[CAPS 6] My Wife Let's Get Married

By KyuJjong

Main Pair: WonKyu

Pair: YunJae

Gendre: Romance, Drama.

warning: Gender Switch/ TransGender, OOC, Always Typo(s), No BASH No FLAME and This FF is Mine don't plagiarism…

Let's Read Don't forget to leave your like and comment !

Note: Bagi yang merasa belum cukup umur dan berniat nge-flame silahkan tinggalkan FF ini!

~~ENJOY READING~~

~ YUNJAE MOMENT ~

Setelah kepergian kyuhyun dan siwon dari Restaurant, Yunho serta Jaejoong hanya diam larut dengan pemikiran mereka masing-masing semua berlangsung cukup lama hingga akhirnya yunho memutuskan untuk berbicara. Ia menarik nafas panjang "Jadi bagaimana, apa kau masih tidak mau memaafkan ku dan membiarkan masalah kita berlarut-larut?" tanya Yunho dengan nada sendu, Ia menoleh berusaha menatap Jaejoong yang masih menunduk menghindari kontak mata denganya.

Merasa tak ada jawaban, yunho bertanya kembali "Boo apa kau akan mendiamkan ku terus-terusan?" kata yunho kali ini dengan nada sedikit ditinggikan, tapi seketika Ia melihat bulir-bulir air mata di pelupuk retina mata Jaejoong menandakan istrinya tersebut sedang menahan tanggisnya agar tidak keluar.

Yunho menarik Jaejoong kedalam pelukanya memeluk istrinya tersebut dengan erat "Mian … Jongmal-jongmal Mianhe! Aku yang bodoh membuat keluarga kita tercerai berai begini, aku ingin meperbaikinya Boo…." yunho mengelus kepala jaejoong dengan lembut, Jaejoong pun semakin memeluknya Protectif. Tak lama mereka melepaskan pelukanya "Yunnie tidak bohong lagikan?" tanya Jaejoong dengan mata menatap Yunho focus mencari sebuah kejujuran disana.

Yunho mengangguk pasti, berusaha meyakinkan Jaejoong. Lalu menghapus air mata dipipi Istri cantiknya itu. Yunho menarik dagu dan mengecup bibir Plum Jaejoong awalnya hanya ciuman biasa namun sesaat kemudian Ia mulai mengeksplor serta mengulumnya.

Namun sesaat kemudian Jaejoong mendorong Tubuh Atlietis sang suami, hingga ciuman mereka terlepas meninggalkan benang saliva di ujung bibir keduanya. Yunho yang kesal karena pungutanya di lepas paksa mendesis "Aish~ boo kau kenapa lagi?"

PLUKKK~~

Sebuah pukulan kasih sayang berhasil mendarat sempurna dikepala Yunho "kau lupa saat ini kita sedang berada di tempat umum? Aku malu di pandangi orang-orang!"

"CK~ hahahaha…. Arraseo kalau begitu kita lanjutkan dihotel bagaimana?" goda Yunho…

"Mwo? Andwe nanti anak-anak mencari ku!"

"Boo, kau selalu memikirkan mereka tapi lupa dengan kebutuhan Biologis suami tampanmu ini"

"Yaaakkk…. Pabbo tentu saja aku mencemaskan mereka, karena itu anak kandung ku!"

"Baiklah aku tau, tapi Hari ini tidak usah mencemaskan mereka karena tadi aku sudah menitipkanya pada WonKyu"

"kau ini benar-benar" jawab Jaejoong pasrah….

By KyuJjong

Seoul Hotel, Yunho yang baru keluar dari kamar mandi dengan hanya mengenakan Piyama Handuk langsung menuju tempat tidur ukuran King Size diatasnya sudah di hiyasi pemandangan menyejukan matanya yaitu seorang yang paling di rindukanya Jung Jejoong yang notabene adalah Istrinya.

Yunho merangakak naik keatas tempat kasur dengan posisi menindih tubuh jaejoong tapi tidak sepenuhnya karena berat badanya di topang oleh sepasang tangan yang berada dikedua sisi badanya

"Boo~~~"

"Hmmm…."

"kau mau berjanji sesuatu pada ku?"

