Hai Semua! Ini Chapter terakhir dari fic ini (tapi nanti masih ada Omake sih)
HAPPY READING~
NOTE: Italic=dalam pikiran,jurus Bold=Surat, mading
Disclaimer: Saint Seiya itu milik Kurumada-sensei! tapi Mitsuki, Kaoru, Ayame, Nagisa, Teru, dan OC lainnya itu milik saya...
~Mitsuishi Gakuen 8.20, Kelas 8.S~
"Selamat pagi semua!" ucap Mitsuki dengan riang
"Oh. Mitsuki. Pagi." ucap mereka pelan, wajah mereka sudah seperti mayat saja, pucat sekali
"Loh? Kalian kok lesu gitu? Kurang tidur ya?"
"Iya. Padahal biasanya setelah pertarungan seperti itu aku tidur pulas, tapi ini malah gak bisa tidur..." cerocos Seiya, Hyoga langsung membekap mulutnya "Dasar bodoh! Kita tidak boleh memberitahu siapa-siapa tau!" bisiknya pelan. "Oh iya ya..." balas Seiya, juga berbisik
"Mereka ngomongin apa sih?" pikir Mitsuki
.
.
"Hei, liat deh... cewek itu kan?"
"Eh, iya... bisa-bisanya ya dia, berakting seperti tidak terjadi apa-apa"
"Eh? Mereka ngomongin apaan?" celetuk para Bronzies dan Mitsuki bersamaan
"MITSUKI-SAN!"
"Nah, itu kenapa lagi?" ucap Mitsuki sambil berjalan keluar dari kelas 8.S
"Mitsuki-chan, gawat!"
"Sabar dulu, Kaoru-chan, Nagisa-chan. Memangnya ada apa?" ucapnya mencoba menenangkan kedua gadis itu
"Pokoknya gawat! Cepat ikut kita!" balas Kaoru sambil menarik tangan Mitsuki
Akhirnya mereka bertiga berlari ke mading yang berada di lantai 1, dan sampai di sana ada banyak murid yang berkerumun. Dengan berdesakan, akhirnya mereka bertiga berhasil ke barisan depan, tapi begitu melihat berita yang ditempel di mading, wajah Mitsuki berubah menjadi pucat pasi
8.A KAMISHIRO MITSUKI, MENDEKATI 8.S DEMI INFORMASI TENTANG GRAUDE CORPORATION
Kamishiro Mitsuki (foto) kelihatannya sih seperti gadis biasa dan polos. Tapi sebenarnya ia sudah menipu dan menggunakan murid-murid kelas 8.S demi informasi dalam tentang Graude Corporation.
Sebagai cucu dari CEO Olympia Corporation, sangat berguna jika informasi tentang saingan kerja mereka, Graude ia mendekati orang-orang yang dekat dengan Saori Kido, CEO Graude.
Entah berapa informasi perusahaan lain yang didapatnya dengan cara yang sama, tapi yang pasti, kelakuan macam inilah yang menurunkan citra Jepang di mata dunia
"Berita macam apa ini!? Mitsucchi mana mungkin seperti itu! iya kan?" celetuk Ayame yang sudah ada di sana dari tadi, sayangnya pertanyaan itu tak di jawab karena Mitsuki sedang berada di state of shock...
"Parah ya, cuman demi informasi doang-"
"Sampai menipu Seiya-san dkk-"
"Hei, jangan-jangan perusahaan yang bangkrut itu gara-gara dia?-"
Makin lama makin banyak murid-murid yang berasumsi buruk terhadap Mitsuki, dan di antara mereka, para cewek dari FC Bronzies tersenyum puas melihat Mitsuki yang pucat
.
.
Dengan gemetaran, Mitsuki mengangkat tangannya ke kedua sisi kepalanya, mukanya semakin pucat "Tidak, bukan seperti itu! aku tidak melakukan hal seperti itu!" pikirnya, ucapan murid lain terngiang-ngiang di telinganya, pandangan mereka seakan menusuknya "Tidak... Kumohon hentikan! Tolong! Hentikan! Jangan memperhatikanku!". Matanya mulai berair, rasanya ia ingin menjauh dari sana tapi badannya gemetar tak bisa bergerak.
