Holllaaa, Ohayou mina, What's Up Brotha and Sista !, suchan-kun sang author yang ganteng, kece, tampan, rupawan dan sedikit mesum XD hadir kembali menemani anda semua *uyyeeeaa \m/\o/. Hari ini chapter 6 update *jengjeng *suggoooii *hhuuwwaaa. Untuk chapter kali ini ceritanya agak gak masuk di akal. Oke !, tanpa banyak bacot lagi dari gua mari kita mulai kisahnya. Selamat Membaca (Happy Reading)(Viva La JKT48 \vljkt/)

Warning : FICT INI HANYALAH SEBUAH CERITA FIKTIF DAN TIDAK ADA DI DUNIA NYATA MAUPUN MAYA DAN PERLU DI INGAT FICT INI HANYALAH SEBUAH \MOODBOSTER/.


Chapter 6 : Keberangkatan


Tak terasa sudah 13 hari berlalu. Hari ini adalah hari terakhir dimana suchan, naomi, dan yupi di Indonesia yang tercinta ini karena besok mereka akan pergi mengharumkan nama bangsa ke jepang untuk mengalahkan 3 penguasa seluruh sma di jepang yaitu genji, serizawa dan rindaman.

Pagi yang cerah dimana matahari masih terbit di ufuk timur, burung-burung masih berkicau dengan indahnya dan asap kendaraan bermotor yang sudah mengepul di mana mana serta suara kendaraan bermotor yang sudah membisingkan gendang telinga. Terlihat sesosok makhluk yang sudah bangun dari tidur panjangnya.

"TERIMA KASIH TUHAN KARENA KAU MASIH MEMPERBOLEHKAN AKU HIDUP DI DUNIA INI !"

"SELAMAT PAGI DUNIAA ! SEMOGA HARI INI MENYENANGKAN !" ucap suchan yang baru saja bangun dan mulai bersemangat untuk menjalani hari terakhirnya di indonesia

Suchan pun bangun dari kasur yang amat dicintainya dan langsung ke kamar mandi untuk membuang sisa-sisa hasil pencernaan pada tubuhnya. Setelah selesai dengan urusannya suchan pun pergi ke kamar adikknya untuk membagunkan sang adik. Karena kebetulan pintu kamar ve tidak terkunci suchan pun masuk ke kamar ve. Saat memasuki kamar ve suchan pun kaget karena ada seseorang yang tertutupi oleh selimut. karena rasa penasaran yang cukup tinggi, suchan pun memberanikan diri untuk membuka selimut tersebut.

"KYAAAA !, ve kok kamu tidur gak pake baju sih ?" teriak suchan kaget yang sontak langsung membangunkan ve

"ada apa sih ? masih pagi juga udah ribut-ribut" ucap ve yang masih mengusap-usapkan matanya karena masih ngantuk

"kok kamu tidur gak pake baju sih ?" Tanya suchan sambil menutup matanya untuk mengantisipasi kalau dia mimisan lagi

"Kyyaaaaaaa! Kok kakak ada di sini sih ? terus aku kok gak pakai baju gini sih ? Kakak mau memperkosa aku ya ? teganya kakak hiks hiks hiks" ceplos ve kaget karena baru sadar kalau ia tidak pakai baju, lalu ve pun memakai bajunya kembali

"ehhhh, enggak lah masak kakak tega sih memperkosa adek sendiri, coba kamu inget-inget semalem kamu ngapain aja" ucap suchan (sad)

"bentar kak, aku inget-inget dulu" ucap ve

"kemarin malem kan hawanya panas banget kayak air mendidih terus aku kepanasan, karena gak kuat aku buka baju deh terus tidur" ucap ve yang masih dalam proses mengingat

"tuh kan salah kamu sendiri, kenapa kamu nuduh kakak yang enggak-enggak sih ?" ucap suchan dengan muka sedih (sad)

"maafin ve ya kak, ve khilaf kak" ucap ve

"iya kakak maafin kamu kok, tapi sebenarnya kakak juga suka sih liat kamu kayak gitu" ucap suchan modus

"tadi kakak bilang apa ?" ucap ve yang tidak mendengar perkataan suchan

"enggak,.. gak papa kok" ucap suchan bohong

"untung aja kakak tadi gak mimisan waktu liat tubuh kamu yang sungguh indah tadi" sambung suchan yang otaknya sudah terpenuhi pikiran jorok

