LOVE BUS
.
.
Present by December28
.
Cast: Jung Daehyun – Choi Junhong
BAP Members and other
.
Genre: Romance, other
.
Warning: YAOI, BOYXBOY, Not EYD, Typo, Don't like don't read.
This is Daelo Fanfiction
.
Lets Start
.
Happy Reading ^^
Chapter 6: My Love.
….
..
Keduanya nampak tenang berjalan santai ditengah padatnya kota Seoul yang menjelang petang.
Si pemuda manis tampak jelas memerah di kedua pipi pucatnya.
Si pemuda tampan tampak jelas bahagia dilihat dari cengiran lebar di bibir tebalnya.
Jemari keduanya bertaut malu-malu.
Kaku.
Canggung.
Namun tautan sederhana itu mampu membuat detak jantung keduanya bekerja di atas normal.
Daehyun melirik gemas pemuda manis yang sedikit lebih tinggi di sampingnya –Junhong.
Junhong menggigit bibirnya mencoba menetralkan aliran darah yang terus bersarang di kedua pipinya.
Terus berjalan beriringan melewati puluhan pertokoan hingga sampai pada tempat yang dituju.
Bangunan café berdesign cantik.
"Cantik bukan?" Daehyun tersenyum menatap Junhong.
"Hng~"
"Tapi tetap kalah cantik jika dibandingkan dengan wajahmu saat tersenyum" Daehyun menarik jemari Junhong, memasuki café cantik itu tanpa perduli wajah Junhong yang sudah semakin memerah dibuatnya.
…..
"Jadi kau masih tingkat 1 sekolah menengah atas?" Daehyun terbelalak.
Okay, ia akui Junhong memiliki wajah yang manis- ralat, wajah yang sangat manis dan menggemaskan.
Tapi tingkat 1 sekolah menengah atas dengan tinggi tubuh yang melebihi dirinya itu terlalu …
Junhong mengangguk lucu, berkedip polos seakan bertanya apa yang salah dengan tingkat 1 sekolah menengah atas.
"Daehyun shi sekolah di tingkat berapa?" bertanya dengan suara lucunya sambil memasukkan sesendok ice cream vanilla ke dalam mulutnya.
"Aku ditingkat tiga" Tersenyum tampan dengan tatapan yang tak lepas dari bibir Junhong.
Dalam hatinya ia terus heboh berseru:
'Ayolahh.. sisakan ice creamnya di ujung bibirmu Junhong! Biar aku bisa mengusapnya lalu bilang –Dasar bodoh, kau belepotan- HEHEHEHEHE. Sempurna Jung Daehyun'
Junhong merengut bingung, menatap Daehyun yang terkekeh menyeramkan sambil menatap dirinya.
"Daehyun shi, kau baik-baik saja?"
"Ya, aku baik sangat baik hahahaha.. jangan khawatir"
Junhong mengangguk lucu sambil tersenyum lebar.
"Baiklah, aku akan memanggilmu hyung mulai saat ini"
"hyung? Ck! Kau bahkan bisa memanggil penjual kaset game dengan sebutan hyung juga. Aku ingin yang lain"
Junhong berkedip.
Kebingungan.
"Lalu? Aku harus memanggilmu apa?"
"Terserah padamu, itu tugas rumah untukmu. Kau boleh memanggilku hyung untuk sementara"
Junhong mengangguk mengerti.
Menyendokkan ice cream vanilla miliknya dan spontan menyuapkannya kepada Daehyun.
Daehyun yang awalnya kaget lalu tersenyum terlalu lebar menerima sendokkan ice cream itu.
Senyumnya benar-benar lebar.
"Lalu…hyung akan memanggilku apa?" Junhong melebarkan matanya antusias, sendok ice cream masih menggantung di kedua bibir tipisnya.
"Aku akan memanggilmu sayang, simple dan cocok untukmu, terdengar manis bukan?"
Junhong kembali bersemu.
Daehyun bisa melihatnya, setelah berbincang secara langsung dengan Junhong ia tau Junhong tipe orang yang pemalu, manja namun mudah beradaptasi dengan lingkungannya.
"Daehyun hyung~"
"ya sayang?"
Daehyun menatap penuh kearah Junhong, sekecil apapun suara Junhong ia akan merespon dengan perhatian sebesar mungkin.