"apah?" jawab jaejoong malas karena sedari tadi Yunho berbicara berbelit-belit menurutnya

"Berjanjialah, nanti kau tidak akan menghukum atau meninggalkan ku lagi jika suatu hari aku melukai atau meyakiti mu lagi!" Srettt… Jaejoong tertegun mendengar kata-kata Yunho, ia menatap laki-laki yang di cintainya itu lekat. Sekarang mata besar hitam jaejoong menatap lembut kedalam mata elang Yunho.

"Yunnie, kau kenapa? Apa kau demam?" tanya jaejoong cemas, tidak biasanya Yunho berbicara dengan muka memelas seperti itu.

"Boo, kau tau aku sangat menderita ketika kau dan anak-anak pergi meninggalkanku dan aku tidak mau itu terjadi lagi" Tak terasa air mata jaejoong mengalir dari pelupuk matanya.

"Hiks… Yunnie … Hiks pabbo, kau tau aku juga menderita karena mu Hiksss…."

CHU~~~

Mata Jaejoong terbelalak sempurna ketika yunho langsung menyerangnya tanpa aba-aba. Yunho terus menjilat air mata yang turun di pipi istrinya tersebut hingga membuat segurat merah di pipi jaejoong akibat perlakuan Yunho "Boo, aku berjanji tidak akan membuat kamu menangis lagi sampai kapan pun" gumam yunho sebelum melanjutkan aktifitasnya.

Yunho melumat bibir jaejoong, Ia sempat ingin menolak tapi Ia berfikir kembali, tidak ada gunanya pura-pura menolak karena dia juga merindukan sentuhan yunho, jaejoong mengalungkan tanganya di leher suaminya itu untuk memperdalam ciuman mereka.

"Eunghhh…"

Lenguh jaejoong saat yunho sudah bermain sedikit kasar, entah kenapa suara erangan dari Jaejoong seolah membuat tubuh yunho memanas hingga mningkatkan libidonya. Yunho mencium, menggigit, melumat, dan menyedot bibir jaejoong tanpa ampun. Lidahnya dengan cepat meminta akses memasuki mulut jaejoong seakan mengerti Jaejoong membuka kedua belahan bibirnya, membuat yunho leluasa menikmati apa yang di inginkannya.

"Enggghhh…" Jaejoong tak kuasa menahan eranganya kembali.

"Yun…" pangil jaejoong parau Dadanya terasa sangat sesak. Ia butuh udara sekarang dan dengan pelan didorongnya dada Yunho agar melepaskan ciumannya. Seakan mengerti apa yang di inginkan jaejoong, akhirnya yunho melepas lumatannya juga.

Namun ternyata, yunho tak membiarkan bibirnya beristirahat. Saat ini bibirnya pindah keleher putih istrinya untuk membuat bercak – bercak merah, atau biasa disebut sebuah Kiss–Mark. Tanganya pun tidak tinggal diam, dengan lembut Ia menyusupkan tanganya kedalam baju jaejoong menyentuh kulit tubuh Jaejong yang tersembunyi. Lama – kelamaan jaejoong mulai menikmati semua perlakuan yunho hingga Tanganya pun tidak mau tinggal diam, jari-jarinya mulai mencari tali pengait piyama handuk Yunho berusaha membukanya dan Srettt…. Dengan sekali tarikan piyama itu terbuka sempurna.

Betapa kagetnya ekspresi jaejoong melihat yunho yang sudah full naked karena dibalik piyamanya yunho sudah tidak mengenakan apa pun. Ia memalingkan mukanya berusaha menyembunyikan mukanya yang memerah sempurna, melihat tingkah istrinya Yunho tersenyum mesum dan melepas tautan bibir mereka.

"Boo… Kau kenapa? Tidak suka melihat adik kecilku lagi kah?" tanya yunho dengan nada menggoda.

"Yunnie…"

"hmm…"

"kau masih tetap Pervert!"

"Aku pervert karena ulah mu boo" jawab Yunho sebelum kembali melumat bibir plum jaejoong.

By KyuJjong

Sementara di Kediaman Wonkyu …

"Baby…. Aku tidak mau tidur di kamar sebelah" rengek Siwon karena dipaksa pisah ranjang dengan Kyuhyun…

"hyung disini sempit, kita tidak munggkin tidur ber 4 diranjang ini" kyuhyun berjalan menghadap siwon yang sedang duduk di sofa sebelah tempat tidur mereka. Ia mulai duduk dipangkuan siwon dan berkata lembut "Woonie, hari ini saja Please!"

