Chapter 6

DESCLAIMER : Semua char naruto adalah milik Kishimoto sensei jadi saya tidak berhak mengakuinya tapi cerita ini dan OC yang muncul tetap menjadi punya saya

GENRE : Romance & Adventure

Raiting : T semi M (mungkin)

Pairing : Naruto x Hinata, Naruko x Sasuke (masih kemungkinan)

Warning : Typo, abal, kata ancur se ancur2nya, SKMS (sistem kebut dan mikir semalem)

Maaf kalo chapter sblmnya masih kurang panjang dan memuaskan, maklum author pemula

Normal POV

Keadaan di kuil langit di pagi hari sangatlah nyaman sebenarnya tapi sepertinya semua itu akan segera berakhir karena sebentar lagi aka nada pertarungan yang cukup dahsyat di arena utama.

Di arena pertarungan terlihat tiga orang dengan dua orang bergender sama dan satunya lagi berbeda, yah mereka adalah Naruto, Naruko, dan Obito. Sepertinya naruto akan melatih mereka mengendalikan kekuatannya dengan latih tanding atau bertarung full power, cara yang bisa di bilang biasa bagi Naruto yang notabene seorang reinkarnasi pemimpin Wind Army pastinya sudah banyak melihat pertarungan dari ingatan yang di turunkan dari sang pemimpin itu. Tapi bagaimana dengan empat orang lainnya? Sungguh terlalu (ala roma irama XD)

.

"Naruko, Obito sensei apa kalian sudah siap?" Tanya Naruto

"Ya kami siap Naruto/Nii-san" jawab mereka

"Bagus sekarang masuklah ke Kyuubi mode dan Juubi mode, aku akan langsung melawan kalian berdua. Dengan begitu aku akan langsung bisa melihat batas kalian menggunakan kekuatan baru kalian" kata Naruto,

Obito serta Naruko hanya menuruti dan mereka berdua masuk ke dalam mode Bijuu mereka, Naruko setelah masuk mode kyuubi tubuhnya menjadi di selimuti cakra kuning keemasan (kyk Naruto kyuubi mode) dengan pupil mata merah dan iris hitam dan Obito tubuhnya di selimuti cakra hitam membentuk pakaian seperti Naruko sera juga jubah cakra hitam lalu ada magatama yang melingkar di lehernya berwarna merah dan ada garis garis di tubuhnya berwarna kuning keemasan (itu lho yang garis2 si badannya naruto pas masuk kyuubi mode), lalu mata Obito juga berubah menjadi Eternal Mangekyou Sharingan miliknya. Mereka berdua merasakan energy yang sangat kuat mengalir ke tubuh mereka juga perubahan itu membuat Naruto menjadi cukup kagum karena perubahan wujud mereka yang signifikan, tapi Naruto juga tidak mau kalah dia juga berubah ke sebuah mode original miliknya setelah mendalami kekuatan sang pemimpin Wind Army, Icarus.

"Wah kalian keren juga yah, selain itu aku juga merasakan tekanan energy yang sangat kuat dari kalian. Tapi aku juga tak akan kalah, aku juga akan menunjukan teknik original milikku yang sudah kupelajari dengan mendalami kekuatan Icarus, lihat ini" kata Naruto. Naruto memejamkan kedua matanya lalu aura biru keputihan menguar dari tubuhnya dan tiba tiba saja tubuhnya di selimuti pusaran angin yang sangat besar dan kuat, saat setelah pusaran itu menghilang terlihatlah wujud fisik Naruto yang berubah. Dia, Naruto memakai jubah tangan panjang berwarna putih dengan garis biru melintang di bagian tangan lalu di belakang jubahnya ada lambing elang warna emas juga aksen api biru di bagian bawah, dia sekarang memakai kaos tanpa lengan berwarna putih di tengahnya terdapat lambing elang juga warna biru muda dan memakan celana kain putih panjang juga sepatu putih dan jika jubahnya di buka di lengan kanan Naruto ada tato bergambar elang dan naga belum lagi aura berwarna biru keputihan terus keluar dari tubuh Naruto dan menyelimutinya. Naruko serta Obito melihat perubahan Naruto hanya bisa terkesima dan kagum, berkat kekuatan Bijuu mereka, meneka juga bisa merasakan tekanan energy Naruto meningkat drastis juga ketika Naruto membuka matanya terlihatlah pupil matana menjadi biru dengan shuriken hitam di tengahnya dan 4 tomoe di selanya.

"Inilah salah satu teknikku namanya, King Mode atau di bilang mode raja. Dalam mode ini aku bisa memakai seluruh kekuatanku serta kekuatan mata milikku, tapi teknik ini kekuatannya masih jauh berada di bawah dari pada teknik God Mode milik Icarus yang akan di turunkan padaku saat aku siap nanti. Dan dimataku sekarang adalah teknik mata terkuat milikku bernama Fumetsu Reygan" jelas Naruto panjang lebar. Setelah penjelasan Naruto selesai, Naruko dan Obito jelas semakin terkagum tapi mereka juga semakin bersemangat.

.

.

Naruto langsung mundur mejauh sampai jarak lima belas meter, tentu saja untuk mengambil jarak aman. Obito melihat itu langsung maju dan meloncat cukup tinggi lalu berteriak "Fire Elemen Master: Flame Tornado"di saat yang bersamaan Naruko juga meloncat ke kanan berbeda dengan obito ke depan dan langsung berteriak juga "Wind Elemen: Wind Missile", dengan begitu Naruto langsung di serang dengan dua teknik sekaligus. Naruto yang melihat adanya misil serta tornado api mengarah kepadanya tentu tidak tinggal diam dia langsung bergumam pelan "Wind Elemen: Wind Shield" terciptalah perisai angin transparan yang menahan serangan mereka, melihat adanya kesempatan Obito berlari menuju Naruto dan berusaha memukulya dengan tangan kanan dengan reflek yang cepat Naruto menahan serangan obito dengan tangan kirinya tapi saat akan membalas dari kanan Naruto berusaha menendang kepalanya dengan kaki kiri lagi lagi Naruto dapat menghindarinya dengan melompat ke belakang dengan cepat. Melihat naruto kembali mundur, Naruko berlari ke arah Naruto dan mencoba menendang kepalanya dengan telapak kaki kanan yang sudah teraliri cakra tapi Naruto berhasil menahannya menggunakan lengan kirinya. Naruko sedikit lengah sehingga Naruto berhasil memegang kakinya dan melemparnya ke atas, dari jauh Obito melihat adanya celah langsung berlari ke arah Naruto dan lagi mencoba memukul dada Naruto dengan tangan kirinya Naruto yang menyadari itu langsung menahan dengan tangan kananya dan langsung menendang telak perut Obito sehingga Obito terlempar ke belakang. Di saat bersamaan Naruko yang sudah mendarat dengan sempurna lalu berlari memutari Naruto hingga di kirinya dan berlari dengan cepat kea rah Naruto, Naruko memukulkan tangan kanannya ke kepala Naruto dengan sekuat tenaga membuat Naruto tidak bisa menahannya dan terpental cukup jauh tapi serangan tidak berhenti begitu saja Naruko dengan tiba tiba membuat sebuah teknik baru lagi "Fire Elemen: Mini Rasenshuriken" Naruko membuat rasenshuriken mini di tiga jari tangan kirinya dan melemparkannya kea rah Naruto, Naruto melihat teknik itu menurutnya bentuk dari teknik itu boleh kecil tapi tekanan yang di pancarkan cukup besar membuat Naruto harus berteleport dengan cepat "Hidden Technique: Wind Teleport"dengan itu Naruto menghilang dalam pusaran angin dan mini rasenshuriken Naruko tidak mengenai siapapun, Naruto muncul13m di atas Naruko dan bersiap menyerangnya tapi di atas Naruto juga muncul Obito mencoba menendang Naruto dengan tumitnya, Naruto menahan serangan itu dengan menyilangkan tangannya tapi kekuatan tendangan Obito sangat kuat menyebabkan Naruto terlempar ke bawah, di bawah Naruko melihat Naruto melesat ke arahnya dan langsung berteriak sebuah nama teknik tanpa dia sadari "Lava Elemen: Lava Burst" Naruko menyemburkan lava panas kea rah Naruto, Naruto menyadari bahaya mendekat langsung berteleport lagi ke belakang Naruko sejauh 12 meter.

