Chapter 6

Vampire

Author : eunsoo

Genre : Romance, supernatural

Rate : T

WARNING:
BoyXBoy, Typo's, OOC, Crack Pair, Aneh , No Flame, No Bash, Alur terlalu cepat.

.

Note 1: Mianhae para readers, cerita eunsoo kayaknya bertema masalalu terus…entah kenapa eunsoo gak bisa mikirin jalan cerita masa sekarang…karena masa lalu adalah masa yang bebas berfantasi, jadi eunsoo mudah berkhayalnya…., tolong saran dan reviewnya ndee. ^^ yaudah langsung aja bacanya…

.

Cekidot

.

(The past Time)

Byun kecil keluar dari kamarnya dan berlari-lari dengan kakinya yang kecil menuju ruang kerja sang ayah, tadi pagi saat di sekolah kanak-kanak salah satu eomma dari temannya memberinya kue strawberry, ia juga ingin punya eomma yang bisa membuatkan kue enak itu. Byun baekhyun adalah anak yang kuat, dia masih kecil tapi ia tidak memiliki eomma, hanya memiliki ayah dan jaejoong hyungnya. Sang eomma sudah bahagia di alam sana, itulah pemikiran byun kecil. Eommanya yang cantik jelita pergi meninggalkan baekhyun dan sang ayah saat baekhyun berusia lima tahun, baekhyun masih kecil, belum tau apa-apa

Baekhyun membuka pintu ruang kerja ayahnya dengan berjinjit susah payah saat memutar kenop pintu, dan ketika berhasil ia langsung menghambur ke pelukan sang ayah yang baru saja pulang kerja

"Ayaaaaaaaahh" teriaknya girang, sang ayah hanya tertawa kecil sambil menyambut pelukan baekhyun. Tanpa basa-basi ayah baekhyun mengecup pipi baekhyun yang gembil, "Aigoo anak ayah semangat sekali, ada apa eoh?"

"Ayah, kemana eomma?" Tanya baekhyun tiba-tiba dengan nada polosnya khas anak kecil

"Eomma sudah bahagia di alam sana, sayang" jawab Byun Hanggeng atau ayah baekhyun sambil mengelus surai baekhyun yang halus

"Alam sana itu dimana ayah? Ayo kesana~ baekie ingin bertemu eomma" ucap byun kecil yang masih belum tau maksud ayahnya

Lidah hanggeng kelu rasanya, ia pikir baekhyun belum waktunya mengerti situasi ini dan baekhyun masih menunggu jawaban sang ayah. TIING TOONG suara bel pintu rumah baekhyun, sang ayah lalu mengalihkan perhatian baekhyun

"Oh ada tamu, itu pasti paman kim dan jaejoongie hyung, baekhee sudah lama tidak bertemu jongie hyung aniya?"

Baekhyun mengangguk kecil, ia sudah lupa dengan jawaban hanggeng yang belum di berikan, baekhyun segera berlari menuju ruang de pan untuk menyambut sang hyung.

Sementara hanggeng yang masih di ruang kerjanya menampakkan wajah sedihnya, "Haechullie, baekie kecil kita merindukan mu, chagi" bisiknya pilu.

.

(Vampire)

.

.

Suasana di gedung olahraga Exo High School sangatlah riuh, bagaimana tidak jika hari ini para pemain basket yg tentu saja menyandang sebagai idola sekolah telah melakukan pertandingan. Cuaca yang buruk seperti hujan telah membuat kegiatan out door bermasalah, tetapi karena Exo HS adalah sekolah yang memiliki fasilitas yang tidak mengecewakan, para siswa dan siswi bisa terus beraktifitas seperti sekarang ini.

Disana, dilapangan itu baekhyun bisa melihat seorang pemuda tinggi berambut hitam sedang mendrible bola menuju ring, namja itu bernama Jung Daehyun yang beberapa waktu lalu berkenalan dengan baekhyun saat bersama Tao. kini beberapa lawan telah berhasil menghadangnya tetapi ia tidak habis akal, ia segera mengoper bola kepada namja panda yang tentu saja baekhyun kenal adalah Tao yang sedang berlari menuju ring dengan drible nya yang bagus dan lompatan sempurna, Tao melemparkan bola, kemudian masuk. Semua orang bersorak gembira, tidak terkecuali Baekhyun, ia bisa melihat Tao berpelukan dengan teman-temannya. Sekilas daehyun menoleh ke arahnya dan memberikan senyuman yang menurut baekhyun menawan, tentu saja baekhyun juga membalas senyuman kecil.

