Chapter 6
Pervious chapter
Ting tong… suara bunyi bel pintu membuat changmin langsung menoleh. Dia pikir mungkin itu kyuhyun yang tidak jadi pergi karena menyadari ketololannya. Namun, otak jenius changmin bekerja… hey, ini rumah kyuhyun bukan? Jadi, tak mungkin kyuhyun dengan sopan memencet bel rumahnya sendiri bukan? Jadi, kesimpulan yang dibuat changmin adalah orang diluar itu bukanlah kyuhyun ataupun sungmin. Karena mereka berdua tidak pernah memecet bel pintu rumahnya sediri.
changmin pun beranjak melangkah menuju pintu dan membuka pintu tersebut. terlihat sesosok namja tampan dengan kopernya. tiba-tiba...
"YAKKK... KAU SIAPA?"ucap namja itu kearah changmin sambil menunjuk wajah changmin dan berhasil membuat changmin menatapnya horror. Dejavu, eoh?
My New 'APPA'
"mwooo? Namaku shim changmin. Itu aku." Jawab changmin simple. Membuat namja tampan itu mengangguk-anggukan kepalanya. "kau sendiri siapa?" tunjuk changmin tepat dihidung mancung namja tersebut.
"aku?"tanya namja itu sambil menunjukkan dirinya. "naneun choi siwon imnida. CALON SUAMI CHO KYUHYUN." Ucap namja tampan itu ramah sambil menekankan kata-katanya terakhir.
"oooohhhh…"changmin mengangguk-anggukan kepalanya. Namun, tiba-tiba raut wajah changmin terlihat berpikir. Sepertinya tokoh kita yang jenius ini telah menyadarkan sesuatu.
"MWOOOO? CALON SUAMI?"
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Lain dengan changmin lain juga dengan apa yang dialami oleh sungmin. Sambil menggerutu sesekali dia menjulurkan kepalanya kedepan memastikan hujan yang turun akan reda. Namun, rasanya seperti sia-sia. Hujan ini rasanya akan turun sangat lama melihat derasnya hujan yang turun. sungmin sedikit menyesali kecerobohan yang diperbuatnya karena lupa membawa payung.
"ahhh… andai ada appa disini."lirih sungmin seketika teringat dengan kyuhyun yang akhir-akhir ini selalu berada disampingnya itu. Namun apa daya? Mana mungkin ada orang bodoh yang menerobos hujan deras seperti ini. sungminpun menggeleng-geleng kepalanya karena sempat berpikiran bodoh seperti itu.
Sungmin lalu menatap hujan itu dengan pandangan yang pasrah dan kosong. Tapi, tak lama kemudian sungmin memfokuskan matanya kedepan. Bukan karena hujan berhenti ataupun tiba-tiba ada payung terbang yang menjemputnya. Melainkan, sesosok namja yang bak kesetanan berlari menghampiri sungmin. Sungmin melebarkan matanya, tiba-tiba saja ada perasaan yang hangat melihat sosok namja itu. Entah mengapa kini rasanya sungmin benar-benar berterimakasih pada tuhan karena telah mengirimkan sesosok 'namja' yang seperti itu. Walaupun 'sedikit' bodoh namun keberadaan namja itu mampu membuat hari-hari sungmin sedikit berwarna.
"hhh… minnimie chagi… hhh… kau sudah menunhhh… gu lamahh?" tanya namja itu yang ternyata kyuhyun yang sedang menggigil kedinginan.
"ne… kau lama, appa~"ujar sungmin lalu langsung memeluk kyuhyun yang kaget karena mendapatkan 'hadiah' dari anaknya itu.
"yahh… jangan memelukku minnimie chagi.. hh… nantihh… kamu… basah."
"biarin~aku kan sedang menghangatkan 'appa'ku yang nakal ini."ujar sungmin manja membuat kyuhyun mau tak mau tersenyum dengan kelakuan sungmin tersebut.
Mereka pun berpelukan seperti itu tanpa menyadari jika hujan telah reda. Sepertinya mereka masih menginginkan atau lebih tepatnya kyuhyun yang tidak mau menyia-nyiakan kesempatan langka ini melihat kyuhyun yang berbalik memeluk sungmin yang sejak kapan mulai memberontak lagi.
