez! SHIT!' jongin langsung berdiri dan pergi menuju kamar mandi.
Ia berhenti, berbalik.
"kau tidak akan bisa mendapatkan sehun"
~oo~
"ahhh shit!" jongin membuka celananya. Juniornya sudah mengeluarkan pre-cum.
Bagaimana bisa dengan memikirkan sehun dirinya sudah seperti ini. "sehun -_-" pikirannya mengatakan sehun itu memang dumbass, tapi tetap saja jika ia sudah berhubungan mengenai 'mulus'sexy'hottie' dan jika junior mereka berdiri hanya dengan membayangkannya saja itu memang di anggap wajar.
"its not good! I cant control my libido!" perlahan tangan jongin meremas miliknya sendiri. Ia membayangkan jika sehun menjilati miliknya
dan memutar mutar lihai lidahnya
"ahh nghh hahh"
Membayangkan sehun menghisap kuat junior besar miliknya,
Membayangkan wajah sehun yang sangat menggoda, mata berair, bibir merah sudah terisi penuh dengan miliknya, liur sehun yang menetes netes.
Dan itu berhasil membuat jongin kehilangan akalnya.
"hahhh hahh sehunniehhh" jongin benar benar sudah di buat gila oleh sehun.
~oo~
"kenapa kau lama sekali di dalam kamar mandi? Apa kau masturbasi hanya dengan memikirkan sehun?" seperti di hantam meteor.
"JAGA MULUTMU HYUNG!"
"kau benar benar sama seperti dulu jonginnie"
~TBC~
HAHAHA LANGSUNG UPDATE NIH WKWKWK
MAU NYELESEIN SEMUA EP EP TERUS BARU HIATUS..
SUMPAH KEKURANGAN IDE LAGI NIHHH , BANTUIN NYARI IDE YOOK WKWK
THX BUAT SEMUA REVIES YANG SETIA
THX BUAT READES YANG SUKA MAU ENGGAA AKU TETEP CINTA KAMU /nonono
KADANG JUGA NGAKAK BACA REVIEW, SAMPEK KEK ORANG GILA. PADAHAL JUGA GA LUCU /stresss
OHIYA SI SEHUN PUNYA IDE...
NNTAR AUTHOR JELASIN IDE NYA DI NEXT CHAP...