.

Kuakui, hah… hah.. hah… kalian cukup hebat dalam pertarungan jarak jauh, sampai sampai aku kewalahan seperti ini. Tapi ini baru permulaan, rasakan ini Ice Elemen: Frozen Spear" kata Naruto lalu membuat hujan tombak es di atas Naruko dan Obito tapi mereka berdua dapat menghindarinya dengan berteleport dan muncul di kanan dan kiri Naruto. Naruko dan Obito saling berpandangan lalu, "Fire Elemen: Big Fire Arrow"

"Fire Elemen Master: Fire Wall Destruction"

.

teriak Naruko dan Obito secara bersamaan, dan secara serentak di kanan dan kiri Naruto muncul serangan api berbentuk panah api dan tembok api yang langsung menuju ke Naruto. Naruto langsung bereaksi dengan merentangkan tangan ke samping kanan dan kiri seraya berteriak

"Forbidden Technique: God Shield"

.

seraya memunculkan perisai yang sangat kuat untuk menahan kedua serangan tingkat atas itu dan terciptalah ledakan yang cukup besar

DUUUUMMM!
DUUAAARRR!
BUUUUUMM!

Setelah berakhirnya serangan, di tengah arena terlihat Naruto berdiri di sebuah kawah cukup besar hasil ledakan kedua teknik yang di tahan Naruto. Tapi entah kenapa Naruko dan Obito berlari saling menjauh, di tempat Naruko terlihat dia sedang mengeluarkan tenaga yang besar lalu berteriak,

.

"Summoning Technique: Kyuubi no Kitsune"

.

Lalu Naruko memunculkan rubah berwarna orange besar dengan Sembilan ekor yang melambai lambai dengan Naruko yang berdiri di atas kepalanya. Di tempat Obito dia juga seperti mengumpulkan energy yang sangat kuat lalu berteriak

.

"Summoning Technique: Juubi no Ookami"

.

Dan setelah itu dari kepulan asap muncul Juubi yang di-summon Obito dengan kekuatan sempurnanya dan Obito yang sekarang berada di bahu kanannya. Naruto yang melihat itu sampai kaget dan tiba tiba saja muncul suara di kepalanya dan itu suara Icarus

'Naruto kamu bisa men-summonku dalam bentuk Griffin, atau kau bisa mensummon salah satu dari empat penjagamu yaitu, Frozen, Shiron, Rashin, ataupun Helios. Dengan begitu kau dapat meghadapi dua Bijuu summoning sekaligus'

'Baik, terima kasih sarannya Icarus'

"Heh jadi begitu, aku tak akan kalah dengan kalian.

.

"Summoning Technique: The Guardian, Shiron"

.

Naruto mensummon sesuatu tiba tiba muncul tornado yang sangat besar dan setelah tornado itu berakhir menampakan naga putih besar dengan corak biru yang ujungnya membentuk panah yang melintang dari leher belakang hingga ekornya, memiliki rambut kuning keemasan dengan kacamata seperti pilot jaman dulu di dahinya, tubuhnya memakai zirah perang kuno warna emas, berdiri dengan dua kaki dan memiliki dua tangan dengan cakar di masing masing jarinya, memiliki 3 pasang sayap putih seperti sayap merpati, di kedua tangannya memegang sebuah long sword besar.

"Inilah mahkluk summonku jika dalam King Mode, namanya Shiron dia adalah sang penjaga. Dan juga aku bisa mengganti senjata Ventus sesuka hatiku dari dimensi yang ku buat" jelas Naruto, Naruko dan Obito lagi lagi terkejut dengan kemampuan Naruto. Di tempat Naruko, "Hey bocah ada apa kau memanggilku kemari? Tanya Kyuubi "Begini Kurama, aku meminta bantuanmu untuk melawan Nii-san. Sekarang dia ada di sana" tunjuk Naruko ke Naruto "Hah, itukan sang penjaga jadi kakakmu adalah reinkarnasinya rupanya. Boleh aku akan membantumu" jawab Kyuubi dengan menyeringai. Sementara itu di tempat Obito, terlihat Obito sedang berbicara dengan Juubi sekaligus menjelaskan alas an kenapa dia di panggil.

"Uchiha, ada apa kau mensummonku ke sini?" Tanya Juubi dengan nada Evil

"Lihat ke depan, aku meminta mu untuk membantuku bertarung dengan mahkluk summon miliknya" jawab Obito, Juubi langsung melihat kedepan dan kaget

'Itu.. adalah Ventus salah satu dari 'Sang Penjaga' juga mahkluk Immortal terkuat di atas kalangan para Bijuu, jadi dia adalah reinkarnasi'Nya'' batin Juubi

"Jadi apa kau bisa Juubi" Tanya Obito menyadarkan Juubi dari lamunannya

"Tentu aku bisa" jawab Juubi.

.

.

Sementara itu di luar arena yang sebelumnya telah di lapisi pelindung oleh Naruto hanya bisa melongo melihat pertarungan dari ketiga orang itu, bagaimana tidak? Sedari tadi semua teknik yang mereka gunakan adalah teknik tingkat atas lalu yang membuat Kakashi dan Jiraiya terkejut karena munculnya Kyuubi dan Juubi sebagai monster summoning serta mahkluk summoning yang di keluarkan Naruto adalah salah satu dari emapt penjaga pimpinan Wind Army. Lalu sekarang ketiga mahkluk summoning terkuat itu akan mengadukan kekuatannya, dan sepanjang hidup mereka berdua, mereka belum perna sekalipun melihat pertarungan sedahsyat ini. Bahkan pertarungan kage pertama mereka dengan rivalnya tidak sampai sedahsyat ini.