Di ujung yang lain park chanyeol memperhatikan interaksi itu kemudian menggeram kecil, menandakan bahwa ia sama sekali tidak suka dengan momen menggelikan itu.

"Kau harus lebih cepat yeol, dia bisa saja tertarik dengan yang lain" gumam kris yang ada di sebelah chanyeol

"Tentu tidak akan ku biarkan itu terjadi" ucap chanyeol yakin. Mendengus kecil, kemudian berlalu dari tempat itu.

Kris hanya mendengus kemudian fokusnya teralih kepada kekasihnya, jongin, yang sibuk menggerutu karena Tim kelasnya hampir kalah. Disamping jongin ada luhan dan suho yang sibuk dengan smartphone mereka. Sedangkan Sehun sang magnae diantara mereka hanya focus melihat pertandingan dengan tanpa expresi,padahal fokusnya hanya pada satu orang. -.-

Sebenarnya baekhyun tidak sendirian saat melihat pertandingan basket itu, di sampingnya sudah bertengger kyungsoo dan xiumin yang malah sibuk memainkan handphone nya daripada ikut heboh seperti yang lain

Pertandingan berlangsung sengit, mereka bertanding antar kelas, dan kelas Taolah yang memenangkan pertandingan.

Tao itu tampan, tentu saja tidak ada yang menyangkalnya. Tao adalah murid kelas satu di Exo HS satu kelas hapkido dengan baekhyun, banyak para yeoja dan namja yang menyukai Tao tetapi tidak banyak yang berani untuk mengungkapkan perasaannya kepada Tao, karena setiap Tao mendapatkan ungkapan hati dari para fans nya mereka akan selalu berakhir ditolak.

Sekali lagi siapa yang berani menyangkalnya? Tidak ada? Ops.. Tentusaja ada, dia adalah Oh Sehun, namja putih pucat dengan poker face nya ia menyangkal semua hal yang baik-baik yang ada pada Tao. Kekanakan memang, tapi itulah yang terjadi, Tao tentu saja tau tentang sehun yang tidak menyukainya, itu malah membuat Tao jadi terhibur

Berawal dari Tao yang saat itu sedang bosan dan ia berinisiatif untuk membolos sejenak, ia pergi ke taman belakang sekolah yang memang nyaman karena ada beberapa pohon yang besar nan rindang disana. Tao mendudukkan pantatnya di bawah pohon rindang sambil tiduran. Sangat nyaman pikir Tao. tidak tau bahwa seorang Oh Sehun sudah ada di atas pohon itu sebelumnya, sehun yang ingin turun malah terpeleset. Tao yang di bawahnya tiba-tiba merasakan sesuatu yang berat menimpa tubuhnya, bersama teriakan yaring di telinganya

"Whoaaa!" brukk

Sehun jatuh di atas tubuh Tao, Tao sangat terkejut tentu saja. andai jatuhnya sehun itu normal Tao tidak akan peduli, tapi kali ini? Sudah menimpa tubuhnya, dengan posisi absurb pula! Tao tidak tau siapa yang menjatuhinya, ia yakin yang menimpanya adalah seorang namja, terbukti dengan celana yang dipakainya berwarna sama dengannya.

Lalu kenapa tao bisa tau celana orang itu duluan? Itu di sebabkan terjatuhnya sehun tadi adalah posisinya terbalik dengan Tao, mereka dalam posisi 69 ! Tao jadi bisa melihat pantat sexy sehun. Tao sempat bengong tertindih dalam posisi absurb itu, sedangkan sehun? Matanya terbelalak kaget, ia sangat syock saat tidak sengaja bibirnya menyentuh "itu" nya Tao yang terlindungi celana sekolah.

Sehun langsung berguling kesamping dan segera berdiri, "yaakk! Kenapa kau tiduran disitu?! Pokoknya ini salah mu" tuding sehun tiba-tiba, mungkin karena syock sehun kehilangan fokerface nya, sehun tiba-tiba merasakan panas di wajahnya kemudian beranjak pergi begitu saja tanpa mempedulikan Tao yang tidak ada kesempatan bicara sedikit pun.

"Dasar anak kecil" ucap Tao menampilkan smirk nya yang menawan.

Setelah kejadian itu, sehun menjadi anti fans Tao, dia akan mencibir atau sekedar mendengus jika nama Tao terdengar oleh nya.

(back to story)

Setelah selesai pertandingan baekhyun menghampiri Tao untuk mengucapkan selamat atas kemenangannya, sebagai teman yang baik baekhyun harus melakukannya.