"salah kakak sendiri masuk gak ketuk pintu dulu, tapi kakak suka kan liat aku kayak tadi, hayo kakak ngaku !" goda ve penuh maksud

"gak, kakak gak suka tuh" ucap suchan bohong

"beneran kakak gak suka ?, kalo gitu aku buka baju lagi nih" goda ve lagi

"jangan buka lagi dosa tauk !" ucap suchan

"iyadeh iya kakak aku yang ganteng" ucap ve sembari mencium pipi suchan

"udah buruan mandi sana udah siang !" ucap suchan

"aku gak mau mandi" ucap ve sambil menggembungkan pipinya

"kalo gak mau mandi kakak mandiin nih" ancam suchan

"iya kak, ve mandi kok" ucap ve takut karena mendengar ancaman dari sang kakak

Ve pun langsung pergi menuju ke kamar mandi. Dan suchan pun juga pergi menuju ke dapur untuk memasak sarapan pagi. 30 menit kemudian sarapan pun jadi dan siap dihidangkan.

"OI ! SARAPAN SIAPP!" teriak suchan sambil memukul panci

Beberapa menit kemudian datanglah sang kembaran maddog. Tak lama kemudian datanglah ve dan sinka dan juga naomi yang baru bangun dari tidur.

"sarapan udah jadi belom chan ?! perut gue dah marawisan nih" tanya prata

"mana kak marawisannya kok aku gak denger ya ?" ucap naomi

"udah-udah, buruan sarapan keburu dingin makanannya" ucap suchan

Mereka pun memulai sarapan pagi dan tak lupa membaca doa. Setelah selesai makan pagi mereka berbincang-bincang.

"ve, fluffy kalian kok gak pakai seragam sekolah sih? Kalian gak berangkat sekolah ? nanti telat loh !" tanya suchan

"kakak sableng ye ?! ini kan hari minggu" jawab ve

"masak sih ini minggu ?" ucap suchan yang tidak percaya dengan omongan adiknya

"terserah kakak aja deh !" ucap ve yang sudah angkat tangan melihat tingkah konyol sang kakak

"ekhhm, bisa mohon perhatiannya sebentar !" ucap suchan

"ada apa sih ? tinggal ngomong aja pake basa-basi segala !" ketus si prata prata

"ini juga mau ngomong cuwk !" ucap suchan hipertensi

"berhubung hari ini hari terakhir gue" lanjut si suchan

"beneran chan ini hari terakhir lo ? masak sih lo besok mau niggalin kita semua, terus yang jaga adek lo yang imut ini siapa ?, tapi gue janji bakal doain lo supaya tenang di sana *nunjuk atas" ucap prata sableng yang mengira hari ini hari terakhir suchan di dunia

"hah ? yang bener kak ?" ucap naomi dan ve yang shock

"hee onta arab dengerin gue dulu gue belom selesai ngomong cuwk !, hari ini bukan hari terakhir gue hidup di dunia !, tapi hari ini hari dimana gue bakal ngelamar naomi !" ucap suchan

"HHAAAHH BENERAN MASAK NAOMI YANG CANTIKNYA KAYAK TSUNAMI GINNI MAU SAMA KADAL AFFRIKA" ucap prata shock sedangkan naomi hanya tersipu malu dan sinka serta ve hanya bisa sweatdrop mendengarnya

"ya enggak lah ! hari ini hari terakhir gue dan naomi di Indonesia ! rencanana gue mau ngajak kalian semua buat piknik ke pantai gimana pada setuju kaga ?" ucap suchan

"SETUJU !" ucap semua orang kecuali sinka yang dari tadi diam tanpa suara

"loh bukannya kakak ada latihan buat ke jepang ?" Tanya ve

"hari ini libur kok ve untuk siap-siap dan istirahat" ucap naomi

"kalau begitu buruan siap-siap sana kita berangkat jam 10" ucap suchan

Mereka pun kembali melakukan aktivitas masing-masing. Tak terasa jam sudah menunjukkan pukul 10 pagi suchan yang sudah siap dengan setelan jasnya (?) pun keluar dari kamarnya dan menuju ke garasi untuk mengeluarkan dan mengecek mobilnya. Beberapa menit kemudian keluarlah manusia-manusia yang sudah siap untuk ke pantai.