.

.

Kembali ke arena

"Shiron, bantu aku melawan kedua bijuu terkuat itu walau ini hanya latihan kau tidak boleh lengah" perintah Naruto

"Baik Naruto-sama" balas Shiron hormat

Saat ini Naruto yang sedang berdiri di atas bahu kanan Shiron menatap mereka tajam.

"Shiron terbanglah tinggi sekarang" perintah Naruto, Shiron hanya menuruti perintah tuannya dan langsung terbang tinggi. Sementara itu Naruko dan Obito yang melihatnya langsung memanfaatkan keadaan dan tak ingin kehilangan kesempatan.

"Kurama sekaranglah waktunya, Bijuu Super Bomb" perintah Naruto menyuruh Kyuubi menggunakan kemampuannya. Kyuubi hanya menurut dan menciptakan kumpulan energy warna perah pekat di mulutnya lalu menembakannya kea rah Shiron sebanyak lima bola energy dengan interval masing masing 2 detik, di saat yang bersamaan,

"Juubi sekaranglah saat yang tepat, Mega Bijuu Bomb" perintah Obito. Mendengar perintah dari tuannya Juubi segera membuat bola energy hitam pekat super besar di depan mulutnyadan merasa energy yang di kumpulkan sudah cukup kuat Juubi segera menembakan bom bijuu itu kea rah Naruto dan Shiron.

Naruto melihat itu segera member perintah kepada naganya dengan berteriak

.

"Shiron, Double Mega Tornado"

.

Setelah teriakan Naruto, Shiron mengibaskan kedua sayapnya dengan kuat sehingga memunculkan dua tornado besar yang masing masing mengarah ke serangan Kyuubi dan Juubi. Hasilnya kedua serangan tingkat atas itu dengan mudahnya terpental ke udara lalu meledak dengan suara yang sangat keras

BUUUMMM!
BLAAAARRR!

.

Tentu saja Naruko serta Obito sangat kaget, tapi mereka belumjuga menyerah dan kembali member perintah kepada bijuu mereka masing masing.

"Kyuubi, Forbidden Skill: Fox Beam"

"Juubi, Forbidden Skill: Darkness Attack"

Setelah memberikan perintahnya Kyuubi dan Juubi segera melakukan yang di perintahkan, Kyuubi mengumpulkan lagi energy berwarna merah dengan kekuatan yang lebih besar di depan mulutnya dan di saat yang bersamaan juga begitu Juubi mengumpulkan energy hitam pekat di mulutnya dengan kekuatan yang sangat besar melebihi tekanan energy milik Kyuubi.

Di langit Naruto melihat itu segera melakukan sesuatu,

"Fumetsu Reygan Technique: Sky Dimension, Blue Cannon" ucap Naruto lalu dia menggunakan salah satu teknik reygannya yaitu Sky Dimension, Sky Dimension sendiri adalah teknik dimana penggunanya dapat mengambil senjata yang diinginkan dari dimensi yang mereka buat selain itu dengan Sky Dimension Naruto dapat memindahkan serangan musuh ke tempat yang dia inginkan.

.

Naruto memunculkan dua meriam besar warna biru dengan sedikit corak emas, masing masing meriam itu terpasang di bahu Shiron. Dengan terpasangnya meriam itu sekarang Naruto berdiri di atas kepala Shiron, "Shiron inilah saatnya kau memakai teknik itu sekarang bersiaplah kalian. Shiron, persiapkan energimu.

FORBIDDEN SKILL: DRAGON CANNON" teriak Naruto lalu Shiron mengumpulkan energy yang berkali lipat lebih besar dari energy Juubi serta Kyuubi di mulut serta kedua meriam miliknya. Saat semuanya telah siap, mereka bertiga menembakan serangan terkuat dari masing masing mahkluk Summoning mereka.

.

"Sekarang Kyuubi/Juubi/Shiron, SERANG!"

.

Dengan teriakan itu ketiga mahkluk summoning itu menembakan kekuatannya, energy milik Kyuubi dengan energy milik Juubi bergabung menjadi satu serangan super besar dan tiga serangan dari Shiron juga menggabung menjadi satu dan berputar turun ke serangan Naruko dan Obito seperti tornado penghancur dan alhasil serangan mereka beradu dengan sangat sengit samapai sampai mengakibatkan ledakat yang amat sangat besar dan luar biasa

.

DUUUUMM!
BLLLAAAARRRR!
DDUUUUAAAAARRRR!

.

Ledakan terjadi, arena juga di tutupi oleh asap itam pekat yang sangat tebaal, lama kelamaan asap pekat itu mulai menghilang menampakan Naruto dan Shiron yang masih tetap kokoh berada di udara sedangkan Naruko sudah terlihat terbaring tak berdaya bersama Obito yang sudah berada dakam mode normalnya, Kyuubi dan Juubi juga sudah tidak terlihat lagi itu menandakan mereka sudah kembali ke tempat mereka karena host mereka sendiri sudah sangat kelelahan dan kehabisan cakra. Naruto dan Shiron segera turun ke bawah, sesampainya di permukaan tanah Naruto langsung loncat dari kepala Shiron dang langsung menghilangkan Shiron lalu menghampiri Naruko dan Obito. Sesampainya di sana Naruto langsung membopong mereka berdua ke tempat Jiraiya dan Kakashi untuk beristirahat sejenak karena hari ini mereka sudah memutuskan untuk kembali ke Konoha untuk persiapan jika nanti ada serangan tiba tiba dari musuh.

.

.

"Pertarungan yang sangat mengesankan Naruto, sepanjang sejarah hidupku baru kali ini aku melihat pertarungan sedahsyat ini" ujar Jiraiya pada Naruto

"Ahh biasa saja Ero-sennin, dan ini semua masih sebagian kecil dari kekuatanku sebenarnya" balas Naruto sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal, Jiraiya semakin melongo mendengar jawaban Naruto bagaimana tidak? Jika seorang kage saja melakukan pertarungan seperti ini pasti dengan kekuatan penuh, tapi ini yang melakukan semua ini adalah pemuda berusia 18 tahun yang di anggap oleh warga konoha sebagai bocah lemah dan bodoh tapi itu wajarlah karena pemuda itu adalah reinkarnasi dari sang pemimpin Wind Army jadi wajar saja. Jadi mulai saat ini Jiraiya harus terbiasa dengan pertarungan pertarungan macam pertarungan dewa seperti ini.

"Jadi kita tunggu mereka bangun?" Tanya Kakashi

"Itu sudah jelas lah Kakashi, hahahaha" jawab Jiraiya sambil tertawa gaje.

.