CHU~~~

Kyuhyun mencium bibir siwon lembut, menghisap aroma khas bibir suaminya tersebut. Lama – kelamaan siwon mulai menikmati semua perlakuan istrinya. Kyuhyun mengalungkan kedua tangannya ke leher siwon. Kini ia menekan tengkuk siwon meminta ciuman yang lebih dalam. Lidahnya dengan cepat meminta akses memasuki mulut siwon dan dengan senang hati namja tampan itu pun membuka mulutnya, membuat istrinya leluasa menikmati apa yang di inginkannya.

"Enggghh.." kyuhyun tak kuasa menahan eranganya. Kini ia meminta lidah siwon aktif pula. Akhirnya mereka mendorong dan saling beradu lidah. Cukup lama melakukan hal itu hingga siwon berhasil mendominasi mulut kyuhyun dan memanjakannya. Sedangkan saat ini sang istri hanya bisa men—desah nikmati dan merasakan apa yang di lakukan suaminya di dalam mulutnya.

Setelah cukup lama berciuman dengan sangat ganas akhirnya mereka melepaskan Ciumannya. Kali ini siwon hanya diam karena dia tidak mau terbawa suasana hingga menyerang kyuhyun lebih, apa lagi ada anak kecil disini. Tanganya di pakai untuk menahan tubuh kyuhyun agar tidak tertindih badan mereka.

"Saranghae …" bisik siwon lalu mencium kembali bibir kyuhyun singkat,

"Hueee….. Hiks … Hiks …"

Samar-samar terdengar suara isakan tangis Kibum dan Kyuhyun segera menyudahi lumatanya dan kembali ke tempat tidurnya. Siwon menarik tangan kyuhyun dengan tatapan memelas seakan, akan mereka dipisahkan secara paksa.

"Hyung, nggak usah manja dech! Tidak lihat kedua bocah ini tadi terus-terusan menangis, apa kau mau kita tidak tidur semalaman karena mereka menangis?" kesal kyuhyun karena sedari tadi siwon terus-terusan merengek tidak mau pindah untuk tidur di tempat lain.

Saat ini kamar WonKyu sedang dipakai oleh Changmin dan Kibum yang baru tertidur setelah seharian menangis menanyakan orang tua mereka. Awalnya kyuhyun tidak peduli, tapi melihat kejadian itu entah kenapa jiwa keibuanya muncul. Lalu Ia membawa kedua bocah itu kekamarnya hingga akhirnya mereka tertidur pulas.

"Baby! Kalau kau takut mereka bangun ayo kita saja yang pindah kamar!" siwon masih setia mencolek-colek punggung kyuhyun yang sedang tidur memunggunginya karena memegang botol dot Kibum.

"hyung, berisik… Kalau tidak mau pindah kamar, sana tidur di sofa!" bentak kyuhyun kasar dan berhasil membuat nyali siwon ciut.

"kau tega sekali baby" ada nanda kekecewaan dari raut wajah siwon yang muram, sebenarnya kyuhyun tidak tega tapi mau gimana lagi toh dia juga terpaksa melakukanya.

Hari sudah menunjukan jam 02.00 malam tapi baik siwon maupun kyuhyun masih belum tertidur, sepertinya siwon tidak nyaman dengan posisi tidurnya sedangkan kyuhyun gelisah melihat suaminya yang membolak-balikan badanya.

Kyuhyun beranjak dari tempat tidurnya menuju lemari, Ia mengambil sebuah kasur lipat yang lumayan besar setidaknya cukup untuk dua orang. Kyuhyun mulai membentangkanya didepan ranjang king sizenya, lalu menuju sofa berniat membangunkan siwon yang sebenarnya belum tidur.

"Wonnie, ayo sini tidur bersama ku!" ajak kyuhyun kepada siwon yang sepertinya masih ngambek.

Kyuhyun berjalan gontai menuju kasur di ikuti siwon dari belakang….

Tak lama berselang Siwon merasa kantuk tiba-tiba menyerangnya, Ia menyamankan posisi di sebelah kyuhyun yang tidur terlentang karena perutnya sudah membuncit.

Kyuhyun menenggelamkan wajahnya pada lekukan leher siwon, akhir-akhir ini baik kyuhyun maupun siwon tidak bisa tidur kalau tidak mencium aroma khas tubuh masing-masing yang seakan mensugesti tubuh mereka menjadi rileks. Siwon mempererat pelukanya pada tubuh kyuhyun sambil sesekali mencium pucuk kepala istrinya tersebut lembut.

