Black Star !

cast :

- Lee Hyuk Jae a.k.a Eunhyuk

- Lee Donghae

- Lee Sungmin

- Cho kyuhyun

- Goo Hara

- Choi Sulli

- Other Cast Member Super Junior

Genre : yaoi, mungkin romance, BUKAN NC ! hanya sedikit mengandung unsur NC

Chapter 6

"Apa itu tentang hara?" ujar donghae saat sulli yeoja yang donghae tabrak barusan sudah berdiri.

"kyuhyun bilang dia melihat hara di sebuah rumah tua didaerah distrik!" sulli menepu pundak donghae pelan.

"eunhyuk!" lirihnya menatap boneka nemo ditangannya, seharusnya donghae senang dengan apa yang dia dengar dari sulli namun memang tidak bisa dipungkiri bahwa sebenarnya dia akan lebih senang jika ada eunhyuk disini.

"ada apa dengan eunhyuk?" sulli mncoba menatap wajah donghae yang tertunduk.

"aniya! Kajja kita temui kyuhyun!" donghae menarik tangan sulli pelan, entah mengapa tiba tiba saja sulli tersenyum menatap tangannya yang tengah digenggam erat oleh donghae detak jantungnya tiba tiba saja berubah tidak beraturan saat donghae yang berjalan cepat mengeratkan genggaman tangan sulli, cinta? Mungkin saja itu yang sebenarnya sulli rasakan saat ini, entahlah dia sendiripun sebenarnya tidak tahu.

Distrik

Eunhyuk mengerjapkan matanya dan bergeliat,

"aah!" ringisnya saat ia rasa bahunya terasa sakit, matanya menyipit saat dilihatnya suasana yang begitu asing dihadapannya ruangan yang gelap begitu gelap hanya ada sebersit cahaya masuk melalui sebuah kipas yang tertempel di beberapa tembok itu membuat ruangan itu seperti sebuah diskotik cahaya yang datang silih berganti karna alat yang seperti kipas angin itu terus memutar, ia mencoba melangkah namun tertahan tangannya kini terikat oleh sebuah gelang besi tepatnya seperti diborgol yang tergantung dari atap gedung besar itu

"apa maksudnya ini! shit!" eunhyuk mencoba menarik tangannya berharap ia bisa mengeluarkan tangannya dari benda aneh itu namun nihil telapak tangannya itu tersangkut tentu saja kau tahu borgol ? ya seperti itulah bentuk besi yang melingkar dikedua tangan eunhyuk saat ini.

"kau tidak akan lama disini percayalah! Namja yang kau cintai sebentar lagi akan menjemput mu! Hahahha!" terdengar suara yang datang dari ruangan gelap dihadapan eunhyuk,

'donghae?' entah mengapa nama itu langsung terlintas dipikirannya, memang tidak bisa dipungkiri lagi sejak kecil eunhyuk memang mulai memberikan hatinya pada donghae namun ia tidak yakin, karna ia namja dan donghae sendiri namja. Namun itulah yang eunhyuk rasakan selama ini.

Mata eunhyuk membulat saat sosok dihadapannya mulai terlihat saat benda yang terus berputar didinding ruangan itu memberikan cahayanya sekilas pada sosok yang berdiri tegap dihadapan eunhyuk,

"k,,kau? Apa maksudmu!" bentak eunhyuk pada sosok namja yang perlahan mulai menghampirinya.

"aku hanya membawamu kemari untuk menemaninya!" tangan namja itu mulai menunjuk ke arah kursi yang berada disamping eunhyuk.

"hara?" teriak eunhyuk saat melihat sosok yeoja yang menatapnya sayu dengan mulit yang tersumpal dan tangan begitu juga kakinya terikat.

"aku akan menjemput namjamu! Kau tunggu saja disini! Hahaha!" sosok namja dihadapan eunhyuk membelai rahang tegasnya, dan setelah itu sosok itupun pergi menjauh darinya, eunhyuk terus menatap sosok namja yang tengah berjalan menjauh dan kemudia hilang seakan tertelan gelapnya ruangan itu.

Eunhyuk berbalik menatap ke arah hara yang tengah menangis dengan mulut yang masih tersumpal dan tangan yang terikat kebelakang kursi yang ia duduki.