Setengah jam kemudian

"Engh.. dimana aku?" Tanya Naruko entah kepada siapa

"Kau sudah sadar Naruko-chan, ternyata lama juga kau pingsan" jawab Naruto

"Ehh Nii-san, memang berapa lama aku pingsan? Dan dimana Obito sensei?" Tanya Naruko
"Ohh kau pingsan selama setengah jam, dan Obito sensei sudah sadar sedari tadi" jawab Naruto santai, "NANI? Sepertinya aku sangat kelelahan yah" gumam Naruko "Karena sekarang kau sudah sadar ayo kita segera kemba…" kata Naruto tiba tiba saja terpotong karena Naruto merasakan sebuah firasat bahwa Akatsuki palsu akan di serang oleh Akatsuki yang asli jadi mereka sekarang harus berbegas menyelamatkan Akatsuki palsu

.

"Kaka-sensei, Obito-sensei, Ero-sennin, dan Naruko sebaiknya kita jangan pulang dulu ke Konoha. Jangan tanya kenapa karena sekarang kita harus menyelamatkan anggota Akatsuki palsu karena mereka akan ketempat akatsuki palsu" kata Naruto

"Tapi kenapa harus membantu mereka Nii-san?" Tanya Naruko

"Iya Naruto, kenapa kita harus membantu mereka?" Tanya Jiraiya

"Ini karena mereka semua hanya di peralat oleh orang yang bernama Madara Uchiha, dan semua orang di akatsuki palsu juga orang yang menginginkan kedamaian, tapi hanya saja cara mereka yang salah. Jadi saat ini kita harus menyadarkan mereka, karena mereka bisa menjadi tambahan kekuatan untuk kita saat akan melawan Madara nanti" jelas Naruto panjang lebar

"Jadi ayo kita pergi bantu mereka" ujar Obito dan Naruko kompak

"Tapi mereka yang di serang ada di tiga tempat berbeda, yaitu Kiri, Suna, dan perbatasan Kumo. Jadi sekarang aku akan membagi tempat ke mana kalian pergi. Pertama, Ero-sennin dan Naruko kalian pergi ke Suna, bantu dan selamatkan orang bernama Sasori dengan ciri berambut merah dan pengguna boneka dan Deidara berambut kuning panjang diikat dia pengguna bom tanah liat. Kedua Kakashi sensei dan Obito sensei kalian pergi ke Kirigakure, bantu dan selamatkan orang bernama Inabi Uchiha dan partnernya Kisame, Obito sensei pasti tahu orangnya. Lalu terkakhir aku sendiri akan pergi ke perbatasan Kumo. Setelah berhasil langsung teleportkan diri kalian ke Amegakure karena kita akan bertemu di sana, sekarang pergi" kata Naruto panjang lalu merea semua menghilang dalam teleport ke tempat yang di tuju

.

.

Padang Pasir, Sunagakure

Terlihat dua orang sedang berjalan di tengah gurun menuju ke Sunagakure, tapi sebenarnya hanya satu orang yang berjalan yang satu lagi bergerak menggunakan bonekanya yang bernama Hiruko.

"Sasori no Danna, keluarlah dari Hirukomu itu! Kalau begini kita akan samapi di Suna dua hari lagi" teriak Deidara dengan kesal

"Biarlah deidara dengan begitu lebih baik, aku bisa menikmati seniku yang abadi semakin lama" jawab Sasori

"Kau salah un, seni itu adalah ledakan dan ledakan itu adalah hal yang sangat spektakuler" balas Deidara

"Terserah kau saja, cerewet" balas Sasori, tapi tiba tiba muncul semburan api yang sangat besar mengarah kea rah mereka.

"Menghindar Sasori no Danna!" teriak Deidara.

Deidara segera melompat menghindar, dan dengan terpaksa Sasori juga keluar dari boneka Hirukonya. Tapi tidak berhenti di situ, muncul boneka berbentuk laba laba yang sangat besar di kendalikan oleh orang bernama Mukade menembakan ribuan mengeluarkan boneka Masterpiece miliknya yaitu boneka Kazekage ketiga sang pengendali pasir besi.

.

Iron Sand: Iron Shield"

.

Dari mulut boneka kazekage ketiga mengeluarkan pasir besi dalam jumlah besar yang dengan cepat membentuk sebuah perisai besar menahan ribuan jarum beracun Mukade

TRRIIINNGGG
TRAAAAANGG
TRAAAANGGG

Suara dentingan antara besi terdengar karena benturan pasir besi milik boneka Sasori dan jarum milik Mukade, melihat serangannya gagal tidak membuat Mukade dan Hiruko menyerah tapi tiba tiba dari langit terlihat seperti laba laba dari tanah liat jatuh kea rah Hiruko dan Mukade

"Katsu"

DUAAAARRR
DUUUAAARR

Ledakan besar terjadi saat Deidara meledakan bom bom tanah liat miliknya sekarang deidara berada di langit menaiki burung tanah liat buatannya, tapi dia kaget karena Hiruko dan Mukade tetap berdiri tanpa terluka sedikitpun lalu Hiruko mengarahkan telapak tangannya kea rah Deidara dan muncul gelombang cakra yang mengarah ke deidara dan menjatuhkannya te pasir gurun.

'Sial ternyata dia bisa menyerap cakra' batin Deidara

"Heh ternyata kalian lemah, mungkin kalian bisa menghindar dari srangan biasa tapi apa kalian bisa menghindari serangan ini." Kata Hiruko

.

"Fire Elemen: Green Flame"

.

Hiruko menyemburkan api berwarna hijau dari mulutnya kea rah Sasori dan Deidara, semburan api yang di keluarkan Hiruko berintensitas sangat besar jadi Deidara dan Sasori merasa tidak ada kesempatan untuk kabur jadi mereka hanya pasrah dengan keadaan mereka nantinya dan menutup mata mereka tapi tanpa mereka sadari dua orang telah muncul di depannya sambil berkata,

"Fire Elemen: Fire Arrow"

Teriak orang itu sambil menyemburkan api berentuk panah yang intensitasnya tak kalah besar dari teknik Hiruko mengarah ke semburan api hijau milik Hiruko, dan kedua api beda warna itu bertabrakan mengakibatkan asap warna hitam yang menyelimuti tempat itu. Sementara deidara dan Sasori yang merasa api hijau itu tak kunjung datang mereka pun membuka mata, lalu mereka terkaget melihat dua orang di depannya orang yang pertama memiliki rambut putih panjang dan berbadan besar yang mereka ketahui sebagai Jiraiya no Gama Sannin dan yang kedua mereka kenali sebagai Jinchuriki Kyuubi. Jelas mereka heran kenapa pihak musuh dari Akatsuki malah membantu mereka, tidak ingin semakin bingung maka Sasori segera bertanya kepada Jiraiya.

"Kau, bukannya Jiraiya no Gama Sannin yang di kenal sebagai salah satu dari tiga Sannin dan pemilik jaringan mata mata terbaik di Negara Elemental?" Tanya Sasori

"Itu sangat benar anak muda" jawab Jiraiya sembari menghadap Sasori

"Lalu kenapa kau menolong kami dari orang itu?" tanyanya lagi

"Itu akan ku jelaskan nanti" jawab Jiraiya

"Ero-sensei kita harus pergi dari sini secepatnya karena mereka berdua bukan musuh sembarangan" potong Naruko

"Apa maksudmu?" sekarang yang bertanya adalah Deidara

"Nanti saja penjelasannya, sekarang kita harus pergi. Kalian berdua pegang bahu Naruko" balas Jiraiya, mereka yang di suruh hanya menganggkuk lalu Naruto meneriakan nama sebuah teknik dengan cepat.