"Jaljayo~~~ baby!" ucap siwon sambil mencium bibir plum kyuhyun sekilas dan tidak beberapa lama akhirnya mereka berdua terlelap tidur.

Malam itu merupakan malam paling melelahkan bagi YunJae karena mereka benar-benar melakukanya hingga pagi menjelang, yaaa…. Mungkin kemaren sebagai ajang pelampiasan karena satu bulan mereka tidak melakukanya.

Sedangkan siwon terbangun dengan senyum mengembang dari bibirnya karena disebelahnya ada sang Istri yang sedang tertidur pulas dengan wajah damai seperti baby….

"HUWAAA…." Pekik kyuhyun histeris "kenapa dia?" Tanya kyuhyun kaget saat melihat yunho sedang menggendong Jaejoong dalam pelukanya.

"Boojae ku sulit berjalan sekarang atau mungkin sampai beberapa hari kedepan.." kata Yunho santai.

"Yun…" protes jaejoong malu namun tak dianggap.

"Tenang saja Boo! Selama tubuhmu masih merasakan sakit, akulah yang akan membantumu berjalan dan menggendongmu setiap saat" ucap yunho dengan cengir mesumnya kemudian berjalan kekamar.

2 NEXT MONTH LATER

Siwon masih bergelung di dalam selimutnya dengan nyaman, tapi tiak dengan sang istri yang sudah bangun, karena semalam tidak bisa tidur nyenyak karena menginginkan sesuatu yang tidak masuk akal. Kyuhyun tidur terlentang menatap langit-langit kamar, mendesah kesal seperti ada suatu hal yang belum terwujud. Akhirnya ia memiringkan tubuhnya menatap sang suami yang sedang tertidur pulas.

"Hyung…" panggil Kyuhyun pelan sambil menguncang-nguncang tubuh siwon.

"Hmm?" jawab Siwon dengan mata terpejam kerena baru keluar dari alam mimpi lalu mengubah posisinya menjadi menghadap Kyuhyun.

"Hyung…" panggil Kyuhyun lagi sambil menggigiti bibir bawahnya.

"Hnggg…" jawab siwon cuek karena masih mengantuk.

Kyuhyun cemberut, habis sudah kesabarannya, "HYUNG!" pekiknya, beberapa saat kemudian siwon membuka matanya berlahan, Ia menatap kyuhyun penuh tanda tanya.

"Hyung … aku … tapi janji dulu kau tidak akan marah yaa!" ucap kyuhyun gugup.

"wae? ada apa baby?" siwon menatap intens istrinya, mulai merasa sedikit curiga dengan sikap kyuhyun.

"Aku sepertinya ngidam lagi" ucap kyuhyun dengan muka tertunduk malu mengutarakan keinginanya saat ini.

"Ekh… Ngidam? Baby usia kandungan mu sudah 8 bulan sayang jadi tidak mungkin masih ngidam"

"Hiks…. Hyung kau tidak mau menuruti keinginan Uri Aegya!?" kyuhyun tiba-tiba menangis.

"ehh? baby bukan itu, kamu tau aku akan selalu menuruti kemauan mu walau bukan ngidam sekali pun"

"benarkah?"

"Huft…iya…" Siwon menghembuskan nafas beratnya frustasi. bagaimana tidak frustasi, Kyuhyun memiliki kebiasaan hamil yang lain dari ibu-ibu hamil pada umumnya. Bayangkan dari pertama hamil kyuhyun sangat suka siwon tidur dalam keadaan naked, dia juga sering melakukan hal-hal tidak senonoh yang sering menyiksa siwon dari hobby ganti baju didepan siwon, memakai pakaian ibu hamil pokoknya gerakan-gerakan erotis lainya yang sering kali meningkatkan libido suaminya dan setelah itu terjadi kyuhyun hanya mau melakukan Blow Job padanya.

Hal paling ekstrim terjadi saat kyuhyun Ngidam menginginkan siwon berfoto bersama member Super Junior. Siwon sempat menolak keinginan kyuhyun namun itu malah membuat dirinya sendiri sengsara karena kyuhyun tidak mau dekat-dekat apa lagi disentuh olehnya sebelum keinginanya terwujud. Dengan terpaksa siwon mendatangi Dorm Super Junior meminta izin kepada Manajer mereka yang kebetulan teman baik salah seorang sahabat siwon. Bukan hanya itu kyuhyun kekeh ingin ikut padahal siwon sudah mati-matian melarangnya, mana mungkin ia membiarkan Istrinya disentuh atau menyentuh namja lain selain dirinya. Tapi apa daya sekali lagi siapa yang bisa melawan sikap keras kepala istrinya itu.

