LADY LUCK
By : Pinkupinku00
Cast : Sehun, Luhan, EXO's Members
Pairing : Hunhan, Baekyeol, kaisoo, Kristao, Chenmin, Sulay
Genre : Drama, Romance
Rated : M
Length : Chapter
GS for Uke!
WARNING! This is GS, Idol Life, Typho.
Desclaimer : Fanfic ini murni karya ASLI ku. Buah dari pemikiran ku. Seluruh cast milik Tuhan YME, milik Orang tua mereka dan milik SM Ent.
Summary : "Sekali – kali bermainlah ke kamarku. Siapa tahu kita berbuat khilaf" – Sehun. Sehun member Boygroup EXO telah tergoda dengan tubuh Luhan yang merupakan member Girlgroup RED MOON yang kini sedang comeback dengan mengusung konsep 'seksi'. Apa yang akan Sehun lakukan untuk bisa mendapatkan Luhan?
DON'T LIKE, DON'T READ
R&R
Happy Reading. ^^
Chapter 6
Tak terasa sudah delapan bulan sejak member Red Moon dan EXO menyatakan diri mereka sebagai sepasang kekasih. Banyak hal - hal manis yang mereka lewati, tapi sangat disayangkan mereka jarang bertemu karena kesibukan masing - masing dan juga EXO sedang melakukan Konser dunia mereka. Mereka hanya sesekali berkencan dan hanya bisa berkomunikasi via suara, kecuali pasangan Sehun dan Luhan. Sehun selalu meminta Luhan untuk pulang ke Apartemen paling tidak seminggu tiga kali dan dia akan selalu meminta jatahnya. Bahkan Sehun tak mengindahkan rasa lelah Luhan karena jadwalnya. Selama lima bulan terakhir Luhan berubah menjadi yeoja yang sangat dewasa. Bahkan ia belajar tentang kedewasaan pada Kyungsoo dan belajar tentang manis pahitnya kehidupan cinta pada Baekhyun. Luhan selalu menerima perlakuan Sehun dan selalu sabar menghadapi tingkah Sehun. Kelima saudaranya mengatakan bahwa Luhan adalah yeoja paling sabar dan kuat menurut mereka. Luhan sangat mencintai Sehun dan baginya Sehun adalah yang pertama dan dia berharap Sehunlah yang menjadi terakhir untuknya. Sehun segalanya bagi Luhan dan ia tak yakin dapat dengan mudah melupakan Sehun jika suatu saat mereka harus berpisah. Berbeda dengan pasangan itu, lima pasangan lainnya pun memiliki cerita tersendiri.
Suho dan Lay yang selalu akur. Walaupun Lay adalah yeoja yang pelupa, tapi Suho sangat sabar menghadapinya. Pernah sekali Lay lupa kencannya dengan Suho. Saat Suho sudah menjemputnya di apartemen, Lay masih berantakan. Tapi walaupun begitu Suho hanya tersenyum menghadapi tingkah Lay.
Xiumin dan Chen juga sangat akur. Bahkan sifat galak Xiumin akan tergantikan dengan sifat manja saat bersama Chen. Saat itu Chen mampir ke apartemen Luhan karena dia dari apartemen Sehun dan Xiumin sedang berada diapartemen Luhan bersama member lain. Saat tahu Chen disana Xiumin langsung bergelayut manja dan membuat seluruh member Red Moon yang melihatnya sweetdrop seketika.
Tao dan Kris. Pasangan ini kadang akur kadang bertengkar. Jika sedang akur mereka akan selalu menebar kemesraan didepan member Red Moon atau EXO, tapi jika sedang bertengkar mereka akan seperti dua orang asing yang tak mengenal satu sama lain. Bahkan kelima eonninya sampai menggelengkan kepala mereka saat melihat keduanya sedang bertengkar.
Kai dan Kyungsoo memang selalu akur, tapi seperti ada yang disembunyikan Kai dari Kyungsoo. Itu hanya perasaan Kyungsoo saja, Kyungsoo mencoba untuk melupakan itu dan percaya pada Kai. Kyungsoo sebenarnya tipe yeoja pencemburu, dia akan sangat cemburu saat Kai dekat - dekat dengan member Girlgrup lain. Jika sudah begitu Kai akan menggunakan jurus rayuannya agar Kyungsoo tak marah lagi. Tapi jika diteliti lebih dalam, sepertinya bukan hanya Kai yang terlihat menyembunyikan sesuatu, tapi juga Kyungsoo. Sebenarnya apa yang mereka sembunyikan?