"loh kok kakak malah pakai jas sih ? katanya mau ke pantai ?" ucap naomi

"emangnya gak boleh ya ke pantai pakai jas ?" ucap suchan

"bukannya gak boleh sih, tapi kan biasanya ke pantai itu pakai baju santai kayak kaos oblong, kemeja gitu ?" sahut ve yang tiba-tiba nyela

"lah kamu sendiri ngapain pakai gaun pesta ?" ucap suchan

"hehe, maaf bang salah ambil baju" ucap ve cengingisan

"dasar kakak ama adek sama aja, sama-sama kolotnya" ucap prata sambil menggeleng-gelengkan kelapa

Sinka dan naomi yang menyaksikan mereka berdua pun hanya sweatdrop karena melihat kekonyolan kakak beradik ini.

"yaudah gue mau ganti baju dulu deh !" ucap suchan

"aku juga !" ucap ve

Suchan dan ve pun masuk ke kosan untuk ganti baju. Sambil menunggu mereka sinka, prata dan naomi pun bercakap-cakap. Tak lama kemudian keluarlah ve dan suchan yang sudah memakai baju ala anak pantai.

"maaf lama, yuk berangkat !" ucap suchan

"yuk" jawab mereka lalu menaiki mobil

Mereka pun berangkat menuju ke salah satu pantai di daerah west java. 1 jam kemudian sampailah mereka ke pantai yang indah dengan pasir putih bersihnya yang tidak terlulu di penuhi para manusia-manusia durjana.

"SYUDAH SAMPPAAAIIIII !" teriak suchan dengan alaynya yang sontak membangunkan ve, sinka dan juga naomi yang sedang tertidur pulasnya.

Mereka pun keluar dari mobil dan tak lupa mengambil barang bawaannya menuju ke pantai. Sesampainya di pantai semua mata mereka tertuju pada satu tempat yaitu pada sebuah batu yang terguyur oleh ombak karena bentuknya mirip organ vital milik pria.

"enngggg, aneh banget tuh batu bentuknya kayak ….." ucap prata yang sweatdrop melihat batu tersebut

"iya aneh banget, pantesan gak ada yang datang kesini" ucap naomi menelan ludah

"udah nikmatin aja ke indahannya, iya kan fluffy-hime" ucap suchan

"ehhhh i-i-ya" ucap sinka terbata-bata karena kaget

Suchan pun mulai menggelar tikar dan membuka lapak barang kali ada yang mau mampir untuk membeli photopack kalo gak light stick.

"lu gila chan ? katanya nikmati keindahan pantainya malah gelar lapak" ucap prata sweatdrop

"emangnye gak boleh buka lapak di sini ?" ucap suchan

"boleh sih tapi lo liat dulu disini gak ada manusia lagi selain kita berlima" ucap prata

"la tuh kalo bukan manusia apa namanya *nunjuk sesuatu" ucap suchan

"itu monyet bego !" ucap prata

"bukan monyetnya tolol itu yang lagi buat video (?)" ucap suchan

"udah jangan pada ribut, nanti malah mengganggu tuh yang buat video, kalo kalian mau ribut di sono aje tuh *nunjuk ke ring tinju" ucap ve menengahi

"GILLAAA! Masak di pantai ada ring tinjunya, wahh suggooooii" ucap suchan kagum

"males ah ve, mending disini nyantai sama kamu" ucap prata

"gue juga males mending gue jalan-jalan bareng fluffy-hime, ve tolong jagain lapak kakak ya kali aja ada yang mau beli photopack kalo gak light stick" ucap suchan

"iya kak" ucap ve pasrah

"la terus aku sama siapa dong ?" ucap naomi (sad) masang muka ngenes

"yaudah yuk fluffy-hime kita jalan-jalan aja dari pada kita jadi stress gara-gara ngadepin para manusia yang sablengnya di luar rata-rata ini" ucap suchan

"kampreett, elu yang sableng nyalahin kita !" ucap prata

Tanpa menghiraukan ucapan prata suchan pun menarik tangan sinka.

"eehhh, kita mau kemana kak ?" ucap sinka

"udah ikut aja, nanti kamu bakalan kagum deh, soalnya tempatnya indah dan romantic banget" ucap suchan

"hah romantic ? jangan-jangan kak suchan mau ngungkapin perasaannya lagi ? terus gue harus gimana ?" ucap sinka dalam hati dan di susul mukanya yang sudah mulai memerah

"loh kok pipinya merah sih ? kamu lagi sakit ya ?" ucap suchan

"enggak kok kak" ucap sinka malu malu

Tak lama kemudian sampailah mereka ke sebuah tempat yang sangat indah dan begitu eksotis.