"Hidden Technique: Fire Teleport"

Setelah ucapan itu mereka berempat menghilang dalam kobaran api, Mukade dan Hiruko hanya mendesah melihat kepergian keempat orang itu dalam sebuah kobaran api, "Huh, ternyata mereka kabur" desah Mukade tapi Hiruko segera membalas "Sudahlah tidak usah di pikirkan. Lebih baik sekarang kita lanjutkan perjalanan kita ke Sunagakure dan secepatnya membawa Ichibi ke ketua". Mukade hanya mengangguk mendengar itu, lalu mereka berdua melanjutkan perjalanan mereka ke Sunagakure.

.

.

Di Kirigakure

Terlihat dua anggota Akatsuki yang di ketahui sebagai Kisame dan Inabi sedang beristirahat di bawah pohon di hutan Kirigakure, tapi saat sedang beristirahat mereka merasakan tekanan cakra yang sedang mengarah kea rah mereka dengan cepat lalu di depan mereka muncul dua orang memakai topi jerami berpakaian sama seperti mereka berdua.

"Siapa kalian berdua, dan kenapa kalian memakai jubah yang sama dengan kami" Tanya Inabi dengan nada datar tapi tersirat kekagetan

"Janganlah kau seperti itu Inabi, tidak mungkin kau tidak kakakmu sendiri" jawab orang berambut hitam panjang seperti madara

"Ti..tidak mungkin, mana mungkin kau adalah Yashiro Nii-san. Karena dia sudah tewas saat penyerangan Kyuubi" balas Inabi dengan ketidak percayaan

"Tapi sayangnya itu benar Otouto, dan saat itu aku tidak mati melainkan kabur dari clan saat penyerangan berlangsung karena aku sudah muak dengan clan Uchiha" jawab Yashiro dingin sambil membuka topi jeraminya memperlihatkan Mangekyou Sharingannya yang berbentuk bintang berkaki lima di kedua matanya. Inabi cukup terkejut karena kakaknya dapat membangkitkan Mangekyou Sharingan, tapi untuk bersiaga Inabi juga mengaktifkan Sharingannya lalu mengubahnya dalam Mangekyou Sharingannya (nanti keterangannya ada di bawah).

"Wah, sepertinya ini menjadi reuni kakak dan adik yang sudah lama terpisah setelah insiden penyerangan Kyuubi 18 tahun yang lalu" jawab orang di samping Yashiro seraya membuka topi jeraminya memperlihatkan pupil matanya yang berwarna emas dengan iris berwarna ungu gelap dan berambut putih.

"Kau terlalu baik pada mereka Shiro, dan kenapa kau tampakan Emperor Eye milikmu? Mereka hanya akan terasa seperti bocah jika kau menunjukan mata itu" kata Yashiro

"Hahaha, kau terlalu berlebihan Yashiro. Mungkin yang bisa mengimbangi kekuatan Emperor Eye milikku hanyalah Reygan The Cursed Eye dan Reygan The Holy Eye" jawabnya

"Gah untuk ninja sekelas kalian, kalian terlalu banya bicara" potong Kisame sambil menunjukan Samehadanya

"Sepertinya ada yang ingin mempercepat kematiannya, bukan begitu Yashiro" kata Shiro, "Hn, kau benar Shiro" sahut Yashiro. Mereka berempat saling bertatapan tajam, Inabi segera membuka serangan dengan menggumam,

"Amaterasu"

Api hitam yang di keluarkan dari Mangekyou Sharingan Inabi dengan cepat menjalar ke arah Shiro dengan cepat, tapi Shiro hanya memandangnya dengan santai lalu tersenyum tipis dan bergumam.

"Golden Flame"

Tiba tiba saja api berwarna emas melahap api hitam milik Inabi, tentu saja Inabi kaget dengan hal itu. Tapi kekagetannya segera terjawab saat Shiro berkata, "Kau tahu itu salah satu kemampuan Emperor Eye yaitu api emas, api khusus yang dapat melapap jenis elemen apa saja kecuali elemen angin. Jadi tidak ada gunanya kau menyerangku" katanya dengan menyeringai. Inabi dan Kisame hanya kaget mendengar itu sepertinya mereka tidak ada kesempatan untuk menang melawan mereka berdua karena api hitam saja dapat dilahap oleh serangan milik Shiro.

"Kalian akan mati di sini setelah melihat satu dari sekian banyak teknik Emperor Eye" kata Shiro, lalu dia melanjutkan "Yashiro ini giliranmu". Yashiro hanya mengangguk lalu bergumam sesuatu yang membuat dua orang itu terdesak.

"Fire Elemen: Super Big Ball Flame"

Yashiro menyemburkan bola api yang ukurannya 4x lebih besar dari semburan bola api kebanyakan milik clan Uchiha lainnya ke arah Inabi beserta Kisame. Mereka berdua kaget melihat serangan itu bergerak ke arah mereka tapi mereka lebih kaget lagi saat muncul dua orang di depan mereka, yang satu berambut silver melawan gravitasi memakai rompi milik satuan elit Konoha dan yang satu berambut Spike hitam memakai google yang sekarang berada di dahinya dengan lambing clan Uchiha di belakang jaketnya tapi kekagetan mereka semakin bertambah saat bola api super besar itu hilang karena satu teknik.

"Mangekyou Technique: Kamui"

Setelah berkata seperti itu, orang berambut spike itu menyerap bola api tersebut dalam sebuah pusaran. Inabi menyadari itu dengan segera, karena di Clannya dulu yang bisa memakai teknik seperti itu hanya satu orang dia adalah adik sepupunya, karena teknik yang dilakukan itu bukan teknik sembarangan di Clannya. Kamui nama teknik itu, salah satu teknik yang di takuti di Clan Uchiha selain Amaterasu dan Susano'o, dan lagi hanya pemakai teknik Kamuilah yang bisa mengendalikan Bijuu yang turun temurun di turunkan di clan Uchiha yaitu, Juubi no Ookami.

.

"Lama tidak bertemu Inabi Nii-san, sepertinya kau sangat terdesak melawan Yashiro Nii-san dan orang itu" kata orang itu yang ternyata benar adalah Obito saat menoleh ke belakang.

"O..o..Obito? kenapa kau ada di sini?" Tanya Inabi

"Tentu saja untuk menolongmu Nii-san" jawab Obito, sekarang saat Obito sepenuhnya menoleh ke belakang di kembali terkejut melihat mata Obito.