"uljima hara! Ada oppa disini!" eunhyuk melontarkan gummy smilenya pada hara mencoba menenangkan hara meski sebenarnya dirinya sendiripun tidak tenang,

'donghae apa kau tidak apa apa? mengapa kau tidak bilang padaku bahwa hara telah diculik? Kau pasti sangat khawatir bukan? Apa kau juga mengkhawatirkanku donghae? Aku juga telah diculik sekarang? Donghae kau tahu aku ini namja yang takut dengan gelap? Donghae aku takut?' lirihnya membalikan wajahnya mencoba menutupi air bening yang keluar dari mata monyetnya agar hara tidak melihatnya.

Seoul 'asrama namja SM Hight School'

Dengan tergesa gesa donghae membuka pintu bertuliskan 13

"hyung kau lihat kyuhyun?" ujar donghae pada namja yang tengah duduk diatas ranjangnya memainkan i-pad nya.

"ah kalian? Kyuhyun belum pulang dia bilang dia latihan vocal disekolah!" ujar namja imut itu membenaran posisi duduknya.

"hyung apa kau melihat eunhyuk?" donghae menghampiri sungmin namja imut yang masih saja sibuk dengan ipadnya, sulli terlihat kesal saat donghae melepaskan tangannya dari genggaman donghae.

"eunhyuk? Bukankah dia bersamamu?" ujar sungmin bingung menatap donghae yang duduk disampingnya.

Sungmin menatap sulli seakan menanyakan apa yang sebenarnya terjadi saat sungmin melihat tatapan sendu donghae, sulli hanya mengangkat bahunya pertanda bahwa ia tidak tahu.

"aku pulang!" terdengar suara seorang namja yang donghae cari,

"ah itu kyuhyun!" sungmin menepuk bahu donghae pelan.

"waeyo?" tanya kyuhyun bingung.

"kau melihat hara kan? Kau bilang padaku kau melihat hara?" tanya sulli menghampiri kyuhyun yang terlihat kebingungan.

"oh hara dongsaeng donghae? Ya aku melihatnya?" ujar kyuhyun menghampiri donghae yang menatapnya datar.

"antarkan aku kesana!" donghae bangun dari duduknya dan keluar begitu saja, sulli mengikutinya dari belakang begitu juga kyuhyun.

Mereka berjalan menuju mobil yang terparkir dibelakng gedung asrama itu, mobil yang sengaja disembunyikan eunhyuk dan donghae.

"biarkan kyuhyun yang menyetir! Eunhyuk pernah memberitahuku jika ingin hidup jangan biarkan donghae menyetir!" sulli mengambil kunci mobil yang dipegang donghae dan memberikannya pada kyuhyun,

"monyet itu yang melarangku mengikuti les menyetir! Menyebalkan!" ujar donghae kesal mulai memasuki mobildiikuti oleh sulli, kyuhyun hanya menahan tawa melihat ekspresi donghae yang tiba tiba saja seperti anak kecil.

Kyuhyun mulai melajukan mobilnya kedaerah distrik, donghae terus mengarahkan pandangannya keluar jendela, entah mengapa pikirannya terus tertuju pada eunhyuk,

'aku merasa eunhyuk lah yang dalam bahaya bukan hara? Ada apa ini sebenarnya?' donghae meremas kencang jaket yang ia kenakan, tanpa donghae sadari sedari tadi sulli terus menatapnya khawatir.

"hara akan baik baik saja percayalah!" ujar sulli menggenggam tangan donghae yang sedari tadi terus meremas saku jaketnya, donghae terkejut donghae mulai memalingkan wajahnya ke arah sulli kini mereka saling bertatapan, donghae hanya tersenyum membalas perkataan sulli itu dan mulai kembali manatap langit yang sedikit berawan,

'bukan itu. Bukan hara yang mengganjal dipikiranku!' itulah kalimat yang terlontar dipikirannya saat ia melihat pergerakan awan yang begitu cepat menutupi langit biru kota seoul.

"sampai!" ujar kyuhyun yang sedari tadi berfokus pada setirnya.

Donghae dan sulli menatap keluar jendela, terlihat rumah tua yang besar dan terlihat sangat menyeramkan dengan tingginya rumput yang tumbuh tidak terawat, donghae dan sulli segera turun, tanpa basa basi lagi donghae mulai melangkahkan kakinya masuk kedalam rumah itu, gelap dan tidak terlihat apapun disana.