"yakkkk… lepaskan aku appa…!"teriak sungmin sambil berusaha melepaskan dirinya dari kungkungan tangan kyuhyun.
"shireoooo… aku masih menginginkan kehangatan anakku…!" protes kyuhyun lalu membenamkan wajahnya dileher sungmin. Alhasil, membuat sungmin gencar mencoba melepaskan dirinya.
"lepasssssssssssss…..!"
"anieyooooo…..!"
Yak, seperti inilah satu jam yang mereka lakukan hingga akhirya sungmin dapat melepaskan dirinya setelah berhasil menerjang kyuhyun yang jatuh dengan tidak 'elit'nya. Mereka pun berjalan berdua walau terlihat dari gesture sungmin yang mengambil jarak antara keduanya.
"yakk.. minnimie chagi, jangan jauh-jauh gitu dong… kesini!"ujar kyuhyun yang jengah melihat jarak antara dia dan sungmin.
"ogah."jawab sungmin cuek.
"yakkk.. min… ha… hattccyyyuu."kyuhyun pun bersin membuat sungmin tak tega melihatnya. Hey, tahukah kau sungmin jika kyuhyun mencari-cari dirimu diderasnya hujan yang membasahi dirinya yang hanya memakai kemeja tipis tanpa menggunakan payung?
"aissshhh… tak bisakah appa tidak merepotkanku sekali saja."gerutu sungmin sambil mendekatkan dirinya dengan kyuhyun.
"mianhe."lirih kyuhyun lemah.
Greppp… sungmin menggenggam sebelah tangan kyuhyn menyalurkan sedikit kehangatan kepada kyuhyun. Jujur saja, terasa aneh bagi sungmin karena ini adalah untuk pertama kalinya dia memegang tangan seorang pria. Apalagi pria itu adalah appanya sendiri. Perasaan aneh dan nyaman yang dirasakan sungmin menjadi background suasana yang mereka ciptakan. Rasanya sungmin sangat merasa enggan untuk melepaskan tangannya dari kyuhyun jika mereka telah sampai dirumah kyuhyun. Sungmin merutuki dirinya yang sempat-sempat berpikiran yang aneh-aneh tentang keduanya. Dengan cepat sungmin melepaskan tangannya dari kyuhyun dan dengan langkah tergesa-gesa dia meninggalkan kyuhyun dan tidak melihat kedua orang yang menatapnya bingung.
Kyuhyun tersenyum memandang tangannya itu dan menggenggamnya seolah-olah dia sedang menggenggam sesuatu. Dia masih bisa dapat merasakan kehangatan dari tangan sungmin tersebut. dan dengan perasaan bahagia dia memasuki rumahnya dan rasa bahagia itu lenyap ketika dia melihat 'salah satu' orang yang berada diruang tamunya tersebut.
Tiba-tiba, seorang namja tampan memeluk kyuhyun erat tanpa mempedulikan keadaan kyuhyun yang basah kuyup tersebut. kyuhyun menatap horror namja yang memelukanya itu dan menatap changmin tajam seakan-akan berkata. 'kenapa dia bisa ada disini?' yang dijawab changmin dengan tatapan 'itu karena dia ada didepan rumahmu,appa~'
'kenapa tidak kau usir saja orang ini.'batin kyuhyun yang memberikan telepati kepada changmin.
'yakkk…. Apa appa tidak lihat jika diluar hujan.'
'lalu, apa urusanku?'
'tentu saja akan jadi urusanmu jika besok pagi ada berita mayat seorang namja tampan yang mati kedinginan didepan rumahmu karena tidak diperbolehkan masuk oleh tuan rumah yang bersangkutan.'
"bogoshipoyo kyunnie~"ucap siwon membuat kyuhyun dan changmin menghentikan aktifitas kontak telepati antara sesama 'evil' itu.
"n.. ne.. nado hyung."jawab kyuhyun ragu.
"saranghae kyunnie…"
"mwooo?"jangan kira ini berasal dari mulut kyuhyun ataupun changmin tapi suara ini berasal dari namja manis kita karena kini posisi sungmin sekarang tepat melihat dengan jelas seorang namja yang tak dikenal kini memeluk appanya sambil mengucapkan kata-kata cinta. That impossible.
"minnimie chagi/sungmin-ah."panggil kyuhyun dan changmin yang terkejut dengan keberadaan sungmin.