Junhong meraba saku celananya, mengeluarkan secarik kertas lalu membukanya. Tersenyum kearah Daehyun yang memandangnya bertanya.
"Itu apa?"
"Ini Himchan hyung yang membuatnya"
"Hyung mu bekerja di pabrik kertas?"
Si Jung 'stupid' Daehyun.
Junhong tertawa menatap Daehyun yang masih bingung.
"Ini daftar pertanyaan yang di buat oleh Himchan hyung, kau tau kan cara berkenalan kita sedikit aneh-"
"Unik…kita tidak aneh Junhong, kita unik hahaha"
"Ya hyung kita unik ehehe"
Pasangan ini -_-'
"Nah, disini ada beberapa pertanyaan yang akan aku ajukan padamu, agar kita bisa lebih mengenal"
"Ahh..aku mengerti, apa pertanyaannya?"
"Nama lengkapmu hyung?"
"Namaku Jung Daehyun, tapi halmonie memanggilku si tampan Daehyun, si cool Daehyun, si karismatik dan lain-lain. Kau tau kan, aku tidak bisa menolak dipanggil seperti itu"
Junhong mengangguk sependapat.
Daehyun memang tampan, cool dan karismatik –Menurutnya.
"Tanggal lahirmu?"
Daehyun tampak berfikir.
"Di surat aku lahir tanggal 28 Juni, kau?"
"Aku lahir tanggal 15 Oktober, Apa hobimu hyung?"
"Aku suka bernyanyi dan bermain bola, aku tau hobimu pasti latihan menari dan bermain game?"
Junhong mengangguk sambil tertawa lebar.
"Tebakanku ternyata benar, emm..lagu apa yang kau sukai Junhong?"
"Aku? Aku suka lagu yang beatnya bisa membuatku ikut menari, kau hyung?"
"Aku suka lagu my love" Seru Daehyun yakin.
"Westlife?"
Daehyun menggeleng.
"Itu lagu ciptaanku sendiri" Daehyun menjawab santai sambil memasukkan cips ke dalam mulutnya.
Junhong tertawa keras.
Jung Daehyun ini benar-benar.
"Jung Daehyun?"
Daehyun mendongak, menatap sepasang pemuda yang tersenyum lebar kearahnya.
"ya" Daehyun menjawab seadanya.
"Kau sedang kencan? Hahaha daebak!" Salah satu pemuda itu menatap Junhong dengan mata bersinar kagum. Junhong membungkuk kecil disertai senyum manisnya.
"Dimana Youngjae dan Yongguk hyung?"
"Tidak ikut"
Suaranya tampak malas dan wajahnya tanpa ekspresi. Junhong terdiam, Daehyun terlihat berbeda.
"Ah baiklah kalau begitu, kami pergi lebih dulu" Kedua pemuda itu membungkuk sopan disertai senyum kepada Junhong dan Daehyun, tapi hanya Junhong yang membalasnya.
"Nah! Apa pertanyaan selanjutnya Junhong?"
Tak sampai satu menit, ini bahkan kurang dari 30 detik.
Tapi, wajah Daehyun sudah berubah seperti sebelumnya.
Tersenyum lebar dan tampan.
"Hyung~"
"Hm?"
"Yang tadi, temanmu?"
Daehyun menggeleng.
"Aku dan mereka bersekolah ditempat yang sama, hanya itu"
"Itu artinya temankan?"
Daehyun kembali menggeleng.
"Mereka hanya orang yang aku tau, itu saja"
Junhong terdiam walau dia masih belum paham apa yang terjadi.
"Junhong..apa kau mempunyai banyak orang disekitarmu?"
"Tentu saja, mau ku tunjukkan?"
Daehyun mengangguk. Dia harus tau orang-orang seperti apa yang berada di sekitar Junhong.
Junhong mengeluarkan ponsel dari saku celananya.
Menunjukkan sebuah foto pada Daehyun.
"Ini Jongup, dia sahabatku, aku dan dia bergabung di komunitas dance yang sama"
Daehyun mengangguk, tertawa dan berseru dalam hati.
'Dia tidak berbahaya, lihat saja mata kecilnya itu. Dan bibirnya ckckck, masih lebih tampan kau Jung Daehyun, jangan khawatir'
Junhong menunjukkan foto selanjutnya.