"Obito, kau.. sudah bisa membangkitkan Eternal Mangekyou Sharingan?" Tanya Inabi lagi, "Tentu saja Nii-san, tapi sekarang kita harus melumpuhkan mereka dan segera pergi dari sini" jawab Obito, tapi Kakashi memotongnya "Hey Obito, jangan bersantai santai sekarang di depan kita sekarang sedang berdiri musuh utama kita" sambil menoleh ke arah Inabi "Ehh iya kau benar, hey kalian cepat pegang bahuku. Setelah aku menyerang mereka kita segera pergi dengan teleport" balas Obito nyengir. Mereka semua hanya memegang bahu Obito dengan tegang, lalu Obito langsung mengucapkan dua teknik secara bergantian.

"Fire Elemen Master: Flame Tornado"

"Mangekyou Technique: Kamui"

Setelah kedua teknik itu diucapkan Obito menyemburkan api berbentuk tornado mengarah Yashiro serta Shiro lalu dengan cepat menghilang dalam sebuah teleport berbentuk pusaran. Yashiro melihat itu dengan pandangan datar, dan bergumam

"Amaterasu"

Dengan sendirinya pusaran api tersebut terbakar oleh api hitam dari Yashiro sampai terbakar habis. "Hmm sepertinya mereka kabur" kata Shiro "Tapi itu tak penting kita harus segera menangkap Sanbi" balas Yashiro, dengan itu mereka melanjutkan perjalanan ke kirigakure

.

Di perbatasan Kumo

Hutan di perbatasan Kumo terlihat hancur dan terbakar oleh api ungu yang di sebabkan pertarungan keempat orang dengan jubah sama, yang pertama adalah Hidan yang tubuhnya sudah berubah menjadi hitam putih dan Kakuzu yang sudah kehilangan dua jantungnya yang berelemen air dan petir sementara lawan mereka masih berdiri dengan kokoh yang satu berambut merah darah dengan mata violet bernama Arashii dan yang kedua berambut hitam pekat berpupil mata merah darah dan beriris merah dengan sedikit terang.

"Kuro kau terlalu lama bermain main dengan mereka, lebih baik habisi saja dengan cepat. Jika begini sikapmu semakin mirip dengan Shiro, dan apa kau tidak lelah memakai Shinigami Eye" kata Arashii

"Hmm tentu saja karena aku adalah kembarannya dan perkataanmu yang kedua sama sekali tidak" jawab Kuro santai, lalu mereka berdua melihat ke arah musuhnya yang sudah terengan engah.

"Hey Arashii cepat habisi mereka dengan rantai rantaimu" ujar Kuro, sedangkan Arashii hanya mengangguk dan menggerakan rantainya mengarah ke Kakuzu dan Hidan dengan kecepatan tinggi tapi rantai rantai tersebut tiba tiba hancur saat muncul pusaran angin di depannya dan setelah angin itu menghilang memperlihatkan seseorang bernama Naruto. Tapi Naruto cukup kaget melihat lawannya.

"Ohh jadi sekarang aku bertemu dengan keponakanku Naruto" ujar Arashii

"Tidak kusangka Arashii Jii-san, kau menjadi anggota Akatsuki setelah kehancuran Uzushio dan meninggalkan kaa-san sendirian di Konoha" balas Naruto

"Hmm tapi sepertinya pertemuan kita harus berakhir sampai di sini dulu" ujar Arashii, Kuro hanya kaget dengan perkataan Arashii dan bertanya,

"Kenapa kau berkata seperti itu Arashii?" Tanya Kuro heran

"Nanti akan kujelaskan" balas Arashii lalu mereka menghilang dalam kobaran api ungu.

Naruto berjalan menuju ke Kakuzu dan Hidan, mereka langsung bersiaga melihat pergerakan Naruto tapi posisi siaga mereka langsung berubah menjadi santai saat Naruto berkata "Hey tenanglah, aku bukan musuh kalian. Tapi kalian ikut aku kita harus segera ke Amegakure", Hidan dan Kakuzu mau tidak mau harus menurut karena mereka sudah terluka sangat parah dan mereka segera menghilang dalam pusaran angin.

.

.

Amegakure, Di depan markas Akatsuki

Sudah terlihat beberapa orang yaitu, Naruko, Jiraiya, Sasori, Deidara, Obito, Kakashi, Inabi, dan Kisame. Mereka sedang menunggu seseorang, tiba tiba muncul pusaran angin di depan mereka, dan mereka tahu bahwa dialah orang yang di tunggu dia adalah Naruto yang datang bersama Hidan dan Kakuzu.

"Nii-san, kau lama" ujar Naruko

"Maaf Ako-chan, sekarang ayo kita masuk ke dalam markas akatuski" balas Naruto

"Tapi Naruto-san pintu markas Akatsuki hanya bisa di buka dari dalam oleh ketua kami, Pain" jawab Inabi

"Ohh kalau begitu tinggal hancurkan saja kan gampang" kata Naruto

"Tapi bagaimana menghancurkannya un, dengan bom terkuatku C3 saja tidak bisa" potong Deidara

"Kalau itu serahkan saja kepadaku" ucap Naruto, Naruto berjalan santai hingga di depan pintu batu Akatsuki lalu dia masuk ke dalam mode senjutsunya yaitu King Eagle dan dia segera mengumpulkan energy elemen angin warna biru muda di tangan kanannya lalu mengepalkan tangannya dan mengambil ancang ancang, lalu berteriak dengan keras.

"Eagle Technique: Sky Meteor"

Naruto lalu memukulkan tangannya ke batu besar itu membuat batu besar itu hancur dengan seketika, membuat dua orang yang berada di dalam markas menjadi sangat kaget dan enam anggota Akatsuki yang berada di luar juga sangat kaget karena baru kali ini ada yang dapat menghancurkan pintu markas Akatsuki selain ketua mereka. Mereka yang di dalam akan menyerang kalau tidak melihat anggota mereka yang lain, mantan gurunya Jiraiya dan Jinchuriki Kyuubi bersama orang yang menghancurkan pintu itu.

"Hey ketua jangan marah dulu karena mereka berlima, ingin berbicara serius dengan kita juga alas an kenapa saat kau memberikan misi ada orang yang menyerang kita dengan jubah sama seperti kita" teriak Kisame, Pain mendengar itu menjadi tenang dan segera berkata "Baik kalau itu mau kalian, kita bicara di ruangan pribadiku" balas Pain.

.

.