"donghae ini berbahaya!" ujar sulli menarik jaket donghae.

"kau tunggu dimobil, biarkan aku yang masuk!" ujar donghae melepaskan tangan sulli yang menggenggam kuat lengan jaketnya.

"aku akan ikut bersamamu!" ujar kyuhyun, donghae dan kyuhyun pun masuk, sulli hanya bisa menurut dengan perkataan donghae sulli mulai berjalan menuju mobil yang terparkir tidak jauh dari rumah itu.

Donghae mulai menaiki tangga yang terdapat diujung ruangan itu,

Bruk_ tiba tiba saja pintu rumah itu tertutup dengan kasar, donghae menoleh kebelakang ia terkejut saat mendapati kyuhyun tidak ada dibelakangnya.

"Kyu Kyuhyun!" ujar donghae setengah berteriak mencari keberadaan kyuhyun, ia pun mengurungkan niatnya untuk menaiki tangga itu dan turun mencari kyuhyun.

tempat yang berbeda

eunhyuk mencoba menarik pergelangan tangannya agar bisa terbebas dari tali besi yang menyebalkan itu.

"kau tahu namja mu sudah berada disini! Mari kita tunggu bersama sama! Tapi sepertinya aku akan merebutnya darimu Hahaha!" terdengar suara dari sosok yang ia kenal, eunhyuk menatap sosok namja dihadapannya itu sinis.

"apa sebenarnya maumu Kyuhyun!" ujar eunhyuk membentak namja yang semakin mendekat kearahnya.

"aku hanya mau kalian mati! ah tunggu biarkan namjamu hidup bersamaku!" ujar sosok namja dihadapannya sosok yang baru saja dipanggil kyuhyun oleh eunhyuk. Sosok itu mendekatkan wajahnya tepat dihadapan eunhyuk, mata kyuhyun berubah merah, taring panjang mulai tumbuh disudut bibirnya, eunhyuk bergetar saat ia melihat kyuhyun berubah seperti itu dihadapannya tepat dihadapannya karna jarak mereka hanya beberapa cm sekarang.

"kalian mencari SKY? Bodoh jika kalian tidak menyadari anak dari raja SKY sebelumnya!" ujar kyuhyun mengelus wajah eunhyuk dengan kuku panjangnya, sebenarnya itu bukanlah mengelus tapi lebih tepatnya mencakar karna elusan kukunya itu menggores wajah eunhyuk dan mengakibatkan tetesan darah keluar dari wajahnya.

"aah! Kau hanya sendiri mana bisa melawan donghae!" ujar eunhyuk dengan suara yang sedikit bergetar menahan sakit yang menyelimuti wajahnya.

"aku tidak sendiri! Hhmm!" kyuhyun menghentikan aksi kukunya diwajah eunhyuk dan mulai menjilat kukunya yang penuh dengan darah segar eunhyuk, eunhyuk terlihat jijik melihat kyuhyun yang begitu bernafsu menjilat darahnya.

Bruuk_ pintu ruangan itu terbuka dan tiba tiba saja kyuhyun menghilang.

Terlihat samar oleh pandangan eunhyuk, namun ia tahu siapa itu.

"donghae!" teriak eunhyuk saat sosok itu mulai mendekat.

"Eunhyuk kau? Aaah!" Donghae terjatuh saat sesuatu yang keras mendarat dipundaknya,

"mudah bukan?" ujar seseorang yang memukulkan tongkat besi kearah donghae.

"Yesung seonsaengnim?" eunhyuk terbelalak saat melihat sosok dihadapannya.

"Donghaee! Ah dia sangat manis bukan!" kyuhyun mendekati sosok donghae yang terkulai tak sadarkan diri.

"jangan sentuh dia!" bentak eunhyuk saat kyuhyun mendekati tubuh donghae yang terkulai dilantai.

"aku hanya ingin bermain dengannya apa tidak boleh?" kyuhyun mengangkat tubuh donghae dan membawanya keluar dari ruangan itu.

"seharusnya ini sudah berakhir! Ingat kyuhyun misi kita membunuh mereka bukan bermain dengan mereka!" teriak yesung pada kyuhyun yang melangkah dengan cepat.

Eunhyuk menatap cemas ke arah donghae dan kyuhyun matanya mulai memerah menahan amarah, benci dan cemas menatap kyuhyun yang menggendongnya di pundaknya.