"Ini Himchan hyung, dia sepupuku..dia satu tahun lebih tua darimu hyung"
'ini tentu tidak bahaya, dan lihat….apa-apaan gigi besarnya itu. Kenapa dia tersenyum sangat lebar padahal giginya sebesar itu ckckck'
Junhong menunjukkan foto selanjutnya, foto 6 pemuda yang tengah tertawa menghadap kamera.
"Ini Kyungsoo hyung, Baekhyun hyung, Lay hyung, Tao hyung, Minnie hyung dan luhannie hyung. Aku mengenal mereka di komunitas dance"
Daehyun kembali mengangguk, memasukkan potongan cheese cake ke dalam mulutnya.
'Mereka juga tidak berbahaya, jelas-jelas mereka semua pemuda manis'
Daehyun tersenyum kecil.
Junhong pintar memilih teman ternyata, semua teman-temannya tidak ada yang terlihat berbahaya 'baginya'.
Mereka tampak baik dan tidak ada yang perlu dikhawatir-
"Nah yang ini Oh Sehun-"
Daehyun melebarkan matanya menatap foto yang baru ditunjukkan oleh Junhong.
'Gawat…'
"Yang ini Kim Kai…-"
'Sangat Gawat'
"Lalu yang ini Suho hyung dan Chen hyung..-
'Ini semakin gawat'
"dan terakhir…Nah yang tinggi ini Chanyeol hyung dan Kris Hyung, mereka teman komunitas dance dan Sunbae ku disekolah ehehehe "
'Mati saja kau Jung Daehyun…Pergilah bunuh diri'
Daehyun nelangsa.
Dari tampang, okelah ia berani di adu. Tapi tinggi badan…..
Ia menyesal kenapa dulu tak terlalu suka minum susu.
Lagi pula, kenapa 6 pemuda tampan ini tersenyum sok keren sekali….yah oke Daehyun akui mereka keren, tapi terlalu percaya diri dengan tebar pesona begitu ckckck mereka benar-benar.
-Sebenarnya yang terlalu percaya diri siapa?-
"Hyung?"
"Ya…." Daehyun menunduk, menjawab dengan suara lemas. Dia benar-benar merasa kalah padahal entah perang melawan siapa.
"Mereka ber 6 adalah kekasih hyung-deul yang ada di foto sebelumnya"
Daehyun mendongak, terkekeh girang lalu tertawa entah karena apa.
"Ahahaha. AHAHA.. kenapa tak bilang dari tadi, wah lihat, mereka tampan yah? Sangat cocok dengan pemuda-pemuda yang ada di foto sebelumnya HAHAHA"
Jung Daehyun….entah dimana image cool dan karismatik yang dia sebutkan tadi.
"Nah, sekarang giliranmu hyung~"
Daehyun menyeruput orange juice nya hingga habis, lelah karena sibuk berfikir dan tertawa sejak tadi(?).
"Aku giliran apa?"
"Giliranmu untuk menunjukkan padaku seperti apa orang-orang disekitarmu"
"Ahh..begitu, tunggu sebentar"
Merogoh ponselnya dan menunjukkan satu foto pada Junhong.
"Yang wajahnya bulat bernama Youngjae dan yang wajahnya seram bernama Yongguk"
Junhong mengangguk, tersenyum menatap foto yang ditunjukkan oleh Daehyun.
Mereka terlihat seperti orang baik-baik.
Daehyun menggeser layar ponselnya, kali ini terdapat foto seorang wanita tua yang tersenyum lebar menghadap kamera bersama Daehyun disisinya.
"Ini Kim Halmonie"
Junhong kembali mengangguk.
"Halmonie sangat cantik" Junhong berseru sambil mengusap layar ponsel Daehyun.
"Ya, sangat cantik.."
"Apa halmonie tinggal di Seoul?"
Geleng.
"Halmonie tinggal di surga, dia meninggal saat aku berada di tingkat tiga sekolah menengah pertama"
Junhong terdiam, merasa sudah salah bicara. Menatap wajah Daehyun yang tersenyum kecil sambil menatap layar ponselnya.
"Maaf hyung…"
"Kenapa kau minta maaf, apa kau yang membunuh halmonie?"