Pasangan yang satu ini memang terlihat sangat mesra didepan eonni dan dongsaeng mereka, tapi sebenarnya tidaklah seperti itu. Pasangan Chanyeol dan Baekhyun selalu memiliki hal kecil yang menjadikan mereka bertengkar. Chanyeol terlihat berusaha keras untuk mengubah Baekhyun tapi Baekhyun sendiri terlihat tak berniat untuk berubah. Baekhyun memang membiarkan Chanyeol untuk mengubahnya, tapi rasa sakit yang dulu dia rasakan masih saja terasa ditambah sikap Chanyeol yang mudah tersulut emosi dan Baekhyun juga yeoja yang mudah tersulut emosi. Jika sudah begitu seperti perang dunia ketiga sudah dimulai.
.
.
.
.
ㅒLady Luckㅒ
.
.
.
.
"Hai Baby Kyung" Sapa Kai melalui sambungan telepon.
"Kai~ Aku merindukanmu" Balas Kyungsoo.
"Aku juga merindukanmu Baby. Kau tak sibuk?" Tanya Kai.
"Aniyo, aku ada jadwal nanti malam. Bukankah kau lelah setelah konsermu?" Tanya Kyungsoo.
"Tak apa Baby, sudah lama aku tak bertemu denganmu karena konser sialan ini" Balas Kai.
"Jangan begitu Kai, bagaimanapun kau kan bisa bertemu dengan fansmu secara langsung. Akupun masih berharap Red Moon bisa melakukan konser dunia." Ucap Kyungsoo.
"Iya Baby, aku tahu tentang itu. Tapi aku sangat lelah dan tak bisa meminta jatah padamu" Ucap Kai.
"Dasar Kim mesum. Kapan kau pulang dari Jepang?" Tanya Kyungsoo.
"Mungkin dua hari lagi, dan saat itu kau harus memberiku jatah Baby" Balas Kai menyeringai.
"Shiro!.. Aku tak mau! Kenapa Chanyeol oppa sudah di Korea?" Tanya Kyungsoo.
"Kalau begitu aku akan memaksamu hahaha Chanyeol hyung ada jadwal individu Baby, tapi nanti siang dia kembali ke Jepang" Ucap Kai dengan tawa mengerikan menurut Kyungsoo.
"Kim mesum! Aku membencimu!" Teriak Kyungsoo.
"Yakin membenciku?" Tanya Kai.
"N-ne? A-aniyo. Aku tutup teleponnya Kai, aku harus memasak" Balas Kyungsoo memutuskan sambungan teleponnya.
Tak lama kemudian handphone Kai berdering, dengan senyuman lebarnya ia mengangkatnya.
"Iya sayang ada apa?" Ucap Kai lalu melanjutkan pembicaraannya melalui sambungan telepon.
.
.
.
.
ㅒLady Luckㅒ
.
.
.
.
"Baek...aku bilang tak mengizinkanmu untuk hal itu" Ucap Chanyeol saat Baekhyun terus merengek minta dibelikan Vodka kesukaannya. Padahal sekarang masih sangat pagi dan mereka baru saja selesai mandi setelah melewati malam panas mereka.
"Ayolah Yeol...aku ingin itu. Kalau kau tak mau mengantarku, biarkan aku pergi sendiri" Ucap Baekhyun sambil mempoutkan bibirnya. Chanyeol menarik pelan bibir Baekhyun sambil tersenyum.
'Satu kebiasaanmu yang tak pernah hilang sampai saat ini' Batin Chanyeol.
"Tidak Baek.. Kau harus meninggalkan kebiasaanmu itu. Kau harus menjadi Baekhyunku yaang dulu, yang sangat manis dan sangat polos" Ucap Chanyeol sambil mengusak rambut Baekhyun lalu pergi ke kamar mandi. Saat Chanyeol kembali dari kamar mandi, dilihatnya Baekhyun sedang memasukkan barang - barangnya kedalam Clutch Bagnya dengan isakan kecil.