"Panda-ya" panggil baekhyun

Panda itu, atau bisa dibilang Tao menoleh dan tersenyum setelah melihat orang yang memanggilnya.

"selamat atas kemenagannya panda-ya"

"gomawo hyung"

Setelah selesai pertandigan, murid-murid kembali pada aktifitasnya, ada yang langsung pulang, ada juga yang masih melakukan berbagai hal di sekolah.

Sedangkan chanyeol si namja vampire itu terus berusaha mendekati baekhyun, saat keadaan sepi chanyeol menghentikan langkah baekhyun yang hendak pulang

"Baek" panggilnya

Baekhyun menghentikan langkahnya, ia sebenarnya sudah tau bahwa chanyeol sedari tadi mengawasinya, tidak di sangga hingga sekarang chanyeol baru mengajaknya bicara.

"Aku tahu kau sangat terkejut dengan ucapanku tempo hari, tapi tidakkah kau sedikit saja ingat padaku?"

"kau ini bicara apa chanyeol-shi? Jangan bertele-tele"

Chanyeol mendekatkan tubuhnya di hadapan baekhyun, dari segi manapun baekhyun siap apa bila namja di depanya itu menyerang. Tapi tidak, chanyeol malah menyodorkan tangannya, menunjuk ke sebuah gelang berbahan kulit, bertekstur kasar ada pola-pola seperti ukiran panjang

"ini adalah gelang yang dulu pernah kau berikan kepadaku" ucapnya

"Tapi aku tidak pernah merasa punya benda itu, apalagi memberikannya pada mu"

Chanyeol kemudian melepas gelang itu dari tanganya, dan memegang pergelangan tangan baekhyun dan memasangkannya.

"Hey!" baekhyun ingin menolak, tapi cengkraman tangan chanyeol yang agak dingin mencegahnya.

"Kumohon, pakailah gelang ini untuk sementara, ini akan membuktikan bahwa ucapanku sebelumnya adalah benar"

Dengan itu chanyeol pergi dari hadapan baekhyun.

.

.

.

Malam harinya sebelum baekhyun tidur ingin rasanya ia melepas benda melingkar yang ada di pergelangan tangannya. Tapi di coba beberapa kalipun, tetap tidak bisa dan akhirnya baekhyun tidur sambil mengenakan gelang itu.

(mimpi baekhyun, dan masa lalu)

Baekhee sangat mencintainya, sungguh mendambanya, hanya dia yang baekhee pikirkan, dia adalah nafasnya, jiwanya…

Park Chanyeol, pangerannya.

Baekhee menyadari dia hanyalah seorang Dhampir, hanya separuh manusia dan separuh vampire, ia menyadari ia tidak sempurna. Tetapi pemikiran baekhee akan ketidak sempurnaan telah hilang begitu saja ketika ia memiliki chanyeol. Baekhee merasa sempurna ketika bersama kekasihnya.

Chanyeol adalah pangeran, sedangkan baekhyun adalah prajurit perang, perbedaan itu jelas sangat kentara sekali.

Para moroi tidak menyetujuinya, para moroi jijik terhadapnya. Yang hanya bisa dilakukan baekhee adalah dongakan kepala menguatkan hati dari gunjingan yang mampu membakar telinganya.

Suatu saat bersama chanyeol, tubuh baekhee merasakan dekapan hangat dari belakang, membuat dirinya mengembangkan senyuman menawan.

Chup~~

Pipi baekhee di kecup gemas oleh chanyeol, mereka sedang di taman belakang kastil sambil bermesraan. Tidak ada hari bahagia yang baekhee alami kecuali saat bersama chanyeol, dengan melihat senyum lebar chanyeol, semua beban yang dirasakan baekhyun terasa sirna begitu saja.

"Aku sangat mencintaimu yeol" ucap baekhee lirih, tubuh baekhee berputar menghadap chanyeol dan kemudian melingkarkan kedua lengannya pada leher kekasinya, memeluknya. Sehingga posisi tubuh baekhee menghadap belakang tubuh chanyeol.

"Aku tau baekhee, aku juga mencintaimu" jawab chanyeol.

Di saat momen-momen romantis itu, telinga baekhee menangkap suara-suara lirih.