Junhong menggeleng cepat, bibir tipisnya maju beberapa senti.
"Makanya jangan meminta maaf"
Mencubit pipi Junhong lalu mengusap bibir Junhong agar kembali seperti semula.
"Lalu selanjutnya hyung?"
"Apanya?"
"Foto?"
Daehyun menggeleng.
"Sudah tidak ada, orang yang berada disekitarku hanya mereka bertiga"
Junhong terdiam, menatap Daehyun dengan pandangan tak terbaca.
Daehyun terkekeh kecil melihat ekspresi Junhong.
"Yongguk hyung…dia teman, sahabat, kakak, dan ayah bagiku, dan Youngjae dia pun sama, bisa menjadi teman, sahabat, tapi karena dia lebih muda dia bisa menjadi adikku, lalu karena dia bawel dia adalah ibuku"
"Hyung…..orang tuamu…?"
"Ahh.. mereka di Jepang, aku diadopsi saat umurku 2 tahun, lalu saat berumur 8 tahun hak perwalianku dialihkan ke Kim Halmonie karena 'orang tua'ku memiliki anak kandung. Setelah Kim Halmonie meninggal aku hanya diwakilkan pengacara 'orang tua'ku hingga saat ini"
"Hyung….."
"Aku tak suka menjalin hubungan Junhong-ah, karena saat kau siap menjalin hubungan, saat itu juga kau harus siap untuk ditinggalkan"
Junhong sudah kehabisan kata-kata.
Sepertinya ia paham kenapa Daehyun tidak memiliki banyak teman.
Dia…Daehyun hyung, takut ditinggalkan.
Tapi kenapa dengan Junhong….
"Tapi denganmu, karena terlalu menyukaimu….aku siap ditinggalkan, resiko terburuknya, aku akan bersiap dari sekarang"
Daehyun tersenyum, menatap Junhong dengan senyuman tulus seperti yang Junhong lihat saat pertama kali ia mengenal Jung Daehyun. Senyum tampan itu…
"Siapa yang meninggalkanmu? Kita bahkan baru memulainya sekarang"
Alis Daehyun terangkat.
"Maksudmu?"
Junhong terkekeh kecil, matanya tampak berkaca-kaca walau samar terlihat.
"Aku…mau menjadi kekasihmu"
Daehyun terdiam.
Menatap lalu berkedip bingung kearah Junhong yang tersenyum cerah.
"Kemarin kau memintaku menjadi kekasihmu, tapi aku belum memberi jawaban yang jelas. Maka itu, aku menjawabnya sekarang"
Daehyun tersenyum gemas.
Melihat Junhong yang tersenyum malu membentuk tanda 'heart' dengan jari telunjuk dan jari tengahnya.
"Terima kasih sayang"
Daehyun menggenggam tangan Junhong.
Junhong mengangguk kecil dengan senyum lucu yang selalu Daehyun sukai.
…..
"Kau lihat dia baik-baik saja kan? Ayo pulang Youngjae"
Youngjae tak bergeming, tetap duduk diam di ujung café memperhatikan kedua orang itu –Daehyun dan Junhong.
"Youngjae-ya…"
"Dia tidak akan melakukan kesalahan kan hyung?"
Youngjae menatap Yongguk dengan pandangan berharap.
"Dia menyukai Junhong, kau tidak lihat? Matanya bahkan tak lepas dari pemuda pirang itu"
Youngjae mengangguk.
"Ya…dia sudah melakukan yang terbaik"
"Sebenarnya kenapa kau sampai seperti ini? Daehyun sudah dewasa sekarang"
"Aku…tidak akan membiarkan Daehyun ditinggalkan lagi"
"Youngjae-ya.."
"Sekecil apapun kesalahan yang dibuat si bodoh itu, aku yang akan menutupinya hyung. Aku tidak akan membiarkan Daehyun terlihat melakukan kesalahan sekecil apapun yang mungkin bisa membuat Junhong meninggalkannya"
"Masker? Pakaian? Dompet? Ponsel?"
Youngjae mengangguk.
"Apa kau merasa bersalah?"
Youngjae terdiam.
"Kau merasa bersalah karena waktu itu meninggalkannya dan berselingkuh denganku? Itu bukan selingkuh Youngjae, kita saat itu bahkan belum mengerti apa yang kita lakukan"
"Hyung…."