Pertama-tama mereka bertemu Leeteuk yang saat itu sedang free hingga memyambut Wonkyu di dorm Super Junior. Sebagai leader Leeteuk sangat ramah, saking ramahnya iya gampang akrab dengan Wonkyu bahkan sering menanyakan kondisi kehamilan kyuhyun layaknya seorang dokter kandungan profesional.

Tidak lama kemudian datang 5 orang namja yang di tunggu-tunggu, menurut siwon masih kalah tampan darinya. Mereka terdiri dari Eunhae, Yewook dan Sungmin. Khyuhyun sangat tertarik pada sungmin, dalam waktu singkat mereka sudah menjadi akrab padahal kyuhyun tipe orang pemilih. Benar-benar kedekatan Kyuhyun dan sungmin waktu itu membuat siwon kebakaran jenggot. Karena sudah tak tahan dengan rasa cemburu didadanya siwon memutuskan segera melakukan sesi foto-fotonya dengan member super Junior agar segera pulang.

Alasan kyuhyun menyuruh siwon berfoto bersama member Suju karena menurutnya siwon sangat mirip dengan salah satu member bintang halluyu tersebut.

Siwon masih sibuk dengan pemikiranya "apa memang permintaan Ibu hamil selalu seperti itu!?" pikir siwon bingung.

"Hyung?" bentak kyuhyun karena sedari tadi siwon seperti tidak mendengarkanya.

"ehk… Waeyo baby? Apa mau mu?" ucap siwon pasrah, menatap kearah kyuhyun, Sedangkan orang yang ditanya masih setia tertunduk hingga siwon menatapnya bingung.

"Wonnie… Aku … Aku…" papar kyuhyun takut mengutarakan isi hatinya hingga bicara dengan nada terpotong-potong, Siwon yang penasaran masih setia menunggu kelanjutan kata-kata kyuhyun.

"aku.. Aku… Ingin disentuh sekarang"

Otomatis kalimat yang dilontarkan kyuhyun berhasil membuat mulut siwon menganga sempurna "maksudnya kamu ingin kita melakukan itu? Baby…" sambut siwon bahagia, sambil merangkak medekat kepada istrinya. Baiklah sepertinya keberuntungan berpihak kepada dirinya menurut siwon.

Spontan gerak-gerik siwon membuat kyuhyun begedik ngeri, ia memundurkan tubuhnya terus menjauh ketika sang suami hendak memeluknya.

"hyung aku belum selesai bicara!" gumam kyuhyun lirih.

"Bukanya kamu ingin kita melakukanya baby?" tanya siwon memastikan.

"Aniyo, bukan itu hyung!?" ucap kyuhyun takut-takut "aku ingin disentuh orang lain, bukan dirimu!?"

"JEDERrrr…."

Bak petir di pagi buta, siwon diam mematung di tempat tidurnya hal yang paling ditakutinya akhirnya terjadi juga, Melihat ekspresi muka siwon kyuhyun pun takut.

"ANDWAE…. tegas siwon dengan penekanan disetiap katanya "kau boleh minta apa pun tapi tidak untuk hal satu ini" ucap siwon dengan muka memerah menahan marah.

"tapi aku cuma mau itu!?" Tegas kyuhyun lagi.

"sekali tidak tetap tidak CHOI KYUHYUN, kau lupa kau itu punya suami?" untuk pertama kalinya siwon membentak kyuhyun.

Hiks… Hikksss…. huweeee…. Kyuhyun mengencangkan tangisnya, tak terasa bulir-bulir air mata mengalir deras dipipi chubby nya.

"kau membentak ku? Hisk… Padahal tadi kau berjanji tidak akan marah"

SRETTT…..

Sebenarnya ada sedikit penyesalan di hati siwon saat tanpa sengaja membentak istrinya tapi siapa tidak marah jika orang yang kita cinta ingin di sentuh orang lain.

Ting… Tong….

Terdengar suara bell, siwon bergegas bangkit dari tempat tidurnya untuk melihat siapa yang datang sekaligus menghindari pertengkaran dengan sang istri.