"WOI SUDAH CUKUP!" teriak Seiya
"Dasar, masa kalian percaya berita sampah ini sih!" lanjutnya sambil merobek kertas itu dan meremas-remasnya
"Tapi Seiya-san! Cewek itu cuma menggunakan kalian saja" celetuk seorang siswa, yang tidak lain tidak bukan adalah ketua FC Bronzies
"Enak saja! Mitsuki-chan gak pernah sekali pun nanyain kita soal Graude atau semacamnya!" balas Shun
"Tapi di mading kami tertulis jelas kan!" ucap anggota lain
"Hoo, jadi yang menulis ini kalian toh..." kata Ikki
"Memangnya kalian ada bukti?" tanya Hyoga
"Pa, pasti informasi-informasi itu ada di dia kan!" ucap anggota satu lagi sambil menunjuk Mitsuki yang masih shock
"Jadi kalian tidak ada bukti ya?" balas Minami dari belakang mereka "Tanpa bukti yang jelas, kalian menuduh seseorang yang tidak bersalah..." lanjutnya, sambil sedikit (banyak) mengeluarkan hawa pembunuhnya
"Justru berita ini yang aneh. Walaupun benar, ini pasti di ketahui hanya oleh orang-orang Graude atau Olympia... jadi bagaimana kalian dapat informasi semacam ini?" kata Shiryu sebelum Minami menerjang mereka
"Ugh..."
"Kalian sudah ketahuan berbohong. Sekarang jawab! Kenapa kalian melakukan ini!" ancam Minami masih dengan hawa pembunuhnya
"Ha, habisnya dia centil banget sih! Mentang-mentang cantik, mentang-mentang kaya, ngedeketin murid-murid kelas 8.S gitu aja!" ungkap mereka hampir bersamaan
Seiya langsung naik darah, ia hampir menerjang mereka kalau tidak di tahan Geki dan Ban "KALIAN BODOH ATAU APA SIH! Cuman gara-gara alasan bodoh itu! Terus kenapa kalau kita berteman!? Memangnya apa urusannya dengan kalian!? Kita dan Mitsuki itu berteman, dan tak ada peraturan yang mengatakan itu tidak boleh kan!?"
Mitsuki langsung teringat akan perkataannya sendiri "...Aku dan Seiya-kun tachi adalah teman, dan tak ada peraturan yang mengatakan itu tidak boleh..."
"Seiya tenanglah gak usah segitunya..." ucap Shun mencoba menenangkannya
"Aku..."
Perhatian semua langsung terpusat kepada Mitsuki, mereka sedikit kaget, gadis itu dari tadi diam terus... tapi sekarang dia mulai berbicara lagi
"Aku, tidak bermaksud menyakiti siapa pun, tidak akan dan tidak pernah, tapi... kalau tindakanku berteman dengan Seiya-kun tachi itu menyakiti seseorang. Maka, maka aku minta maaf sebesar-besarnya!" setelah berkata itu ia membungkuk ke arah para siswa "Aku mungkin terlihat egois, sombong ataupun centil... tapi itu bukanlah tujuanku!". Ia lalu kembali menegakkan badannya dan tersenyum, senyumannya bagaikan seorang malaikat, bukan, senyumannya bagaikan dewi "Tujuanku... aku ingin... bisa berteman dengan semua orang. Baik lebih tua atau lebih muda, perempuan atau laki-laki, orang asing atau sebagainya... dan yang lebih penting lagi, aku ingin semua temanku bahkan musuhku, bisa bahagia". Bersamaan dengan itu tubuh Mitsuki di selimuti cahaya keperakkan, yang sayangnya, hanya dapat dilihat oleh para Bronzies di sana
"Hoi, kalian ngapain sih! Cepat ke kelas sana!" hardik guru-guru yang datang ke sana karena para murid terlalu ribut. Akhirnya, mereka pun kembali ke kelas masing-masing. Kecuali para Fan Girl, mereka di panggil ke ruang kepala sekolah karena perbuatan mereka
~SKIP TIME AFTER SCHOOL~
Shun: Niisan, cahaya Mitsuki tadi...