"Itu bukan salahmu Youngjae.."
"Itu salahku, aku tak tau kalau akibat dari sikap manja dan egois ku dulu bisa membuat traumanya semakin parah"
"Kita masih sangat muda saat itu, kau dan dia masih belum mengerti hubungan seperti apa yang kalian jalani"
Youngjae tersenyum kecil.
"Aku selalu menempel padanya, selalu minta ditemaninya, marah saat dia dekat dengan orang lain, bahkan aku marah besar padanya karna dia tidak mau ikut bersama kita ke taman bermain"
Yongguk mengusap rambut Youngjae sayang.
"Sudahlah…."
"Aku mengatakan bahwa kita berpacaran dan meninggalkannya, aku tak tau bahwa alasannya tak ikut waktu itu karena dia sedang menjaga Kim Halmonie yang sekarat"
"Youngjae, lupakanlah, ayo kita pulang dan-"
"Harusnya aku mendengarnya dulu, bahwa diumur kita saat itu belum pantas untuk menjalin hubungan yang lebih dari sekedar teman, tapi akhirnya dia menurutiku hanya karena aku menangis. hyung~?"
"Ya?"
"Mari tetap menjaganya, dia…hanya memiliki kita"
"Kita sudah melakukannya dari dulu, sekarang bangun dan kita pulang, kau butuh istirahat"
Youngjae mengangguk, bangkit dan menggenggam tangan Yongguk.
Mengikuti langkah Yongguk yang berjalan di depannya. Menjaganya.
Mari kita saling menjaga.
Yongguk hyung menjagaku…dan biarkan aku menjagamu Jung Daehyun.
…
"Patah hati eoh?" Jongup terkekeh geli.
Menatap Himchan yang merengut semakin dalam.
"Aku tak tau kalau pemuda tadi sudah memiliki kekasih Moon! Lagi pula kita kesini untuk mengikuti Junhong"
"Aku kira kau lupa kalau kita sedang mengikuti Junhong. Karena sejak tadi pandanganmu tak lepas dari pemuda itu"
"Ishh…Beritahu aku dengan jujur, lebih manis aku atau kekasihnya?"
"Kekasihnnya tentu saja"
Jongup menjawab tanpa berfikir.
"Seharusnya kau menjawab dengan ragu-ragu Moon!"
Himchan menarik rambut Jongup.
"Lihat perbedaan kau dan kekasihnya. Kau kasar dan kau lihat kekasihnya tadi? Dia terlihat manis bahkan saat dia mengedipkan matanya"
"Kau….."
"Aku tau pemuda itu hyung"
"Apa?! Siapa?"
"Dia teman Jung Daehyun, aku melihatnya tadi di halte..aku melihatnya dengan jelas karena tadi aku berada di depan"
"Kau yakin?!"
Jongup mengangguk yakin.
"Kalau begitu….bantu aku mendekatinya, aku juga akan meminta tolong pada Junhong"
Jongup menggeleng.
"Oh ayolaaah"
"Ahhh..karena kau memaksa, aku bisa membantumu hyung…asalkan…"
"Asalkan?"
"Asal kau mau menuruti semua perintahku, tidak memukulku, dan mentraktirku makan selama 3 bulan"
"Kau gila? Mau kubunuh hah?!"
"Yasudah kalau tidak mau"
Jongup bersiap bangkit, saat tangan Himchan mencegahnya.
"Okay, aku setuju…asal, bantu aku mendekatinya"
Jongup terkekeh seram.
"Baiklah, itu urusan mudah. Senang bekerja sama denganmu hyung"
Himchan mengangguk senang.
"Nah…sekarang, aku akan memesan makanan tambahan, aku masih lapar. Kau bayar okay hyung? Hehehehe"
Himchan menahan amarahnya.
Mengangguk dengan senyum yang dipaksakan.
"Nah..kau terlihat manis sekarang hahaha, pelayan!"
HAHAHAHAHA..
Ini beru permulaan Himchan Hyung..
Ini baru langkah pertama misi pembalasan dendam Moon Jongup.
HAHAHAHA..
To be continue~
Tolong reviewnya ya yang baca..
Makasih buat yang udah review, makasih makasih makasih..