"appa~siapa lagi dia?"tunjuk sungmin kearah siwon yang menatapnya bingung
"kyunnie siapa dia?"tunjuk siwon juga kearah sungmin.
Kyuhyun menggaruk-garukkan kepalanya frustasi. Kepalanya sedari tadi seperti ingin pecah melihat keadaannya sekarang. Dengan kondisi lemah begini rasanya kyuhyun ingin menghilang saja dari hidup ini sebentar. Sedangkan changmin? Oh, dia tak ambil pusing dengan melihat keantusiasan dia melihat ketiga namja itu dengan pandangan yang berminat. Sungguh, sangat menyenangkan jika melihat kyuhyun menderita seperti ini. kapan lagi eoh? Namun, rasanya ini tak akan berlangsung lama karena belum sempat kyuhyun menjawab. Tiba-tiba saja kyuhyun hilang keseimbangannya dan membuat dia hampir mencium lantai jika tidak ada siwon yang singgap menangkapnya.
"appa~/kyunnie."jerit ketiga namja itu.
Apa yang akan terjadi? Bagaiamana dengan kyuhyun? Bagaimana kyuhyun menjelaskan kepada sungmin dan siwon? Kericuhan apa lagi yang akan dialami dikediaman rumah cho itu?
To be continued
Hehehe… sebagai ganti rasa bersalah karena update lama maka aku posting dua chapter sekaligus… semoga kalian senang, ne? sekali lagi gomawo karena mau mereview ff ini.
Balas review
Kyutmin : banyak loh yang masih menanya-nanyakan si kyuhyun itu 'appa' nya sungmin atau tidak. Tapi maaf chingu, aku masih belum dapat menjawabnya. Biarlah, para readers yang membayangkannya seperti apa.
Yefahkyuminshippclouds : udah dijawab tuh dichapter 4
Princess pumpkins elf : haha tenang saja chingu di ff ini para tokohnya kubuat OOC coret-nista-coret. Jadi changmin pun akan dapat bagiannya.
Hapsarikyuku : ini juga diusahakan biar gak ada typo lagi chingu. Maksa? Nggak kok chingu. Sampai sekarang masih dialur jalan yang kutulis kok (^.^)
Pumpkinsparkyumin : memang. Cuma aku gak kepikiran buat ff aku jadi cerita incest… ini saja udah abal-abal… ntar gimana nasib ff aku ini?
Amalia : iya, gak ingat umur tuh si kyuhyun.
KID : terima kasih sarannya chingu… tebakanmu hampir benar kekeke… mianhe, abis aku sempet drop karena mengingat karya aku selalu ada typonya… namun aku gak janji ya kalau update cepet soalnya akhir-akhir ini aku sibuk banget… ini aja nyolong-nyolong waktu buatnya… yeoja? Hahaha… sampai sekarang sih belum kepikiran namun aku usahakan gak ada yeoja pengganggu di ff abal-abal aku ini
Evilpumpkin : daebakkk? Jangan berlebihan chingu, aku kan jadi malu… tapi gomawo jika chingu merasa seneng karena udah baca ff aku ini… sekali lagi gomawo
Chan moody : ne, ini udah lanjut.
Mitatitu : chingu kan udah aku bilang dichapter sebelumnya jika aku GAK JADI NINGGALIN FF INI *ini aku capslock tulisannya bukan karena marah ya chingu hahah. karena ini adalah ff perdana aku *ceilah bahasanya… terima kasih ya udah mau menyukai ff ini.
Lenyclouds : ada alasannya kok.. *upsss, keceplosan… hehe
Kyuloveminsujujungeunsungelf : wow jinja? Gak apa apa kok malah aku seneng setidaknya kamu udah berusaha mau mereview ff ini *terharu gomawo chingu
I was a dreamers : haha.. ini lagi diusahakan chingu… soalnya aku sibuk banget akhir-akhir ini *sok sibuk… ini saja nyolong-nyolong waktu buat nulisnya …gomawo ya chingu udah mau baca ff ini….
Hapsarikyuku : hahaha… baguslah kalau gitu… nih, hadiahnya kuberikan kyumin moment walaupun gak bagus *hiks kuharap kau senang chingu… gomawo sudah mau baca *bows
pumpkinsparkyumin : gitu deh chingu