"syudah sampai sinka-hime~" ucap suchan

"waaahh indah banget kak tempatnya !" ucap sinka kagum

"mumpung tempatnya keren dan cuacanya yang sangat mendukung mending kita foto-foto yuk" ucap suchan mengeluarkan kamera slr dari tasnya

"yuk kak" ucap sinka

"nah sekarang kamu pose biar aku fotoin" ucap suchan

"tapi yang bagus loh kak" ucap sinka

Suchan pun memfoto sinka dengan berbagai pose, berbagai ekspresi. Dari wajah senyum sampai manyun.

"sekarang kita foto bareng ya !" ucap suchan lalu mengatur kameranya otomatis dan meletakkan kameranya di sebuah batu.

"nah dah siap, sekarang waktunya sefie" ucap suchan

Suchan dan sinka pun berfoto dengan berbagai ekspresi dari ekspresi senyum, mayun sampai ala cabe cabean yang sedang selfie.

"duduk dulu yuk sinka-hime" ucap suchan

"iya kak" ucap sinka

"silahkan duduk" ucap sinka

Mereka pun duduk di pasir yang putih dan bersih.

"sinka tahu gak bedanya kamu sama matahari ?" ucap suchan

"enggak" ucap sinka

"kalau matahari sinari dunia kalau kamu sinari hati aku" ucap suchan yang mulai menggombali sinka dengan gombalan papan bawah

"tuh kan mulai gombalya" ucap sinka

"emang bener kok, kakak gak gombal" ucap suchan

"ahhh boong !" ucap sinka

"sinka kakak boleh ngomong sesuatu yang gila nggak ke kamu ?" ucap suchan

"boleh" ucap sinka

"nanti saat kamu sudah dewasa, kamu mau gak menikah denganku ?" ucap suchan

"emhhhhnn, gimana ya ?" ucap sinka sambil senyum-senyum

"jawab dong sinka-hime" ucap suchan (sad)

"cup" sinka mencium pipi suchan

"jadi jawabannya ?" ucap suchan

"maaf kak aku…." ucap sinka lalu meninggalkan suchan dan mengejar seseorang

Rupanya naomi dari tadi membuntuti suchan dan sinka dari depan. Suchan yang melihat sinka pun langsung mengejarnya tetapi suchan tidak dapat mengejar sinka karena sinka larinya kayak atlet lari olympiade.

"akhhh fakkkk, sinka larinya cepet banget kayak cabe-cabean yang di kejar sama kantip, dari pada bingung mending gue kembali ke lapak gue tadi" ucap suchan (sad) dalam hati lalu kembali ke lapaknya

[scene pindah ke tempat sinka dan naomi]

"kak ! kak naomi tunggu aku kak !" ucap sinka sambil berlari sekuat tenaga

Naomi pun tak menghiraukan omongan sinka dan terus berlari sampai-sampai mereka seperti atlet yang lagi balapan dalam olympiade. Sinka pun tetap mengejar sang kakak karena ia tak ingin broken home dengan kakak tercintanya. Sinka pun berhasil mengejar naomi dan langsung memeluknya.

"kak kakak dengerin penjelasan aku dulu kak" ucap sinka

Naomi pun hanya terdiam karena bengek sebab sinka memeluknya terlalu erat. Sinka pun mulai melepaskan pelukannya.

"uhukk…. Uhukkk…" naomi batuk-batuk karena di peluk sinka terlalu erat

"kak maafin sinka, sinka gak tahu kalo kakak juga suka dengan kak suchan, maafin sinka kak" ucap sinka yang mulai menitihkan air matanya

Mendengar omongan sinka yang begitu tulus naomi pun sedikit demi sedikit mulai sadar.

"iya, kakak maafin kamu kok, kakak juga yang salah karena terlalu di butakan sama yang namanya cinta, maafin aku juga ya ndut" ucap naomi lalu menghapus air mata sinka

"ihhh kakak aku gak gendut tau !" ucap sinka menggembungkan pipinya

"kalo kakak juga suka dengan kak suchan aku rela kok nolak kak suchan demi kakak" ucap sinka

"nggak usah kamu terima aja kak suchan ! lagian kakak seneng kok liat kamu seneng" ucap naomi

"tapi aku gak mau broken home sama kakak mending aku tolak aja demi kakak, aku ikhlas kok kak" ucap sinka dengan penuh senyum

"makasih ya dek, kamu emang adek aku yang paling baik" ucap naomi dengan senyum lalu memeluk sinka

"kita balik yuk, takut nanti yang lain pada nyariin kita" ucap naomi

"yaudah yuk kak kita balik" ucap sinka

Sinka dan naomi pun kembali menuju ke tempat semula. Beberapa saat kemudian sampailah sinka dan naomi ke tempat suchan, ve dan prata.