Kyuhyun melihat siwon berjalan keluar kamar, membuntutinya dibelakang "hiks… Hyung kenapa kau semarah itu? Padahal aku hanya ingin di sentuh" kyuhun merajuk.

"Diam! Sampai kapan pun jangan harap kau bisa disentuh orang lain!"

"Hiksss….. Yunnie hyung!" Teriak kyuhyun sambil berlari kecil saat melihat yunho berdiri di depan pintu.

Kali ini siwon benar-benar murka, kyuhyun dengan santainya berlari memeluk yunho di depan matanya.

"CHOI KYUHYUN! JADI DIA PRIA YANG MAU KAU SENTUH HUH?" Siwon kebakaran jenggot.

"Hyung… hiks… Siwon hyung jahat, Aku hanya ingin di sentuh tapi dia malah marah-marah" adu kyuhyun kepada yunho.

"what? Disentuh? Marah?" tanya yunho tidak mengerti arah pembicaraan kyuhyun.

"Dia mau disentuh orang lain, siapa yang tidak gila mendengar istrinya mau disentuh dengan pria bukan suaminya? Dan kau, bisa lepaskan pelukanmu dari istriku" ucap siwon dengan aura hitam memenuhi dirinya.

"hiks.. Hyung… Itu bukan mau ku, tapi maunya aegya"

Hahahahaaha….. Tawa yunho pecah baru connect saat mendengar pertengkaran suami istri tersebut "baby kyu kamu mau disentuh bagaimana?" goda yunho yang langsung mendapat tatapan membunuh dari siwon.

"hyung mau menyentuhku?" ucap kyuhyun polos tidak tau suaminya hampir mati berdiri kena serangan jantung mendadak.

"Sebaiknya aku pergi dari sini" pasrah siwon membalikan badanya melangkah pergi dari pada dia mati muda melihat ulah istrinya.

"hyung…" rengek kyuhyun kepada yunho yang sedang tersenyum puas melihat penderitaan siwon. Kyuhyun mengarahkan tangan yunho ke perutnya, reflek Yunho berteriak kaget dengan gerakan tiba-tiba kyuhyun.

"Yaaakkk…." pekik yunho, mendengar suara yang tak asing baginya siwon membalikan badanya melihat kejadian dibelakangnya.

"hyung, bisa elus perutku?" pinta kyuhyun spontan, yunho yang masih shock karena gerakan mendadak itu hanya menuruti perintah kyuhyun yang ternyata ingin disentuh perutnya.

Siwon masih terpaku berdiri seperti patung, mulutnya menganga sempurna.

"Wahhh gerak…" ucap yunho gembira saat merasakan tendangan dari baby di dalam perut kyuhyun.

"Baby…" gumam siwon entah sejak kapan sudah berdiri di sebelah kyuhyun "kenapa kau tidak bilang kalau cuma ingin disentuh perutnya? Kalau tau begitu aku tidak usah marah-marahkan" sesal siwon.

"kau yang tidak memberiku kesempatan menjelaskan hyung!" kyuhyun mempoutkan bibirnya kesal.

"Mianhe…" siwon menarik kyuhyun dalam pelukanya.

"Hufttt…Sepertinya urusanku dirumah ini sudah selesai" ucap yunho seraya meninggalkan Wonkyu menikmati moment-moment berdamainya kembali.

BRAKKK…..

Yunho membanting pintu dengan keras, spontan membuat wonkyu melepaskan pelukanya kaget.

"Hyaaa… Dasar manusia tidak punya sopan santun, kenapa tidak menutup pintu dengan benar? Lagian untuk apa sebenarnya kau kesini?" teriak siwon kembali murka, namun yang diteriaki sudah pergi entah kemana.

By KyuJjong

Waktu sudah menunjukan jam 11 malam. Saat ini Siwon terbaring di atas ranjang king size dengan remote TV di tangan kananya dan kyuhyun bersender di lengan kirinya. Merasa bosan dengan berlahan siwon membawa wajahnya mendekati wajah sang istri. Reflex kyuhyun memejamkan matanya kala deru nafas suaminya menyapu kulit wajahnya. Sebuah ciuman lembut yang memabukan membuat kyuhyun merona.

"Saranghae, Choi kyuhyun Saranghae~~~" ucap siwon lembut sembari melepas tautan bibir mereka.