"Baek.. Kenapa kau menangis? Kau mau kemana?" Tanya Chanyeol yang kini telah merengkuh Baekhyun. Baekhyun terus saja berontak dalam pelukan Chanyeol.
"Biarkan aku pergi!" Teriak Baekhyun.
"Ada apa denganmu Baek?" Tanya Chanyeol khawatir.
"Aku tak bisa kembali seperti dulu, seperti yang kau inginkan!" Teriak Baekhyun yang terus berontak dalam pelukan Chanyeol sambil memukul dada Chanyeol.
"Kau bisa Baek.. Aku yakin kau pasti bisa! Jangan katakan hal itu lagi Baek. Kau harus bisa kembali seperti Baekhyunku yang dulu" Ucap Chanyeol dengan nada seperti memaksa.
"APA?! KAU BILANG AKU HARUS KEMBALI SEPERTI DULU?! SAKIT YANG DULU KAU BERIKAN MASIH TERASA DAN AKAN SELALU TERASA SAMPAI KAPANPUN!" Teriak Baekhyun saat berhasil melepaskan dirinya dari rengkuhan Chanyeol.
.
FLASHBACK
"Yeol..apa kau tak bisa tetap disini bersamaku?" Tanya Baekhyun sambil menahan tangan Chanyeol.
"Baek, mengertilah. Aku tak bisa terus bersamamu. Itu adalah impianku, dan tinggal selangkah lagi aku bisa menggapainya. Tolong jangan halangi aku hanya karena cinta kita Baek." Balas Chanyeol.
"Tapi aku tak bisa tanpamu Yeol. Apakah dengan kita saling mencintai itu tak cukup untuk kujadikan alasan agar kau tak menerima tawaran menjadi penyanyi itu?" Tanya Baekhyun yang kini sudah meneteskan air matanya.
"Aku tak bisa Baek. Sebaiknya kita cukup sampai disini. Aku tak mau kau menghalangi langkahku, aku rela kehilanganmu daripada kehilangan impianku!" Tegas Chanyeol lalu menghempaskan tangannya dan pergi meninggalkan Baekhyun yang kini sudah terisak hebat.
FLASHBACK OFF.
.
.
"Kau ingat saat kau berkata bahwa kau lebih rela kehilanganku daripada kehilangan impianmu itu?! Bukankah itu sangat menyakitkan? Kau meninggalkanku sendirian dengan keluargaku yang selalu menyakitiku?! Kau ingat itu?! Itu sangat menyakitkan dan aku takkan melupakan hal itu!" Teriak Baekhyun sedikit lembut dengan nada menyindir. Terlihat Chanyeol mengepalkan kedua tangannya dengan raut wajah menahan amarah.
"ITU HANYA MASA LALU! SEKARANG AKU BERSAMAMU APA ITU TAK CUKUP! LUPAKAN MASA LALU ITU DAN LUPAKAN SEMUA HAL BURUK YANG TERJADI DULU. HAL MUDAH BUKAN? KAU HANYA PERLU MELUPAKANNYA! MELUPAKANNYA BAEK!" Teriak Chanyeol yang kini tersulut emosi.
"APA KAU BILANG? MUDAH MELUPAKAN MASA LALU ITU?! KAU TAK MERASAKAN SAKITNYA HATIKU JADI KAU BISA DENGAN MUDAH MENGATAKANNYA! AKU MEMBENCIMU PARK CHANYEOL!" Teriak Baekhyun lalu berjalan keluar dari apartemen Chanyeol.
"Baek... Baek... BAEK! BAEKHYUN!" Teriak Chanyeol saat melihat Baekhyun keluar dari apartemennya lalu terduduk lemah dilantai. Ia baru menyadari perbuatannya yang baru saja ia lakukan pada Baekhyun.
"Baek maafkan aku.. maafkan aku Baek.."
.
.
.
.
ㅒLady Luckㅒ
.
.
.
.