"la itu si sinka dan naomi, lobilang mereka ilang, gimana sih lo chan" ucap prata ngedumel

"#ahsudahlah #akurapopo #akuharuskuat #akuharustegar #akuharussemangat #akunggakbolehnyerah #harussemangat48" ucap suchan dengan bahasa instagram

"ehh, sinka, kak naomi kita makan dulu sini yuk sama nikmatin sunset" ucap ve

"i-iya ve" ucap sinka dan naomi

Mereka pun makan bersama dengan dihiasi sinar matahari senja yang begitu indah dan begitu menakjubkan. setelah selesai makan mereka pun pulang ke kosan karena hari sudah menjelang malam. setelah menempuh 2 jam perjalanan sampailah mereka ke kosan. Setelah sampai kosan mereka pun langsung menuju ke kamar masing-masing untuk istirahat.

Detik pun berganti menit, menit berganti jam, jam pun berganti hari. Tak terasa matahari sudah terbit lagi di ufuk timur dan suchan pun langsung bangun dan langsung menuju ke kamar mandi untuk mandi pagi. Setelah mandi dan wangi suchan pun bersiap-siap untuk menuju ke kampus karena sebelum mereka berangkat akan ada pengarahan dari matsui-sensei terlebih dahulu. Setelah rapi, wangi, dan ganteng maksimal suchan pun langsung meluncur ke kamar naomi untuk mengajaknya berangkat bareng.

"Omi-chan~" ucap suchan dari luar kamar naomi

"iya kak ! tunggu bentar" ucap naomi

"ya udah kalo gitu aku ke kamar ve dulu ya ! mau pamit" ucap suchan

Suchan pun menuju ke kamar ve. Suchan pun masuk ke kamar ve untuk pamit. Seperti biasa ternyata ve sudah tidak ada di kamarnya ternyata ia sedang masak. Suchan pun langsung menuju ke dapur untuk menemui si ve.

"ve kakak berangkat ke kampus ! nanti jangan lupa sekolah ! nanti kalo kakak mau berangkat ke jepang kakak kabarin kok !" ucap suchan

"iya kak, dasar bawel" ucap ve

"jadi rela nih kalau semisal kakak gak pulang ?" ucap suchan

"kakak kok ngomongnya gitu sih ?" ucap ve

"sebenernya kakak ke jepang bukan buat pertukaran pelajar tapi kakak mau ngelawan temen kamu si genji" ucap suchan terus terang

"loh berarti kakak bakal ngelawan serizawa dan rindaman dong ?" ucap ve

"ssttt, jangan keras-keras bisa-bisa nanti heboh satu kosan" ucap suchan

"tapi kenapa kakak mau ngelawan murid sendiri ?" ucap suchan

"kakak dengar mereka sudah menyalah gunakan kekuatan yang kakak ajarkan oleh sebab itu kakak mau ke jepang, tapi kamu jangan bilang-bilang ya sama yang lain" ucap suchan

"tenang aja kak !, tapi nanti salamin ya buat si genji !" ucap ve dengan senyum khasnya

"tenang aja kakak bakal sampein kok" ucap suchan

"ayo kak aku udah siap" ucap naomi yang tiba-tiba datang

"yuk naomi" ucap suchan

"ve kakak sama naomi berangkat dulu ya daaaaa~~" ucap suchan

"loh kakak gak sarapan dulu ?" ucap ve

"enggak" ucap suchan

Suchan dan naomi pun menuju ke mobil lancernya. Dan berangkat dengan kecepatan 200 km/jam yang hampir sama dengan artis yang berinisial AQJ (?). Untung dewi fortuna masih memihak mereka karena mereka sampai di kampus dengan selamat tanpa kekurangan suatu organ apapun.

"OMI-chan SYUDAH SYAMPAI !" ucap suchan dengan alaynya

"yuk kak kita ke ruangan matsui-sensei" ucap naomi yang nampak tidak shock sama sekali mungkin ia memakai sihir troia milik wendy (Fairy Tail)

"yuk" ucap suchan

Suchan dan naomi pun pergi menuju keruangan matsui sensei. Saat menuju ke ruangan matsui sensei Nampak tak ada orang di situ karena masih jam 5 pagi. Sesampainya di ruang matsui-sensei suchan dan naomi pun mengetuk pintu.