"N-nado wonnie saranghae ~ "

Pandangan siwon beralih pada salah satu bagian tubuh sang istri. Membawa jemarinya menuju perut kyuhyun mengelusnya lembut. Seulas senyum terlukis indah diwajahnya, tatkala membayangkan sesuatu yang akan menambah kebahagiaan mereka sedang tumbuh disana. Sesuatu yang akan melengkapi kehidupan rumah tangganya.

"kalian adalah hartaku yang paling berharga" ucap siwon sambil menciumi perut sang istri.

Namun seketika tubuh kyuhyun bergetar hebat, merasa sakit menyerang tubuhnya "Akkkhhh…Hy-Hyunggg…" teriak kyuhyun memegang perutnya sakit.

Kyuhyun terduduk dikasur seketika merasa keram di bagian perutnya yang lama kelamaan berubah menjadi semakin sakit.

Siwon panik melihat air yang mengalir di selangkangan kyuhyun, ia menyambar Hp langsung menelfon Jaejoong.

Tak lama berselang jaejoong datang dengan perlengkapan medisnya.

"Astaga Wonnie, dia sudah Kontraksi ayo cepat kita bawa kerumah sakit!" perintah Jaejoong.

Tanpa disuruh siwon langsung menggendong kyuhyun ala Bridal Style "Baby, tahan yaa!" ucap siwon mencoba memberi ketenangan kepada kyuhyun yang sedari tadi meringis kesakitan.

"Eungh…. Uhh …. Hiks… Hyung… Sakittt…." rengek kyuhyun, bulir-bulir keringat mengalir deras di tubuhnya.

Saat ini posisi siwon berada di kursi penumpang memangku kepala kyuhyun dengan pahanya tidak lupa genggaman erat di tangan istrinya tersebut. Jaejoong mengambil alih posisi kemudi, dengan cepat ia melajukan mobilnya menuju Seoul Hospital.

"Hiks… Hyung … Sakittt…" rintih kyuhyun. Siwon semakin panik melihat istrinya terus-terusan merintih kesakitan.

"siwonnie, suruh dia atur nafas biar tenang!" perintah jaejoong.

Siwon berjalan gelisah di koridor rumah sakit, Terlihat sekali gurat kekhawatiran disana.

"Hiks… Sakittt…"

"baby kau harus kuat Changi!"

"Maaf tuan sebaiknya anda tunggu diluar!" Perintah seorang suster, Siwon pun menggangguk patuh pada sang suster.

Siwon setia mondar-mandir seperti setrikaan didepan kamar pemeriksaan kyuhyun, Ia di kejutkan oleh suara seseorang dari belakang "Ayo duduk! kau membuat kepala ku pusing melihat mu mondar mandir seperti setrikaan itu" gumam yunho kesal karena sedari tadi siwon tidak bisa diam.

"Aish, hyung? Kapan kau datang?" tanya siwon datar tanpa menanggapi omongan yunho sebelumnya.

"Aish bocah ini, kau harus tenang! Boojaeku pasti melakukan yang terbaik"

"Eomma…." teriak Siwon ketika melihat eomma dan appa Cho serta Ahra nunna berjalan tergesa-gesa.

"Siwonnie, bagaimana changi? Apa kata dokter?" tanya sang Eomma panik.

"Eomma tenang saja! Sudah ditangani dokter" balas siwon berusaha memberi ketenangan pada mertuanya.

Tak lama berselang keluar Dokter Lee dari ruangan pemeriksaan.

"Bagaimana kondisinya dokter Lee?" tanya appa Cho.

"Maaf kami belum bisa melakukan operasi, pasien membutuhkan darah tambahan karena harus melahirkan 2 baby. Karena stock darah Kyuhyun sedang kosong, apa ada keluarga yang mempunyai darah sama denganya?" jelas dokter Lee.

"Saya saja dok…." Ahra angkat bicara.

"Okk, suster bawa Ahra keruang donor!" perintah Dokter Lee kepada susternya.

"Dokter apa boleh saya menjenguk kyuhyun?" tanya siwon dengan suara parau.

"hahahha Tuan Choi, kau pucat sekali. Sebaiknya kau tidak usah masuk takutnya kyuhyun pingsan lihat mukamu seperti mayat hidup ini" goda Dokter Lee, yang notabenenya dokter pribadi keluarga mereka.

"Dok, pasien Pingsan" ucap jaejoong panik, saat keluar dari ruangan kyuhyun.

DEG~~~…

By KyuJjong

TBC

[]

Don't forget to leave your follow and review here!