Nguinggg~~ nguinggg~~brrrr

"Suara apa itu?" bisik baekhee dalam hati. Setelah di lihat-lihat ternyata itu adalah seekor nyamuk. Nyamuk itu berputar-putar di sekitanrnya,

"Hey master" ucap nyamuk itu mengagetkan baekhee…oh, itu bukan nyamuk biasa ternyata. Itu tidak lain adalah bartimaeus yng menjelma menjadi nyamuk penganggu. Sedangkan baekhee yang baru sadar hanya menampilkan muka datarnya -.-

"Jangan ganggu" bisik baekhee

"Aku tak bermaksud menganggu master, aku hanya akan membantumu master heheh" bela nyamuk itu atau tepatnya bartimaeus. Sedangkan baekhee hanya memutar bolamatanya jengah

"Jangan seperti ituu, kau akan berterimakasih atas bantuanku nanti" lanjutnya. "Hmm, kulihat kalian semakin intim saja, aku yang pastinya sudah berpengalaman melihat adegan erotis masterku yang dulu-dulu tentu saja aku akan berbagi dengan mu, aku punya tips cara bercinta yang cukup memuaskan pasangan di ranja…,"

Ctakk!

"Akhhhhh~~!"

Belum selesai bartimaeus selesai bicara, jari baekhyun sudah menyentik hewan kecil itu hingga terlempar jauh. batin baekhee dongkol, bagaimana bisa iblis itu menyarankan hal gila kepadanya. Yahh memang dasar iblis memeng seperti itu.

Kembali kepada suasana yang menyenangkan bersama chanyeolnya, baekhee ingin berjalan-jalan di dekat danau yang berjarak beberapa meter di belakang kastil. Menggandeng tangan chanyeol erat.

Saat melangkah melewati rumput-rumput hijau, kaki baekhee yang berbalut sepatu boot tertempel makhluk kecil berupa siput yang bisa berbicara.

"Master, kau jahat sekali padaku yang malang ini~~" baekhee tau itu pasti si bartimaeus, ia hanya mendesah kesal.

"kenapa baekhee? Apa kau lelah?" Tanya chanyeol kawatir.

"Anni, gwenchana" jawab baekhee singkat.

"Harusnya kau dengarkan ucapanku sampai selesai, aku yakin si idiot…um, maksudku chanyeol juga pasti menginginkan kalian bercinta yang ero…"

Akhhhh T.T

Lagi, baekhyun menyingkirkan bartimaeus lagi sebelum menyelesaikan ucapannya, tapi kali ini baekhee hanya mengghetakkan kakinya hingga sang siput jatuh ke tanah, dan Kress! Siput itu di injak oleh kaki baekhee tanpa ampun. *poor siput -.-

Setelah itu bartimaeus berubah ke wujud transparan, ia lelah dengan penolakan sang master. Ia hanya mengikuti sang master dari belakang dengan wajah muram, pula-pura nelangsa.

Baekhee dan chanyeol sampai di dekat danau, baekhee teringat sesuatu dan merogoh kantong celananya mengeluarkan sebuah benda seperti gelang. Baekhee segera memasangkan gelang itu di pergelangan chanyeol.

"Apa ini baek?"

"Ini untukmu yeol, jika kau merindukanku, pakailah ini, aku akan selalu bersamamu di manapun"

"Gomawo" ucap chanyeo sambil mengecup kening baekhee pelan.

.

.

.

Baekhyun terbangun dari tidurnya, ia melihat mimpi itu dengan jelas. Tentusaja, siapa yang takbisa mengenali wajahnya sendiri, dan juga chanyeol.

Itu dirinya, Baekhee yang ada didalam mimpi itu adalah baekhyun. Apakah yang dikatakan chanyeol adalah benar?

.

Tbc

Note 2:

Baekhee : baekhyun dimasa beberapa ratus abad yg lalu

Baekhyun : baekhyun yg sekarang

Baekie: baekhyun dimasa kecil

Bingung nee? Mian eunsoo emang ga berbakat T^T

KrisKai? Wkwkwk kok kayanya pada syock ada moment kriskai kkk, yg ga suka kriskai mian ndee, eunsoo gatau knp suka crack couple yg ini…, jongin ituu kan kalo dipikir2 mukanya cocok jadi uke nya kris, manis sexy gitu wkwkw XD

Bagaimana? Ini udah ada Taohun couple nih hehe,

Chanbaek di banyakin kok,

Kalo ada idea to saran, yang pengen kalian sampaikan silahkan…eunsoo sangat senang apabila,ada, nanti eunsoo bakal nambah ide-ide baru lagi kan bisa update cepet hehe *modus

Mian ga bisa bls satu-satu,

Dan gomawo uda baca...review terus ndee…/cipokin atu-atu :*