Grimauld Place No 13, 1995

Wajah Hermione dan Ron memerah sampai ke telinga mereka.

"Sepintar-pintarnya aku, aku tidak mungkin memilih Hermione sebagai isteriku!" kata Ron yang mulai memukul Harry.

"Ron kau bahkan tidak begitu pintar" ujar Fred atau George, mencoba untuk memanaskan suasana.

"Setidaknya aku tidak sebodoh kalian berdua" kata Ron 'menampar' balik.

"Justru Hermione yang perlu di pertanyakan!" kata Mrs Weasley dari Kejauhan "kenapa ia memulihmu, itu perlu diselidiki"

"banyak selikali yang terjadi di masa depan" ujar Mad-eye "Aku khawatir kita dapat merubahnya"

"Kau benar Alastor, kita tidak boleh berisiko mengubah apa yang sudah seharusnya terjadi" kata Dumbledore, mata gemilaunya bergemilap kearah Lily.

"tapi kita bisa mengubahnya dengan membiarkanmu hidup Profesor" kata Harry, ia tidak mau kehilangan orang-orang penting didalam hidupnya lagi.

"membiarkan seseorang atau banyak orang hidup dapat mengubah sesuatu yang besar Harry" tambah Dumbledore.

"tapi.."

"kita tidak dapat mengambil resiko yang cukup besar" Dumbledore berpaling kearah Harry "apalagi kita belum tahu pasti, mungkin ada sesuatu yang lebih pantas diselamatkan di masa depan" ia kembali memandang Lily dengan senyum.

"Lily, bagaimana kalau kau tidur dengan Ginny dan Hermione malam ini? kita cari tahu cara untuk memulangkanmu besok" ujar Dumbledore "baiklah semua aku harus kembali ke kantorku, ada sesuatu yang harus di urus"

Semua diam sejenak, memandang perapian yang baru saja di lewati Dumbledore.

"Well, kita harus bersih-bersih!"

Rintihan mulai terdengar dimana-mana.

Ministry of Magic, 2017

Harry dan Ginny melesat keluar dari salah satu perapian kementrian. Dengan cepat keduanya berlari ke arah lift dan naik ke departemen misteri.

"Mr Potter, kau libur hari ini saya rasa?" Mr Scrower, salah satu pekerja di dapaertemen misteri yang cukup tua ia memiliki bekas cakaran besar dari mata menuju lehernya. Orang yang belum mengenalnya akan takut untuk mendekatinya, kecuali kalau mereka berhasil menjengkelkannya.

"ah ya, saya butuh bantuan anda, darurat!" kata Harry setenang mungkin, tidak ingin Daily Prophet mengetahuinya sebelum keluarganya sendiri.

"katakan saja" Mr Scrower mengarahkan mereka menuju kantornya.

Ginny yang sudah tidak tahan lagi mengeluarkannya dengan sangat cepat.

"Anakkuhilangditelanpembalikwaktu!" Mr Scrower dan Harry melihatnya dengan terbelalak

"maaf bisa anda ulangi, apa yang sedang terjadi" Mr Scrower mengeryitkan dahinya, kebingungan.

"tadi pagi, anakku Lily dia senang duduk diatas kursi meja kantorku dirumah, untuk menggambar karena menurutnya dia sangat nyaman duduk disana.

"Jadi aku membiarkannya masuk ke kantorku seperti biasa, karena aku pikir aku telah menaruh semua barang berbahaya di tempat dia tidak bisa meraihnya, dan... aku salah."

Harry sangat merasa bersalah dengan apa yang telah terjadi semua ini sungguh tidak pantas terjadi kepada keluarganya.

"Mr Potter, aku tidak tahu, ini sedikit rumit" Ujar Mr Scrower mendesah. Ia mulai menaikkan kacamatanya yang sedikit turun ke batang hidungnya.

"aku mohon lakukan apa saja" ujar Ginny.

Mr Scrower memeriksa berkas-berkasnya. Dan ia mengambil sebuah file tua yang sudah tidak jelas umurnya, isi file itu sudah keluar-keluar dari tempatnya sebelumnya.

"aku kira kita tidak membutuhkan ini lagi" kata Mr Scrower.

Sneak peak chapter 7

Albus Potter, seorang Slytherin, faktanya hanya satu-satunya Potter yang berada di asrama Slytherin, Seeker Slytherin termuda, adik prankster terbesar setelah si kembar Weasleys, James Potter, kakak dari Lily Potter, dan yang lebih hebat, keturunan Weasley dan ayahnya adalah seorang Potter, bukan seorang Potter sembarangan, ya Harry Potter. Tidak pernah seumur hidupnya berpikir ia akan bertemu orang yang sudah mati.

A/N: author setidaknya pengen reviewnya naik 6 review baru author semangat lagi ngerjainnya. :P . belakakangan ini author lagi males banget jadi sory kalo lama. lain kali ingetin author klo lama lewat PM ya. Lalu ada tuga sekolah numpuk. Maaf kalau pendek, karena author alurnya agak cepet, (biasa :P) author harus bagi-bagi ke chapter-chapter terpisah, biar alurnya kagak kerasa cepet.

MERRY CHRISTMAS (bagi yang merayakan ) AND HAPPY NEW YEAR.

Semoga author bs update lagi, walau ngk begitu mungkin karena author lagi fokus buat lulus ujian dulu. Berdoa deh supaya author bisa update. Bagi yang suka baca, tuker pengalaman dan kasih tahu author buku bagus yang mana aja lewat PM bye! Bye! Nanti ketemu di chapter 7