Seorang yeoja terlihat sedang memainkan smartphonenya diatas kasur bersprei Hello yang sedang berada diapartemennya ini terlihat sangat bosan karena sedari tadi ia hanya memainkan smartphonenya sambil berguling - guling diatas kasurnya. Sesekali ia menggeram untuk mencurahkan semua kebosanannya.
"Aaarrrrghhh aku bosan.. Kenapa Sehunnie belum menghubungiku? Apa dia sangat sibuk?" Teriak Luhan sambil mempoutkan bibirnya.
"Apa aku harus menghubunginya lebih dulu? Arrrrgghhh shiro! Kenapa harus aku dulu? Andwe andwe andwe!" Ucapnya sambil menggelengkan kepalanya lucu.
"Tapi jika aku menghubunginya dulu, apa aku tak mengganggunya? Siapa tahu dia sedang istirahat atau sedang ada meeting dengan member lain. Hwaaa eotteokhae?" Teriak Luhan frustasi.
"Aku merindukannya.. Oke, Luhan kau harus berani untuk menghubunginya dulu. Daripada harus menahan rindu he he" Ucap Luhan lalu mulai mengutak atik smartphonenya. Tapi sebelum ia menghubungi Sehun, smartphonenya berdering tanda video call masuk. Tertera nama Sehunnie di layar smartphonenya, lalu dengan semangat dan senyuman manisnya Luhan mengangkat panggilan itu.
"Halo sayang..." Sapa Sehun dengan senyuman yang sangat manis. Luhan tersipu malu saat Sehun melayangkan senyuman manisnya.
"Sehunnie...aku merindukanmu" Balas Luhan malu - malu.
"Jangan malu - malu begitu sayang, kau tambah cantik saat malu - malu seperti itu. Jangan membuatku jadi semakin ingin memakanmu sayang" Ucap Sehun dengan smirk mengerikan menurut Luhan.
"Jangan seperti itu Sehunnie... Kau selalu meminta jatahmu padahal aku juga lelah" Balas Luhan mempoutkan bibirnya.
"Maafkan aku sayang, tubuhmu terlalu menggodaku. Tapi kau juga menikmatinya bukan?" Tanya Sehun sambil menyeringai.
"Sehun! He he..jangan katakan itu. Tapi apa cuma tubuhku saja yang menggoda? Apa Sehunnie benar - benar mencintaiku?" Tanya Luhan sambil menundukkan kepalanya.
Luhan sangat ingat perkataan Baekhyun saat Baekhyun mengatakan bahwa ia sangat khawatir dengannya. Baekhyun sangat takut kalau Sehun hanya menginginkan tubuhnya saja dan tidak benar - benar mencintainya. Padahal dirinya sangat mencintai Sehun dan baginya Sehun segalanya.
"N-ne? Ten - tentu saja sayang. Kenapa tiba - tiba kau bertanya hal seperti itu? Apa kau tak percaya padaku?" Tanya Sehun yang terlihat berusaha menyembunyikan kegugupannya. Tapi sayang sekali Luhan tak melihatnya karena kini ia sedang menunduk.
"Bu..bukan seperti itu Sehunnie. Aku sangat percaya padamu, aku hanya bertanya" Ucap Luhan.
"Tatap aku Luhan" Perintah Sehun dengan nada dingin. Dengan perlahan Luhan mendongaakkan kepalanya menatap Sehun takut.
"Mian" Ucap Luhan lirih. Sehun menghembuskan nafasnya kasar.
"Sudahlah jangan bahas hal seperti itu lagi, aku tak suka" Ucap Sehun dingin.
"Maafkan aku Sehunnie, a aku tak bermaksud seperti itu. Aku janji tak akan bertanya hal itu lagi" Ucap Luhan takut - takut.
"Ya sayang. Sudah makan?" Tanya Sehun.
"Sudah. Sehunnie sudah makan? Apa Sehunnie tak lelah setelah konser tadi malam?" Tanya Luhan.
"Sudah sayang. Aku sangat lelah sayang, tapi setelah melihat kekasihku ini rasa lelahku jadi hilang sayang. Apalagi lihat itu yang menjadi favoritku" Kata Sehun sambil menunjuk benda kesayangannya dengan matanya lalu menyeringai.