Ruang Pribadi Pain/Nagato

"Jadi apa yang ingin kalian bicarakan?" Tanya Pain to the point

"Sebelumnya namaku Naruto, aku ingin menjelaskan tentang kenapa ada orang orang berjubah sama dengan kalian dan menyerang kalian dan jangan potong perkataanku nanti" kata Naruto berhenti sebentar, lalu melanjutkan "Sebenarnya yang menyerang kalian adalah Akatsuki, mereka adalah Akatsuki yang asli dan kalian yang tergabung dalam organisasi ini hanyalah boneka dari akatsuki asli. Lalu tujuan kalian untuk menangkap bijuu itu adalah hal yang salah, karena dengan terkumpulnya ke-10 bijuu maka ketua dari Akatsuki asli akan membangkitkan tiga belas iblis yang membawa awal kehancurkan bagi dunia. Lalu alasan kalian di serang karena mereka sudah tidak membutuhkan kalian lagi sebagai boneka mereka dan lagi jika kalian Missing-Nin Rank S maka musuh kalian adalah Missing-Nin Rank SS yang kekuatannya jauh berbeda di atas kalian dan juga mempunyai teknik mata yang lebih kuat dari pada Rinnegan milik Nagato. Lalu karena adanya ini, kami menawarkan bukan aku Naruto Namikaze sebagai pemimpin Wind Army ingin menawarkan aliansi dengan organisasi ini dan menawarkan nama baru untuk organisasi ini. Juga organisasi ini akan menjadi tangan kanan Wind Army juga teman kami untuk menghentikan Ryuugami Uchiha berserta anak buahnya dan Madara Uchiha" jelas Naruto panjang lebar.

Mereka semua sudah terekjut akan fakta itu dan mereka tambah semakin terkejut dengan fakta terakhir bahwa reinkarnasi pemimpin Wind Army di zaman dahulu, Icarus telah berada di depan mereka dan menawarkan aliansi. Pain yang segera sadar dari keterkejutannya langsung membalas perkataan Naruto.
"Jika kami bersedia beraliansi dengan kalian apa yang akan kami dapatka?" Tanya Pain
"Dengar Nagato, jika kau setuju aku akan menghidupkan kembali sahabatmu yaitu Yahiko" jawab Naruto

"Apa itu benar?" Tanya Nagato asli yang keluar dari ruangan khususnya

"Benar, sekarang baringkan tubuh tendo di depanku dan lepas semua perincingnya" jelas Naruto, Nagato hanya menuruti kemauan Naruto dan melepas semua perincing di wajah Tendo yang merupakan jasad Yahiko. Setelah semua perincing di lepas Naruto segera melakukan tugasnya.

"Forbidden Technique: "

Dengan segera di atas jasad Yahiko muncul sebuah Hexagram dan keluarlah jiwa dari Yahiko dan dengan cepat masuk ke dalam jasadnya. Yahiko segera terbangun dengan perasaan yang sangat bingung tapi kebalikannya Nagato dan Konan yang melihat itu merasakan senang yang amat sangat karena bisa melihat sahabatnya setelah sekian lama. Dengan perasaan yang masing bingung dan linglung Yahiko bertanya, "Ada apa ini? Bukannya aku sudah mati? Tapi kenapa aku ada di sini?" ujarnya pada diri sendiri tapi seseorang yang dikenalnya langsung menjawab "Kau telah di hidupkan kembali Yahiko, dan selamat datang di dunia kembali" jawab Nagato dengan hati terharu sekaligus senang "Nagato? Lalu siapa yang membangkitkanku? Aku ingin sangat berterima kasih pada orang itu" Tanya Yahiko "Dia ada di sebelahmu" jawab Nagato, Yahiko segera menoleh kea rah Naruto dan dengan mata Rinnegannya dia merasakan pancaran kekuatan yang sangat besar dari Naruto.

"Kenalkan aku Naruto," kata Naruto

"Aku Yahiko, terima kasih ya Naruto-san karena kau telah membangitkanku kembali ke dunia ini" ujar Yahiko sambil berterima kasih

"Sama-sama Yahiko-san, ayo kita ke Konoha sekarang karena tempat ini berbahaya" kata Naruto tapi dalam batinnya naruto sedikit bingung 'Jika hanya menteleport 5 orang saja mungkin bisa dengan mode biasa tapi ini 14 orang, jikalau begini harus pakai mode itu'.

"Bagaimana Naruto, apa bisa kita segera pergi?" Tanya Kakashi

"Hum, oke tapi kalian kelilingilah tubuhku secara melingkar. Karena yang kuteleport sekarang ini orang yang cukup banyak" jawabnya, mereka semua hanya memejamkan mata lalu keluar tekanan energy yang sangat besar dari tubuhnya.

"Wind God Mode"

Gumam Naruto lalu fisiknya berubah seperti saat memakai King Mode hanya saja tekanan energy yang di keluarkan Naruto sekarang sangatlah berbeda jauh saat memakai King Mode, Naruko dan Obito yang menyadari perbedaan kekuatan itu hanya shock. Naruto membuka matanya dan memperlihatkan Fumetsu Reygannya, sementara itu Inabi, Nagato, dan Yahiko melihat mata Naruto semakin kaget ternyata orang di depan mereka ini adalah pemegang kekuatan mata 'Reygan The Holy Eye', dari pada semakin kaget Nagato segera bertanya.

"Naruto-san, bukannya matamu itu adalah… Reygan The Holy Eye?" Tanya Nagato

"Itu benar Nagato-san, memang akulah pemilik mata ini" jawab Naruto

"Tapi apa kau juga pemilik dari mata 'Reygan The Cursed Eye'?" Tanya nagato lagi

"Untuk pertanyaan kedua, aku jawab iya. Tapi sampai saat ini aku belum bisa mengendalikan Reygan The Cursed Eye itu" jelas Naruto, Naruto melanjutkan perkataannya "Dari pada banyak bicara lagi sebaiknya kita cepat pergi, Forbidden Technique: Wind God Teleport".

Tubuh Naruto dan lainnya di selimuti aura berwarna biru muda lalu sebuah pusaran angin mengelilingi mereka dan mereka menghilang dalam pusaran angin tersebut.

.

.

.

Di atas atap Konoha Art Academy

Sebuah pusaran angin yang cukup besar muncul di tempat itu tapi tidak berlangsung lama setelah pusarang tersebut menghilang terlihatlah 14 orang di sana, 9 orang anggota Akatsuki dan 5 orang warga Konoha.

"Selamat datang di Konoha" sambut Naruto

"Kau terlalu berlebihan Naruto-san" jawab Inabi

"Ahh biasa saja Inabi-san, dari pada itu sebaiknya kita segera ke kantor kage, karena dengan kemunculan kalian para tetua brengsek itu pasti akan segera mengadakan pertemuan" balas Naruto yang tetap dalam Wind God Modenya, mereka semua hanya mengagguk lalu menghilang lagi dengan teleport Naruto dan mereka muncul di depan pintu ruangan kage.

TOK TOK TOK TOK

"Masuk!" terdengar suara dari dalam yang menyuruh mereka masuk setelah Naruto mengetuk pintu itu, saat pintu itu terbuka di dalam ada Tsunade Senju serta Minato Namikaze yang di dalam terkejut melihat siapa yang membuka pintu.

"Naruto, Naruko" ujar Minato lalu memeluk dua anaknya

"Ternyata kalian telah kembali dari latihan kalian, dan siapa orang orang di belakang kalian?" Tanya Tsunade, setelah melepas pelukan Minato Naruto segera menjawab dan menjelaskan, "Mereka adalah Akatsuki Baa-san, lebih tepatnya mereka adalah boneka dari Akatsuki yang asli" jelas Naruto "Lalu apa maksudmu Naruto, membawa mereka semua?" Tanya Tsunade Naruto menjawab "Mereka akan menjadi warga Konoha dan menjadi tangan kanan Wind Army" Tsunade cukup terkejut dengan jawaban Naruto tapi langsung tersenyum tipis dan memabalas "Sekarang kita ke ruang rapat, Kuma!" perintah Tsunade, muncul seorang anbu entah dari mana.