Ikki: Aku tahu, itu bukan cahaya biasa. Tidak salah lagi, itu pasti Cosmo!
Seiya: Jangan-jangan aku memimpikan Mitsuki karena hal itu...
Hyoga: Tapi bagaimana bisa, maksudku... seminggu yang lalu rasanya dia hanya gadis biasa
Shiryu: Sebenarnya Cosmo terdapat di diri semua orang, tapi yang dapat menggunakannya hanya...
Ikki: Para Saint, Marina, Specter, Tenshi, God Warrior, dan pelindung dewa-dewa lainnya bukan?
Shiryu: *mengangguk*
Seiya: Jadi karena Mitsuki bisa mengeluarkan Cosmonya. Dia juga Saint -ato yang lainnya, sori males nulis ( ^_^;)- seperti kita?
Jabu: Tidak juga, sepertinya dia tidak menyadari Cosmonya itu...
Geki: Tapi apa kalian merasakan kekuatannya?
Ichi: Iya, kekuatannya itu. Walau hanya sedikit Cosmo yang di pancarkannya, kekuatannya setingkat dengan Gold Saint mungkin lebih!
Nachi: Aku juga merasakannya...
Shun: Bukan cuma itu, Cosmo itu rasanya sama dengan Cosmo God Cloth Artemis kemarin malam!
Ban: Benar, tapi kalau begitu...
Jabu: Yah sudahlah! lebih baik jika kita beritahu Ojousama soal ini dulu!
ALL: *mengangguk*
.
.
Sesampainya di Mansion, mereka segera memberitahu Saori soal Cosmo Mitsuki. Awalnya ia kaget, tetapi setelah beberapa saat ia tersenyum "Sepertinya dugaanku benar..."
"Saori-san kenapa anda tersenyum?" tanya Seiya
"Mari kita bilang saja, Mitsuki itu, tidak seperti apa yang terlihat dari luar..."
「完」
SELESAI!
Wina: Nah, sekarang langsung saja kita sambut para juara 2 Goldies favorite saya Gemini Saga dan Gemini Kanon!
Saga, Kanon: Halo semua...
Mitsuki: Waah, sama-sama Gemini ya~
Kanon: Memangnya kamu lahir kapan?
Mitsuki: 21 Mei jam, 7 malam!
Teru: Kalo aku 21 Mei, 2 tahun sebelumnya jam 7 pagi
Saga: Sa, sampe jamnya tau...
Kanon: Kalo kita jam berapa Ga?
Saga: Tanya Kurumada-sensei aja
Wina: Gak penting kali, toh kalian lebih tua -15 tahun malah-
#Gianti-Faith
Wina: sabar Gianti-chan! tinggal nunggu jam tayangnya!
Kanon: Iya tuh bener, kok Athena terus yang di targetin?
Wina: Kan Poseidon belom muncul...
Saga: Lagian yang ngutuk itu Athena
Kanon: Loe kok bukannya ngebelain adik loe sih!?
Saga: Gw kan cuma ngomong kenyataan!
Kanon: kalo itu gw juga tau
(Saga n Kanon berantem)
Wina: Hahh, mereka gak pernah bisa akur ya?
Teru: Gak kayak kita ya Mitsuki?
Mitsuki: Eh, nggak juga kok...
(Saga ngedorong Kanon, Kanon tabrakan sama Mitsuki, berduanya jatuh bareng)
Wina: Wahh, posisi bahaya nih *smirk*
Teru: JAUHIN ADIK GW, OM-OM GIRANG!
Wina: Waduh gawat nih.
Wina: Maaf karena saya mesti melerai Teru dan Kanon jadi ficnya sampai sini dulu ya~
Saga: Maaf atas segala typo, OOC keterlalua, kegajean, ato ficnya aja yang terlalu jelek
Saga: Saya Gemini Saga
Wina: Saya AmuletWin777
Berdua: PAMIT!
Wina: Nah sekarang bantu aku Saga
Saga: OK (siap-siap Ares Mode)