Bagaimana dengan hara? Kalimat itulah yang terlintas di pikiran eunhyuk, ia menoleh ke arah hara yang tengah terbaring lemas disebuah kursi disampingnya,

"sebenarnya aku ingin segera membunuhmu, namun aku menunggunya selesai bermain dengan namjamu!" yesung mengusap darah segar yang terus mengalir dari wajah eunhyuk

BRUUK_ sebuah suara tiba tiba saja terdengar dari arah luar gedung besar itu, dengan cepat yesung menghampiri arah bunyi suara itu.

'aku harus segera mengambil kesempatan ini' eunhyuk terus mencoba mengeluarkan tepalak tangannya dari sbuah gelang besi seperti borgol yang mempunyai tali panjang tergantung dari atap ruangan besar itu.

Eunhyuk terus menarik tangannya keluar dari gelang itu, darah segar tiba tiba saja mengalir dari pergelangan tangannya, memilukan memang. Tapi hanya dengan cara inilah ia bisa menyelamatkan donghae,

"AAH" tangan kanannya sudah berhasil terbebas dari gelang besi itu, kini tangan kanannya yang berlumuran dengan darah dan terlihat sedikit kelupasan kulit putihnya mengambil sebuah kawat kecil di sakunya, namun naas karna tangannya yang bergetar begitu hebat kawat itu terjatuh dan terlempar jauh.

"ah shit! Kawat bodoh!" umpatnya,

"ayoolah eunhyuk tanganmu itu kecil!" eunhyuk kembali menarik pergelangan tangan kirinya, kali ini ia menggigit bibir bawahnya menahan betapa perihnya kedua tangannya yang begitu mengerikan penuh dengan darah,

"ssstt!" kali ini hanya desisan kecil yang keluar dari mulut mungilnya saat tangan kiri itu tengah terbebas, mata berkelopak satunya itu sebenarnya ingin menangis, menangisi luka tangannya? Kau salah! Ia ingin menangis memikirkan apa sebenarnya yang kyuhyun lakukan pada donghae sekarang.

Eunhyuk mulai melangkah sedikit terhuyung menjauhi tali besi tempat ia tadi berada, sekilas mata berkelopak satu itu melirik kearah hara yang sedang tertidur atau pingsan entahlah, yang berada di sebelahnya diikat pada sebuah kursi kayu tidak seperti eunhyuk yang diikat dengan besi ia hanya dengan sebuah tali tambang yang begitu besar mengikatnya.

'aku harus selamatkan oppamu dulu, hara bertahanlah' batin eunhyuk, siapun yang melihat eunhyuk saat ini akan berfikir bahwa dirinyalah yang harus di tolong bukan donghae yang entah sedang apa dengan kyuhyun, miris memang saat eunhyuk harus bertahan demi hatinya.

Eunhyuk terus berjalan mencari ruangan mana yang kyuhyun dan donghae tempati,rumah ini memang terlihat kecil dari luar tapi dari dalam sungguh sangat berbeda banyak ruangan kecil tersebar hampir di setiap sorot mata melirik,

DEG_ jantung eunhyuk terasa berhenti berdetak saat sebuah lenguhan suara terdengar begitu memekik telinganya, suara yang begitu familiar untuknya,

"donghae!" lirihnya mulai menghampiri ruangan yang sedikit meneroboskan sebuah cahaya dari celah pintu yang sedikit terbuka.

Eunhyuk membelalakan matanya melihat donghae yang bertelanjang dada dipenuhi dengan darah, posisi kyuhyun yang tengah membenamkan wajahnya pada leher donghae membuat eunhyuk geram.

"shit hey kyuhyun hentikan!" eunhyuk membanting pintu ruangan itu entah mengapa tangannya yang bergetar dan tubuh yang lemas menjadi kembali normal, mungkin amarah yang mengisi energinya kembali namun entahlah dia sendiri tidak mengerti apa yang membuatnya untuk mendorong pintu itu hingga terlepas dan terlempar begitu saja.

"kau?" kyuhyun membulatkan matanya melihat namja yag ia tahu tengah terikat.

Jika tatapan bisa membunuh mungkin sekarang kyuhyun sudah mati karna tatapan eunhyuk benar benar ingin membunuh kyuhyun.