"Ada apa Tsunade-sama?" Tanya Anbu Kuma hormat sambil berlutut

"Cepat beritahu para tetua, pemimpin para clan, serta civilian council sekarang akan di adakan rapat di ruang rapat. Laksanakan tugasmu cepat" perintah Tsunade

"Baik Tsunade-sama" jawab Kuma lalu menghilang dalam kepulan asap

"Nah kalian semua juga kau Minato kita ke ruangan rapat" ujar Tsunade lalu memimpin jalan mereka.

.

.

Ruang rapat 15 menit kemudian

Di ruangan tersebut telah ramai akan civilian council dan para pemimpin Clan juga Tsunade dan Minato serta ke-9 anggota akatsuki di kanannya dan JiraObiKakaNaruNaru di kanan Minato. Keramaian itu berhenti saat Koharu, Homura, dan Danzou serta Root miliknya memasuki ruangan dan menempati singgasana milik mereka. Tsunade segera membuka rapat tersebut.

"Rapat di mulai. Rapat kali ini kita akan membahas tentang penyerahan kepemimpinan Wind Army kepada Naruto dan orang orang yang di sampingku untuk menjadi warga Konoha" jelas Tsunade tegas

"Menurutku itu terlalu terburu buru Tsunade, karena belum tentu bocah bernama Naruto itu adalah Reinkarnasi Icarus, dan lagi siapa mereka bersembilan itu?" Kata Danzou tajam. Tiba tiba Naruto berdiri dan berkata,

"Kau perlu bukti apa orang tua, kalau aku adalah Reinkarnasi dari dia" kata Naruto

"Kau hanyalah bocah lemah serta bodoh, jadi tidak mungkin reinkarnasi dari 'Dia' adalah kau bocah" sekarang yang menjawab Koharu. Sedangkat Naruto sudah geram mendengar perkataan tetua idiot itu hanya mengeluarkan Killing Intent yang sangat besar bahkan lebih besar dari Killing Intent milik Juubi.

"Jadi apa maumu tetua idiot" Tanya Naruto tajam, dan semua yang berada di ruangan itu hanya terkaget karena baru kali ini ada yang berani memanggil tetua mereka dengan sebutan 'Idiot'.

"Apa kau bilang bocah, jangan kurang ajar kau, cepat jawab aku siapa ke Sembilan orang itu" keras Danzou, Naruto sudah sangat marah memperlihatkan Fumetsu Reygannya tapi berwarna merah itu adalah Reygan The Cursed Eye.

"Hey dengar aku baik baik tetua idiot, mereka adalah Akatsuki. Organisasi yang paling di takuti, tapi sekarang mereka adalah bawahanku dan warga konoha yang sah dengan atau tanpa persetujuan kalian mereka resmi menjadi warga Konoha" jawab Naruto sambil menahan emosi dan mengeluarkan Killing Intent yang lebih besar.

"Apa kau bilang bocah, kau tidak tahu diri. Kau tidak punya wewenang atas keputusan yang di ambil, Anbu cepat tangkap dia" balas Homura tapi tak ada satu pun anggota Anbu yang bereaksi,membuat Homura menjadi geram "Hey kalian tuli atau apa, cepat tangkap mereka kuperintahkan" geram Homura tapi naruto langsung memotong perkataannya "Kau tahu Idiot, aku sebagai ketua serta raja dari Wind Army memiliki wewenang yang lebih tinggi dari para kage atau pun tetua idiot seperti kalian" potong Naruto santai tanpa emosi seperti tadi sambil memperlihatkan warna matanya yang berbeda, yang kanan adalah Fumetsu Reygan warna biru yang di sebut Reygan The Holy Eye sementara mata kirinya memperlihatkan Fumetsu Reygan warna mereah darah atau yang di sebut dengan Reygan The Cursed Eye. Semua orang melihat perubahan mata Naruto hanya tercengan karena dua mata legenda yang kekuatannya jauh di atas Rinnegan sekarang berada di hadapan mereka semua, lalu Homura merasa sedikit menyesali perkataannya dan segera menyadari bahwa dia tidak memiliki daya apa apa jika berhadapan dengan ketua Wind Army. Tapi tiba tiba Danzou menyahut,

"Tsunade-sama, karena di sini sudah ada Jinchuriki Juubi dan Kyuubi aku ingin mereka di masukan ke dalam Anbu Root dan dilatih agar bisa menjadi senjata perang milik Konoha" sahut Danzou, tapi yang menjawab adalah Naruto.

"Hey tua Bangka aku tidak akan pernah membiarkan adikku masuk dan dilatih menjadi Root, dan jika kau ingin menggunakan kekerasan aku bisa membunuhmu sekarang juga" jawab Naruto, sementara itu Danzou langsung ciut mendengar jawaban Naruto dan merasakan tekanan yang lebih kuat dari Naruto.

"Benar kata Naruto, aku juga tidak mengijinkan hal tersebut" ujar Minato

"Jadi rapat ini selesai sampai di sini," ujar Tsunade tegas

"Akatsuki sekarang bukan nama organisasi kalian lagi, tetapi nama organisasi kalian sekarang adalah Secret Guardian. Dan mulai sekarang kalian akan tinggal di Namikaze Mansion, karena Mansion milik Tou-san sangat besar jadi pastinya cukup untuk menampung kalian dan menjadi markas kita" jelas Naruto, mereka bersembilan mendengar itu hanya tersenyum senang dan berteriak bersama.

"YOOOSSAAAAHHHH," teriak mereka kompak.

Tapi ini baru awal di mana perang dan kehancuran akan di mulai, dan bagaimanakah kelanjutannya? Penasaran? Ikutin ajah jalan ceritanya

TO BE CONTINUED

A/N :

Hufft akhirnya selesai juga, dan yang pengen tahu gimana bentuk MSnya Inabi dan Fumetsu Sharingannya Naruto silahkan buka link di bawah ini yah

. ?fbid=184995448367768&set=a.104101606457153.1073741827.100005719413030&type=1&theater (Gambar MSnya inabi ada di gambar urutan ketiga dari atas dan gambarnya kan berderet tiga, gambar kedua setelah tanda silang itu bentuk MSnya Inabi)

. ?fbid=183372385196741&set=pcb.183372455196734&type=1&theater (Buka ini link trus itu gambarnya Fumetsu Reygan Naruto, klo buat Fumetsu Reygan yang Reygan The Holy eye bentuknya kyk gbr Cuma warna biru)

Sekian dan terimakasih, maaf kalo masih ada salah salah kata.

Kyk biasa akhir kata saya minta REVIEWnya

Wind Hyperion Logout