Buat reader barunya juga makasiiiih banget mumumu~~
Thanks for : Junjows, NathalieVernanda, LevesqueXavier, miniseokie01, Jimae407203, DiraLeeXiOh, NAP217, LayChen Love Love 2, Guest, Kim Rae Sun, dae, linkz, dedezelo, DAELOves B.A.P, ichizenkaze, daehana, bininye daehyun, Kimberlycloudy, babypanda518, Hwangyiu , , OpenDoors29, tatsmatotoki, daelogvrl, chairun, ichizenkaze, chenma, KekeMato2560, , Majestic Hunter, lalany, neobakke, sungr4
Balesan review :
Ehehehe.. maaf ya yang udah review Cuma beberapa aja yg udah aku bales lewat PM.
Abis setiap ngetik pasti langsung dipost, abis itu lanjut ngetik skripsi *curcol*
Ini balesan chap 5 yaaa~
Hwangyiu: Cerita lain antara banghim sama jongjae ya? Aku emang niatnya mau masukin, Cuma porsinya memang ga sebanyak daelo. Makasih ya udah review hihihi
Jimae407203: Makasih yaaa kamu rajin review, hihihi.. aku pasti lanjutin
: Cerita ini diambil dari film? Film apa ya hihi? Ide cerita murni aku dapet sendiri pas lagi naek angkot(?), nah..untuk peran daehyun aku mungkin terinspirasi dari karakter lead male di drama korea Alice cheongdamdong –bener gak tuh judulnya- Makasih reviewnyaa hihi.
DiraLeeXiOh: Maap ya kamu musti nunggu lagi buat part daelo kencan, hehehehe.. abis kalo aku masukin nanti kepanjangan banget T-T hihihi.. makasih ya reviewnya.
Ichizenkaze: Daehyun ga bodoh, dia cuma aga-aga ga pinter aja *tabok* haha.. Kamu ngakak aku malah ikutan ngakak ngebayangin Daehyun seritan di bale! Ga sekalian sambil ngunyah sirih buahahaha.. makasih yaa reviewnyaaa ihihi..
Miniseokie01: Iya, dilanjut kok. Makasih yaaa hhihi..
Laychen Love Love 2: Kamu mah demen banget sama yang ngakak-ngakak hahaha.. Makasih semangatnya.. makasih reviewnya mumumu~
Chenma: ihihihihihi(?) Saya juga dukung Jongup buat bales dendam! Kirim dukungan ketik Jongup(spasi)VS(spasi)Himchan kirim ke nomer hp Junhong ihihihi.. makasih reviewnya yaaaa~
Majestic Hunter: Nama kamu bikin aku pengen makan bolu(?) hehehe.. bingung ya kenapa Jae nangis, mungkin Jae itu takut kalo Daehyun gagal kencan terus di tinggal junhong. Hehe, maaf ya ga dijelasin disana. Makasih reviewnyaaa ihihihi..
KekeMato2560: Mau nampol Daehyun? SAMA! Pengen banget nampol dia pake bibir saya *tabok* jae lebay ya nangis2, maklum dia kan ceritanya takut kencan daehyun gagal dan daehyun ditinggal lagi sama org yang dia suka hehehe. Makasih yaaaa reviewnya mumumu~
Daehana: Asap….iya nanti saya bakar kayu dulu, baru ada asapnya(?) makasih ya udah review hihihi..
NathalieVernanda: Jangan suka ketawa2 mulu, nanti saya disamperin orang tua kamu gimana(?) iya dijelasin kok kenapa jae selingkuh. Makasih ya reviewnyaaa~
Lalany: Nama saya? December28 *tendang* hahaha.. syukurdeh kalo kamu sukaa hehehe.. makasih ya reviewnyaaa… mumumu~
Neobakke: CAPS KAMU KEINJEK ITU YA AMPUUN hahahaha.. makasih yaaa reviewnya, makasih juga jempolnya, lumayan bisa buat bikin sop(?) hahaha.. Makasihh~
sungr4: Makasih yaaaa hehehehe~
Buat yang udah komen di chapter lain tapi aku belom bales reviewnya .. MAAF BANGET..MAAF YAAAA.. yang pasti aku makasih kalian udah mau baca dan mau review, makasih yaaa huhuhuhu *nangis di pelukan Daehyun* iihihihihihi..
I LOP YUU~