"bisa kau habisi dia!" ujar kyuhyun menunjuk eunhyuk kemudian mengelap bibirnya yang penuh dengan darah dengan tangannya yang masih terlihat kuku tajam disana.

Sedetik setelah kyuhyun berkata dengn sigap donghae bangun dan mulai menghampiri eunhyuk, eunhyuk terlihat bingung dengan ekspresi datar yang tergambar di wajah manis donghae,

"siapa kau? Kemana donghae ku!" teriak eunhyuk saat sosok donghae itu mulai mendekat sosok itu mulai melayangkan samurai yang ia pegang mencoba memotong kepala eunhyuk namun dengan cepat eunhyuk menghindar,

Eunhyuk menatap mata sosok didahadapannya tatapan mata yang berbeda benar benar berbeda 180 derajat, tatapan yang dulu hangat kini berubah kosong entah apa yang terjadi dengan tatapan itu.

Sekali lagi donghae ah mungkin bukan donghae sosok itu berniat menancapkan samurainya tepat di dada eunhyuk namun eunhyuk kembali lolos dan samurai itu kini menancap pada didinding tebok tempat eunhyuk tadi berada, tembok? Sungguh tajam bukan? Bagaimana jika samurai itu menancap pada dada eunhyuk? Ah pikirkan sendiri.

Sosok donghae mencoba mencabut kembali samurai yang tengah menancap sempurna namun ttap samurai itu tak bergeming.

"donghae!" eunhyuk menepuk pundak donghae dengan lembut meski ia tahu itu bukanlah donghae yang sebenarnya pikirannya kini tengah di kendalikan oleh kyuhyun namja yang tengah duduk menikmati pemandangan dihadapannya.

Donghae berbalik dan mendorong tubuh kecil eunhyuk hingga ia terpental jauh ke lantai, kyuhyun hanya tersenyuk dan duduk bak raja di atas ranjang king size diruangan itu,

"donghae!" seketika mata eunhyuk memerah ia sudah tak sanggup lagi menahan air matanya yang sedari tadi ia tahan agar tidak keluar, eunhyuk terduduk dilantai entah apa yang ia pikirkan ia menunggu donghaenya menghampirinya meski sebenarnya sosok dihadapannya bukanlah donghae yang sebenarnya, sosok donghae itu mulai mengeluarkan kuku tajamnya ia menghampiri eunhyuk yang tengah menangis, perlahan namun pasti semakin dekat semakin dekat donghae mensejajarkan tubuhnya pada eunhyuk kuku tajamnya mulai ia tancapkan perlahan namun pasti pada perut eunhyuk yang terbungkus kaos putih,

Namun kau tahu apa reaksi eunhyuk?

Chu~ ciuman lembut mendarat dibibir donghae dengan susah payah eunhyuk meraih bibir mungil donghae, kyuhyun terbelalak dibuatnya.

"saranghae donghae-shi!" eunhyuk melepas ciuman lembut yang cukup lama itu, kini eunhyuk terjatuh di pelukan donghae, tatapan kosong donghae kini kembali berubah, perlahan kuku panjang yang tertancap ia cabut dari perut namja dalam pelukannya itu.

"nado! Eunhyuk nado!" lirih donghae tatapan kosongnya tiba tiba kembali hangat, ia memeluk namja yang berlumuran darah karna ulahnya, eunhyuk hanya tersenyum dalam pelukan donghae.

Ciuman eunhyuk lah yang menyadarkan donghae dari hasutan kyuhyun, donghae menatap sayu namja dalam pelukannya itu namja yang kini telah tersenyum bahagia meski darah segar terus mengalir dari perutnya.

"shit apa apaan ini! menjijikan!" kyuhyun bangkit dari ranjangnya geram, ia mengambil samurai yang tertancap pada tembok.

"kalau begitu aku yang akan membunuh kalian!" kyuhyun mengayunkan samurai itu pada eunhyuk yang berada dalam pelukan donghae dan...

TBC...

Apa sudah terjawab ini haehyuk atau haesul (donghae sulli) ?
tunggu chap selanjutnya aja bagi yang masih penasaran ^^
chapter selanjutnya mungkin agak ngaret akunya mau UKK, kkk

gomawo yang udah mau nunggu setiap chapter terbit ^^

mohon reviews nya *bow