"Apa yang kau lihat?! Dasar mesum!" Teriak Luhan sambil menutupi kedua bongkahan dadanya dengan selimut tebalnya.
"Kenapa harus ditutupi sayang? Aku sudah sering menjilat dan menggigitnya bukan?" Goda Sehun.
"Tuan Oh mesum! Hentikan!" Teriak Luhan lagi sambil mengerucutkan bibirnya.
"Iya sayang maaf. Semua bagian tubuhmu selalu berhasil menggodaku Luhan" Ucap Sehun.
"Baiklah baiklah aku tak akan membahas hal itu lagi" Lanjutnya saat melihat Luhan men-deathglarenya sambil terkekeh.
"Sehunnie kapan pulang?" Tanya Luhan.
"Dua hari lagi sayang. Luhannie mau kubawakan apa dari Jepang?" Tanya Sehun.
"Terserah Sehunnie saja. Apapun itu kalau dari Sehunnie, aku akan suka" Balas Luhan dengan cengiran lucunya.
"Iya sayang, tapi ada dua syarat. Luhannie harus berjanji untuk memenuhi syarat ini. Eotte?" Tanya Sehun.
"Ne Luhannie janji" Jawab Luhan polos.
"Yang pertama, Luhannie harus selalu memakainya" Ucap Sehun.
"Ne pasti Luhannie pakai" Balas Luhan.
"Yang kedua, Luhannie harus memberiku jatah minimal dua ronde" Ucap Sehun menyeringai.
"Ta-tapi..." Ucap Luhan takut.
"Tak ada tapi - tapian sayang. Kau sudah berjanji" Balas Sehun sambil menaik turunkan kedua alisnya.
"N-ne baiklah" Ucap Luhan lemas.
"Anak pintar. Aku harus latihan sayang, aku tutup teleponnya" Ucap Sehun.
"Sehunnie! Jangan lupa makan dan jaga kesehatan ya. Jangan sampai sakit, banyak minum air putih dan vitamin" Ucap Luhan mengingatkan Sehun.
"Iya sayang. Tunggu aku dua hari lagi diapartemenmu" Ucap Sehun lalu melambai pada Luhan dan mematikan sambungan video callnya.
"Huuuft..Sehunnie selalu meminta jatah terus. Apa yang dikhawatirkan Baekhyun benar?" Monolog Luhan.
"Ani ani. Aku harus percaya pada Sehunnie. Luhan, kau tak boleh berburuk sangka oke?!" Lanjutnya menyemangati dirinya.
.
.
.
.
.
ㅒLady Luckㅒ
.
.
.
.
Pagi yang cerah untuk memulai hari dengan senyuman bagi siapa saja yang tinggal di Tokyo, kecuali keenam namja ini. Setelah tadi malam konser sampai pukul dua belas malam, kini mereka masih bergelung dalam selimut mereka padahal waktu sudah menunjukkan pukul 9 pagi. Tadi malam adalah hari terakhir mereka konser di Jepang sekaligus mengakhiri kegiatan konser dunia mereka. Manajer mereka sengaja tak membangunkan karena hari ini jadwal mereka adalah jalan - jalan dikota Tokyo ini.
"Hoaaaaam... Badanku rasanya hancur semua" Ucap Kai yang kini terbangun karena mendengar suara gemercik air dari kamar mandi.
"Ya! Bangun Sehun!" Teriak Kai sambil mengguncang tubuh Sehun.
"Ada apa Kai? Aku masih ngantuk" Ucap Sehun dengan mata yang masih tertutup.
"Kita akan jalan - jalan bodoh. Ini sudah jam 9. Kalau kita tak pergi sekarang waktunya akan sangat singkat" Balas Kai.
"Cepat mandi" Perintah Chanyeol yang baru saja keluar dari kamar mandi.
"Aku yang duluan" Sahut Kai langsung lari ke kamar mandi.
"Hyung, kau terlihat tak bersemangat setelah pulang dari Korea" Ucap Sehun.
"Aku ada masalah dengan Baekhyun, Hun" Ucap Chanyeol lemas.
"Hyung bisa bertemu dengan Baekhyun? Ada masalah apa hyung?" Tanya Sehun.