"tok…tok..tok"

"masuk" ucap matsui-sensei dari dalam

Suchan dan naomi pun masuk ke dalam ruangan. Terlihat sudah ada yupi di ruangan tersebut.

"hanya satu hal yang saya ingin sampaikan yaitu saat kalian dalam suatu pertarungan, ada satu hal yang tidak boleh kalian lakukan" ucap matsui-sensei

"apa itu ?" ucap yupi dan naomi

"yaitu mati sendirian" ucap matsui-sensei

"baik sensei" ucap suchan, yupi dan naomi serentak

"saat bertarung nanti aku tidak akan takut pada yang kuat tetapi aku juga tidak akan sungkan dan mengampuni yang lemah" ucap suchan dengan semangat 69nya yang membara

"ya pertemuan kita hanya sampai disini, kalian bersiap-siaplah nanti kalian akan berangkat pukul 3 sore di bandara soekarno-hatta dan setelah tiba di sana kalian akan di tunggu oleh seseorang yang akan membantu kalian dalam mengemban misi kalian" ucap matsui-sensei

"baik matsui sensei" ucap mereka

"kalian boleh keluar dan pulang sekarang" ucap matsui-sensei

"baik matsui-sensei" ucap mereka lalu keluar dari ruangan dan langsung pulang untuk bersiap siap.

Sesampainya di kos suchan dan naomi langsung kembali ke kamar untuk istirahat dan bersiap-siap. tak terasa sudah jam 3 sore suchan pun selesai berkemas dan menuju ke mobil alphardnya dan berangkat bersama-sama bersama dengan seluruh penghuni kos. Sesampainya di bandara mereka pun turun. Tak lupa membawa barang-barang yang sudah mereka siapkan. Terlihat yupi yang sudah menunggu suchan dan naomi karena pesawat sudah mau take off. Tanpa basa dan basi karena nasi sudah basi suchan pun langsung pamitan dengan sinka, prata dan juga sang adik yang amat dicintainya.

"ve, kakak berangkat dulu ya ke jepang, nanti bakal kakak sampein kok salam kamu buat si genji, kamu jaga diri ya di sini, ohh iya kalau kamu di gangguin tu si penghuni taman lawang kamu kirim email ato telfon kakak aja ya" ucap suchan sambil memeluk ve dan mencium keningnya

"iya kak" ucap ve

Suchan pun ganti pamitan ke sinka sedangka naomi dengan ve

"sinka, aku berangkat dulu ya ke jepang aku bakal jagain kakak kamu kok tenang aja nanti aku juga bakal bawain oleh-oleh buat kamu, nanti kalo di ganggu sama si onta arab kamu telfon kakak ya" ucap suchan lalu mencium kening sinka

"iya kak" ucap sinka malu-malu monyet

suchan pun ganti pamitan ke prata sedangkan naomi dengan sang adik

"ta gue pamit dulu ya, lo jagain adek gue sama sinka, tapi jangan lo apa-apain mereka, kalo gue denger mereka bunting gara-gara lo, berarti lo bakal jadi adik ipar gue, terus kalo lo mau berak jangan di pasir lagi ya kasian kucingnya si sinka gak ada tempat lagi buat berak" ucap suchan sambil memeluk dan mencium kening prata

"hei maho emang gue kucing, berak di pasir, tapi beneran gue boleh gituan sama si ve" ucap prata ngedumel

"ya enggak lah, mana mungkin gue ngijinin adik gue begituan sama lo si penghuni taman lawang alias terong di cabein" ucap suchan lalu pergi menuju kenaomi

Saat naomi hendak pamitan suchan pun langsung menarik naomi karena pesawat sudah mau take off.

"kampreet lu chan" ucap prata ngedumel

"DAAA" ucap suchan dan naomi melambaikan tangan lalu masuk ke pesawat

Pesawat pun take off dan sinka, prata serta ve pun kembali ke kosannya

TBC

YOSHHH !, chapter 6 syudah selesai *yeaaayy* gimana ceritanya seru gak ? (happy). Maaf ya kalau ceritanya gak seru dan garing karena sang author masih amatiran (sad) #akurapopo #akuharuskuat #gakbolehnyerah. Tenang aja author bakal update lagi kok *yeeaayy* *hellyeah* *uyeah* *ohshit!* *huwwaaaa*. Yah itulah sedikit bacotan dari saya jangan lupa reviewnya ya semua. Arigatou Gozaimasu ! ~~