"Kau tak perlu tahu Sehun. Tapi aku berharap kau tak jadi sepertiku Sehun. Hyung mohon jangan sakiti Luhan noona. Jangan buat Luhan noona menangis. Aku tak mau Luhan noona menjadi seperti Baekhyun. Menjadi yeoja yang sangat mengenal dunia luar" Ucap Chanyeol dengan nada memohon pada Sehun.
"Hyung..."
"Aku mohon Sehun. Luhan noona sudah kuanggap seperti noonaku sendiri. Aku tahu awalnya aku mendekati Luhan karena ingin mendekati Baekhyunku. Tapi lama kelamaan aku sangat nyaman dengan Luhan noona, dia lebih dari teman untukku. Aku hanya tak ingin noonaku menangis karena cinta pertamanya, yaitu kau Sehun" Ucap Chanyeol.
"Ya hyung" Ucap Sehun singkat. "Aku tak berjanji hyung" Lanjutnya dalam hati.
.
.
.
.
ㅒ Lady Luck ㅒ
.
.
.
.
08.00 KST
"Xiumin eonni, jadwal kita jam berapa?" Tanya Tao yang kini duduk disamping Xiumin.
"Nanti sore jam tiga Tao-yah. Wae?" Tanya Xiumin.
"Aniyo eonni. Aku ada latihan bela diri dengan teman - temanku" Jawab Tao.
"Yang penting pulang sebelum jam dua" Ucap Lay yang kini duduk disamping Xiumin dan merebut remot dari tangan Xiumin.
"Aratseo eonni" Sahut Tao lalu pergi ke kamar.
"Ada apa dengan Tao? Kenapa dia terlihat terburu - buru eonni?" Tanya Kyungsoo yang baru datang dari dapur.
"Dia ada latihan bela diri Kyung. Seperti biasanya bukan, dia terlalu bahagia saat bisa latihan bela diri lagi" Jawab Xiumin.
"Eonni, aku mau nonton acara gosip pagi!" Teriak Baekhyun yang masih memakai bathroobnya. Ia langsung merebut remot dari tangan Lay lalu mengganti channelnya.
"Ayolah Baek, kenapa kau suka sekali menggosip eoh?" Tanya Kyungsoo dengan nada sebal.
"Plis deh Kyung, sudah dua hari aku tak melihat acara gosip. Aku tak ingin ketinggalan gosip terbaru" Jawab Baekhyun tanpa menoleh dari layar didepannya.
Akhirnya mereka berempat menonton acara gosip pagi yang sedang ditayangkan. Suasana menjadi hening seketika saat satu berita yang sangat mengejutkan terpampang jelas di layar itu.
'Akhirnya SM Entertainment mengkonfirmasi hubungan Wendy 'Red Velvet' dengan Oh Sehun 'EXO' setelah sebelumnya netizen menemukan keduanya sedang berkencan dipusat perbelanjaan besar di Seoul. Pembicara SM mengatakan 'sebenarnya kami tak menyangka akan secepat itu netizen mengetahui hubungan keduanya. Padahal mereka baru menjalin hubungan dua bulan yang lalu. Kami perwakilan dari SM meminta maaf atas semua ini, terutama pada EXO-L dan fans Red Velvet'
PRANG!
Semua yang disana terkejut saat ada suara seperti gelas pecah, termasuk Tao yang baru saja keluar dari kamar. Mereka menoleh kearah sumber suara.
"LUHAN!"
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
TBC
Holaho...
Maaf ya pinku lama banget updatenya. Kemaren ngga ada waktu. Sibuk sana sini. Padahal kemaren rabu udah jadi chap ini tapi ngga sempet terus.
Maaf juga hampir dua minggu pinku menghilang dari dunia bbm n ffn. Yang kemaren bbm aku maaf ngga aku bls.
Ini chapter aku pendekin dulu ya. Tapi janji ngga akan molor lagi chap depan. Semoga ngga kecewa sama chapter ini :-(
Buat yang udah review, follow n favorite ffku ini makasih banget ya... Love so much deh.
Kritik dan saran ditunggu yeth..
Jangan Lupa review chapter ini yeth..
Tengkyung~
Bye bye °°°
